Posts

Tak Perlu “Menang” Sepanjang Waktu Dalam Trading Forex

Dalam trading forex, mengalami kerugian adalah hal yang lumrah. Tidak selamanya strategi trading Anda berhasil. Ada kalanya strategi Anda berujung kegagalan, meskipun misalnya Anda yakin bahwa strategi Anda mampu membuahkan keuntungan dan Anda telah mengikuti semua rule yang ada. Jika tidak berhati-hati, hal tersebut bisa membuat Anda menjadi kehilangan “semangat tempur” dan akhirnya pikiran-pikiran negatif memenuhi pikiran Anda.
Sayangnya, kerugian bisa terjadi pada kita semua. Maka ketika Anda merasa beberapa kegagalan mulai menurunkan semangat, sangat penting untuk tetap ingat pada satu pedoman: Anda boleh saja kalah di beberapa pertempuran, namun pada akhirnya Anda sangat mungkin akan memenangkan peperangan.
Banyak trader melakukan kesalahan dengan membiarkan perasaan-perasaan negatif mempengaruhi kegiatan trading mereka. Mereka berpikir, “Jika saya berhasil mendapatkan keuntungan hari ini, dan setiap hari sepanjang minggu ini, maka saya melakukan hal yang benar. Tetapi jika saya gagal hari ini, atau esok, atau sepanjang minggu, maka itu berarti saya melakukan hal yang mengerikan!”
Pemikiran seperti ini berdasar pada bagaiaman orang melihat trading seperti pekerjaan kantoran. Anda masuk pukul 9 pagi, pulang pukul 5 sore, melakukan pekerjaan selama 40 jam per minggu, menyelesaikan semua tugas, dan mendapatkan gaji yang besar. OK, Anda pun merasa bahwa Anda sudah bekerja dengan rajin dan produktif sepanjang pekan.
Tetapi, ketika Anda trading, tidak selalu hasil yang Anda terima sebanding dengan upaya yang telah Anda lakukan. Begitulah adanya. Ketika Anda tidak berhasil mencapai target, sangat mudah bagi Anda untuk merasa kecewa. Betul kan?
Memang, situasi seperti itu sering terjadi, tetapi sebagai trader kita sebaiknya tidak menyikapi trading seperti pekerjaan sehari-hari yang konvensional. Tidak ada jaminan puluhan bahkan ratusan jam waktu yang Anda habiskan untuk melakukan analisa pasti akan membuahkan keuntungan. Atau setidaknya target keuntungan yang Anda tetapkan mungkin tidak akan tercapai.
Bentuk target yang lebih baik daripada target keuntungan – meskipun terdengar aneh – adalah “target pembelajaran”.
Hm, apa pula itu?
Anda mungkin tidak mampu mencapai target keuntungan Anda; katakanlah target mingguan. Tetapi Anda akan selalu bisa mencapai “target pembelajaran”.
Dalam setiap hari Anda trading forex, sadarkah bahwa Anda sebenarnya telah memperoleh pengalaman yang berharga mengenai bagaimana cara menyikapi pasar? Anda akan senantiasa bisa mempelajari berbagai macam strategi dan bagaimana strategi-strategi tersebut bisa berhasil atau tidak. Jangan sekalipun Anda meremehkan pengalaman seperti ini!
Setiap hari, pembelajaran yang Anda peroleh dari pengalaman akan bertambah. Mungkin hal ini tidak akan memberikan hasil instan berupa keuntungan berlimpah, tetapi yang pasti secara perlahan namun pasti, naluri trading Anda akan semakin matang dan tajam.
Inilah salah satu implementasi “fokus pada proses, bukan pada hasil”.
Jika Anda hanya fokus pada berapa besar uang yang bisa Anda hasilkan, dan memperlakukan trading forex seperti pekerjaan sehari-hari di mana ada gaji yang pasti akan dibayar oleh perusahaan, maka Anda justru akan gagal dalam trading. Tetapi jika Anda fokus pada bagaimana cara mempertajam kemampuan trading dan rela “mengorbankan” sebagian waktu, tenaga dan pikiran; maka apa pun hasil trading Anda di hari ini justru akan mempercepat proses pematangan Anda untuk menjadi trader yang handal.
Ibarat peperangan, Anda boleh hanya memenangkan satu atau dua pertempuran dan kalah pada beberapa pertempuran lain, namun semakin sering Anda belajar dari kekalahan dalam satu atau dua pertempuran maka “naluri bertahan hidup” Anda akan semakin kuat. Pada saatnya, Anda akan bisa mengenali potensi bahaya lebih dini dan menghindarinya agar bisa terhindar dari kerusakan yang lebih besar. Anda juga akan semakin piawai dalam mengenali celah peluang dan bisa meraih kemenangan dengan lebih gemilang. Pada akhirnya, peperangan akan Anda menangkan.

0 Comments

ANALISA FOREX MINGGUAN: 23-27 MARET 2015

The Fed Pangkas Proyeksi Inflasi, USD Kehilangan Tenaga

USD tertekan oleh komentar Federal Reserve, menyebabkan pergerakan yang volatile di pekan lalu. Federal Reserve menghapus kata “bersabar” dari pernyataan kebijakannya, yang menaikkan kemungkinan kenaikan suku bunga dalam bulan-bulan mendatang. Meskipun demikian, Federal Reserve menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasinya, yang ditangkap oleh pasar sebagai pernyataan yang dovish.

Di kawasan euro, kekhawatiran akan masa depan Yunani kembali mencuat dengan Jerman berdiri di bawah lampu sorot dan memainkan peranan yang penting. Dari Inggris, poundsterling tertekan oleh lambatnya kenaikan gaji. Dari Benua Kanguru, Australia bersiap untuk kembali memangkas suku bunga.

Berikut adalah data ekonomi penting untuk pekan ini:

  1. Pidato Mario Draghi: Senin (23/3), 21.30 WIB

Presiden ECB, Mario Draghi, akan memberikan pernyataan di depan Parlemen Ekonomi Eropa dan Komite Urusan Keuangan di Brussels. Ia diperkirakan akan berbicara tentang program GE yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan negara-negara kawasan euro. Ada kemungkinan Yunani juga masuk dalam topik pembicaraan. Sebagai catatan, pernyataan terakhirnya sebelum ini berujung pada kejatuhan euro.

  1. Data inflasi Inggris: Selasa (24/3), 16.30 WIB

Tingkat inflasi Inggris turun ke level terendah dalam sejarah, yaitu 0,3% di bulan Januari, di tengah jatuhnya harga minyak dunia dan bahan makanan. Mayoritas ekonom merasa tidak mengkhawatirkan penurunan ini karena core CPI yang tidak memasukkan faktor makanan dan bahan bakar sebagai parameter ukurnya tetap naik ke 1,4% di bulan Januari. Inflasi inggris diperkirakan akan terus turun ke level 0,1%.

  1. Data inflasi AS: Selasa (24/3), 19.30 WIB

Indeks harga konsumen turun 0,7% di bulan Januari, menyusul penurunan 0,3% di bulan November dan Desember. Harga bahan bakar turun 0,7% di bulan Januari sementara harga bensin turun 18,7%. Namun inflasi inti naik 0,4% di bulan Januari, bahkan di atas 2% untuk basis tahunan. Meskipun demikian para ekonom meyakini bahwa turunnya inflasi ini bersifat sementara akibat jatuhnya harga minyak dunia. CPI diperkirakan naik 0,2% kali ini, sementara core CPI naik 0,1%.

  1. US New Home Sales: Selasa (24/3), 21.00 WIB

Jumlah penjualan rumah untuk keluarga kecil di AS turun di bulan Januari, mencapai angka 481.000. Dibandingkan data Desember yaitu 482.000, penurunan ini dikatakan tidak terlalu tajam. Para analis meyakini bahwa pasar perumahan akan terus pulih di bulan-bulan mendatang, sebab data tenaga kerja semakin membaik. Penjualan rumah baru di bulan Februari diperkirakan mencapai 475.000, turun dibandingkan Januari.

