Dolar Melemah vs Yen, Inflasi AS dan Ketegangan Suriah

DOLAR MELEMAH VS YEN, INFLASI AS DAN KETEGANGAN SURIAH

Dolar Melemah vs Yen, Inflasi AS dan Ketegangan Suriah
11 April 2018 in Berita Forex Terkini - by Eko Trijuni

Dolar memperpanjang kerugian awal terhadap yen pada hari Rabu, jatuh ke posisi terendah seiring data inflasi AS dan meningkatnya ketegangan atas Suriah membebani dollar.

USD / JPY turun 0,35% menjadi 106,82 jam 09:12 AM ET (13:12 GMT), level terendah hari ini. Safe haven yen sering dicari oleh investor pada saat gejolak pasar dan ketegangan politik.

Indeks harga konsumen AS turun 0,1% pada Maret, Departemen Tenaga Kerja melaporkan Rabu, dalam apa penurunan pertama dan terbesar dalam sepuluh bulan. Namun inflasi tahunan naik 2,4% sementara inflasi yang mendasari naik 2,1% year-on-year.

Laporan itu tidak banyak mengubah pandangan untuk kebijakan moneter. Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya tahun ini bulan lalu dan tetap pada proyeksi untuk tiga kenaikan suku bunga tahun ini.

Investor melihat ke depan untuk menit dari pertemuan Maret Fed di kemudian hari untuk indikasi segar pada laju pengetatan moneter.

Sentimen pasar telah terpukul sebelumnya setelah presiden AS Donald Trump memperingatkan Rusia dalam sebuah tweet untuk "bersiap-siap" untuk aksi militer segera di Suriah sebagai tanggapan atas dugaan serangan kimia selama akhir pekan.

Investor khawatir bahwa konflik di Suriah dapat meningkat, di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Rusia.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,11% pada posisi terendah dua minggu di 89,23.

Euro memangkas kembali kenaikan terhadap dolar, dengan EUR / USD terakhir di 1,2375 setelah naik setinggi 1,2396 sebelumnya.

Mata uang tunggal tetap didukung setelah pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa Ewald Nowotny mengatakan pada hari Selasa bahwa sudah waktunya untuk "menormalkan" kebijakan moneternya.

Sterling juga memangkas kembali kenaikan awal terhadap dolar, dengan GBP / USD terakhir di 1,4180.

Pound berada di bawah tekanan sebelumnya setelah data menunjukkan penurunan yang tidak terduga dalam output manufaktur Inggris pada bulan Februari.

Laporan ini akan diteliti oleh Bank of England, yang telah banyak diharapkan untuk menaikkan suku bunga bulan depan.

source : investing

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background