Dollar AS Masih Berada di Puncak 1 Bulan

DOLLAR AS MASIH BERADA DI PUNCAK 1 BULAN

Dollar AS Masih Berada di Puncak 1 Bulan
28 September 2017 in Berita Forex Terkini - by Eko Trijuni

Dollar AS masih mempertahankan penguatannya pada puncak satu bulan terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis. Dollar masih mendapatkan dukungan oleh harapan untuk reformasi pajak AS dan komentar hawkish oleh Ketua Federal Reserve Janet Yellen.

Greenback menguat menyusul laporan pada hari Rabu bahwa Presiden AS Donald Trump mengusulkan perombakan pajak AS terbesar dalam tiga dekade. Proposal tersebut masih menghadapi perjuangan berat di Kongres AS.

Dollar AS juga telah didukung oleh data yang optimis pada pesanan barang tahan lama dan ekspektasi baru untuk kenaikan suku bunga Desember oleh Federal Reserve.

EUR / USD naik tipis 0.18% menjadi 1.1767, dari posisi terendah satu bulan di sesi sebelumnya di 1.1719, sementara GBP / USD tergelincir 0.16% menjadi 1.3363, terendah sejak 14 September.

Ketidakpastian politik terus berlanjut di Jerman, namun Kanselir Angela Merkel tampak lebih dekat untuk membentuk sebuah pemerintahan setelah Wolfgang Schaeuble memutuskan untuk menjadi presiden parlemen, mengizinkan pihak lain untuk mengambil Kementerian Keuangan.

Di Inggris, Gubernur Bank of England Mark Carney mengatakan dalam sebuah pidato pada hari Kamis bahwa kemakmuran ekonomi Inggris akan bergantung pada kesepakatan yang dibuat untuk meninggalkan Uni Eropa.

Yen sedikit berubah, dengan USD / JPY di 112.81, sementara USD / CHF naik 0.19% diperdagangkan pada 0.9740.

Sebelumnya Kamis, Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan dalam sebuah pidato bahwa ekspansi ekonomi negara tersebut sangat berkelanjutan dan dia memperkirakan inflasi akan meningkat terhadap target bank sentral sebesar 2% .

Di tempat lain, dolar Australia dan Selandia Baru melemah, dengan AUD / USD turun 0.31% pada 0.7823, terendah sejak 18 Juli, dan dengan NZD / USD turun 0.13% menjadi 0.7190.

Reserve Bank of New Zealand mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 1.75% pada akhir pertemuan kebijakan pada hari Kamis.

Mengomentari keputusan tersebut, bank sentral mengatakan bahwa mereka tidak berharap untuk menaikkan suku bunga untuk beberapa waktu karena prospek pertumbuhan ekonomi melemah dan inflasi melambat.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, berada pada puncak satu bulan 93.29.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background