Analisa Forex Mingguan : 16 – 20 September 2019

Analisa Forex Mingguan : 16 – 20 September 2019

16 September 2019 in Analisa Mingguan - Potensi Trading Pekan Ini - by Eko Trijuni

Dolar AS telah menurun ketika AS dan China semakin dekat dengan pertemuan kedua negera. Pound Inggris memperpanjang kenaikannya seiring Brexit memudar, dan euro pulih dari stimulus ECB.

Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan kesepakatan sementara dengan China. Dolar AS dan yen Jepang melemah dan mata uang lainnya menguat. Pound adalah pemenang untuk mata uang karena RUU yang dirancang untuk mencegah hard Brexit menjadi hukum dan pemilihan sela berhasil dihindari.

EUR/USD menciptakan double-bottom karena ECB memperkenalkan stimulus baru, dan kemudian bangkit kembali dalam sentakan volatilitas. Data AS memuaskan, dengan meningkatnya inflasi, penjualan ritel yang beragam, dan pemulihan sentimen konsumen.

Lalu Apa berikutnya?

Federal Reserve menjadi sorotan di pekan ini, tetapi BOE dan BOJ juga akan bersaing untuk mendapatkan perhatian. Berikut adalah sorotan untuk pekan ini.

Sentimen Ekonomi ZEW Jerman: Selasa, 16:00 WIB

Rilis lembaga ini atas surveinya terhadap sekitar 300 investor dan hasilnya telah jatuh bebas dalam beberapa bulan terakhir. Ini mencapai titik rendah -44,1 poin pada bulan Agustus – mencerminkan pesimisme yang substansial.

Ekonom mengharapkan kenaikan kecil ke -38 poin, masih menunjukkan resesi langsung di ekonomi terbesar di benua itu.

Angka inflasi Inggris: Rabu, 15:30 WIB

Indeks Harga Konsumen Inggris telah berada di sekitar level 2% – target Bank of England – selama beberapa bulan. Setelah mengejutkan dengan peningkatan menjadi 2,1% YoY di Juli, penurunan menjadi 1,8% diperkirakan terjadi sekarang.

Jika inflasi turun secara signifikan, tekanan untuk menaikkan suku bunga akan berkurang. Namun, jatuhnya pound selama Agustus mungkin telah mendorong harga lebih tinggi.

Keputusan Fed: Kamis, 01:00 WIB

Federal Reserve akan memangkas suku bunga sebesar 0,25% untuk kedua kalinya berturut-turut. Sementara AS dan China baru-baru ini semakin mendekati kesepakatan perdagangan dan pasar tenaga kerja telah melihat lebih sedikit peningkatan pekerjaan. Pasar sepenuhnya memperkirakan pengurangan, dan Ketua Jerome Powell menahan diri untuk mendorong kembali terhadap proyeksi ini.

Namun, inflasi inti terus meningkat dan konsumen AS tetap kuat – mengurangi kasus pemotongan lebih lanjut. Reaksi dolar bergantung pada rancangan the Fed mengenai perkiraan untuk pergerakan suku bunga di masa depan. Konferensi pers Powell akan sangat penting dimana jika mengecilkan ekspektasi pemotongan lainnya, dollar mungkin naik. Pintu terbuka untuk menurunkan suku bunga pada bulan Oktober dan pada bulan Desember dapat sangat membebani greenback.

PDB Selandia Baru: Kamis, 05:45 WIB

Negara ini menerbitkan angka Produk Domestik Bruto hanya sekali – tanpa revisi – membuat setiap rilis substansial untuk dolar kiwi. Setelah melaporkan tingkat pertumbuhan 0,6% pada kuartal pertama, ekspansi cenderung melambat menjadi 0,4% pada kuartal kedua. RBNZ baru-baru ini memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin dan ditetapkan untuk mempertahankan suku bunga rendah kecuali ada risiko resesi.

Laporan pekerjaan Australia: Kamis, 08:30 WIB

Australia telah menikmati peningkatan yang mengesankan pada bulan Juli – 41.100. Kenaikan lebih moderat 15.200 diperkirakan terjadi untuk Agustus. Tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap tidak berubah di 5,2%.