  1. German Ifo Business Climate: Rabu (25/3), 16.00 WIB

Indeks sentimen bisnis Jerman membaik di bulan Februari, menjadi 106.8. Di Januari, indeks tercatat 106.7. Meskipun angka ini di bawah perkiraan pasar, namun peningkatan ini memperlihatkan tingkat keyakinan akan pertumbuhan ekonomi setelah diluncurkannya program stimulus oleh ECB. Pertumbuhan ekonomi Jerman diperkuat oleh rendahnya harga minyak dan melemahnya euro. Meskipun demikian, krisis Yunani masih menjadi awan kelabu bagi sentimen bisnis. Kali ini, indeks sentimen bisnis Jerman diperkirakan naik lgi ke 107.4.

  1. US Durable Goods Orders: Rabu (25/3), 19.30 WIB

Di bulan Januari, pemesanan barang tahan lama naik untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir ke 2,8%. Ini memperlihatkan bahwa sektor manufaktur mulai stabil. Data tersebut lebih tinggi daripada perkiraan yaitu 1,7%. Sementara itu data Core Durable Goods Orders (tanpa sektor transportasi) naik 0,3%. Kali ini data Durable Goods Orders diperkirakan akan naik 0,6% sementara Core Orders diperkirakan naik 0,5%.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (26/3), 19.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran di AS naik sebesar 1.000 pekan lalu, mencapai angkat 291.000. Kenaikan yang relatif kecil ini memperlihatkan bahwa sektor tenaga kerja masih cukup kuat. Meskipun naik-turun, jumlah klaim penangguran ini masih memperlihatkan tren positif di sektor tenaga kerja AS. Pekan ini, klaim pengangguran diperkirakan akan naik mencapai 295.000.

  1. US Final GDP: Jumat (27/3), 19.30 WIB

Dibandingkan dengan pertumbuhan yang luar biasa di kuartal ke-3 2014 (yaitu 5%), pertumbuhan di kuartal terakhir 2014 diperkirakan akan jauh lebih lambat. Tingkat pertumbuhan ekonomi diperkirakan hanya akan berada di kisaran 2,4%.

  1. Pidato Janet Yellen: Sabtu (28/3), 02.45 WIB

Ketua Federal Reserve, Janet Yellen, dijadwalkan akan berpidato di San Francisco tentang kebijakan moneter Fed. Di pertemukan terakhir, Fed menghapus kata “bersabar” dari pernyataan resminya, sehingga pasar bersiap untuk menanti kenaikan suku bunga meskipun proyeksi inflasi dan pertumbuhan ekonomi menurun.

Tinjauan Teknikal

EUR/USD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

EUR/USD mulai bergerak bullish. Untuk strategi trading pekan ini, perhatikan area support yang berada di kisaran 1.08227-1.06847 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 1.09081-1.10462.

Hati-hati jika support 1.06847 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan euro menuju kisaran 1.05993-1.04612.

AUD/USD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

AUD/USD mulai bergerak bullish. Perhatikan are resistance di 0.78461. Jika resistance itu tembus, aussie berpotensi terus menguat hingga kisaran 0.79138-0.79896.

Perhatikan stochastic dan CCI overbought di chart H4. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di 0.77365-0.76688. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, carilah konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 0.77784-0.78461.

Hati-hati jika support 0.76688 tembus karena hal itu akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan berpotensi akan menekan aussie ke kisaran 0.76269-0.75592.

GBP/USD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

GBP/USD mulai bergerak bullish. Untuk strategi trading pekan ini, perhatikan area support yang berada di kisaran 1.49619-1.48371 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 1.50392-1.51640.

Hati-hati jika support 1.48371 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan sterling menuju kisaran 1.47598-1.46350.

USD/JPY

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

USD/JPY mulai bergerak bearish. Untuk strategi trading pekan ini, perhatikan area resistance yang berada di kisaran 120.330-120.975 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 119.932-119.287.

Hati-hati jika resistance 120.975 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat USD/JPY menuju kisaran 121.373 -122.018.

USD/CHF

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

USD/CHF mulai bergerak bearish. Untuk strategi trading pekan ini, perhatikan area resistance yang berada di kisaran 0.98159-0.99349 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 0.97422-0.96231.

Hati-hati jika resistance 0.99349 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat USD/CHF menuju kisaran 1.00086-1.01277.

NZD/USD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

NZD/USD mulai bergerak bullish. Perhatikan area resistance di 0.76623. Jika resistance itu tembus, Kiwi berpotensi terus menguat hingga kisaran 0.77311-0.78080.

Perhatikan stochastic dan CCI overbought di chart H4. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di 0.75165. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, carilah konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 0.75935-0.76623.

Hati-hati jika support 0.75165 tembus karena hal itu akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Kiwi ke kisaran 0.74396-0.73708.

GOLD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

Emas mulai bergerak bullish. Perhatikan area resistance di 1187.81. Jika resistance itu tembus, emas berpotensi terus menguat hingga kisaran 1198.48-1210.42.

Perhatikan stochastic dan CCI overbought di chart H4. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di 1170.54-1159.86. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, carilah konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 1177.14-1187.81.

Hati-hati jika support 1159.86 tembus karena hal itu akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan berpotensi akan menekan emas ke kisaran 1153.26-1142.59.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 9-13 Juni 2014

HOT ISSUE: KEJUTAN OLEH ECB!

Ada peristiwa dramatis pekan lalu, yaitu European Central Bank (ECB) yang untuk pertama kalinya dalam sejarah menetapkan bunga simpanan di level negatif. Pada awalnya euro tertekan hebat merespon berita tersebut, namun kemudian pernyataan Draghi menjelaskan bahwa suku bunga telah berada di level terendah, dan euro kembali menguat.

Sementara itu data US Non-farm Payrolls memperlihatkan pertumbuhan pekerjaan sebesar 217 ribu di bulan Mei. Hal tersebut memperkuat perkiraan bahwa pemulihan akan semakin cepat di musim semi ini. Data pekerjaan di bulan April sendiri merupakan data terbaik dalam dua tahun terakhir. Sementara itu, tingkat pengangguran di bulan Mei tetap berada di angka 6,3%, yang merupakan level terendah sejak September 2008.

Berikut ini adalah data-data ekonomi yang perlu Anda pantau di pekan ini:

1. Klaim Pengangguran Inggris: Rabu (11/6), 15.30 WIB

Klaim pengangguran Inggris berkurang di bulan April. Tingkat pengangguran juga turun menjadi 6,8%. Pendapatan rata-rata masyarakat bertambah 1,7%, lebih rendah daripada perkiraan yaitu 2,1%. Pekan ini, jumlah klaim pengangguran Inggris diperkirakan akan berkurang lagi sebesar 25.000 dan tingkat pengangguran diperkirakan turun menjadi 6,7%.

2. US Federal Budget Balance: Kamis (12/6), 01.00 WIB

Pemerintah AS mencatat surplus sebesar 106,9 milyar dollar di bulan April, membaik secara dramatis dari defisit yang sebelumnya berada di angka minus 305,8 milyar dollar. Perbaikan tersebut merupakan indikasi positif akan pengurangan defisit anggaran. Meskipun demikian, data kali ini diperkirakan akan menunjukkan defsit sebesar 142,8 juta dollar.

3. Data tenaga kerja Australia: Kamis (12/6), 08.30 WIB

Tingkat pengangguran Australia bertahan di 5,8% di bulan April, di tengah tanda-tanda pemulihan sektor tenaga kerja. Jumlah pekerja bertambah sebesar 14.200 menjadi 11,57 juta di bulan April. Jumlah kayawan tetap bertambah sebesar 14.200 menjadi 8,05 juta, sementara karyawan paruh-waktu tetap di angka 3,53 juta. Jika perbaikan ini berlanjut, RBA mungkin akan mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga. Data pekan ini kemungkinan akan memperlihatkan pertambahan tenaga kerja sebesar 10.300, sementara tingkat pengangguran mungkin akan naik menjadi 5,9%.

