trading forex, strategi forex

Ingin Memiliki Sistem Trading yang Ampuh? Ini Dia Caranya!

Setiap trader tentu memiliki keinginan untuk memiliki sistem trading yang ampuh, dalam arti sistem tersebut memiliki tingkat akurasi yang lumayan tinggi sehingga diharapkan akan bisa mendatangkan keuntungan yang besar pula. Saya kurang percaya jika ada trader yang tidak ingin bisa memperoleh keuntungan yang besar dari kegiatan tradingnya. Kalau pun ada, mungkin ia adalah seorang gamer yang menggunakan chart sebagai game-nya. Tetapi bahkan seorang gamer pun ingin memenangkan permainan.

Sistem trading yang ampuh tidak harus muncul dari seorang trader yang memiliki pengalaman puluhan tahun. Tentu saja jam terbang yang tinggi turut memberikan andil bagi kemampuan trading seseorang, jadi wajar jika seorang veteran mampu menciptakan sistem trading yang hebat. Yang ingin saya sampaikan di sini adalah bisa jadi seorang trader yang baru memiliki pengalaman tiga atau empat tahun mampu menciptakan sebuah strategi atau sistem trading yang ternyata profitable.

Mungkin Anda termasuk golongan “trader belia” itu. Pada umumnya para trader belia masih suka mengekor, meniru, atau menggunakan sistem trading milik trader lain yang dianggap sudah lebih senior (meskipun tingkat senioritasnya hanya berjarak satu atau dua tahun saja). OK, tidak ada yang salah dengan hal itu, namun tetap harus waspada. Namun jika kita kembali ke pernyataan saya di paragraf ke dua, yaitu trader belia pun berpeluang untuk bisa menciptakan sistem trading yang ampuh, maka saya kira tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba langkah-langkah menciptakan jurus trading ampuh yang akan saya paparkan berikut ini.

sistem-trading

Sebelum kita mulai, saya perlu memberikan batasan mengenai definisi “sistem trading ampuh” ini. Sistem trading yang ampuh adalah sistem trading yang bisa memberikan keuntungan yang maksimal bagi seorang trader. Tetapi tidak berhenti sampai di situ.

Saya pernah membuat artikel mengenai korelasi antara karakter trader dengan sistem trading yang akan digunakannya. Suatu sistem – seampuh apa pun di tangan seorang trader – belum tentu akan memberikan efek yang sama jika dipergunakan oleh trader lain, karena bisa jadi sistem tersebut tidak cocok dengan karakter trader yang menggunakannya. Oleh karena itu satu-satunya cara untuk bisa mempergunakan suatu sistem trading dengan efektif adalah dengan mempergunakan sistem trading yang memang benar-benar sesuai dengan karakter trading kita. Kata kuncinya adalah karakter.

Dengan demikian, definisi lengkap sistem trading yang ampuh adalah sistem trading yang sesuai dengan karakter seorang trader sehingga bisa memberikan keuntungan yang maksimal bagi trader tersebut.

OK, mari kita mulai.

Pertama, tentukan style Anda. Apakah Anda intraday trader? Apakah Anda scalper? Atau apakah Anda seorang long-term trader? Menentukan style ini penting karena – kembali lagi – harus sesuai dengan karakter Anda. Jika Anda tipe orang yang tidak sabaran, maka tidak mungkin Anda adalah seorang long-term trader. Sebaliknya, jika Anda tidak terlalu menyukai fluktuasi yang liar, tidak mungkin Anda memilih menjadi seorang scalper. Penentuan style ini juga akan menentukan langkah selanjutnya.

Ke dua, pilih alat analisis yang paling Anda sukai dan kuasai. Ingat dua kata kunci ini: suka dan kuasai. Sebagai contoh: indikator teknikal. Anda boleh suka pada indikator tertentu jika dan hanya jika Anda menguasai cara penggunaannya. Anda juga harus tahu di mana keunggulan dan kelemahan indikator tersebut. Jangan menyukai suatu indikator hanya karena Anda pernah melihat seseorang bisa menggunakannya dengan baik dan mendapatkan profit. Ingat, di sini Anda yang melakukan trading dan apa yang terjadi pada modal yang Anda kelola adalah tanggung jawab Anda sepenuhnya. Maka dari itu, Anda harus benar-benar paham apa yang akan Anda lakukan.

