Analisa Forex Mingguan: 31 Oktober-4 November 2016 - FOREXimf

Analisa Forex Mingguan: 31 Oktober-4 November 2016

31 October 2016, 13:11 WIB in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni
USD harus berjuang untuk mempertahankan momentum penguatan di tengah isu politis meskipun data pertumbuhan ekonomi membaik. FBI dikabarkan kembali menggelar penyelidikan atas penggunaan email pribadi oleh Clinton untuk kepentingan negara. Data pertumbuhan ekonomi AS untuk kuartal pertama memperlihatkan peningkatan terbaik dalam dua tahun terakhir, yaitu pertumbuhan sebesar 2,9% yang menandakan bahwa perekonomian AS telah kembali berada di jalur yang benar. Pertumbuhan ekonomi terlihat lamban di semester pertama yaitu rata-rata sedikit di atas 1 persen. Solidnya angka pertumbuhan ekonomi bisa menjadi argumen bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga di akhir tahun ini. Di tempat terpisah, kekkhawatiran akan dampak Brexit tidak mampu diredam oleh positifnya pertumbuhan ekonomi Inggris. Euro berusaha pulih menyusul membaiknya laporan dari Jerman. Berikut adalah data ekonomi penting pekan ini: 1. Pengumuman suku bunga Australia: Selasa (1/11), 10.30 WIB Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga di 1,5% pada rapat yang diadakan pada bulan Oktober lalu. Keputusan tersebut sejalan dengan perkiraan pasar. Meskipun demikian, para analis memperkirakan pemangkasan suku bunga lanjutan di tahun ini. Para pejabat RBA terlihat lebih optimistis terkait prospek pertumbuhan GDP dan akan mempercepat pertumbuhan lapangan pekerjaan dalam 12 bulan ke depan. Sejauh ini, data inflasi masih dianggap solid. Di bulan ini, RBA diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunganya di angka 1,5%. 2. Pengumuman suku bunga Jepang: Selasa (1/11) Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga pada rapat di bulan September lalu, namun mewacanakan perubahan kebijakan pada pendekatan kebijakan mereka sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi. BOJ mengatakan bahwa mereka akan membeli obligasi pemerintah tenor 10 tahun agar imbal baliknya berada di kisaran nol persen. BOJ diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga di bulan ini. 3. GDP Kanada: Selasa (1/11), 19.30 WIB Pertumbuhan ekonomi Kanada di bulan Juli melebihi perkiraan, tumbuh sebesar 0,5% di tengah rebound yang terjadi pada produksi minyak dan gas. Aktivitas pertambangan, ekstraksi minyak dan gas mengalami peningkatan sebesar 3,9% dari bulan Juni, termasuk peningkatan sebesar 19% pada ekstraksi minyak non-konvensional. Para ekonom memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Kanada di bulan Agustus adalah 0,2%. 4. US ISM Manufacturing PMI: Selasa (1/11), 21.00 WIB Sektor manufaktur AS mengalami rebound di bulan September, melampaui angka 5 poin ke 51.1. Di bulan sebelumnya, indeks tersebut hanya berada di angka 49.4. Para analis memperkirakan tren pertumbuhan ini akan berlanjut dan berpendapat bahwa penurunan yang terjadi di bulan Agustus hanya bersifat sementara. Indeks aktivitas manufaktur di bulan Oktober diperkirakan akan berada di angka 51.8. 5. Data pekerjaan New Zealand: Rabu (2/11), 04.45 WIB Pasar tenaga kerja New Zealand terus menguat di di kuartal ke-2, naik ke 2,4% mencapai 2,5 juta orang menyusul kenaikan sebesar 1,2% yang tercatat di kuartal sebelumnya. Angka tersebut mencerminkan pasar tenaga kerja yag semakin menguat. Jumlah tenaga kerja terus meningkat di tengah kuatnya imigrasi, serta positifnya tren tingkat partisipasi kerja oleh perempuan dan para pekerja yang berusia lebih tua. Sementara itu, tingkat pengangguran telah turun dari 5,2% menjadi 5,1%. Para ekonom memperkirakan tingkat pengangguran di tahun 2016 rata-rata akan berada di angka 5,4%, sementara di tahun 2017 diperkirakan rata-rata 5,3%. New Zealand diperkirakan akan meningkatkan jumlah tenaga kerja sebesar 0,6% di kuartal ke-2 dan mempertahankan tingkat pengangguran di 5,1%. 6. US ADP Non-Farm Employment Change: Rabu (2/11),19.15 WIB Di bulan September, sektor swasta AS menambah sebanyak 154.000 lapangan pekerjaan, meleset di bawah perkiraan yaitu 166.000. Para analis memperkirakan laporan ADP bulan Oktober akan memperlihatkan penambahan lapangan sebanyak 166.000. 7. US Crude Oil Inventories: Rabu (2/11), 21.30 WIB Persediaan minyak mentah AS turun sebanyak 600.000 barrel pekan lalu, padahal di pekan sebelumnya tercatat penambahan sebanyak 4,9 juta barrel. Ketika ada "kesepakatan" di antara anggota OPEC untuk membatasi produksi, harga minyak sempat naik ke kisaran $51.60/barrel, namun ketika harapan tersebut menjadi tidak pasti harga minyak mentah kembali turun ke kisaran $50/barrel. 