trading forex, forex trading, tips trading forex

Tips Trading Forex Saat Market Sideways (Bag-1)

Ketika sedang bersemangat trading forex, mungkin Anda sering menemui kenyataan bahwa pasar bergerak sideways, atau sebagian trader menyebutnya “flat”. Ada pula yang menyebutnya dengan istilah yang lebih “kejam”, yaitu “pasar mati”. Bagaimana tips trading forex saat market sideways?

Banyak trader yang menghindari kondisi pasar seperti itu, karena mereka sering mengalami loss pada kondisi seperti itu. Mungkin Anda sendiri juga pernah mengalaminya, ketika Anda dengan berat hati terpaksa kehilangan keuntungan yang sebelumnya telah terkumpul gara-gara ditelan oleh kerugian selama pasar bergerak sideways. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah Anda tetap melakukan transaksi padahal strategi trading yang Anda miliki sebenarnya hanya cocok saat pasar dalam kondisi trending.

Meskipun demikian, sebenarnya tidak semua kondisi sideways adalah “jurang neraka” bagi trader forex. Sebenarnya ada kok, beberapa kondisi sideways yang cukup layak untuk “diperjuangkan”.

Nah, untuk itu kali ini saya akan mencoba menjabarkan beberapa tips yang bisa Anda coba ketika menemui pasar yang sedang bergerak dalam kondisi sideways.

  1. Perhatikan kondisi pasar: layak trading atau tidak

Kondisi sideways bisa menjadi layak untuk di-trading-kan JIKA Anda bisa melihat harga bergerak memantul-mantul dalam RANGE tertentu. Dengan kata lain, harga bergerak naik dan turun (berosilasi) di antara dua garis horizontal yang bisa Anda gambar di chart. Dua garis horizontal itulah yang biasa kita kenal dengan garis support dan resistance.

Tetapi ingat, Anda harus bisa melihat jelas bahwa ada “gelombang-gelombang” yang terjadi di antara support dan resistance tersebut dan ada jarak yang cukup di antara tiap-tiap gelombang. Itulah kondisi yang layak trading. Kondisi ini berbeda dengan kondisi choppy, yang akan saya jelaskan nanti.

Kira-kira, kondisi sideways yang saya maksud bentuknya kurang lebih akan seperti gambar berikut ini:

trading forex, forex trading, tips trading forex

Perhatikan bahwa dalam gambar di atas ada jarak yang terlihat jelas di antara support dan resistance, juga di antara tiap-tiap gelombang.

Lalu bagaimana dengan kondisi choppy? Lanjutkan saja membaca tulisan ini.

  1. Kondisi choppy: tidak layak trading

Kondisi choppy adalah istilah yang dipergunakan untuk menggambarkan kondisi pasar yang berkonsolidasi dalam range yang sempit. Anda tidak bisa melihat gelombang-gelombang yang terjadi dengan jelas.

Kondisi seperti ini tidak layak trading karena jarak antara titik balik yang terjadi tidak cukup lebar sehingga tidak memungkinkan untuk menerapkan risk-to-reward ratio yang baik.

Kondisi choppy lebih kurang bentuknya seperti gambar di bawah ini:

trading forex, forex trading, tips trading forex

Perhatikan bahwa pada gambar di atas, price action yang berada dalam kotak bergerak sangat choppy dan bergerak dalam range yang sangat sempit. Perhatikan pula bahwa dua MA yang terpasang bergerak sangat rapat. Itulah tanda-tanda choppy market yang sebaiknya Anda jauhi.

Trading saat choppy market sebenarnya lebih dekat kepada gambling. Apalagi secara psikologis kondisi seperti ini sulit untuk dihadapi dan Anda akan mudah terjebak dengan mengira akan terjadi breakout, padahal tidak.

Baik, sampai di sini dulu pembahasan mengenai pasar sideways dan choppy. Di tulisan selanjutnya akan saya bahas trik trading forex dalam kondisi pasar sideways.

Tetap pantau blog ini.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − ten =