Dollar AS Turun, Tetapi Masih Di Sekitar Level Tertinggi Tujuh Minggu

DOLLAR AS TURUN, TETAPI MASIH DI SEKITAR LEVEL TERTINGGI TUJUH MINGGU

Dollar AS Turun, Tetapi Masih Di Sekitar Level Tertinggi Tujuh Minggu
02 February 2021 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Garry Adrian
  • Dolar turun pada Selasa pagi di Asia tetapi masih berada di dekat level tertinggi tujuh minggu.
  • "Ketika orang berpikir tentang menjual euro, selalu Anda mendapat sedikit pembelian dolar, karena nilai tukar euro-dolar dengan mudah menjadi yang paling likuid di dunia," tambah Capurso.
  • Pasangan GBP / USD naik 0,21% menjadi 1,3689, berpotensi lanjut naik sampai $ 1.3700 an.

Dolar turun pada Selasa pagi di Asia tetapi masih berada di dekat level tertinggi tujuh minggu. Mata uang AS adalah penerima manfaat dari aksi jual euro semalam setelah penguncian COVID-19 di benua itu menyebabkan penurunan belanja konsumen.

Indeks Dolar AS yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya turun tipis 0,15% menjadi 90,890. Pasangan USD / JPY naik tipis 0,03% menjadi 104,94. Pasangan AUD / USD naik tipis 0,09% menjadi 0,7625, dengan AUD yang lebih berisiko rebound dari penurunan dua hari. Reserve Bank of Australia mempertahankan suku bunga tidak berubah di 0,10%, seperti yang diharapkan secara luas. Pasangan NZD / USD naik 0,27% menjadi 0,7175.Pasangan GBP / USD naik 0,21% menjadi 1,3689, dengan keputusan kebijakan Bank of England akan dirilis pada hari Kamis.

Euro merosot ke posisi terendah dua setengah minggu semalam sebagai reaksi terhadap angka penjualan ritel Jerman yang mengecewakan. Penjualan ritel mengalami kontraksi 9,6% bulan ke bulan dan tumbuh 1,5% tahun ke tahun di bulan Desember, jauh di bawah perkiraan sebesar 2,6% dan pertumbuhan 5%. Eropa masih merasakan dampak gelombang kedua kasus COVID-19 di benua itu dan juga berjuang dengan program peluncuran vaksin COVID-19.

Gangguan dalam korelasi turun ke euro, dan sentimen pasar akan terus mendorong arah dolar dalam jangka pendek, analis mata uang Commonwealth Bank of Australia Joseph Capurso mengatakan kepada Reuters.

"Ketika orang berpikir tentang menjual euro, selalu Anda mendapat sedikit pembelian dolar, karena nilai tukar euro-dolar dengan mudah menjadi yang paling likuid di dunia," tambah Capurso.

Sentimen global tetap berhati-hati secara keseluruhan, dengan investor masih mencerna volatilitas pasar minggu sebelumnya yang dipicu oleh hiruk pikuk ritel di saham seperti GameStop Corp. Investor juga mengevaluasi apakah aksi jual hampir 7% pada tahun 2020 melebihi ekspektasi Pemulihan pandemi global di tengah pengeluaran fiskal besar-besaran dan berlanjutnya kebijakan moneter ultra-longgar, akan berlanjut pada 2021.

Di AS, sentimen investor terfokus pada pertemuan dua jam yang "sangat produktif" pada hari Senin antara Presiden AS Joe Biden dan sepuluh senator Republik untuk membahas paket stimulus COVID-19 yang diturunkan.

Namun, Biden menyatakan bahwa paket $ 618 miliar yang diusulkan oleh grup tersebut tidak cukup jauh untuk menyelesaikan krisis COVID-19 dan bersikeras untuk mempertahankan label harga $ 1,9 triliun yang dia usulkan pada bulan Januari. Anggota parlemen Demokrat juga mengajukan ukuran anggaran $ 1,9 triliun pada hari Senin, sebuah langkah untuk melewati Partai Republik agar ukuran tersebut disahkan di Kongres, menjelang pertemuan tersebut.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Ikuti Happy Trader

Share :