Posts

Brexit: Apa Korelasinya Dengan Harga Emas?

Akhir Maret lalu Inggris secara resmi menjalankan proses perceraian dari Uni Eropa dengan menjalankan Article 50 of the Lisbon Treaty. Kira-kira apa dampaknya terhadap pergerakan harga emas?

Pada tanggal 20 Maret 2017, Perdana Menteri Inggris, Theresa May, menjalankan Article 50 of the Lisbon Treaty. Dengan demikian, itu berarti Inggris menyampaikan pemberitahuan kepada Dewan Eropa bahwa mereka akan mengundurkan diri dari keanggotaan Uni Eropa secara resmi agar bisa melakukan negosiasi terkait pengunduran diri tersebut. Dengan kata lain, Inggris secara resmi akan memulai proses “perceraian” yang bisa memakan waktu dua tahun itu.

Meskipun peristiwa ini bisa dikatakan sebagai peristiwa bersejarah, namun ternyata tidak membuat harga emas bergerak dengan signifikan, setidaknya tidak saat langkah itu diambil. Mungkin itu karena langkah tersebut memang telah diantisipasi sebelumnya oleh pasar, karena Theresa May sendiri sebelumnya telah mengumumkan bahwa ia akan menjalankan Article 50 di bulan Maret 2017.

Namun itu tidak berarti Brexit tidak akan memberikan dampak sama sekali kepada pasar logam mulia. Tentu akan tergantung pada bagaimana proses negosiasi itu akan berjalan. Jika negosiasi dimulai dengan cara yang salah, atau ternyata lebih alot daripada yang diperkirakan, maka akan sangat mungkin permintaan atas emas – sebagai aset safe-haven – akan mengalami peningkatan. Sebaliknya, jika para negosiator ternyata bisa melakukan perundingan dengan “santai-santai” saja tanpa adu argumen atau tekanan yang berarti, maka justru harga emas mungkin akan melemah.

Tetapi biar bagaimanapun para investor emas disarankan untuk tetap tenang, karena skenario terburuk untuk Brexit toh belum terjadi dan harga emas belum melambung. Proses perceraian ini akan terjadi dengan sangat bertahap, dengan demikian bisa meredam dampaknya terhadap pasar.

Satu hal yang pasti, perjalanan hingga kurang dari dua tahun ke depan tentunya akan sangat menarik dan banyak hal mungkin bisa terjadi di sepanjang perjalanan. Skotlandia bahkan telah menyuarakan untuk melaksanakan referendum ke-2 untuk kemerdekaan tanah air William Wallace tersebut. Belum lagi Gibraltar, secuil daerah kekuasaan Inggris yang berada di ujung Selatan Spanyol, yang masa depannya juga akan menjadi percekcokan yang panas.

Oh ya, jangan lupakan Irlandia Utara, juga nasib warga negara Inggris yang tinggal di benua Eropa, imigran yang bekerja di Inggris, perjanjian dagang baru, dan sebagainya. Setiap isu berpotensi untuk menimbulkan ketidakpastian yang mungkin – sekali lagi: mungkin – justru akan memberikan sentimen positif bagi emas. Dengan kata lain, setiap ketidakpastian yang muncul akan sangat mungkin diikuti oleh penguatan harga emas.

Tim Market Analyst FOREXimf.com senantiasa melakukan pemantauan dan analisis terhadap pergerakan harga emas dan perak serta mempublikasikannya setiap hari di laman Analisa. Tim Market Analyst juga menyampaikan informasi mengenai peluang pasar terkini kepada nasabah FOREXimf.com tiap kali ada potensi untuk membuka posisi. Informasi peluang pasar tersebut disampaikan langsung ke ponsel nasabah melalui aplikasi WhatsApp.

Jika Anda belum mendapatkan layanan tersebut, silakan menghubungi tenaga pemasar kami melalui Live Chat setiap hari kerja, Senin sampai Jumat pukul 09.00-18.00 WIB.

Penting! Ini Korelasi Emas Dan Minyak Mentah Dengan Forex

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa pergerakan harga emas dengan USD biasanya berbanding terbalik. Ketika harga emas menguat, USD biasanya melemah dan sebaliknya. Di dunia forex trading, hal ini dipercaya karena ketika “risk appetite” meningkat, investor kembali berburu dolar dan biasanya dengan menjual asset safe-haven mereka, dalam hal ini emas. Sebaliknya jika  terjadi “ketidakpastian ekonomi”, para investor cenderung akan menukar dolar mereka dengan emas.

Akhir-akhir ini, meskipun “hubungan perbandingan terbalik” antara emas dengan USD masih berlangsung, nampaknya tidak terlalu “seharmonis” dulu lagi. Ini karena ternyata USD juga sudah hampir dianggap sebagai aset safe-haven, sehingga ketika ada masalah pada perekonomian dunia, para investor juga melarikan modal mereka ke USD.

Tetapi bagaimana dengan mata uang lain?

Emas vs AUDUSD

Saat ini Australia merupakan penghasil emas terbesar ke-3 di dunia. Sebagai informasi saja, dalam setahun biasanya produksi emas dunia mencapai senilai $5 milyar dan itu jumlah yang sangat besar, Saudara-Saudara!