Keputusan suku bunga Jepang: Kamis, Tentative

Bank of Japan hanya memiliki beberapa jam untuk mencerna keputusan Fed sebelum membuat keputusan sendiri. Sementara suku bunga negatif telah menyakiti bank-bank komersial, ada tekanan yang tumbuh pada lembaga yang berbasis di Tokyo untuk menurunkan suku bunganya dari -0,10% menjadi -0,20%.

BOJ bersaing dengan Fed dan dengan ECB yang sama-sama melonggarkan kebijakan moneter mereka. Gubernur Haruhiko Kuroda dan rekan-rekannya memiliki sangat sedikit pilihan untuk menentukan kebijakan mereka.

Keputusan Suku Bunga Inggris: Kamis, 18:00 WIB

Bank of England pada dasarnya terikat karena Brexit. Meskipun pertumbuhan upah kuat dan ingin menaikkan suku bunga untuk memerangi potensi inflasi, BOE mungkin harus menurunkan suku bunganya jika Inggris meninggalkan UE tanpa kesepakatan. Dalam keputusan September ini, bank sentral diperkirakan akan membiarkan suku bunganya tidak berubah di 0,75%. Suara bulat diperkirakan terjadi.

ANALISA TEKNIKAL

GBPUSD

Pergerakan GBPUSD pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bullish.Jika resistance 1.25044 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga bergerak ke kisaran 1.25684 – 1.26080.

Sebagai skenario alternatif, perhatikan area di kisaran 1.23689 untuk mencari konfirmasi sinyal beli, dimana ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.24404 – 1.25044

Waspadai jika harga turun ke bawah support 1.23689, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.22973 – 1.22333.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya, Broker Forex Terbaik

EUR/USD

Pergerakan EURUSD pada grafik 4-jam terlihat berada di sekitar area resistance 1.11095. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.11528 – 1.11796.

Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 1.11095, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.10394 – 1.10178.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya, Broker Forex Terbaik

AUD/USD

Pergerakan AUDUSD pada grafik 4-jam terlihat berada di sekitar area resistance 0.68945. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.69434 – 0.69736.

Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 0.68945, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.68154 – 0.67666.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya, Broker Forex Terbaik

NZD/USD

Pergerakan NZDUSD pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bullish. Perhatikan area di kisaran 0.63597 untuk mencari konfirmasi sinyal beli, dimana ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.64504

Waspadai jika harga turun ke bawah support 0.63597, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.63119 – 0.62691.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya, Broker Forex Terbaik

USD/JPY

Pergerakan USDJPY pada grafik 4-jam terlihat mencoba untuk mendekati area resistance 108.259. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 108.853 – 109.221

Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 108.259, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 107.297 – 106.702.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya, Broker Forex Terbaik

USD/CHF

Pergerakan USDCHF pada grafik 4-jam terlihat mencoba untuk mendekati area resistance 0.99466. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.99816 – 1.00207

Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 0.99466, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga kembali bergerak bearish membidik area dikisaran trendline di 0.98900 – 0.98550.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya, Broker Forex Terbaik

EMAS

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bearish, membidik area support 1485.08 Jika support 1485.08 tersebut pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 1468.11 – 1457.61

Waspadai jika harga terus tertahan di atas support 1485.08, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1521.03.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya, Broker Forex Terbaik

Share :

13 January 2020 in Analisa Mingguan - Potensi Trading Pekan Ini - by Eko Trijuni

Analisa Forex Mingguan : 13 – 17 Januari 2020

Konflik AS dan Iran sempat membuat kekhawatiran akan terjadinya perang dunia ketiga, tetapi kurangnya tindakan lanjutan dan AS yang tidak melakukan serangan balasan, cukup meredakan ketegangan lalu mata uang safe-haven kehilangan kekuatan.

23 January 2017 in Analisa Mingguan - Potensi Trading Pekan Ini - by Eko Trijuni

Analisa Forex Mingguan : 23 - 27 Januari 2017

Dolar AS mixed dengan Donald Trump resmi menjadi Presiden AS. Terlepas dari Trump sebagai Presiden
12 June 2017 in Analisa Mingguan - Potensi Trading Pekan Ini - by Eko Trijuni

Analisa Forex Mingguan : 12 - 16 Juni 2017

FOREXimf Footer Background