trading forex, strategi forex

5 Langkah Mudah Menguji “Robot Trading” Bagi Pemula

 

 

Anda mungkin pernah mendengar istilah “robot trading”, yang sebenarnya adalah sebuah program komputer yang dirancang untuk melakukan transaksi secara otomatis sesuai dengan algoritma (logika) yang telah dimasukkan ke program tersebut. Istilah lain untuk “robot trading” ini adalah “automated trading” atau “expert advisor (EA)”. Semua broker di Indonesia yang menggunakan platform trading MetaTrader (MT4) biasanya mengaktifkan fitur ini.

Tim Analis dan Edukasi FOREXimf.com sering mendapatkan pertanyaan seputar cara menguji robot trading di platform MT4. Sebenarnya ada dua cara pengujian; backtest dan forward test. Backtest artinya menguji sebuah robot dengan cara menjalankannya di fitur simulasi MetaTrader yang disebut “Strategy Tester”. Metode pengujian ini menggunakan data-data pergerakan harga yang telah terjadi di masa lampau. Sedangkan forward test adalah menguji sebuah robot secara “live”.

Karena metode forward test cukup memakan waktu, maka biasanya para trader menggunakan metode backtest yang lebih cepat. Kali ini, kita akan membahas 5 langkah mudah untuk menguji robot trading bagi pemula dengan metode backtest.

Sebelum kita mulai, pastikan Anda sudah mengetahui cara menggunakan MT4 dan cara menginstal EA atau robot trading tersebut. Cara menginstal robot trading ke MT4 sangat mudah. Anda tinggal men-download robot yang Anda inginkan. Anda bisa mendapatkannya di internet atau mungkin diberikan oleh teman Anda. File program robot tersebut akan memiliki ekstensi .mq4 atau .ex4. Jika nama robotnya misalnya adalah “RobotTrading”, maka file programnya akan memiliki nama lengkap RobotTrading.mq4 atau RobotTrading.ex4.

Kemudian Anda tinggal mencari folder di mana Anda menginstal program MT4 Anda (misalnya di drive C; nama foldernya IM Futures Trader). Masih di folder yang sama, carilah folder “MQL4”. Di dalam folder “MQL4” tersebut, Anda akan menemui folder “Experts”. Nah, simpanlah file robot Anda tersebut dalam folder “Experts” itu.

Jika sudah, barulah lakukan langkah pertama, yaitu membuka Strategy Tester. Caranya bisa dengan men-klik tombol “View”, kemudian pilih “Strategy Tester”.

robot 1

 

Anda akan melihat sebuah panel yang muncul di bagian bawah platform MT4 Anda. Langkah selanjutnya adalah memilih robot yang ingin Anda uji. Ini adalah langkah ke dua.

Robot 2

 

Langkah ke tiga adalah memilih currency pair yang ingin Anda transaksikan menggunakan robot tersebut. Anda juga harus memilih “time frame” atau “periode” waktu yang Anda inginkan.

Anda juga bisa memilih rentang waktu yang ingin Anda gunakan untuk menguji robot tersebut. Untuk melakukan hal tersebut, Anda harus mencentang terlebih dahulu kotak pilihan “Use Date”, baru kemudian Anda bisa memilih tanggal, bulan dan tahun berapa di pilihan yang ada di sebelah kotak “Use Date” tersebut. Misalnya jika Anda memilih “From: 2013.02.01 To: 2014.02.01”, itu artinya Anda akan menggunakan data yang terekam di rentang waktu tersebut (mulai 1 Februari 2013 hingga 1 Februari 2014).

Robot 3

 

Anda juga harus memastikan bahwa data pergerakan harga yang Anda miliki cukup lengkap agar kualitas kelengkapan data Anda tidak kurang dari 90%. Ini untuk menghindari adanya beberapa chart yang “menghilang”, seolah-olah ada gap namun sebenarnya tidak. Untuk melakukan hal ini, Anda bisa menekan tombol “F2” yang ada di keyboard Anda. Ini adalah langkah yang ke empat.

Kemudian di window yang muncul, klik dua kali pada currency pair yang akan Anda pergunakan untuk menjalankan backtest. Anda juga harus memeriksa apakah time frame yang Anda pilih ada di database. Jika tidak ada, klik-lah time frame tersebut lalu klik tombol “Download” yang ada di bagian bawah.

Robot 4

 

Sangat disarankan untuk mengikutsertakan data tick 1 menit (1 Minute/M1) agar hasil backtest Anda menjadi lebih akurat. Hanya saja, langkah ini akan memakan banyak tempat di hard disk Anda. Berdasarkan pengalaman, beberapa robot kemungkinan akan menyebabkan MT4 mengalami crash alias tidak bisa berjalan.

