
Kenaikan imbal hasil obligasi global terus memperkuat daya tarik Dolar AS di tengah meningkatnya tekanan di pasar keuangan.
Inflasi inti yang masih persisten mendorong investor mengurangi ekspektasi pelonggaran moneter agresif oleh The Fed, sehingga menjaga imbal hasil obligasi tetap tinggi.
Di sisi lain, kenaikan biaya modal menekan selera risiko investor dan meningkatkan permintaan terhadap USD sebagai aset likuid dan instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian pasar.
Dolar AS berpotensi melanjutkan penguatan seiring tingginya imbal hasil dan perubahan ekspektasi kebijakan moneter.
Prediksi: STRONG USD
Untuk analisa lebih lengkap, Quickers bisa mengunjungi quickpro.co.id #FavoritnyaTraderEmas