4. US retail sales: Kamis (12/6), 19.30 WIB

Tingkat penjualan eceran di AS melambat di bulan April pasca pertumbuhan yang cepat di dua bulan sebelumnya, namun secara umum tren pertumbuhan untuk kuartal ke dua masih bagus. Pembacaan yang rendah di bulan April mungkin mencerminkan kehati-hatian akan prospek pemulihan ekonomi. Angka penjualan eceran kali ini diperkirakan akan naik sebesar 0,5%, sementara penjualan eceran inti kemungkinan naik 0,4%.

5. US unemployment claims: Kamis (12/6), 19.30 WIB

Pekan lalu, jumlah klaim pengangguran naik menjadi 312.000 dari 304.000 di pekan sebelumnya, namun secara umum tren yang terbentuk mengarah pada penguatan sektor tenaga kerja. Pekan ini, klaim tenaga kerja diperkirakan akan mencapai 306.000. Meskipun jika pertumbuhan lapangan pekerjaan di bulan Mei melambat, para ekonom berkata bahwa itu tidak akan dilihat sebagai pelambatan sektor tenaga kerja secara keseluruhan.

6. Pidato Mark Carney: Jumat (13/6), 05.00 WIB

Gubernur BOE Mark Carney akan berpidato do London. Carney mungkin akan membicarakan keputusan suku bunga terakhir BOE dan alasan untuk mempertahankan kebijakan moneter di bulan Juni. Pasar kemungkinan akan volatile merespon pidato ini.

7. Keputusan suku bunga Jepang: Jumat (13/6)

Bank of Japan mempertahankan suku bunganya di bulan Mei dan memperbarui komiten mereka untuk menambah stimulus sebesar 60-70 trilyun yen per tahun. Dalam pernyataan resmi, BOJ menyebutkan bahwa ekonomi Jepang berjalan sesuai dengan rencana. Diperkirakan tidak ada perubahan suku bunga kali ini.

8. US PPI: Jumat (13/6), 19.30 WIB

Harga-harga barang di AS naik 0,6% di bulan April, menyusul kenaikan 0,5% di bulan Maret. Ini mengindikasikan peningkatan inflasi, yang dipicu oleh naiknya harga bahan pangan. Untuk basis tahunan, indeks harga produsen naik 2,1%, terbesar sejak lebih dari dua tahun terakhir. Kali ini, angka PPI diperkirakan akan bertambah 0,1%.

9. US UoM Consumer Sentiment: Jumat, 20.55 WIB

Indeks kepercayaan konsumen di AS turun 81,8 di bulan Mei dari data 84,1 yang tercatat sebelumnya di bulan April. Para analis memperkirakan indeks ini akan naik ke 84,7. Meskipun demikian, secara umum indeks kepercayaan konsumen terus bergerak ke arah positif meskipun pasar finansial sangat volatile akhir-akhir ini. Data selanjutnya diperkirakan menunjukkan peningkatan menjadi 83,2.

TECHNICAL OUTLOOK: STERLING MASIH TERTAHAN RESISTANCE

GBP/USD

GBPUSD WEEKLY OUTOOK FOREXIMF 09-06-2014 11-20-24

GBP/USD telah terkoreksi ke area resistance Fibonacci ( Baca Cara Menggunakan Fibonacci ) yang berada di kisaran 1.6779-1.6833. Stochastic dan CCI mixed di chart 4 jam; stochastic hampir oversold sementara CCI masih bergerak di sekitar area overbought. Meskipun demikian, GBP/USD masih akan berpotensi turun jika sinyal bearish terkonfirmasi sebelum resistance 1.6833 tembus, dengan sasaran di kisaran 1.6745-1.6692.

Sebaliknya, jika resistance 1.6833 tembus maka bias mingguan diperkirakan akan berubah menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat GBP/USD setidaknya hingga kisaran 1.6866-1.6920.

AUD/USD

AUDUSD WEEKLY OUTLLOK FOREXIMF 09-06-2014 11-23-38

AUD/USD berada dalam bias bullish untuk outlook mingguan sebagaimana yang terlihat di chart 4 jam. Perhatikan area resistance di 0.9357. Bias bullish akan semakin kuat jika resistance tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.9385-0.9420.

Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di kisaran 0.9293 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 0.9365-0.9355. Namun berhati-hatilah jika support 0.9293 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan AUD/USD hingga kisaran 0.9260-0.9228.

GOLD

GOLD WEEKLY OUTOOK FOREXIMF 09-06-2014 11-20-24

Harga emas masih berada di bawah tekanan. Perhatikan area support 1242.13. Jika terjadi penembusan yang valid ke bawah support tersebut maka harga emas kemungkinan akan terus tertekan hingga kisaran 1227.65-1211.40.

Meskipun demikian sebagai skenario alternatif perhatikan juga area resistance di kisaran 1265.62-1280.12 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 1256.65-1242.15. Sebaliknya, bias mingguan akan berubah menjadi bullish jika resistance 1280.12 tembus, dan berpotensi akan mengangkat harga emas menuju kisaran 1289.10-1303.60.

NIKKEI

NIKKEI WEEKLY OUTOOK FOREXIMF 09-06-2014 11-20-24

Nikkei masih bergerak dalam uptrend. Nikkei berpotensi akan terus menguat jika resistance 15215 tembus, dengan sasaran hingga kisaran 15371-15545.

Perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh beli di chart 4 jam sehingga kita perlu mewaspadai koreksi pekan ini. Sebagai skenario bullish alternatif, perhatikan area support di kisaran 14885 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 15060-15215. Namun berhati-hatilah jika support 14885 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei menuju kisaran 14711-14555.

KOSPI

KOSPI WEEKLY OUTOOK FOREXIMF 09-06-2014 11-20-24

Kospi masih berada dalam bias bullish meskipun momentumnya berkurang seiring koreksi yang terjadi mendekati area support di 258.43. Perhatikan area support tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 262.05-265.30. Namun berhati-hatilah jika support 258.43 tembus sebab hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan akan menekan Kospi ke kisaran 254.80-251.55.

0 Comments

Kapan Sebaiknya Anda Membeli Emas?

harga+emas

Emas, siapa yang tak mengenalnya? Selain biasa dipergunakan sebagai bahan untuk membuat perhiasan, logam mulia tersebut juga dipergunakan sebagai standar keuangan di seluruh dunia. Di bidang investasi, emas kerap dianggap sebagai aset aman (safe-haven), karena terbukti mampu mengantisipasi inflasi.

Berinvestasi emas memang menggiurkan. Pertanyaannya: kapan sebaiknya Anda membeli atau menjual emas?

Sebelum berbicara mengenai timing dalam bertransaksi emas, Anda perlu mengetahui 2 cara berinvestasi emas, yaitu:

  1. Jual-beli emas fisik, berupa emas batangan atau koin
  2. Trading emas online, jual beli kontrak emas melalui broker

Anda bebas memilih cara yang Anda sukai. Namun ada baiknya Anda mengetahui bahwa cara nomor 2 memberikan beberapa kemudahan bagi Anda. Di antara kemudahan-kemudahan tersebut adalah:

  • Anda bisa melakukan transaksi dari mana pun dan kapan pun (24 jam sehari, 5 hari seminggu) karena Anda hanya membutuhkan seperangkat komputer/smartphone yang terkoneksi ke internet.
  • Anda tidak perlu memusingkan cara dan tempat penyimpanan emas karena semuanya dilakukan secara online
  • Modal yang jauh lebih murah (di bawah akan dijelaskan)

Harga emas pada umumnya mengikuti harga emas global dari bursa New York Merchantile Exchange (pasar komoditas emas terbesar di dunia) di Amerika atau LOCO London. Harga emas dicantumkan dalam mata uang dolar Amerika dalam satuan “troy ounce”. 1 troy ounce emas setara dengan 31,1 gram emas.

Untuk berinvestasi secara online, Anda perlu mengetahui tips-tips berikut:

1. Gunakan MetaTrader

MetaTrader adalah platform trading berupa program komputer yang bisa membantu Anda dalam memantau harga emas sekaligus mentransaksikannya secara online.