8. Pengumuman suku bunga Fed: Kamis (3/11), 01.00 WIB Dalam rapat FOMC di bulan September, Fed memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga meskipun pertumbuhan ekonomi AS memperlihatkan perbaikan. Para anggota FOMC menurunkan ekspektasi akan kenaikan suku bunga dalam tahun-tahun mendatang namun tetap mengatakan ada kemungkinan kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun 2016. Fed mengatakan bahwa mereka menunggu bukti lebih lanjut terkait target-target pertumbuhan. FOMC juga menurunkan ekspektasi pertumbuhan ekonomi dan inflasi tahun ini meskipun terlihat data yang solid di sektor pekerjaan. Perkembangan ekonomi global masih menjadi perhatian FOMC, terutama dampak Brexit dan pelambatan ekonomi China. 9. Pengumuman suku bunga Inggris: Kamis (3/11), 19.00 WIB Bank of England (BoE) mempertahankan suku bunga di 0,25% dan tetap membuka kemungkinan untuk pemangkasan suku bunga dalam bulan-bulan mendatang. BoE telah memangkas suku bunga dari 0,5% ke 0,25% untuk memastikan stabilitas sistem perbankan Inggris sebagai antisipasi dampak hasil voting Brexit di bulan Juni. Prakiraan ekonomi untuk bulan November tidak mengalami perubahan dari bulan Agustus. BoE mencatat banyak indikator ekonomi telah memperlihatkan bahwa perekonomian Inggris telah mengatasi dampak pasca-referendum, oleh karenanya BoE tidak terlalu khawatir akan situasi perekonomian jangka pendek. 10. US Unemployment Claims: Kamis (3/11), 19.30 WIB Jumlah klaim pengangguran AS turun sebanyak 3.000 pekan lalu, menjadi 258.000. Angka rata-rata empat mingguan berada di angka 253.000, naik sebesar 1.000 dari pekan sebelumnya. Sampai saat berita ini dipublikasikan, belum ada prakiraan angka klaim pengangguran di pekan ini. 11. US ISM Non-Manufacturing PMI: Kamis (3/11), 21.00 WIB Aktivitas di sektor jasa di bulan September naik mendekati level tertinggi tahunan, dari 51.4 (di bulan Agustus) menjadi 57.1. Ini merupakan tanda bahwa pertumbuhan sektor utama perekonomian AS tersebut stabil. Data yang lebih baik daripada perkiraan ini bisa membantu mengurangi kekhawatiran pelambatan ekonomi. Aktivitas sektor jasa diperkirakan akan tetap mengalami ekspansi mencapai 56.2. 12. Data pekerjaan Kanada: Jumat (4/11), 19.30 WIB Di bulan September, lapangan pekerjaan di Kanada bertambah sebanyak 67.000, melebihi perkiraan. Ini merupakan pertumbuhan terbesar dalam empat tahun dan menandai pertumbuhan positif dalam dua bulan berturut-turut. Meskipun demikian, kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh pertumbuhan jumlah pekerja paruh-waktu dan wirausaha. Di bulan Oktober diperkirakan akan terjadi penurunan jumlah lapangan pekerjaan sebanyak 10.000 dan tingkat pengangguran tetap berada di angka 7%. 13. US Non-Farm Payrolls: Jumat (4/11), 19.30 WIB Di bulan September, penciptaan lapangan pekerjaan baru di AS di luar sektor pertanian bertambah sebanyak 156.000 sementara tingkat pengangguran naik menjadi 5%. Angka-angka tersebut meleset dari perkiraan ekonom, di mana mereka memperkirakan pertambahan lapangan pekerjaan baru sebanyak 171.000 dan tingkat pengangguran 4,9%. Meskipun demikian, para ekonom menyatakan bahwa angka tersebut masih berada di dalam kisaran perkiraan yang memperlihatkan pertumbuhan yang lamban namun stabil. Angka US non-farm payrolls untuk bulan Oktober diperkirakan naik 175.000 dan tingkat pengangguran diperkirakan turun menjadi 4,9%. --- Analisa Teknikal AUD/USD audusd-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016 AUD/USD telah bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4. Harga bergerak menguji area resistance di kisaran 0.76143-0.76500. Stochastic 4 jam overbought. Tunggu konfirmasi sinyal bearish di area resistance tersebut sebelum membuka posisi sell dengan potensi target hingga kisaran 0.75923-0.75566. Hati-hati jika resistance 0.76500 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mengangkat aussie hingga kisaran 0.76720-0.77077. --- EUR/USD eurusd-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016 EUR/USD saat ini bergerak di atas MA 20 dan MA 50 di chart H4, menguji area resistance di kisaran 1.09907. Untuk pekan ini, euro berpotensi menguat jika berhasil tembus ke atas resistance tersebut dengan sasaran hingga kisaran 1.10239-1.10611. Namun perhatikan bahwa stochastic dan CCI overbought di chart yang sama. Sebagai alternatif, carilah konfirmasi sinyal buy jika terjadi koreksi ke area support di kisaran 1.09369-1.09037 dengan potensi rebound hingga kisaran 1.09575-1.09907. Waspada jika harga berhasil tembus ke bawah 1.09037 karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan menekan euro ke kisaran 1.08831-1.08499. GBP/USD gbpusd-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016 GBP/USD masih bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4. Bias mingguan cenderung bearish namun ada kemungkinan akan tertahan di sekitar area support di kisaran 1.21399-1.20813. Selanjutnya jika muncul sinyal buy di area support tersebut ada kemungkinan sterling akan rebound ke area 1.22053-1.22708. Area resistance pekan ini adalah kisaran 1.22708-1.23294. Bias mingguan baru akan berubah menjadi bullish jika sterling berhasil tembus ke atas 1.23294, dengan potensi pergerakan bullish lanjutan hingga kisaran 1.23880-1.24242. USD/CHF usdchf-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016 USD/CHF bergerak menguji area support di kisaran 0.98568. Jika support tersebut tembus, USD/CHF berpotensi akan melanjutkan pergerakan bearish dengan sasaran hingga kisaran 0.98236-0.97864. Perhatikan bahwa stochastic dan CCI oversold di chart H4, maka sebagai alternatif Anda bisa mencari konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 0.99105-0.99438 dengan potensi target di kisaran 0.98900-0.98568. Namun hati-hati jika resistance 0.99438 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bullish ke kisaran 0.99643-0.99975. USD/JPY usdjpy-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016 USD/JPY terkoreksi ke area support di kisaran 104.755-104.280. Tunggu konfirmasi sinyal buy di area tersebut sebelum membuka posis buy dengan potensi target hingga kisaran 105.048-105.523. Namun hati-hati jika support 104.280 tembus karena dengan demikian bias mingguan berubah menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh penguatan yen ke kisaran 103.987-103.512. NZD/USD nzdusd-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016 Pekan ini Anda bisa mencari konfirmasi sinyal sell di area resistance 0.71851 dengan potensi target di kisaran 0.71434-0.71062. Jika pull-back tidak terjadi, perhatikan support 0.71851 tersebut. Tunggu konfirmasi penembusan support tersebut sebelum membuka posisi sell, dengan potensi target hingga kisaran 0.70690-0.70273. Hati-hati jika resistance 0.71851 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mengangkat Kiwi hingga kisaran 0.72268-0.72640. GOLD gold-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016 MA 20 dan MA 50 masih bergerak naik di chart H4. Pekan ini Anda bisa melihat menunggu konfirmasi sinyal buy di area support di kisaran 1275.35-1269.94 dengan potensi target di kisaran 1278.69-1284.09. Hati-hati jika support 1269.94 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan harga emas hingga kisaran 1266.60-1261.20. --- OIL oil-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016 Harga minyak mentah kembali bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4 dan bias mingguan kali ini adalah bearish. Perhatikan support 48.16, tunggu konfirmasi penembusan ke bawah support tersebut sebelum membuka posisi sell dengan potensi target di kisaran 47.49-46.74. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 49.24-49.91 untuk membuka posisi sell dengan potensi target hingga kisaran 48.83-48.16. Namun hati-hati jika resistance 49.91 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan kemungkinan akan mengangkat harga minyak hingga kisaran 50.32-50.99.
04 February 2019, 13:51 WIB in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

Analisa Forex Mingguan : 4 – 8 Februari 2019

Analisa forex mingguan, The Fed akan menunda kenaikan suku bunganya dan sekarang berjanji untuk lebih bersabar dalam membuat kebijakan. FOMC juga terbuka untuk memodifikasi program pengurangan neraca.

07 September 2015, 11:39 WIB in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

Analisa Forex Mingguan : 7 - 11 Sept 2015

Awal bulan September ini dimulai dengan pergerakan pasar yang cukup volatile dan penuh dengan ketidakpastian
27 May 2019, 16:16 WIB in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

Analisa Forex Mingguan : 27 – 31 Mei 2019

Perang dagang AS-China terus mendominasi pasar dan pengunduran diri Theresa May menjadi sorotan. Ketegangan antara AS dan China terfokus pada teknologi daripada perdagangan.

FOREXimf Footer Background