forex trading, strategi forex, broker forex

Cara (Lebih) Aman Kembangkan Modal Anda

Setiap pengusaha tentu memiliki keinginan untuk mengembangkan usahanya. Tujuannya tentu saja agar ia bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar daripada yang diperoleh saat ini. Begitu juga dengan trader forex. Wajar jika seorang trader berkeinginan untuk mengembangkan modalnya, agar bisa trading dengan lebih leluasa.

Permasalahan yang muncul kemudian adalah kebanyakan seolah berpacu untuk mengembangkan modal dengan melakukan transaksi secara “membabi buta”. Alih-alih bisa mengembangkan modal, mereka justru terjebak dalam perangkap overtrade, yaitu melakukan terlalu banyak transaksi tanpa mempertimbangkan kekuatan modal sehingga menggerus modal itu sendiri.

Lalu bagaimana caranya agar kita bisa mengembangkan modal dengan cara yang (lebih) aman?

Siapkan Strategi Yang Matang

Itu pasti. Tanpa strategi yang matang, amat sangat kecil kemungkinan Anda akan berhasil. Saya sering menyampaikan bahwa strategi trading yang baik bukanlah strategi yang bisa menjanjikan profit bombastis, melainkan konsisten.

Profit sedikit-sedikit tidak masalah, asalkan konsisten. Sesekali loss pun wajar. Yang paling penting adalah strategi tersebut bisa memberikan akumulasi keuntungan yang konsisten bagi Anda. Konsisten, itu kata kuncinya.

Anda kesulitan membangun atau menemukan sistem trading yang sesuai untuk Anda? Berkonsultasilah dengan tim Market Analyst FOREXimf.com lewat Live Chat. Bahkan jika Anda adalah nasabah aktif FOREXimf.com (yaitu jika Anda sudah membuka real account dan melakukan deposit), tim Market Analyst FOREXimf.com akan dengan senang hati meramukan strategi yang cocok untuk Anda, sekaligus membimbing Anda menerapkan strategi trading mulai dari dasarnya.

Sedikit-Sedikit Lama-Lama Menjadi Bukit

Dalam forex trading, tak ada salahnya menganut prinsip “sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit”.  Jangan terpaku pada target, misalnya harus untung sekian persen per hari atau sejenisnya. Target memang perlu, namun fokus pada proses jauh lebih penting.

Tetapkan strategi manajemen modal yang progresif. Contohnya seperti berikut ini.

Misalkan Anda memiliki modal sebesar $10,000. Bagaimana caranya agar modal Anda menjadi (misalnya) $20,000? Ini artinya bertambah 100%.

Cara yang paling cepat tentu adalah menambah deposit. Tetapi saya yakin Anda tentu sudah mengetahui cara tersebut. Tak perlu dibahas lagi. Yang akan kita bahas berikut ini adalah bagaimana caranya mengupayakan peningkatan modal melalui trading.

Sabar dan Tekun

Satu hal yang perlu Anda sadari adalah forex trading membutuhkan kesabaran. Anda harus sabar dan tekun dalam mengumpulkan pip demi pip hingga modal Anda tumbuh dan berkembang. Dalam contoh di atas disebutkan Anda ingin modal berkembang sebesar 100%, namun ini bukan berarti harus dicapai dalam hitungan hari.

Bagi trader biasa (saya asumsikan jika Anda bukan pemula, Anda adalah trader biasa seperti saya), target keuntungan tidak perlu terlalu besar. Misalkan saja Anda tetapkan target keuntungan per transaksi adalah 5% dari modal. Artinya, jika modal Anda adalah sebesar $10,000, maka target keuntungan per transaksi Anda hanya $500 saja. Dalam forex, target ini cukup realistis bahkan untuk day trade.

Jika target keuntungan tersebut telah tercapai, segeralah tutup posisi Anda. Jika perlu, terapkan target tersebut dengan memasang level Take Profit (TP). Jadi, begitu target tercapai maka posisi Anda akan otomatis ditutup.

Godaan terbesar adalah Anda menginginkan untuk “mendapat lebih”. Tidak ada yang salah memang, namun tetap harus realistis. Memang kita diperbolehkan untuk membiarkan profit mengalir (let profits run), namun sebaiknya tetap perhatikan situasi dan kondisi pasar. Jika misalnya harga mentok di support atau resistance, pertimbangkan untuk menutup posisi Anda bahkan jika misalnya target belum tercapai.

Sesuaikan Lot

Jika modal Anda bertambah besar, itu berarti (dengan money management yang baik) modal Anda akan bertambah kuat. Nah, tidak ada salahnya memperbesar posisi (lot) trading jika memungkinkan.

Contoh: dengan  modal awal $10,000, dalam trading plan Anda tetapkan resiko per transaksi Anda hanya 5%. Ketika modal baru $10,000, maka tiap transaksi resiko Anda sebesar $500.

Ketika itu, misalkan analisa Anda melihat batasan resiko (Stop Loss/SL) secara teknikal adalah 500 pips (5 desimal). Jika 1 pip = $1, maka 500 pips tersebut setara dengan $500. Dalam kondisi tersebut maka Anda boleh masuk posisi sebesar 1 lot.

Nah, ketika modal Anda sudah menjadi $12,000 dan resiko per transaksi masih 5%, artinya toleransi resiko per transaksi Anda menjadi $600. Jika pada saat itu Anda pun melihat batasan SL secara teknikal adalah 500 pips, maka Anda boleh masuk posisi sebesar 1.2 lot. Begitu seterusnya.

Ini disebut position sizing. Dengan teknik ini Anda bisa memperbesar potensi keuntungan tanpa memperbesar resiko. Jika potensi keuntungan secara bertahap menjadi lebih besar, maka modal Anda pun berpotensi tumbuh lebih cepat. Lebih jelasnya mengenai position sizing, silakan baca artikelnya di sini.

Silakan Anda mendambakan pertumbuhan modal, namun jangan lakukan dengan membabi buta. Lakukan dengan bertahap dan – tentu saja – sabar.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × two =