Mari kita intip grafik berikut ini:

trading forex, pergerakan harga emas, minyak mentah

Kalau kita cermati grafik di atas, kita bisa melihat bahwa pergerakan harga emas cenderung searah dengan pergerakan AUDUSD.

Artinya:

  • Ketika harga emas NAIK, AUDUSD juga ikut NAIK
  • Ketika harga emas TURUN, AUDUSD juga ikut TURUN

Dalam bahasa analisa teknikal, kita bisa mengatakan bahwa pergerakan harga emas dan AUDUSD memiliki korelasi positif.

Berdasarkan data pergerakan harganya, koherensi antara AUDUSD dengan harga emas mendekati 80%.

Emas vs USDCHF

Bagaimana dengan Swiss franc? Berbeda dengan AUDUSD, ternyata USDCHF memiliki korelasi negatif dengan pergerakan harga emas.

trading forex, pergerakan harga emas, minyak mentah

Dari grafik di atas bisa kita lihat bahwa:

–          USDCHF cenderung NAIK ketika harga emas TURUN

–          USDCHF cenderung TURUN ketika harga emas NAIK

Ternyata alasan di balik fakta tersebut adalah bahwa 25% uang yang dimiliki Swiss di-back up oleh cadangan emas.

Menarik bukan?

Minyak Mentah vs. USDCAD

Sekarang kita akan coba mengintip jenis “emas” yang lain, yang biasa disebut “emas hitam” alias minyak mentah. Komoditi ini sekarang menjadi salah satu komoditi yang penting bagi dunia, bahkan (mungkin) lebih penting daripada emas.

Bisa kita katakan bahwa dunia kita ini saat ini sudah “kecanduan minyak”. Anda masih bisa hidup tanpa emas, tetapi coba bayangkan jika saat ini sama sekali tidak ada minyak. Itu artinya tidak akan ada bensin, solar, gas (LPG), bahkan mungkin listrik. Artinya Anda akan mengalami kesulitan untuk pergi ke kantor, memasak, dan membaca artikel ini di internet. Hingga saat ini, minyak masih menjadi primadona energi dunia.

trading forex, pergerakan harga emas, minyak mentah

Salah satu produsen minyak terbesar dunia adalah Kanada. Negara ini mengekspor setidaknya sekitar dua juta barel minyak per hari Amerika Serikat (AS). Hal tersebut membuat Kanada menjadi penyuplai minyak terbesar bagi AS, yang membuat Kanada menjadi “bandar minyak” bagi AS.

Nah, karena besarnya ekspor minyak Kanada ke AS maka terciptalah permintaan yang sangat besar pula akan dolar Kanada (CAD).

Perlu Anda catat bahwa perekonomian Kanada bergantung pada ekspor. Sekitar 85% ekspornya dikirim ke AS. Karena inilah USDCAD sangat dipengaruhi oleh bagaimana para konsumen AS bereaksi atas perubahan harga minyak mentah.

Jika permintaan (barang) di AS meningkat, itu artinya para industrialis harus menggenjot produksi untuk memenuhi permintaan tersebut. Artinya: more oil, please!

Naiknya permintaan minyak akan menaikkan harga minyak tersebut. Jika harga minyak naik, CAD akan menguat pula. Nah, jika CAD menguat terhadap USD, apa yang akan terjadi pada USDCAD?

Benar. USDCAD akan TURUN.

Sebaliknya, jika permintaan di AS menurun, para industrialis akan menurunkan produksi mereka juga. Itu artinya, permintaan minyak akan turun juga dan ini akan membuat permintaan akan CAD juga akan turun. Jika permintaan akan CAD turun, maka CAD akan melemah.

Jika CAD melemah terhadap USD, maka Anda tentu sudah bisa mengetahui ke mana USDCAD akan bergerak.

Ya. USDCAD akan NAIK.

trading forex, pergerakan harga emas, minyak mentah

Dari uraian plus grafik yang disajikan di atas, Anda bisa melihat bahwa minyak mentah dan USDCAD memiliki korelasi negatif.

Artinya:

–          Jika harga minyak mentah TURUN, USDCAD cenderung NAIK

–          Jika harga minyak mentah NAIK, USDCAD cenderung TURUN

Apa Manfaatnya Untuk Trader?

Ketika Anda sudah mengetahui korelasi antara komoditi tertentu (misalnya emas dan minyak mentah) dengan forex, Anda tentu akan bisa memikirkan strategi apa yang akan Anda jalankan.

Misalnya, ketika Anda mendengar atau membaca ada peluang harga minyak akan naik, maka Anda bisa mempergunakan informasi ini untuk membuka posisi sell pada USDCAD.

Atau, Anda membaca berita bahwa harga emas akan turun, maka Anda bisa membuka posisi buy pada USDCHF. Atau bahkan Anda bisa membuka juga posisi sell pada XAUUSD pada saat yang sama.

Hanya saja Anda harus tetap ingat untuk selalu membatasi resiko, karena tidak mungkin ada strategi yang selalu benar.

Jika masih ada pertanyaan seputar komoditi dan forex, segera hubungi tim Market Analyst kami melalui Live Chat.

Semoga berguna.