strategi trading forex, trading forex, forex trading

Strategi Trading Forex : Scalping “1-Minute”

Istilah scalping di dunia trading forex mungkin sudah menjadi istilah umum, bahkan mungkin di kalangan trader pemula. Apa sih sebenarnya scalping itu?

Scalping merupakan salah satu metode trading forex yang bersandar pada analisa teknikal. Metode ini bertujuan untuk mencoba meraih peluang profit dengan cara melakukan transaksi dalam waktu singkat dan target yang tidak terlalu besar. Itulah sebabnya mengapa kebanyakan pelaku scalping (biasa disebut dengan scalper) cenderung melakukan banyak transaksi dalam sehari.

Tanpa berpanjang lebar, mari kita pelajari bersama salah satu strategi scalping yang cukup populer.

program referral, program afiliasi, afiliate program

Strategi Scalping “1-Minute

Strategi ini merupakan strategi scalping yang populer dan relatif cocok digunakan di kalangan trader pemula. Meskipun demikian, itu bukan berarti bahwa metode ini tidak membutuhkan disiplin dan konsentrasi yang tinggi. Srategi scalping ini menuntut Anda untuk menyediakan waktu khusus untuk trading setidaknya beberapa jam dalam sehari tanpa distraksi.

Melakukan puluhan transaksi dalam sehari merupakan hal yang lazim dalam scalping. Karena itulah jika akan menerapkan metode ini sebaiknya Anda memilih broker dengan spread dan komisi yang cukup rendah.

Konsep Strategi “1-Minute” ini sebagai berikut:

  • Dipergunakan untuk semua currency pair yang memiliki spread kecil
  • Time-frame: M1 (1 Minute)
  • Indikator:
    • Stochastic (5,3,3)
    • Exponential Moving Average (EMA) periode 50 dan 100
  • Waktu terbaik: sesi perdagangan London dan New York

Practice!

Sebelum kita lanjutkan, seperti biasa, saya menyarankan Anda untuk melakukan uji coba terlebih dahulu pada strategi ini sebelum dipraktekkan. Cara yang terbaik melakukan uji coba tanpa khawatir beresiko rugi adalah dengan mempergunakan demo account yang kami sediakan.

Mengapa perlu berlatih?

Alasan pertama adalah bahwa penting bagi Anda untuk mengenali pergerakan pasar. Dengan berlatih melalui demo account Anda akan mendapatkan pengalaman pergerakan pasar yang real time. Anda akan bisa mengenali kekurangan dan kelemahan strategi yang akan Anda jalankan. Anda juga akan tahu apakah strategi tersebut cocok dengan karakter Anda sebagai trader.

Nah, alasan ke-2, kalaupun ternyata strategi tersebut tidak cocok dengan karakter Anda dan hasilnya negative (rugi), tidak ada resiko finansial yang menimpa Anda.

Rule

Sekarang kita akan membahas strategi entry  dan exit.

  1. Aturan Buy:
    1. EMA 50 harus berada di atas EMA 100
    2. Tunggu koreksi ke area EMA
    3. Tunggu konfirmasi sinyal buy dari stochastic
    4. Tempatkan SL sekitar 20-30 pips di bawah level swing low terdekat
    5. Tempatkan TP sekitar 80-120 pips dari level entry
  2. Aturan Sell:
    1. EMA 50 harus berada di bawah EMA 100
    2. Tunggu koreksi ke area EMA
    3. Tunggu konfirmasi sinyal sell dari stochastic
    4. Tempatkan SL sekitar 20-30 pips di atas level swing high terdekat
    5. Tempatkan TP sekitar 80-120 pips dari level entry

Kelebihan dan Kelemahan

Setiap strategi pasti memiliki kelemahan dan kelebihan. Kita mulai dari kelebihannya dulu.

Kelebihan strategi ini adalah:

  • Resiko cukup kecil dari sisi kapital
  • Target yang diincar relatif kecil sehingga relatif lebih cepat untuk mencapai target
  • Bisa memanfaatkan pergerakan range yang sempit
  • Peluang lebih banyak, karena pergerakan kecil tercipta lebih sering daripada pergerakan yang besar

Nah, sekarang kita bahas juga kelemahannya:

  • Membutuhkan modal yang tidak kecil, karena semakin banyak peluang yang tercipta berarti juga semakin besar kemungkinan untuk mengalami kerugian.
  • Membutuhkan reaksi yang cepat, intuisi yang terasah dengan baik dan kemampuan mengambil keputusan dengan cepat. Hal-hal ini jarang ditemui pada trader pemula.
  • Terkadang cukup sulit untuk melakukan transaksi dengan risk to reward ratio yang baik.
  • Membutuhkan konsentrasi tinggi tanpa gangguan.
  • Trader yang kurang berpengalaman mungkin akan mudah mengalami stress.

Kesimpulan

Berdasarkan pemaparan di atas, maka bisa disimpulan bahwa jika Anda memutuskan untuk menjadi scalper, Anda harus memenuhi 10 kualifikasi berikut:

  1. Sabar
  2. Teliti
  3. Tidak mudah stress
  4. Bisa dengan cepat mengambil keputusan yang efektif di situasi genting
  5. Tidak emosional dalam trading
  6. Memiliki pengetahuan memadai tentang beragam metode trading
  7. Memiliki “jam terbang” tinggi
  8. Memiliki daya konsentrasi yang tinggi (fokus)
  9. Memiliki daya tahan tubuh yang tinggi
  10. Jangan lupa: koneksi internet yang cepat dan stabil.

Selamat mencoba.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + three =