analisa forex

WEEKLY OUTLOOK: 27-31 JANUARI 2014

FUNDAMENTAL ISSUES:

Yen Jepang berhasil menguat sngat siginfikan minggu lalu. Keputusan Fed merupakan peristiwa yang paling penting, disusul oleh rilis pertama dari data PDB (GDP) di AS dan Inggris.

Data penjualan rumah bekas (existing home sales) AS dirilis dengan angka yang cukup mengecewakan yaitu 4,87 juta. Meskipun bank sentral sedang mempersiapkan langkah untuk melancarkan tapering (pemangkasan stimulus) berikutnya. USD sempat melemah terhadap pound akibat tingkat pengangguran di Inggris yang dianggap tidak mengecewakan. USD juga sempat melemah terhadap euro akibat data PMI Jerman yang kuat.

Sementara itu, Aussie melemah terhadap USD dipengaruhi oleh kebijakan bank sentral Australia. Menjelang akhir minggu lalu, kekhawatiran akan membuuruknya sektor manufaktur China mendorong pelaku pasar untuk membeli yen yang dianggap sebagai mata uang safe haven.

Berikut ini adalah beberapa data fundamental yang perlu diperhatikan untuk pekan ini.

  1. German Ifo Business Climate (Sentimen Bisnis Ifo Jerman): Senin, 16.00 WIB. Di bulan Desember, sentimen bisnis Jerman dirilis di angka 109,5, naik tipis dari data blan November yaitu 109,3. Angka ini merupakan level tertinggi sejak April 2012. Para analis optimis tentang pertumbuhan ekonomi pada tahun 2014. Data ini diperkirakan akan mencapai angka 110,2.
  2. US New Home Sales (Penjualan Rumah Baru AS): Senin, 22.00 WIB. Di bulan November, angka penjualan rumah baru menurun sedikit menjadi 464.000 unit. Angka ini turun dari level tertinggi lima tahun yaitu 474.000 yang teratat di bulan Oktober. Para ekonom memperkirakan penjualan rumah baru akan jatuh lebih rendah lagi ke angka 449.000. Meskipun suku bunga KPR cukup tinggi, sektor pasar perumahan diharapkan akan meningkat di tahun ini. Untuk data penjualan rumah baru yang akan dirilis nanti, diperkirakan menurun menjadi 457.000.
  3. UK Prelim GDP (PDB Inggris): Selasa, 16.30 WIB. Ekonomi Inggris mengalami ekspansi ke level tertinggi tiga tahun pada kuartal ketiga. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi secara umum telah meningkat. Ini juga menandakan bahwa Inggris berada di jalur yang benar untuk pemulihan ekonomi. Aktivitas di sektor jasa naik tipis 75%, tapi produksinya masih 12% lebih rendah. Akan tetapi angka ini memperlihatkan bahwa Inggris telah terbebas dari tahun stagnasi ekonomi. Data UK Prelim GDP ini diperkirakan akan naik lagi 0,8%.
  4. US Core Durable Goods Orders (Pesanan Barang Tahan Lama AS): Selasa, 20.30 WIB. Meningkatnya data pesanan barang tahan lama menunjukkan perbaikan erkonomi AS secara umum. Data Durable Goods Orders diperkirakan akan naik 2,0% sementara Core Durable Goods Orders diprediksi akan meningkat 0,7%.
  5. US Consumer Confidence (Tingkat Kepercayaan Konsumen AS): Selasa, 22.00 WIB. Sentimen konsumen AS membaik di akhir tahun 2013, ketika tercatat mencapai angka 78,1, naik dari data bulan November yaitu 72. Angka ini menunjukkan optimisme tentang prospek pekerjaan di saat ini dan masa mendatang, karena menunjukkan bahwa fondasi aktivitas ekonomi AS cukup kuat. Para ekonom percaya bahwa pasar perumahan dan sektor manufaktur akan terus berkembang di tahun ini. Untuk rilis data selanjutnya, data sentimen konsumen AS ini diperkirakan akan tetap, tidak berubah.
  6. FOMC Statement (Pernyataan Resmi FOMC): Kamis, 02.00 WIB. Federal Reserve diperkirakan akan melakukan pemangkasan anggaran untuk pembelian obligasi (tapering) untuk kedua kalinya. Bernanke bersama anggota FOMC lainnya telah melakukan tapering pertama pada bulan Desember. FOMC diperkirakan akan tetap menjalankan tapering kecuali jika ada perubahan yang signifikan dalam perekonomian AS.
  7. Pidato Mark Carney: Rabu, 07.15 WIB. Gubernur BOE Mark Carney dijadwalkan untuk berpidato di Edinburgh. Carney berusaha keras untuk meyakinkan pasar bahwa tingkat pengangguran 7% tidak cukup menjadi alasan untuk menaikkan suku bunga. Pasar diperkirakan akan bergerak volatil merespon pernyataan-pernyataan Carney.
  8. USD Advance GDP (Kenaikan PDB AS): Kamis, 20.30 WIB. Pemulihan di sektor perumahan dan perbaikan yang sedang berlangsung di pasar kerja dan sektor manufaktur diperkirakan akan menaikkan GDP di kuartal ke-4. Ekonomi AS diperkirakan akan berkembang sebesar 3,2% pada kuartal keempat.
  9. US Unemployment Claims (Klaim Pengangguran AS): Kamis, 20.30 WIB. Di pekan lalu data ini meningkat sebesar 1.000 menjadi 326.000. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan lapangan pekerjaan tidak signifikan. Sebagai catatan, 1,4 juta orang berhenti menerima tunjangan sejak program darurat mengenai tunjangan berakhir pada 28 Desember, sehingga analis memperkirakan data ini akan menurun karena program tunjangan telah berakhir. Namun demikian, ada tanda-tanda positif bagi pertumbuhan ekonomi seiring dengan naiknya tingkat kepercayaan konsumen dan penjualan ritel serta output manufaktur pada kuartal terakhir tahun 2013. Untuk rilis data selanjutnya, data Unemployment Claims ini diperkirakan kenaikan kecil menjadi 331.000.
  10. US Pending Home Sales (Penjualan Rumah Tertunda AS): Kamis, 22.00 WIB. Kontrak untuk membeli rumah AS yang ada naik 0,2% pada bulan November, tercatat sebagai kenaikan pertama dalam enam bulan. Para ekonom memperkirakan kenaikan lebih besar dari 1,0%. Namun kenaikan ini mungkin mengisyaratkan bahwa pasar perumahan mulai stabil setelah suku bunga KPR naik. Untuk rilis data Pending Home Sales selanjutnya, diperkirakan akan turun 0,1%.

