Bursa Saham Jepang Tergelincir Menjelang Kebijakan BOJ

Bursa Saham Jepang terpantau mengalami pelemahan pada hari Jumat seiring dengan kehati – hatian para investor dalam mencermati apakah Bank of Japan akan meningkatkan stimulus di kemudian hari.

Saham Fanuc turun 12 persen setelah perusahaan pembuat robot tersebut secara tak terduga memangkas proyeksi keuntungannya, yang menyebabkan Nikkei turun 0.4 persen menjadi 16,973.01. Sementara itu indeks Topix merosot 0.1 persen menjadi 1,391.21.

Spekulasi yang beredar luas, Bank of Japan harus menambahkan lebih banyak lagi stimulus untuk mendukung pertumbuhan Jepang yang melesu dan melemahnya prospek inflasi.

“Semua mata akan tertuju pada BOJ saat ini. Pembuat kebijakan sekarang memiliki keputusan yang sulit di tengah ketidakstabilan global,” kata Martin King, co-managing director Tyton Capital Advisors.

Sementara banyak juga yang meragukan langkah-langkah baru itu akan keluar dari pertemuan kebijakan pertama di tahun ini, namun investor berhati-hati terhadap penyataan Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda yang sebelumnya pernah mengejutkan pasar di masa lalu.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine − seven =