MetaTrader sangat mudah untuk dipergunakan. Program ini bisa dipasang (di-install) di komputer, laptop, bahkan smartphone Anda, sehingga akan lebih memudahkan Anda untuk memantau pergerakan harga serta melakukan transaksi online di mana pun.

Anda bisa memperoleh program ini di  melalui registrasi demo account kami.

2. Tentukan Level “Support” dan “Resistance”

Level “support” dan “resistance” merupakan kunci yang bisa membantu Anda untuk menentukan waktu dan level harga yang tepat dalam membeli atau menjual emas.

“Support” merupakan suatu area di mana harga diperkirakan akan berhenti bergerak turun. Di area support, harga cenderung akan kembali naik. Di area inilah Anda sebaiknya membeli emas.

Sedangkan “resistance” merupakan suatu area di mana harga diperkirakan akan berhenti bergerak naik. Di area tersebut, harga cenderung akan kembali bergerak turun lagi. Nah, di area itulah Anda sebaiknya menjual emas.

Anda bisa mempelajari lebih jauh mengenai “support” dan “resistance” ini di halaman edukasi kami. Di halaman edukasi tersebut, Anda juga bisa mempelajari trik-trik analisis lain yang bisa Anda manfaatkan untuk bertransaksi emas. Anda tinggal menelusuri konten yang tersedia mulai dari Kelas Pemula, Dasar, Lanjutan hingga Mahir.

Berikut ini adalah aplikasi salah satu strategi yang bisa Anda pergunakan untuk bertransaksi emas secara online melalui platform MetaTrader:

a. Jalankan MetaTrader di komputer atau laptop Anda.

b. Jika seandainya Anda ingin melakukan transaksi jangka panjang, Anda bisa meng-klik timeframe W1 (Weekly) yang bisa Anda lihat di MetaTrader Anda. Contohnya adalah seperti yang terlihat di gambar berikut:

Time Frame Artikel Emas Weekly

c. Klik pilihan Line Chart (Anda juga bisa menggunakan candlesticks)

Tombol Chart Artikel Emas

d. Lalu tarik garis di titik-titik yang dapat berlaku sebagai support dan resistance.

Perhatikan gambar berikut ini sebagai contoh:

Support Resistance Artikel Emas Line Chart

Apakah Anda bisa melihat garis-garis merah di hijau pada gambar di atas? Nah, garis-garis merah tersebut adalah area support, sementara garis-garis hijau adalah area resistance. Anda bisa membeli emas di area support atau menjual emas ketika harga sudah berada di area resistance (perhatikan area kuning pada gambar).

Begitulah caranya. Mudah, bukan?

Tentu saja Anda harus menyesuaikan besaran transaksi yang Anda lakukan dengan modal yang Anda miliki. Ini erat kaitannya dengan manajemen resiko dan manajemen modal, yang juga bisa Anda pelajari di halaman edukasi kami.

3. Segera Lakukan Transaksi!

Setelah Anda mengetahui saat yang tepat untuk berinvestasi emas, sekarang anda sudah bisa memulai transaksi.

Jika Anda ingin bermain emas fisik, Anda perlu memikirkan seberapa besar dana yang Anda perlukan.

Berdasarkan contoh di atas, bisa Anda lihat bahwa area $1,200 per troy ounce merupakan area yang baik untuk membeli emas. Karena 1 troy ounce = 31,1 gram, itu artinya harga emas per gram adalah 1200 dibagi 31,1, yaitu sekitar $38.58. Dengan asumsi 1 USD = Rp 11.000,- maka harga per gram emas saat itu adalah sekitar Rp 424.380,-

Dalam trading online, satuan transaksinya adalah “LOT”, di mana 1 lot sama dengan 100 troy ounce (3,11 kilogram). Jika Anda membeli 1 lot emas di harga $1,200, berarti transaksi Anda senilai $120 ribu. Dengan asumsi 1 dollar sama dengan 11.000 rupiah, artinya seharusnya Anda menyediakan modal sebesar 1,32 milyar rupiah untuk bisa melakukan transaksi tersebut di atas!

Tetapi tenanglah, karena dalam online trading Anda tidak perlu menyediakan modal sebesar itu karena adanya leverage. Anda cukup menyediakan modal sebesar $1,000 saja untuk melakukan transaksi tersebut. Tidak, Anda tidak salah baca. Memang hanya seribu dollar saja! Dengan modal yang jauh lebih kecil, Anda bisa memperoleh keuntungan dengan persentase yang jauh lebih besar daripada modal awal.

Perhatikan tabel berikut sebagai ilustrasi pembanding transaksi emas fisik dengan online trading.

Tabel Perbandingan Trading Emas Fisik vs Online

Jadi, cara mana yang akan Anda akan pilih? Jual-beli emas secara fisik atau online? [icon color="#94d800" size="18px" target="_blank" name="awesome-smile"]

Untuk mencoba transaksi emas online, Anda bisa segera membuka demo account. Atau, jika Anda memang sudah tertarik untuk langsung bertransaksi, silakan buka real account sekarang juga. Tim edukasi FOREXimf.com selalu siap membantu Anda.

10 Comments

Rahasia Menggunakan Berita Fundamental Dalam Trading Forex

Analisa fundamental adalah hal-hal yang mewakili ekonomi suatu negara secara umum. Biasanya analisa ini diwakili oleh berita (news) yang berulang secara periodik dan mampu mengerakan pasar pada saat itu. Pengaruh dari fundamental ini pada umumnya bersifat sementara walau kadang bisa mempengaruhi trend secara makro di waktu mendatang.

Berbeda dengan analisa teknikal yang memanfaatkan “history” pergerakan harga, dalam analisa fundamental Anda justru akan mencoba untuk “menangkap” peluang yang mungkin akan muncul mengiringi berita atau data ekonomi terkait negara tertentu yang tentu akan mempengaruhi mata uang negara tersebut.  Dengan mengamati dan mempelajari data-data ekonomi tersebut, seakan-akan Anda mencoba untuk “mengintip” kemungkinan pergerakan harga selanjutnya.

Sebenarnya bagaimana caranya?

Sebenarnya Anda bisa memanfaatkan sumber seperti www.forexfactory.com. Website tersebut menyajikan data-data ekonomi dari beberapa negara penting yang dianggap bisa menggerakkan pasar.

Namun Anda harus ingat bahwa hal tersebut bukan berarti tanpa resiko. Anda harus tetap ingat bahwa tingkat pergerakan volatilitas harga meningkat saat berita di rilis dan cukup sulit untuk menduga kemana harga akan bergerak. Untuk itulah Anda memerlukan strategi yang juga akan dipaparkan dalam artikel ini.

Oke. Anda pasti sudah tidak sabar lagi untuk mengetahui trik-triknya. Kita mulai saja.

Mengenal Forexfactory.com

1. Menyamakan Zona Waktu

a.Klik link untuk angka jam di sebelah tombol “Login”. Anda bisa melihat link tersebut dalam bentuk jam yang terletak dekat dengan date & today calendar.

6-2-2014 2-41-16 PM

b. Pada bagian “Time Zone”, pilih “(GMT+7:00 ) Bangkok, Hanoi, Jakarta”. Sedangkan pada bagian DST, pilih “DST Off”. Lalu klik “Save Settings”.

6-2-2014 2-45-41 PM2. Penyaringan Berita

Secara default www.forexfactory.com akan menampilkan semua berita dari beberapa mata uang utama yang cukup panjang dan rumit. Agar bisa fokus terhadap mata uang yang sedang di-trading-kan, berikut tips-tipsnya :

a. Klik menu “Filter” di bagian kanan website

6-2-2014 2-47-20 PMb. Pilih mata uang yang ingin diamati

c. Pilih tingkat pengaruh dari berita ( Merah : High Impact, Orange : Medium Impact, Kuning : Low Impact, Putih : Non Economic)

d. Pilih Type Berita

e. Klik tombol “ Apply Filter “

6-2-2014 2-49-08 PM3. Analisis Berita

Setelah melakukan langkah penyaringan diatas, maka daftar berita seminggu yang ditampilkan akan lebih jauh lebih pendek dan mudah untuk diamati. Berikut penjelasan dari menu-menunya :

a.Date dan time: Tanggal dan waktu dari berita

b.Currency: Mata uang yang dipengaruhi berita

c.Impact: Tingkat pengaruh berita

d.Detail: Tombol ini dapat ditekan untuk mendapatkan penjelasan lebih detail atas berita. Pengaruh berita ini dapat dipelajari dari informasi “usual  impact“

e.Actual: angka yang akan dirilis

f. Forecast: Prediksi berdasarkan analisis para ahli

g.Previous: Angka periode sebelumnya untuk data yang sama

6-2-2014 2-52-06 PM

4. Arti Berita dan Dampaknya

Untuk dapat mengerti arti dari berita tersebut dan dampaknya, Anda dapat melakukan hal berikut :

a. Klik gambar folder (kolom “Detail”)

5-29-2014 7-22-36 PM 1

b. Kolom “Specs” untuk mengetahui detail berita dan kolom history untuk melihat hasil rilis data sebelumnya. Bagian “Usual Effect” merupakan dampak berita terhadap pergerakan mata uang negara yang bersangkutan. Jika data rilis berwarna hijau berarti bagus untuk mata uang tersebut, jika data rilis berwarna merah berarti buruk untuk mata uang tersebut.

new 5-29-2014 7-23-31 PM

Strategi Trading

Nah, sekarang kita akan membahas mengenai strategi memanfaatkan berita. Perlu diingat bahwa sebaiknya Anda hanya memanfaatkan data-data ekonomi yang mempunyai dampak besar terhadap pergerakan harga, yaitu data yang memiliki ikon yang berwarna merah seperti ini:6-2-2014 3-04-51 PM , karena data data seperti itulah yang tergolong “data penting”, atau istilahnya “big figure”. Contoh yang paling populer adalah data non-farm payrolls Amerika Serikat (di Forexfactory.com namanya adalah Non-Farm Employment Change).

123 5-29-2014 9-13-01 PM

Berikut ini contoh strategi yang bisa Anda manfaatkan saat data non-farm payrolls akan dirilis. Perhatikan grafik USD/JPY di bawah ini sebelum data di rilis :

5-30-2014 4-25-40 PM

1. Tentukan harga tertinggi dan harga terendah dari candle – candle pada hari bersangkutan. (sangat baik jika kondisi harga dalam keadaan sideways sebelum data di rilis)

12345 5-30-2014 4-25-40 PM

2. Pasang Pending Order Buy Stop di harga 103.157 dengan take profit dan stop loss masing – masing 30 point (risk and reward 1 : 1)

3. Pasang Pending Order Sell Stop di harga 102.828 dengan take profit dan stop loss masing – masing 30 point (risk and reward 1 : 1)

4. Jika salah satu pending order kena, maka tutuplah pending order lawannya.

5. Ternyata hasil data rilis bagus untuk USD (berwarna hijau) dan USD menguat dratis sekitar 50 point. Dalam contoh di bawah terlihat datanya naik dari 129K menjadi 175K, padahal “forecast”-nya hanya 151K.

new123  5-29-2014 9-13-01 PM

1asd 5-30-2014 4-25-40 PM

Efek data Non-farm Payrolls AS yang dirilis pada tanggal 9 Maret 2014 pukul 20.30 WIB terhadap pergerakan USD/JPY

Jika Anda ingin mencoba strategi ini, Silahkan Anda dapat mencobanya di demo account kami dengan mengunjungi website kami di www.foreximf.com atau menghubungi tim kami di 0821-1505-1612. Semoga informasi diatas berguna bagi semua yang membacanya.

Selamat menganalisa.

 

Article by Garry Adrian

Editing & proofreading by Eko Trijuni

 

36 Comments

Analisa Forex Mingguan 2-6 Juni 2014

HOT ISSUES: NANTIKAN NON-FARM PAYROLLS PEKAN INI

Pergerakan mata uang utama dunia beragam pekan lalu dan pekan ini akan diwarnai oleh data-data penting berupa keputusan suku bunga Australia, Inggris dan Eurozone. Tak ketinggalan adalah data non-farm payrolls dari Amerika Serikat di hari Jumat.

ECB masih berupaya untuk menekan euro dengan mengeluarkan komentar tentang kemungkinan langkah yang akan diambil. Data-data ekonomi dari kawasan euro juga turut menekan mata uang tersebut. Di Amerika Serikat, kecemasan akan buruknya pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama diperkuat oleh berita kontraksi yang terjadi di kuartal pertama tersebut. Sementara itu poundsterling dan dollar Australia berhasil beranjak dari tekanan.

Berikut adalah data-data ekonomi yang akan mewarnai pekan pertama bulan ini.

1. US ISM Manufacturing PMI: Senin (2/6), 21.00 WIB
Indeks aktivitas manufaktur AS meningkat di bulan April menjadi 54,9 melebihi perkiraan yaitu 54,3. Sebelumnya, data tersebut tercatat di angka 53,7 di bulan Maret. Peningkatan tersebut terutama oleh meingkatnya permintaan dari luar China. Indeks aktivitas manufaktur pekan ini diperkirakan meningkat menjadi 55,7.

2. Pengumuman Suku Bunga Australia: Selasa (3/6), 11.30 WIB
Reserve Bank of Australia memberikan sinyal bahwa mereka akan mempertahankan suku bunga di level rendah pada bulan-bulan mendatang. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan melambat setelah sektor pertambangan mengalami penurunan yang tajam. Oleh karena itu, suku bunga 2,5% dan kebijakan moneter yang akomodatif diperkirakan akan dipertahankan hingga akhir tahun 2014.

3. GDP Australia: Rabu (4/6), 08.30 WIB
Perekonomian Australia berkembang lebih cepat daripada perkiraan di kuartal lalu, meskipun terjadi penurunan di sektor investasi bisnis. GDP naik 0,8% di kuartal terakhir 2013, melebihi perkiraan. Tingkat belanja konsumen naik seiring transaksi eskpor dan perumahan. Suku bunga yang rendah dan pelemahan mata uang telah memberikan efek positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Untuk kuartal pertama 2014 ini, pertumbuhan GDP diperkirakan akan naik sebesar 0,9%.

4. US ADP Non-Farm Employment Change: Rabu (4/6), 19.15 WIB
Jumlah pekerjaan di sektor swasta di AS meningkat sebesar 220.000 di bulan April menyusul kenaikan sebesar 209.000 di bulan sebelumnya. Kebanyakan posisi baru tercipta di bidang konstruksi. Sektor manufaktur masih melambat dengan hanya menambah 1.000 lapangan pekerjaan, turun dibandngkan data Maret yaitu 4.000 pekerjaan. Para analis memperkirakan pertambahan bulan Mei sekitar 217.000 pekerjaan.

5. US Trade Balance: Rabu (4/6), 19.30 WIB
Defisit perdagangan AS berkurang di bulan Maret menjadi $40,4 milyar, dibandingkan dengan defisit di bulan Februari yaitu $49,8 milyar. Meskipun demikian, perbaikan kecil ini tidak terlalu banyak membantu GDP kuartal pertama yang jatuh ke area negatif menandai kontraksi pertama dalam tiga tahun terakhir. Defisit perdagangan kali ini diperkirakan akan bertambah menjadi $40,8 milyar.

6. US ISM Non-Manufacturing PMI: Rabu (4/6), 21.00 WIB
Sektor jasa di AS terus membaik di bulan April. Respon para responden dalam survey tersebut positif mengenai kondisi bisnis dan ekonomi AS secara umum. Data yang baik ini bisa menjadi indikasi bahwa ekonomi AS akan menguat di kuartal ke-2. Indeks aktivitas manufaktur di sektor swasta AS diperkirakan akan menguat lebih lanjut mencapai 55,6.

7. Pengumuman Suku Bunga Inggris: Kamis (5/6), 18.00 WIB
Ada desakan yang cukup kuat pada pertemuan BoE di bulan Mei lalu unutk menaikkan suku bunga. Gubernur BoE Mark Carney, yang mendukung suku bunga rendah, mengatakan bahwa BoE semakin mendekati kondisi di mana mereka harus menaikkany biaya pinjaman. Meskipun demikian, kenaikan suku bunga tersebut diperkirakan baru akan terjadi di tahun depan. Beberapa kalangan menilai bahwa kenaikan suku kemungkinan akan dilaksankan dalam tiga bulan pertama 2015. Kali ini, suku bunga sepertinya akan ditahan di level 0,5%.

8. Pengumuman Suku Bunga ECB: Kamis (5/6), 18.45 WIB; Konferensi Pers: 19.30 WIB
ECB kemungkinan akan terus menekan euro. Meskipun euro mengalami pelemahan sepanjang Mei karena komentar terakhir Draghi, namun mata uang tersebut mungkin masih terlalu kuat. Hal tersebut turut menekan inflasi.

9. US Unemployment Claims: Kamis (5/6), 19.30 WIB
Jumlah klaim pengangguran turun drastis di pekan lalu mendekat level terendah sejak tujuh tahun terakhir menjadi 300.000 klaim. Penurunan sebesar 27.000 tersebut jauh lebih baik daripada perkiraan analis. Hal tersebut merupakan indikasi bahwa sektor tenaga kerja mengalami pemulihan meskipun GDP mengalami kontraksi di kuartal pertama 2014. Pekan ini, klaim pengangguran diperkirakan akan mencapai 314.000.

10. US Non-Farm Payrolls & Unemployment Rate: Jumat (6/6), 19.30 WIB
Sektor tenaga kerja AS menciptakan 288.000 pekerjaan di bulan April, jauh di atas perkiraan yaitu 215.000. Ini merupakan catatan terbaik sejak Januari 2012. Penambahan yang mengejutkan tersebut turut menekan tingkat pengangguran menjadi 6,3%, setelah sebelumnya berada di kisaran 6,7%. Di bulan Mei, data NFP diperkirakan akan bertambah sebesar 219.000 US economy is expected to show a 219,000 sementara tingkat pengangguran diperkirakan naik menjadi 6.4%.

TECHNICAL OUTLOOK: STERLING DAN EURO MASIH TERTEKAN!

GBP/USD

GBPUSD IMF WEEKLY OUTLOOK 02-06-2014 10-31-25

Bias mingguan untuk GBP/USD pekan ini adalah bearish. MA 20 telah kembali berpotongan ke bawah MA 50 di chart 4 jam. Pullback terjadi mendekati area resistance yang berada di kisaran 1.6779-1.6833. Stochastic dan CCI memperlihatkan sinyal bearish di chart 4 jam. GBP/USD diperkirakan akan bergerak turun dengan sasaran di kisaran 1.6692.

Sebaliknya, jika resistance 1.6833 tembus maka bias mingguan diperkirakan akan berubah menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat GBP/USD setidaknya hingga kisaran 1.6866-1.6920.

EUR/USD

EURUSD IMF WEEKLY OUTLOOK 02-06-2014 10-31-25

EUR/USD masih berada dalam tekanan bearish sebagaimana yang terlihat di chart 4 jam. Perhatikan area support yang berada di kisaran 1.3585. Jika support tersebut tembus, bias bearish akan menjadi semakin kuat dan berpotensi akan menekan euro hingga kisaran 1.3550-1.3510.

Sebagai skenario alternatif, perhatikan area resistance di kisaran 1.3659 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target hingga kisaran 1.3620-1.3585. Namun berhati-hatilah jika resistance 1.3659 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat EUR/USD hingga kisaran 1.3698-1.3733.

GOLD

GOLD IMF WEEKLY OUTLOOK 02-06-2014 10-31-25

Harga emas berada dalam tekanan yang kuat. Perhatikan area support 1242.13. Jika terjadi penembusan yang valid ke bawah support tersebut maka harga emas kemungkinan akan terus tertekan hingga kisaran 1227.65-1211.40.

Meskipun demikian perhatikan bahwa sinyal bullish terlihat pada stochastic dan CCI 4 jam. Maka dari itu sebagai skenario alternatif perhatikan juga area resistance di kisaran 1265.62-1280.12 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 1256.65-1242.15. Sebaliknya, bias mingguan akan berubah menjadi bullish jika resistance 1280.12 tembus, dan berpotensi akan mengangkat harga emas menuju kisaran 1289.10-1303.60.

NIKKEI

NIKKEI IMF WEEKLY OUTLOOK 02-06-2014 10-31-25

Di chart 4 jam, Nikkei terlihat bergerak dalam bias bullish yang kuat. Nikkei berpotensi akan terus menguat jika resistance 14985 tembus, dengan sasaran hingga kisaran 15240-15525.

Perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh beli di chart 4 jam sehingga kita perlu mewaspadai koreksi pekan ini. Sebagai skenario bullish alternatif, perhatikan area support di kisaran 14445 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 14730-14985. Namun berhati-hatilah jika support 14445 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei menuju kisaran 14160-13095.

KOSPI

KOSPI IMF WEEKLY OUTLOOK 02-06-2014 10-31-25

Kospi masih berada dalam bias bullish meskipun momentumnya berkurang seiring pergerakan sideways di bawah area resistance 265.30. Bias bullish akan semakin kuat jika resistance tersebut tembus dan berpotensi akan memperpanjang penguatan Kospi hingga kisaran 268.55-272.20.

Meskipun demikian, perhatikan bahwa stochastic memperlihatkan indikasi bearish di chart 4 jam; mixed dengan CCI. Namun Anda tetap perlu mewaspadai kemungkinan koreksi di pekan ini. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support yang berada di kisaran 258.43 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 262.05-265.30. Namun berhati-hatilah jika support 258.43 tembus sebab hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan akan menekan Kospi ke kisaran 254.80-251.55.

0 Comments

Cara Mudah Menggunakan Strategi Trendline

Trendline merupakan salah satu alat yang paling sederhana dalam analisis teknikal. Namun jangan tertipu pada penampilannya yang sederhana itu, sebab di balik kesederhanaannya tersimpan potensi yang besar untuk menghasilkan keuntungan bagi transaksi Anda.

“Trendline? Sungguh?” Mungkin pertanyaan itu yang berkecamuk di pikiran Anda saat ini.

Ya. Trendline. Sungguh. Percayalah.

Pernah dengar ungkapan “the trend is your friend”? Trend harga adalah teman Anda. Jangan bermusuhan dengan trend karena itu hanya akan membuat Anda kepayahan dalam trading, bahkan berujung kehancuran. Anda tak akan pernah bisa mengalahkan pasar. Yang bisa Anda lakukan adalah mengikuti ke arah mana pasar bergerak. Itulah satu-satunya cara yang paling aman.

Sesuai dengan namanya, trendline tentu saja adalah alat yang bisa Anda gunakan untuk mengenali arah trend. Selain itu, trendline ini juga berfungsi sebagai support (dalam uptrend) dan resistance (dalam downtrend). Kali ini, Anda akan mempelajari cara mengombinasikan trendline dengan indikator teknikal yang juga sederhana sebagai sebuah sistem atau strategi trading.

Yang pertama kali perlu Anda lakukan adalah tentu saja mengenali trend itu sendiri. Secara kasat mata, sebenarnya Anda sudah bisa mengetahui trend apa yang tengah berlangsung di pasar saat itu (baca :  mengenai trendline ). Jika Anda telah mengenali trend yang berlangsung saat itu, Anda bisa menarik trendline.

Pada contoh di bawah ini, terlihat chart GBP/USD bergerak dalam uptrend. Anda bisa melihat trendline di chart tersebut.

STRATEGI TRENDLINE

Oke. Biasanya kemudian muncul pertanyaan: apa yang selanjutnya harus dilakukan?

Prinsipnya sederhana saja. Anda tinggal menunggu koreksi terjadi hingga ke area trendline tersebut dan mencari konfirmasi sinyal bullish sebelum trendline tersebut tembus.

Permasalahannya kemudian adalah sinyal seperti apakah yang harus Anda cari?

Solusi untuk permasalahan tersebut adalah: indikator teknikal. Dalam hal ini, Anda bisa memasang indikator teknikal yang bersifat oscillator di chart Anda. Analis teknikal di FOREXimf.com menyarankan untuk menggunakan stochastic dan CCI sebagai “filter” untuk mencari sinyal buy atau sell (baca di sini: stochastic dan CCI). Sebagai penguat, Anda juga bisa menggunakan konfirmasi pola candlestick, atau nama kerennya: candlestick pattern (baca: mengenal pola-pola candlestick).

Tentu saja Anda bebas bereksperimen menggunakan berbagai macam indikator yang sesuai dengan karakter Anda sebagai trader, namun sebaiknya Anda tetap menjaga prinsip “simplicity” atau kesederhanaan. Jangan sampai – saking kompleksnya – justru Anda dibingungkan oleh sistem yang Anda buat sendiri. Jika Anda mau, silakan kunjungi halaman edukasi kami yang khusus membahas indikator teknikal dan cara menggunakannya di sini.

STRATEGI TRENDLINE 1

Nah, setelah Anda selesai memasang “setup” tersebut di chart Anda, maka Anda tinggal mengikuti aturan-aturan yang dipaparkan berikut ini.

Aturan untuk SKENARIO BUY:

1. Pastikan trend yang sedang berlangsung adalah UPTREND (trend naik).
2. Tunggu koreksi terjadi ke area trendline.

STRATEGI TRENDLINE 2

3. Jika koreksi sudah terjadi, tunggu konfirmasi sinyal bullish dari stochastic dan CCI. Jika konfirmasi sinyal stochastic dan CCI diikuti oleh kemunculan candlestick pattern, maka sinyal bullish akan semakin kuat.

STRATEGI TRENDLINE BUY 1

4. Tempatkan target (TP) di resistance yang terdekat, serta stoploss (SL) di bawah trendline (10-20 pips di bawah trendline).

STRATEGI TRENDLINE BUY 2

“Ending” dari skenario di atas:

STRATEGI TRENDLINE BUY 3

Aturan untuk SKENARIO SELL:

1. Pastikan trend yang sedang berlangsung adalah DOWNTREND (trend turun).
2. Tunggu koreksi terjadi ke area trendline.

STRATEGI TRENDLINE SELL 1

3. Jika koreksi sudah terjadi, tunggu konfirmasi sinyal bearish dari stochastic dan CCI. Jika konfirmasi sinyal stochastic dan CCI diikuti oleh kemunculan candlestick pattern, maka sinyal bearish akan semakin kuat.

STRATEGI TRENDLINE SELL 2

4. Tempatkan target (TP) di support yang terdekat, serta stoploss (SL) di atas trendline (10-20 pips di atas trendline).

STRATEGI TRENDLINE SELL 3

Nah, “ending” skenario sell di atas ternyata seperti ini:

STRATEGI TRENDLINE SELL 4

Contoh-contoh chart di atas kebetulan menggunakan time frame Daily (harian) dan H4 (4 jam), namun tentu saja Anda tidak perlu terpaku pada time frame yang dicontohkan. Silakan bereksperiman mencoba time frame lain yang sesuai dengan style atau tipe trading Anda.

Anda juga bebas melakukan uji coba dengan indikator teknikal yang lain dengan konsep trendline yang sama.

Terakhir, ingatlah bahwa tidak ada sistem trading yang sempurna. Maka dari itu pergunakanlah modal Anda dengan bijak. Terapkan manajemen resiko dan manajemen modal yang baik. Agar lebih mantap, cobalah dahulu di demo account.

Selamat mencoba.

26 Comments

Weekly Outlook: 26-30 Mei 2014

Hot Issues: Euro Masih Melemah Jelang Pemilihan Parlemen

Euro masih tetap bergerak melemah akibat data-data yang tak terlalu mengesankan dan pembicaraan lebih lanjut oleh ECB terkait kemungkinan kenaikan suku bunga. Pemilihan Parlemen Eropa menjadi fokus pasar pekan ini, di samping data-data US Durable Goods Orders, Consumer Confidence, GDP dan data pengangguran dari Amerika Serikat.

Rilis pertemuan FOMC gagal memberikan kejutan bagi pasar. Fokus utama adalah normalisasi kebijakan moneter setelah Fed menyelesaikan tapering. Fed mengharapkan pertumbuhan ekonomi akan meningkat di tahun 2014 meskipun ada pelemahan yang tak terduga di kuartal pertama akibat cuaca buruk.

Sementara itu, dollar Australia masih menunjukkan pelemahan meskipun data China secara mengejutkan menunjukkan perbaikan.

1. Pemilihan Parlemen Eropa

Pemilihan Parlemen Eropa diadakan sekali lima tahun. Kali ini 751 anggota parlemen Eropa akan dipilih. Menurut survey, hanya 37% rakyat Eropa merasa bahwa suara mereka akan berarti di Brussels. Para pengambil kebijakan di Brussels mencoba untuk membuat proses pemilihan tersebut menjadi demokratis. Untuk pertama kalinya hasil pemilihan tersebut akan berhubungan dengan pemilihan presiden European Commission. Ada kekhawatiran bahwa golongan yang skeptis terhadap Euro akan memenangkan pemilihan, yang akan mempersulit pengambilan keputusan oleh ECB.

2. US Durable Goods Orders: Selasa (27/5), 19.30 WIB

Pemesanan barang tahan lama di AS meningkat melebihi perkiraan di bulan Maret, sebesar 2,6%. Perkiraan sebelumnya hanya naik 2,1%. Laporan ini berkaitan dengan data manufaktur lain yang mengindikasikan pertumbuhan. Data durable goods orders kali ini diperkirakan akan melemah sebesar 0,5%, sementara core orders diperkirakan akan naik 0,2%.

3. US CB Consumer Confidence: Selasa (27/5), 21.00 WIB

Data US consumer confidence tercatat berada di bawah perkiraan di bulan April, menyentuh angka 82.3, turun dari bulan sebelumnya yaitu 83.9. Para analis sebelumnya memperkirakan penguatan tipis menjadi 82.9. Konsimen menganggap kondisi bisnis dan pekerjaan kurang mendukung daripada di bulan Maret, namun perkiraan untuk jangka pendeng masih tetap kuat. Data consumer confidence selanjutnya diperkirakan akan naik ke 83.2.

4. Pernyataan Resmi Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda: Rabu (28/5), 07.00 WIB

Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda dijadwalkan akan memberikan pernyataan di Tokyo. Bulan lalu, Kuroda menyatakan bahwa inflasi konsumen mungkin akan melebihi perkiraan bank sentral untuk tahun fiskal yang berakhir di bulan Maret. Kuroda yakin bahwa pertumbuhan ekonomi Jepang masih berada di jalur yang benar sesuai dengan perkiraan bank sentral. Ada kemungkinan Kuroda akan menjelaskan keputusan BOJ yang mempertahankan kebijakan moneter.

5. US GDP (rilis ke-2): Kamis (29/5), 19.30 WIB

Estimasi awal pertumbuhan GDP untuk kuartal pertama 2014 memperlihatkan pertumbuhan yang lambat akibat rendahnya permintaan dan cuaca yang buruk. Meskipun demikian, tingkat konsumsi meningkat 3% di tiga kuartal pertama. Dengan membaiknya cuaca, sektor perumahan dan investasi mestinya akan mengalami rebound. Estimasi pertumbuhan GDP untuk kuartan pertama diperkirakan akan memperlihatkan kontraksi 0,6% dan kemungkinan akan membebani dollar.

6. US Unemployment Claims: Kamis (29/5), 19.30 WIB

Jumlah warga Amerika Serikat yang mengajukan klaim tunjangan pegangguran naik sebesar 28.000 di pekan lalu menjadi 329.000, namun tetap berada di level rendah. Hal tersebut menandakan stabilnya perekrutan tenaga kerja. Naiknya rekrutmen akan bisa membantu pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun 2014. Data klaim pengangguran pekan ini diperkirakan akan mencapai angkat 321.000.

