Analisa Forex Mingguan: 24 – 28 Juni 2019

Analisa Forex Mingguan: 24 – 28 Juni 2019

24 June 2019 in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

USD tertekan di hari Jumat lalu ke level terendah tiga bulan terhadap mata uang utama dunia lainnya di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) tahun ini.

Sementara itu yen yang juga dikenal sebagai mata uang safe haven melonjak ke level tertinggi lima bulan terhadap USD dengan latar belakang isu geopolitik.

Indeks dolar tertekan 0,46% ke kisaran 95.69 setelah sempat jatuh ke kisaran 95.64 yang merupakan level terendah sejak 21 Maret.

Pelemahan USD tersebut mendorong penguatan euro ke level tertinggi tiga bulan. Mata uang tunggal Eropa tersebut juga didukung oleh data survei bisnis Perancis dan Jerman yang menguat.

Fed dan European Central Bank (ECB) sama-sama memberikan sinyal bahwa mereka akan memangkas suku bunga untuk mengantisipasi pelambatan ekonomi global.

Fokus pasar sekarang bergeser ke Wahington dan Beijing, apakah mereka bisa menyelesaikan sengketa daganga pada konferensi tingkat tinggi G-20 mendatang di Jepang.

Berikut ini adalah data ekonomi yang perlu diperhatikan di sepanjang pekan ini.

1. Pertemuan OPEC: Selasa (25/6/2019)

Pertemuan OPEC biasa dilangsungkan di Wina dan dihadiri oleh perwakilan dari 15 negara produsen minyak terbesar.

Pada pertemuan ini nanti diperkirakan para anggota OPEC akan menyepakati untuk mempertahankan angka produksi di bulan Juli, yang berarti tidak akan ada pemangkasan produksi.

2. US CB Consumer Confidence: Selasa (25/6/2019), 21.00 WIB

Survei ini dilakukan atas 5.000 keluarga di Amerika Serikat (AS) untuk mengetahui penilaian masyarakat akan kondisi ekonomi terkini dan yang akan datang.

Angka data ini diperkirakan akan turun menjadi 132.0 di bulan Juni, setelah di bulan sebelumnya tercatat di angka 134.1.

3. Pidato Jerome Powell: Rabu (26/6/2019), 00.00 WIB

Ketua Fed, Jerome Powell, dijadwalkan akan memberikan pernyataan tentang perkiraan kondisi ekonomi dan kebijakan moneter di depan Dewan Hubungan International di New York.

Seperti yang tersirat dalam pernyataan-pernyataan sebelumnya dan survey yang dilakukan, Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga sebanyak dua hingga tiga kali di tahun ini.

Pasar akan menantikan apakah Powell akan mengeluarkan pernyataan terkait kebijakan moneter tersebut dalam pernyataan kali ini.

4. RBNZ Cash Rate decision: Rabu (26/6/2019), 09.00 WIB

Reserve Bank of New Zealand secara mengejutkan melakukan pemangkasan suku bunga pada rapat Mei lalu, dari 1,75% menjadi 1,50%.

Kali ini RBNZ diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di 1,50%, tetapi pasar tetap bersiap mengantisipasi kemungkinan akan kembali terjadi pemangkasan suku bunga pada rapat-rapat selanjutnya.

5. UK Inflation Report Hearings: Rabu (26/6/2019), 16.15 WIB

Gubernur Bank of England (BoE), Mark Carney, serta beberapa koleganya akan hadir di depan komite dalam parlemen untuk membahas perkembangan terkini.

BoE mempertahankan suku bunga pada pertemuan pekan lalu, tetapi menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi nol persen, turun dari angka yang sebelumnya sudah rendah, yaitu 0,2%.

6. US Core Durable Goods Orders: Rabu (26/6/2019), 19.30 WIB

Angka core durable goods orders di bulan April tercatat tidak mengalami perubahan dibandingkan bulan sebelumnya, padahal di bulan Maret terjadi pertumbuhan sebesar 0,3%.

Untuk bulan Mei, diperkirakan pemesanan barang tahan lama di luar item transportasi akan bertambah sebesar 0,1% dibandingkan bulan April.

7. US Final GDP: Kamis (27/6/2019), 19.30 WIB

Angka final GDP untuk kuartal pertama 2019 tercatat di 2,2%. Untuk kuartal ke dua diperkirakan akan berada di angka 3,1%.

8. UK Current Account: Jumat (28/6/2019), 15.30 WIB

Defisit neraca berjalan Inggris menyempit menjadi 23,7 milyar poundsterling di kuartal ke-4 tahun 2018, tetapi masih lebih besar daripada perkiraan yaitu 22,9 milyar poundsterling.

Pasar memperkirakan peningkatan defisit yang cukup tajam di kuartal pertama tahun ini, dengan perkiraan minus 32 milyar poundsterling.

9. Canadian GDP: Jumat (28/6/2019), 19.30 WIB

GDP Kanada diumumkan per bulan. Di bulan Maret, perekonomian Kanada tumbuh sebesar 0,5%, melebihi perkiraan yang hanya 0,3%. Di bulan April, GDP Kanada diperkirakan melambat menjadi 0,2%.