Jika data pergerakan harga yang Anda miliki sudah cukup lengkap, barulah Anda bisa menjalankan backtest. Selanjutnya, langkah ke lima adalah meng-klik tombol “Start”, lalu biarkan program berjalan dengan sendirinya.

Setelah beberapa detik, atau menit, atau bahkan jam (tergantung pada berapa panjang rentang waktu yang Anda pilih serta kemampuan komputer Anda), Anda akan bisa melihat hasil backtest Anda tersebut di tab “Graph” atau “Result” yang ada di panel Strategy Tester. Namun perlu Anda ingat bahwa hasil tersebut berdasarkan performa robot tersebut “di masa lalu” dan tidak menjamin bahwa robot tersebut akan memberikan hasil yang sama di masa mendatang. Oleh karena itu, disarankan Anda menggunakan rentang waktu yang panjang (misalnya tiga tahun) sebagai data pergerakan harga dalam melakukan backtest.

Di kesempatan lain, kita akan membahas bagaimana cara membaca hasil backtest untuk mengetahui kualitas robot yang Anda uji.

Selamat mencoba.

 

Note:

Saat Anda membaca, sudah lebih dari 12.000 orang sedang Belajar dan mempersiapkan diri untuk terjun di Trading Forex.  Kapan Anda ?

9 replies
  1. dani indro basuki says:

    saya mau beli pasangan mata uang tertentu,ada informasi jika mengklik tersebut pada jam tertentu dan hari tertentu apakah kecenderungan dengan pola yang sama? atau kita memanfaatkan high rist pada jam terentu dengan pasang pending order dua arah apakah baik?apakah bisa pasang pending order dua arah jika satu terpasang terus yang satunya otomatis close?terimakasih atas nasehatnya.

    Reply
    • Eko Trijuni
      Eko Trijuni says:

      Memang ada teori yang mengatakan demikian. Teknik-teknik trading pun ada ratusan bahkan mungkin ribuan, namun sebelum melangkah ke teknik dan strategi, ada baiknya Pak Dani mempelajari terlebih dahulu dasar analisa teknikal di halaman Edukasi kami (EduSpot) mulai dari sini: http://www.foreximf.com/belajar/kelas-forex/pemula/

      Mengenai “pending order dua arah”, saya masih kurang jelas apakah yang Bapak maksud adalah dua STOP ORDER (Buy Stop dan Sell Stop) atau LIMIT ORDER (Buy Limit dan Sell Limit) dalam waktu bersamaan.

      Jika yang dimaksud adalah dua STOP ORDER bersamaan, itu biasa disebut “trapping”. Teknik ini biasa dipergunakan untuk mengantisipasi pergerakan breakout yang diperkirakan akan signifikan dengan tujuan untuk segera memanfaatkan peluang dari pergerakan yang tajam. Namun teknik ini memiliki kelemahan: bisa saja setelah Buy Stop done, harga langsung turun dan Sell Stop juga done. Akhirnya kedua posisi tersebut loss. Tapi bukan berarti teknik ini tak bisa berhasil. Bisa saja berhasil, namun ada resikonya seperti yang saya sebutkan tadi. Di mana ada peluang, di situ ada resiko.

      Default-nya, pending order harus di-cancel secara manual. Namun Anda bisa memanfaatkan Script atau Expert Advisor tertentu yang bisa meng-cancel pending order secara otomatis. Anda bisa mencarinya di Google.

      Semoga bisa membantu.

      Reply
    • Eko Trijuni
      Eko Trijuni says:

      Banyak sekali kemungkinan penyebabnya Pak. Mungkin setting minimal lot, increment, currency pair, dan sebagainya.
      Sayang sekali untuk bisa mengetahuinya kami harus terlebih dahulu melihat robot yang Anda maksud.

      Reply
    • Yulianto says:

      Hello Pak Iswahyudi,
      kendala robot tidak bisa dijalankan bisa karena faktor internal dan faktor external,
      Faktor Internal yang saya maksud adalah robot itu sendiri mgkn blm sempurna sehingga ada pair tertentu atau kondisi tertentu yang belum bisa. Bisa coba perhatikan bagian tab Jurnal utk informasi error yang terjadi.
      Faktor External bisa karena data history yang blm tersedia, settingan volume lot.
      Diawal saya develop robot, saya sering mendownload dan menganalisa byk robot, sebagian memang tidak bisa dijalankan sama sekali (biasanya kesalahan saat compiled robot)

      Reply

Trackbacks & Pingbacks

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × one =