Harga Minyak Naik Meskipun Dibayangi Kelebihan Pasokan

HARGA MINYAK NAIK MESKIPUN DIBAYANGI KELEBIHAN PASOKAN

Harga Minyak Naik Meskipun Dibayangi Kelebihan Pasokan
16 April 2020 in Berita Forex Terkini - by Garry Adrian

Harga minyak naik di Asia pada hari Kamis karena mereka rally dari penurunan ke level terendah dalam 18 tahun selama sesi sebelumnya.

Minyak Brent internasional sempat turun hampir 7%, sementara Minyak Mentah AS WTI turun 1,19%. Namun akhirnya minyak Brent berjangka naik 3,21% menjadi $ 28,58 dan Minyak Mentah berjangka WTI melonjak 2,92% menjadi $ 20,45.

Badan Energi Internasional (IAE) memperingatkan penurunan 29 juta barel per hari dalam permintaan minyak April dalam laporan bulanannya, level yang tidak terlihat dalam lebih dari dua dekade.

"Tidak ada perjanjian layak yang dapat memotong pasokan dengan cukup untuk mengimbangi kerugian permintaan jangka pendek tersebut. Namun, pencapaian minggu lalu adalah awal yang solid," tambah laporan itu.

Selain itu, Administrasi Informasi Energi (EIA) mengatakan dalam semalam bahwa persediaan minyak mentah AS melonjak 19,2 juta barel untuk pekan yang berakhir 10 April. Dalam perkiraan yang disiapkan oleh Investing.com, para analis telah memperkirakan peningkatan 11.676 juta barel.

American Petroleum Institute (API) juga memperkirakan kenaikan 13,1 juta barel pada hari Selasa.

Bahkan ketika produsen minyak termasuk Arab Saudi dan Rusia menyetujui pengurangan produksi sebagai bagian dari kesepakatan OPEC + yang dicapai pada 5 April, jumlahnya menunjukkan kelebihan pasokan yang tidak dapat dihindari karena virus COVID-19 terus menekan permintaan.

"Implementasi perjanjian yang lambat, risiko ketidakpatuhan dan tidak ada komitmen tegas dari orang lain untuk mengikutinya bisa melihat pasar tetap di bawah tekanan sampai pandemi melonggarkan cengkeramannya untuk membiarkan permintaan bahan bakar pulih," analis Saxo Bank Ole Hansen mengatakan kepada CNBC .

Share :

FOREXimf Footer Background