Saatnya trading dengan SPREAD mulai dari 0.2 !! Atau dapatkan Cashback $10 / Lot. ❤️

CHINA OPTIMIS PERMINTAAN NAIK, HARGA MINYAK MENTAH NAIK

17 May 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • Harga minyak mentah naik karena ada optimisme bahwa permintaan minyak China akan naik setelah adanya tanda-tanda bahwa pandemi coronavirus mereda.
  • Para diplomat dan pejabat Uni Eropa memperlihatkan optimisme mereka dalam mencapai kesepakatan soal embargo minyak Rusia.
  • Harga minyak mentah diperkirakan akan tetap berada di dekat area $110 per barel.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

Harga minyak mentah naik karena ada optimisme bahwa permintaan minyak China akan naik setelah adanya tanda-tanda bahwa pandemi coronavirus di sana telah mereda.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 3,4% ke area $114.4/barrel sebagaimana terpantau hari ini (Selasa, 17/5/2022) pukul 08.42 WIB.

Shanghai mulai melonggarkan aturan aktivitas dan mengizinkan aktivitas normal bagi warganya. Mulai 1 Juni mendatang, menurut pejabat Shanghai, 25 juta warga Shanghai akan boleh menjalankan aktivitas normal seperti biasa menyusul pengumuman bahwa di 15 dari 16 wilayah di Shanghai sudah tidak lagi ada kasus di luar area karantina.

Meskipun demikian, diperkirakan 46 kota di China masih berada dalam status lockdown di sektor perbelanjaan dan manufaktur. 

Sejalan dengan penurunan di sektor manufaktur, China hanya memproses kurang dari 11% minyak mentah di bulan April. Output hariannya pun merupakan yang terendah sejak Maret 2020.

Harga minyak mentah juga turut terdongkrak setelah para diplomat dan pejabat Uni Eropa memperlihatkan optimisme mereka dalam mencapai kesepakatan soal embargo minyak Rusia meskipun masih ada kekhawatiran pasokan di Eropa Timur.

Menurut menteri luar negeri Austria, Alexander Schallenberg, Austria memperkirakan Uni Eropa akan setuju untuk menerapkan sanksi di hari-hari mendatang. Sementara itu menteri luar negeri Jerman, Annalena Baerbock, mengatakan bahwa Uni Eropa membutuhkan beberapa hari lagi untuk mencapai kesepakatan. 

Menurut Naohori Niimura, rekanan di Market Risk Advisory, dengan adanya rencana embargo minyak Rusia oleh Uni Eropa dan lambannya produksi OPEC, harga minyak mentah diperkirakan akan tetap berada di dekat area $110 per barel.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :