analisa forex

WEEKLY OUTLOOK IMF 7 – 11 APRIL 2014

weekly_outlook

FUNDAMENTAL ISSUES

Data Non-Farm Payrolls (NFP) sedikit mengecewakan dengan angka 192.000 di bulan Maret. Ekspektasi pasar lebih tinggi karena musim dingin yang buruk telah berlalu. Meskipun demikian, rilis angka NFP tersebut masih mengindikasikan pemulihan ekonomi. Tapering masih berpeluang untuk berlanjut. Komentar dovish dari Mario Draghi menekan euro. Pasar sedang menantikan apakah ECB akan melancarkan Quantitative Easing.

1. Keputusan suku bunga Jepang: Selasa
Bank of Japan menahan kebijakan moneternya, dalam rangka membantu pertumbuhan ekonomi. Ancaman deflasi telah mereda sementara BOJ berjuang untuk mencapai tingkat inflasi 2%. BOJ juga telah meningkatkan penilaiannya akan invetasi di tengah meingkatnya aktivitas bisnis. Ini merupakan langkah pertama yang diambil oleh BOJ setelah menaikkan pajak penjualan.

2. US JOLTS (Job Openings and Labor Turnover Summary): Selasa, 21.00 WIB
Amerika Serikat meningkatkan pembukaan lapangan pekerjaan menjadi 3,974 juta di bulan Januari. Bagaimanapun, data tersebut lbeih rendah daripada perkiraan pasar yaitu 4,015 juta. Tingkat perekrutan masih berada di level 3,3%. Ketua Federal Reserve, Janet Yellen, menganggap data JOLTS sebagai data penting yang menjadi indikator perekrutan yag baik. Di bulan Februari, data pembukaan pekerjaan baru diperkirakan mencapai 3,99 juta.

3. FOMC Meeting Minutes: Kamis, 01.00 WIB
Ini merupakan minutes pertama bagi Yellen, yang mengumumkan pemangkasan stimulus menjadi $55 milyar. Pasar akan mencari petunjuk mengenai kapan kenaikan suku bunga akan dilakukan, rencana yang sempat disampaikan Yellen dalam konferensi persnya dan memicu rally USD.

4. Australian employment data: Kamis, 08.30 WIB
Tenaga kerja Australia naik 47.300 di bulan Februari, menyusul kenaikan sebesar 18.000 di bulan Januari. Namun tingkat pengangguran masih berada di level tertinggi sepuluh tahun yaitu 6%. RBA and Departemen Keuangan Australia percaya bahwa tingkat pengangguran akan naik di bulan mendatang karena perekonomian tengah berjuang di masa transisi sejak memudarnya sektor pertambangan. Penambahan tenaga kerna diperkirakan akan sebesar 14.300 dan tingkat pengangguran tetap di level 6%.

5. Keputusan suku bunga Inggris: Kamis, 18.00 WIB
Di bulan Maret, BoE mempertahankan suku bunganya di level terendah lima tahun yaitu 0,5%. Monetary Policy Committee memutuskan untuk kembali membeli obligasi pemerintah melalui program quantitative easing yang selesai di bulan Maret. Bulan ini, diperkirakan tidak ada perubahan tingkat suku bunga.

6. US Unemployment Claims: Kamis, 19.30 WIB.
Jumlah warga negara Amerika Serikat yang mendaftarkan diri untuk klaim jaminan pengangguran meningkat melebih perkiraan di pekan lalu, emncapar angka 326.000. Meskipun demikian, secara umum sektor tenaga kerja AS masih terindikasi membaik. Pekan ini, angka initial claims diperkirakan akan turun menjadi 314.000.

7. G20 Meetings: Kamis-Jumat
Pertemuan G20 yang dilangsungkan di Washington DC dihadiri oleh menteri-menteri keuangan dan para pejabat bank sentral dari 20 negara industri termasuk negara-negara anggota G7: Kanada, Italia, Perancis, Jerman, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat. Diskusi tersebut tertutup bagi pers namun para pejabat terkait biasanya akan menyampaikan pernyataan kepada wartawan setelah ada kesimpulan dari pertemuan tersebut.

8. US Federal Budget Balance: Jumat, 01.00 WIB
Pengeluaran meningkat di bulan Februari, namun peningkatan di tahun ini masih lebih rendah 32% dibandingkan tahun lalu. Defisit anggaran mencapai $193,5 milyar, turun dibandingkan dengan defisit bulan Februari 2013 yaitu $203,5 milyar. Kabar baiknya, defisit anggaran tersebut telah berkurang ke level sekitar 3% GDP. Defisit anggaran pemerintah AS diperkriakan akan kembali membaik -$127,5 milyar.