Seperti yang telah saya sampaikan, setiap indikator teknikal tentu memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Oleh karena itu sebaiknya Anda juga menguasai indikator lain yang bisa menutupi kelemahan indikator yang pertama. Indikator ke dua ini pun harus memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh indikator pertama.  Misalnya stochastic, yang bisa memberikan sinyal valid ketika kondisi pasar cenderung sideway namun gagal mengikuti pasar yang sedang rally. Kelemahan ini bisa ditutupi – misalnya – dengan mengkombinasikan stochastic dengan moving average, yang memang diciptakan untuk mengenali trend namun kurang baik dalam mengantisipasi pasar sideway.

Ke tiga, uji dengan melakukan penelitian dan simulasi menggunakan alat analisis Anda tersebut. Penelitian dan simulasi bisa dilakukan dengan dua cara: backtest dan forward test. Masing-masing metode memiliki keunggulan dan kelemahan sendiri, namun saya menyarankan untuk melakukan keduanya.

Metode backtest memiliki keunggulan di mana Anda bisa melihat rekam jejak sistem yang sedang Anda uji dengan menggunakan data pergerakan harga di masa lampau (historical prica data). Anda bisa mempergunakan data hingga beberapa tahun ke belakang. Namun tentu saja kualitas data akan mempengaruhi penilaian. Data yang kurang lengkap akan memberikan hasil yang kurang akurat. Untuk mengantisipasinya, pergunakanlah data sebanyak mungkin. Misalnya data pergerakan harga hingga lima tahun ke belakang.

Metode forward test memiliki keunggulan di mana Anda bisa menguji langsung sistem trading tersebut secara live dengan keadaan pasar sesungguhnya. Dengan demikian Anda akan merasakan secara langsung efek dari setiap keputusan yang Anda ambil. Disarankan untuk menggunakan akun demo atau Demo Account, namun ingat bahwa Anda tetap harus memperlakukan akun demo tersebut seperti layaknya akun real. Saya pernah menulis artikel tentang memperlakukan akun demo seperti akun real.

Lakukanlah forward testing dalam jangka waktu yang cukup panjang. Jangan cepat puas hanya berdasarkan hasil yang diperoleh hanya dalam jangka waktu satu-dua bulan saja. Beberapa trader profesional menyarankan untuk melakukan forward testing setidaknya selama enam bulan, dengan asumsi bahwa perilaku pasar yang dinamis cenderung akan berubah-ubah dalam kurun waktu enam bulan tersebut. Dengan demikian, Anda akan memperoleh cukup data untuk mengetahui kelemahan dan keunggulan sistem Anda itu di berbagai kondisi.

Ke empat, padukan dengan money management dan risk management yang baik. Ingat 3M: Mind Method, Money. Ketiganya harus seiring sejalan. Sistem trading yang canggih seperti apa pun tidak akan memiliki tingkat keberhasilan sebaik sistem yang dipadukan dengan money management dan risk management (baca : Risk Management ) yang baik. Ingat juga bahwa kedisiplinan juga sangat berperan penting dalam kesuksesan trading Anda.

Ke lima, selalu lakukan evaluasi dan upgrading yang perlu. Seperti yang telah disampaikan di poin ke tiga, pasar bersifat sangat dinamis. Bisa jadi ada saat di mana sistem Anda tidak lagi mampu mengikuti perubahan pasar. Pada saat itulah Anda harus mengevaluasi sistem trading tersebut. Cari di mana kelemahannya untuk segera diperbaiki, lalu lakukan upgrade yang dianggap perlu. Setelah melakukan langkah ke lima ini, Anda perlu kembali mengulangi dari langkah ke dua.

Selamat mencoba.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + 4 =