TECHNICAL OUTLOOK:

INDEKS DOLLAR

DOLLAR WEEKLY OUTLOOK IMF 27-01-2014 7-38-24

Indeks dollar memperlihatkan pelemahan yang signifikan, sempat mencapai level 80.15 di pekan lalu, pasca terkonfirmasinya pola broadening formation di chart 4 jam. Pelemahan lebih lanjut diperkirakan akan terjadi jika support 80.15 tembus sehingga berpotensi akan menekan indeks dollar lebih rendah lagi hingga kisaran 79.86-79.38.

Meskipun demikian, perhatikan bahwa CCI mulai beranjak naik dari zona oversold. sehingga kita perlu mewaspadai pullback yang mungkin akan terjadi di minggu ini. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area resistance 80.77 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target setidaknya kembali ke kisaran 80.44-80.15.

Bias mingguan akan berubah menjadi bullish jika resistance 80.77 tembus dan berpotensi akan diikuti oleh pergerakan bullish menuju kisaran 81.10-81.39.

 

GBP/USD

GBPUSD WEEKLY OUTLOOK IMF 27-01-2014 7-34-13

Koreksi terjadi pada GBP/USD setelah pair tersebut sempat mencapai 1.6667 pekan lalu. Pada saat artikel ini ditulis, harga tengah menguji support 1.6488 (Fibonacci 50%). Stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart 4 jam. Maka dari itu, preferensi untuk pekan ini adalah bullish terutama jika sinyal bullish terkonfirmasi sebelum support 1.6488 tembus, dengan potensi rebound di kisaran 1.6582-1.6667.

Berhati-hatilah jika support 1.6488 tembus karena hal tersebut diperkirakan akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dengan potensi pergerakan hingga kisaran 1.6393-1.6308. Meskipun demikian, berhati-hatilah karena target itu baru akan mungkin tercapai jika terjadi breakout yang valid ke bawah 1.6488 setidaknya di chart 4 jam.

 

EUR/USD

EURUSD WEEKLY OUTLOOK IMF 27-01-2014 7-39-53

Berkebalikan dengan poundsterling, euro justru memperlihatkan penguatan terhadap USD. EUR/USD sempat mencapai kisaran 1.3738 pekan lalu. Bias bullish akan menjadi semakin kuat jika resistance tersebut tembus, dengan potensi penguatan euro hingga kisaran 1.3793-1.3584. MA 20 telah melakukan crossing ke atas MA 50 di chart 4 jam. Stochastic mendekati area oversold sementara CCI baru saja turun dari area overbought.

Koreksi terjadi mendekati area support mingguan yang berada di kisaran 1.3650-1.3595. Sebagai skenario bullish, perhatikan area support tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 1.3684-1.3738. Namun berhati-hatilah jika support 1.3595 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan euro hingga kisaran 1.3561-1.3507.

 

GOLD

GOLD WEEKLY OUTLOOK IMF 27-01-2014 7-41-02

Emas kembali berada dalam bias bullish untuk outlook mingguan. Perhatikan resistance 1278.97 karena penguatan harga emas diperkirakan akan berlanjut di pekan ini jika resistance tersebut tembus, dengan potensi hingga kisaran 1290.18-1302.72.

Di sisi lain, perhatikan bahwa stochastic mulai bergerak turun dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh beli. Maka dari itu, sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di 1255.22 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish seandainya koreksi mencapai area tersebut. Jika ada konfirmasi sinyal bullish sebelum support tersebut tembus, maka berpotensi akan terjadi rebound dengan sasaran di kisaran 1267.76-1278.97.

Berhati-hatilah jika support 1255.22 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan harga emas kemungkinan bisa tertekan hingga kisaran 1242.67-1231.46.

 

NIKKEI

NIKKEI WEEKLY OUTLOOK IMF 27-01-2014 7-41-45

Nikkei kembali tertekan dan menyentuh level 14925. MA 20 telah crossing ke bawah MA 50 di chart 4 jam. Tekanan bearish diperkirakan akan semakin besar jika support tersebut tembus sehingga Nikkei mungkin saja akan melanjutkan pelemahan setidaknya hingga kisaran 14678-14403.

Meskipun demikian, perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart 4 jam. Maka dari itu kita perlu mewaspadai kemungkinan pullback di pekan ini dengan sasaran hingga area resistance di kisaran 15324-15571. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area resistance tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target setidaknya untuk kembali ke kisaran 15172-14925.

Perhatikan juga resistance 15571 karena bias mingguan akan berubah menjadi bullish jika resistance tersebut tembus. Jika itu terjadi, Nikkei diperkirakan akan pulih setidaknya untuk mengincar kisaran 15723-15970.

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − 7 =