Tinjauan Teknikal

NZDUSD

Analisa Forex Mingguan, Analisa Teknikal Forex Minggu Ini, Grafik Harga NZDUSD

Pergerakan NZDUSD saat analisa ini dibuat berdasarkan grafik TF H4 bergerak dalam bias bullish, peluang Buy bisa diambil jika ada koreksi diarea 0.66075 – 0.65919 dengan target dikisaran 0.66353 – 0.66813.

Waspadai jika ternyata support dikisaran 0.65619 pecah karena berpotensi mengubah bias pergerakan minggu ini menjadi Bearish dan menekan NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.65337 – 0.64881.

===

GBPUSD

Analisa Forex Mingguan, Analisa Teknikal Forex Minggu Ini, Grafik Harga GBPUSD

Bias pergerakan GBPUSD minggu ini menunjukkan bullish, saat analisa ini dibuat harga sedang menguji Resistance dikisaran 1.27628.

Apabila harga berhasil menembus Resistance berpotensi mengangkat GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.28234 – 1.28609.

Sebagai alternatif peluang Buy bisa diambil jika ada koreksi di area 1.26647 – 1.26041.

Waspadai jika ternyata Support dikisaran 1.26041 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bearish dan menekan GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.25666 – 1.25060.

===

USDCHF

Analisa Forex Mingguan, Analisa Teknikal Forex Minggu Ini, Grafik Harga USDCHF

Pergerakan USDCHF saat analisa ini dibuat berdasarkan grafik TF H4 terlihat harga bergerak dalam bias bearish, ada potensi USDCHF kembali turun jika support dikisaran 0.97548 pecah dengan target terdekat hingga area 0.96935 – 0.96249.

Sebagai alternatif peluang Sell bisa diambil jika ada koreksi di area 0.98540 – 0.99154.

Waspadai jika ternyata resistance dikisaran 0.99154 pecah karena berpotensi mengangkat USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 0.99533 – 1.00146.

===

USDJPY

Analisa Forex Mingguan, Analisa Teknikal Forex Minggu Ini, Grafik Harga USDJPY

Pergerakan USDJPY minggu ini masih menunjukkan bias Bearish dan saat analisa ini dibuat harga sedang mengalami koreksi.

Sebagai strategi trading minggu ini bisa mencari peluang Sell di area 107.687 – 108.082 dengan target dikisaran 107.446 – 107.047.

Waspadai jika Resistance dikisaran 108.082 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat USDJPY hingga kisaran 108.327 – 108.722.

===

AUDUSD

Analisa Forex Mingguan, Analisa Teknikal Forex Minggu Ini, Grafik Harga AUDUSD

Pergerakan AUDUSD saat analisa ini dibuat berdasarkan grafik TF H4 harga bergerak dalam bias bullish, strategi trading minggu ini bisa mencari peluang Buy jika ada koreksi diarea 0.69493 – 0.69045.

Waspadai jika ternyata support dikisaran 0.69045 pecah karena berpotensi menekan AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.68771 – 0.68318.

===

EURUSD

Analisa Forex Mingguan, Analisa Teknikal Forex Minggu Ini, Grafik Harga EURUSD

Pergerakan EURUSD minggu ini sedang dalam bias Bullish, saat analisa ini dibuat harga sedang berada di kisaran resistance. Peluang Buy bisa diambil jika ada koreksi di area 1.13098 – 1.12607.

Waspadai jika ternyata Support dikisaran 1.12607 pecah karena akan menggagalkan skenario bullish ini dan berpotensi menekan EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.12303 – 1.11811.

===

XAUUSD

Analisa Forex Mingguan, Analisa Teknikal Forex Minggu Ini, Grafik Harga Emas

Bias pergerakan Emas minggu ini masih menunjukkan Bullish, namun dari grafik TF H4 saat analisa ini dibuat terlihat terbentuk pola Double Top yang memberikan potensi harga mengalami koreksi.

Peluang Sell bisa diambil saat ini dengan target harga terkoreksi hingga area 1381.62 – 1363.05.

Waspadai jika Resistance dikisaran 1411.69 pecah karena berpotensi pergerakan emas hingga kisaran 1430.27 – 1441.76

Share :

17 November 2014 in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

Analisa Forex Mingguan: 17-21 November 2014

Pergerakan USD cukup beragam pekan lalu. USD menguat terhadap yen dan poundsterling namun kehilangan cengkeraman atas euro.
19 December 2016 in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

Analisa Forex Mingguan: 19-23 Desember 2016

USD menguat terutama terhadap euro dan yen setelah Federal Reserve (Fed) menaikkan suku bunga pekan lalu. Menurut Fed, perekonomian AS tumbuh dengan sehat.
20 June 2014 in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

Weekly Outlook: 26-30 Mei 2014

Euro masih tetap bergerak melemah akibat data-data yang tak terlalu mengesankan dan pembicaraan lebih lanjut oleh ECB terkait kemungkinan kenaikan suku bunga

FOREXimf Footer Background