Saham Asia naik setelah laporan pekerjaan AS

Saham Asia menguat dan dolar bergerak melemah pada hari Senin, setelah laporan pekerjaan AS yang lemah sehingga mendorong yield Treasury AS karena investor melihat spekulasi bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat ini.

Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan pengusaha hanya menambahkan pekerjaan paling sedikit dalam lebih dari satu tahun pada bulan Maret. Pengusaha hanya menambah 126.000 pekerjaan jauh di bawah ekspektasi ekspektasi.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,6 persen ke level tertinggi sejak September 2014. Terapi harga rata-rata saham Nikkei Jepang merosot 1 persen tak lama setelah pembukaan, ketika yen menguat kembali dan membuat saham eksportir tertekan.

Bursa saham AS ditutup pada hari Jumat untuk liburan Paskah, tetapi saham berjangka AS jatuh setelah data pekerjaan dirilis dan bergerak lebih rendah pada hari Senin. Saham berjangka S & P dari AS bergerak tipis pada perdagangan Asia, dengan turun 0,8 persen setelah merosot 1 persen pada hari Jumat.

Yield Treasury AS dengan tenor pada 10-tahun bergerak terbalik terhadap harga, dengan mencapai posisi terendah hampir dua bulan sebanyak 1,8 persen pada hari Jumat, dan berada di 1,841 persen pada awal perdagangan Asia, dan membuat tekanan pada greenback.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + 8 =