Minyak Melemah Setelah Pandangan OPEC
TRADING EMAS DAPAT EMAS TANPA DIUNDI, LEVERAGE 1:200 
 DAPATKAN EMAS LEBIH BANYAK, LEBIH UNTUNG!

MINYAK MELEMAH SETELAH PANDANGAN OPEC

Minyak Melemah Setelah Pandangan OPEC
12 February 2021 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Garry Adrian
  • Harga minyak turun untuk hari kedua pada hari Jumat, memperpanjang kerugian setelah OPEC memangkas perkiraan permintaannya
  • "Indeks kekuatan relatif minyak mentah AS berada pada level paling overbought sejak perang Irak kedua", kata Yawger.
  • Minyak AS turun 36 sen, atau 0,6% menjadi $ 57,88 per barel, berpotensi lanjut turun sampai $ 57.50an.

Harga minyak turun untuk hari kedua pada hari Jumat, memperpanjang kerugian setelah OPEC memangkas perkiraan permintaannya dan Badan Energi Internasional mengatakan pasar masih kelebihan pasokan.

Minyak mentah Brent turun 34 sen, atau 0,6% menjadi $ 60,80 per barel, setelah turun setengah persen pada sesi sebelumnya. Minyak AS turun 36 sen, atau 0,6% menjadi $ 57,88 per barel, setelah jatuh 0,8% pada hari Kamis.

Harga minyak telah meningkat selama beberapa minggu terakhir karena OPEC dan produsen lain dalam kelompok yang dikenal sebagai OPEC + memangkas produksi, sementara Arab Saudi juga menjanjikan penurunan produksi sepihak yang dimulai bulan ini.

"Ada beberapa tanda bahwa pasar bersiap untuk mundur," kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho Securities.Indeks kekuatan relatif minyak mentah AS berada pada level paling overbought sejak perang Irak kedua, kata Yawger.

Permintaan minyak di seluruh dunia pada 2021 akan pulih lebih lambat dari perkiraan sebelumnya, kata Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Sebelumnya, Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan pasokan minyak masih melebihi permintaan secara global, meskipun vaksin COVID-19 diharapkan dapat membantu memulihkan permintaan.

Persediaan minyak mentah AS turun secara tak terduga minggu lalu, turun lebih dari 6 juta barel karena penyuling meningkatkan produksi ke tingkat sebelum pandemi, menurut Administrasi Informasi Energi.

Analis dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan kenaikan hampir 1 juta barel.

Namun, persediaan bensin meningkat lebih dari yang diharapkan, naik 4,3 juta barel pada pekan lalu, terhadap perkiraan kenaikan 1,8 juta.

Permintaan bensin selama empat minggu terakhir 10% di bawah waktu yang sama tahun lalu.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :