Dollar AS Melemah; Sentimen Risiko Dibantu oleh Data Yang Kuat

DOLLAR AS MELEMAH; SENTIMEN RISIKO DIBANTU OLEH DATA YANG KUAT

Dollar AS Melemah; Sentimen Risiko Dibantu oleh Data Yang Kuat
16 November 2020 in Berita Forex - by Garry Adrian
  • Dollar AS melemah pada awal perdagangan Eropa pada Senin, dengan data ekonomi positif dari Asia meningkatkan optimisme pemulihan global bahkan mengingat terus meningkatnya kasus Covid-19 baru.
  • "Prospek jangka menengah jelas cerah karena berita vaksin, tetapi jumlah kasus melonjak selama 6-8 minggu mendatang dan potensi penguncian nasional di AS pasti tidak dapat dilihat sebagai kabar baik," kata analis di Nordea, dalam catatan penelitian.
  • EUR / USD naik 0,1% menjadi 1,1848, berpotensi lanjut naik sampai $ 1.1870 an.
Dollar AS melemah pada awal perdagangan Eropa pada Senin, dengan data ekonomi positif dari Asia meningkatkan optimisme pemulihan global bahkan mengingat terus meningkatnya kasus Covid-19 baru.

Indeks Dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya, turun 0,2% pada 92,597. EUR / USD naik 0,1% menjadi 1,1848, USD / JPY turun 0,1% menjadi 104,53, sedangkan AUD / USD yang sensitif terhadap risiko naik 0,3% menjadi 0,7287.

Angka-angka ekonomi dari Jepang menunjukkan ekonomi terbesar ketiga di dunia itu keluar dari resesi, dengan pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 21,4% pada kuartal ketiga, secara bertahap pulih dari kerusakan yang disebabkan oleh pandemi virus korona.

Selain itu, hasil industri China naik pada kecepatan yang lebih cepat dari perkiraan di bulan Oktober, sementara penjualan ritel terus pulih.

Dengan tetap berada di Asia, lima belas negara menandatangani kesepakatan perdagangan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional pada hari Minggu, menambah selera risiko di tengah harapan peningkatan perdagangan global, yang telah dilanda oleh ketegangan AS-China.

Namun, optimisme ini harus dipertimbangkan dengan jumlah kasus Covid-19 yang terus meningkat. Ada lebih dari 54 juta kasus di seluruh dunia dan lebih dari 1,3 juta kematian pada 16 November, menurut data Universitas Johns Hopkins, dengan lebih dari 11 juta kasus di AS saja.

"Prospek jangka menengah jelas cerah karena berita vaksin, tetapi jumlah kasus melonjak selama 6-8 minggu mendatang dan potensi penguncian nasional di AS pasti tidak dapat dilihat sebagai kabar baik," kata analis di Nordea, dalam catatan penelitian.

"Bank sentral harus melonggarkan lagi pada bulan Desember di kedua sisi kolam untuk mengurangi kerusakan ekonomi akibat virus."

Di tempat lain, GBP / USD diperdagangkan 0,2% lebih tinggi pada 1,3215 sementara EUR / GBP turun 0,1% menjadi 0,8968. Investor terus fokus pada pembicaraan Brexit yang sedang berlangsung antara Inggris dan Uni Eropa, terutama setelah pengunduran diri Dominic Cummings, penasihat Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan pendukung Brexit yang "keras".

Raih peluang maksimal dengan trading toolbox!

Miliki berbagai macam cara dan metode untuk menaklukan market menggunakan robot, signal, CTO, market insights serta fitur unggulan lainnya yang telah teruji dan terbukti performanya. Miliki trading toolbox (QuickPro App) sekarang juga!

Webinar Auto Trading

Share :