AUD/USD Cenderung Naik, Pasca Data Tenaga Kerja

AUD/USD CENDERUNG NAIK, PASCA DATA TENAGA KERJA

AUD/USD Cenderung Naik, Pasca Data Tenaga Kerja
13 August 2020 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Garry Adrian
  • Dolar Australia awalnya menguat setelah tingkat pengangguran untuk Juli naik menjadi 7,5%, mengalahkan perkiraan konsensus dari tingkat pengangguran 7,8%
  • Kasus lokal Covid-19 dapat terus menentukan prospek AUD
  • Pasangan AUD/USD naik 0,08% menjadi 0,7167, berpotensi lanjut naik sampai $ 0.7200 an

Dolar Australia naik terhadap mata uang utama lainnya setelah tingkat pengangguran naik 0,1% lebih tinggi, mengalahkan ekspektasi kenaikan 0,4%. Karena ekonomi lokal menambahkan 114.700 pekerjaan di bulan Juli dan tingkat partisipasi melonjak menjadi 64,7%.

Peningkatan lapangan kerja yang mengejutkan menunjukkan bahwa dampak dari penerapan kembali pembatasan penguncian tahap ketiga di Victoria, mungkin tidak seburuk yang diperkirakan sebelumnya.

Lebih lanjut, dengan Reserve Bank of Australia memperkirakan tingkat pengangguran 10% pada akhir tahun, rilis data yang lebih baik dari perkiraan dapat mendorong bank sentral untuk mempertahankan pendekatan wait n see yang dapat menghasilkan kenaikan lebih lanjut untuk Dolar Australia.

Namun, harus dicatat bahwa dampak pembatasan tahap empat di Melbourne - ibu kota Victoria - tidak akan terlihat hingga data pekerjaan bulan depan. Dengan mengingat hal itu, prospek Dolar Australia mungkin bergantung pada perkembangan Covid-19 lokal dalam waktu dekat.

Metrik Covid-19 baru-baru ini dari Victoria menunjukkan bahwa negara bagian terpadat kedua di Australia dengan rata-rata 7 hari infeksi baru setiap hari turun di bawah 400 untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua minggu.

Lebih penting lagi, tingkat pertumbuhan virus telah turun di bawah 1,0, yang berarti jumlah kasus virus korona dapat terus menurun. Karena satu orang yang terinfeksi penyakit diperkirakan akan menginfeksi, rata-rata, kurang dari satu orang lainnya.

Mengingat perkembangan yang menjanjikan selama seminggu terakhir, Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews tetap "yakin dan sangat yakin [bahwa] kami akan terus melihat data yang membentuk tren dan kami akan terus melihat angkanya menurun".

Namun, Perdana Menteri tidak yakin “berapa lama ini akan memakan waktu dan berapa angka terendah yang bisa kami capai, hanya waktu yang akan menjawabnya”.

Untuk itu, kelanjutan dari tren yang menjanjikan ini dapat mendukung aset risiko regional. Berpotensi memicu perpanjangan lonjakan Dolar Australia terhadap mata uang Dolar AS.

Ingin trading dengan lebih pasti dan percaya diri?

Download QuickPro App dan dapatkan peluang trading secara real-time tanpa perlu khawatir ketinggalan peluang + akses tanpa batas ke berbagai strategi dan robot (khusus nasabah)

Daftar Sekarang Untuk Melihat Video Of The Week Forex

Share :

FOREXimf Footer Background