9. US PPI : Jumat, 19.30 WIB
Harga-harga barang jadi sedikit jatuh di bulan Februari, sebesar 0,1%. Di bulan sebelumnya, PPI naik 0,2%. Untuk basis tahunan, harga produsen naik 0,9%, yang merupakan kenaikan terkecilsejak 12 bulan terakhir. Penurunan angkat ini mengisyaratkan rendahnnya inflasi. Meskipun demikian, para pejabat di Federal Reserve memperlihatkan perhatikan mereka tentang rendahnya inflasi yang berlanjut ini. Jika inflasi tetap berada di bawah target,maka Federal Reserve kemungkinan akan berhenti memangkas stimulus. Data PPI kali ini diperkirakan akan naik 0,1%.

10. US UoM Consumer Sentiment: Friday, 20.55 WIB
Sentimen konsumen AS turun di bulan Maret menjadi 79,9 setelah di bulan sebelumnya sempt berada di 81,6. Level bulan Maret tersebut merupakan level terendah sejak November 2013. Sementara itu, laporan Conference Board consumer confidence naik menjadi 82.3, yang merupakan level tertinggi sejak the 2008. Consumer sentiment kali ini diperkirakan akan naik ke 81,2.

TECHNICAL OUTLOOK

EUR/USD

EUR/USD

 

Euro masih melemah terhadap USD hingga mencapai area 1.3672. Level tersebut menjadi support kunci mingguan yang jika tembus diperkirakan akan menekan euro lebih rendah lagi hingga kisaran 1.3637-1.3598.

Meskipun demikian perhatikan bahwa stochastic dan CCI bergerak naik di chart 4 jam. Sebagai skenario bearish alternatif, perhatikan area resistance di kisaran level 1.3728-1.3763 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target hingga kisaran 1.3707-1.3672. Namun berhati-hatilah jika pekan ini resistance 1.3763 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat euro setidaknya hingga kisaran 1.3784-1.3819.

AUD/USD

AUD/USD

 

AUD/USD bergerak dalam fase konsolidasi dan berpotensi untuk membentuk pola “broadening formation” (area berwarna biru muda). Pada umumnya pola ini adalah pola bearish. Harga bergerak menguji resistance di 0.9303 sementara sinyal bearish terlihat di stochastic dan CCI 4 jam. Maka dari itu untuk saat ini preferensi untuk AUD/USD adalah bearish dengan potensi target di area support 0.9204-0.9137.

Namun pola tersebut akan gagal dan bias mingguan akan kembali menjadi bullish jika resistance 0.9303 tembus dan Aussie kemungkinan besar akan bergerak menguat menuju kisaran 0.9370-0.9400.

GOLD

GOLD

 

Harga emas secara umum masih berada di bawah tekanan. Pullback terjadi ke area resistance di kisaran 1301.94-1317.36. Stochastic dan CCI emperlihatkan indikasi jenuh beli di chart 1 jam. Untuk pekan ini perhatikan konfirmasi sinyal bearish di area resistance tersebut dengan potensi target di kisaran 1292.41-1277.00.

Namun berhati-hatilah jika resistance 1317.36 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat harga emas hingga kisaran 1326.89-1342.30 pekan ini.

NIKKEI

NIKKEI

 

Nikkei terkoreksi memasuki area yang berada di antara MA 20 dan MA 50 di chart 4 jam, juga mendekati area support yang berada di kisaran 14781-14479. Stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart 4 jam. Untuk pekan ini, bias Nikkei adalah bullish terutama jika sinyal bullish terkonfirmasi di area support atau di antara MA tersebut di atas, dengan potensi rebound hingga kisaran 14919-15190.

Berhati-hatilah jika support 14479 tembus sebab bisa jadi hal tersebut akan diikuti oleh pergerakan bearish mengincar area 14311-14040.

HANGSENG

HANGSENG

 

HangSeng terkoreksi dari area resistance 22743. Perhatikan area support di kisaran 22096-21696 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 22343-22743.

Berhati-hatilah jika support 21696 tembus sebab bisa jadi hal tersebut akan diikuti oleh pergerakan bearish mengincar area 21449-21049.

 

Bagi anda yang masih baru mengenal bisnis forex trading ini, jangan takut dan ragu untuk  belajar forex trading dan mengetahui lebih dalam tentang dunia forex trading ini.  Semoga Bermanfaat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 15 =