7. US Pending Home Sales: Kamis (29/5), 21.00 WIB

Di bulan Maret, perjanjian untuk membeli rumah bekas di AS naik sebesar 3,4% menyusul kontraksi 0,8% di bulan sebelumnya. Angka tersebut berada di atas perkiraan pasar yaitu kenaikan sebesar 1%. Ini adalah kabar baik pertama dalam 9 bulan terakhir. Data yang kuat menandakan bahwa pasar perumahan akan terus mendukung ekonomi AS. Data Pending Home Sales diperkirakan akan naik lagi sebesar 1,1%.

Technical Outlook: Poundsterling Mulai Menguat?

GBP/USD

Bias mingguan untuk GBP/USD mulai bullish. MA 20 telah berpotongan ke atas MA 50 di chart 4 jam. Koreksi terjadi ke area support yang berada di kisaran 1.6803-1.6848. Stochastic dan CCI memperlihatkan sinyal bullish di chart 4 jam. GBP/USD diperkirakan akan menguat jika terjadi penembusan ke atas 1.6848, dengan sasaran di kisaran 1.6875-1.6920.

GBPUSD WEEKLY OUTLOOK IMF 26-05-2014 11-18-51

Sebaliknya, jika support 1.6803 tembus maka bias mingguan diperkirakan akan berubah menjadi bearish dan berpotensi akan menekan GBP/USD setidaknya hingga kisaran 1.6775-1.6730.

AUD/USD

AUD/USD terlihat berada dalam tekanan bearish sebagaimana yang terlihat di chart 4 jam. Perhatikan area support yang berada di kisaran 0.9208. Jika support tersebut tembus, bias bearish akan menjadi semakin kuat dan berpotensi akan menekan Aussie hingga kisaran 0.9160-0.9110.

AUDUSD WEEKLY OUTLOOK IMF 26-05-2014 11-19-33

Sebagai skenario alternatif, perhatikan area resistance di kisaran 0.9284-0.9331 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target hingga kisaran 0.9255-0.9208. Namun berhati-hatilah jika resistance 0.9331 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat AUD/USD hingga kisaran 0.9360-0.9408.

GOLD (XAU/USD)

GOLD WEEKLY OUTLOOK IMF 26-05-2014 11-18-51

Harga emas masih bergerak sideways dalam bias netral. Perhatikan area 1299.25 serta 1289.25. Jika terjadi penembusan yang valid ke atas 1299.25 maka harga emas kemungkinan akan bergerak bullish dengan sasaran di kisaran 1305.45-1315.50.

Sebaliknya, bias mingguan akan berubah menjadi bearish jika support 1289.25 tembus, dan berpotensi akan menekan harga emas menuju kisaran 1283.03-1273.00.

NIKKEI

NIKKEI WEEKLY OUTLOOK IMF 26-05-2014 11-18-51

Di chart 4 jam, Nikkei terlihat bergerak dalam bias bullish. Nikkei berpotensi akan terus menguat jika resistance 14600 tembus, dengan sasaran hingga kisaran 14765-14950.

Sebagai skenario bullish alternatif, perhatikan area resistance di kisaran 14253 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 14435-14600. Namun berhati-hatilah jika support 14253 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei menuju kisaran 14065-13905.

KOSPI

Kospi masih berada dalam bias bullish. Indeks tersebut bergerak menguji resistance kunci mingguan yang berada di level 265.30. Bias bullish akan semakin kuat jika resistance tersebut tembus dan berpotensi akan memperpanjang penguatan Kospi hingga kisaran 268.55-272.20.

KOSPI WEEKLY OUTLOOK IMF 26-05-2014 11-18-51

Meskipun demikian, perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi bearish di chart 4 jam, sehingga Anda perlu mewaspadai kemungkinan koreksi di pekan ini. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support yang berada di kisaran 258.43 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 262.05-265.30. Namun berhati-hatilah jika support 258.43 tembus sebab hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan akan menekan Kospi ke kisaran 254.80-251.55.

0 Comments

Analisa Forex

Emas Terkoreksi Tipis, Awasi Support 1306.92

XAU/USD

Forex, Broker Forex Mini Account, Forex Mini Account, Trading Mini Account

Trading Emas – Secara umum, pergerakan harga emas pada grafik 1 jam-an berada dalam kondisi bullish. Secara teknikal indicator stochastic berada dalam kondisi jenuh jual dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas. Pecahnya resistan 1321.91 membuka peluang harga akan melanjutkan pergerakan bullish lanjutan menuju resistan 1339.18.

Saat ini harga emas sedang berada dalam fase koreksi, waspadai jika harga emas melemah terhadap dollar dengan menembus support 1306.92 membuka potensi harga akan bergerak ke bawah untuk melanjutkan pergerakan koreksi dimana support 1290.16 berpotensi akan di sentuh oleh harga.

0 Comments

Yen dan Aussie Terus Menguat

USD/JPY

USDJPY FOREXIMF PAGI 13-06-2014 8-00-27

Analisa Forex USD/JPY masih terus berada dalam bias bearish. Pada saat analisis ini dibuat, pull-back baru terjadi dari area support 101.60. Bias untuk hari ini masih tetap bearish dan penguatan yen diperkirakan akan berlanjut jika support 101.60 tersebut tembus, dengan sasaran di kisaran 101.40-101.20.

Sebagai skenario alternatif, perhatikan area resistance yang berada di kisaran 101.90-102.09 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 101.79-101.60. Perhatikan juga area trendline yang terlihat di chart 1 jam sebagai acuan untuk mencari konfirmasi sinyal bearish.

Namun skenario bearish tersebut di atas kemungkinan besar akan batal jika resistance 102.09 tembus, sebab hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bullish dan berpotesi akan mengangkat USD/JPY hingga ke kisaran 102.21-102.40.

AUD/USD

AUDUSD FOREXIMF PAGI 13-06-2014 8-00-27

AUD/USD masih bergerak dalam uptrend sebagaimana yang terlihat di chart 1 jam, meskipun sempat terjadi “false breakout” (breakout palsu) ke bawah trendline yang terlihat di chart 1 jam. Bias intraday masih bullish dan kita bisa mencoba mencari peluang beli setidaknya dengan dua skenario.

Skenario pertama adalah mencari sinyal bullish di area yang berada di antara MA 20 dan MA 50 yang ari konfirmasi terlihat di chart 1 jam. Skenario ke dua adalah mencari konfirmasi sinyal bullish di area support yang berada di kisaran 0.9381-0.9402. Target rebound intraday untuk sementara adalah kisaran 0.9415-0.9436. Penguatan Aussie baru akan berpotensi berlanjut ke kisaran 0.9457 jika resistance 0.9436 tembus.

Namun berhati-hatilah jika support 0.9381 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Aussie hingga kisaran 0.9368-0.9347.

0 Comments

Euro Kembali Tertekan; Aussie Masih Perkasa

09.45 WIB

EUR/USD

EURUSD FOREXIMF PAGI 11-06-2014 9-28-56

Analisa Forex - EUR/USD saat ini berada di bawah tekanan bearish yang kuat. Pada saat analisis ini dibuat, harga tengah menguji level 1.3520 yang kita asumsikan sebagai support. Bias untuk hari ini masih bearish dan pelemahan euro diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran di kisaran 1.3485-1.3445.

Meskipun demikian kita bisa melihat bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart 1 jam. Maka dari itu kita perlu mewaspadai kemungkinan pullback hari ini. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area resistance yang berada di kisaran 1.3580-1.3617 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 1.3557-1.3520.

Namun skenario bearish tersebut di atas kemungkinan besar akan batal jika resistance 1.3617 tembus, sebab hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bullish dan berpotesi akan mengangkat euro hingga ke kisaran 1.3640-1.3675.

AUD/USD

AUDUSD FOREXIMF PAGI 11-06-2014 9-28-56

AUD/USD masih bergerak dalam uptrend sebagaimana yang terlihat di chart 1 jam. Dengan demikian bias intraday masih bullish terutama jika resistance kunci di 0.9383 tembus, dengan sasaran setidaknya hingga kisaran 0.9400-0.9415.

Perhatikan juga area support 0.9358-0.9343 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 0.9370-0.9383. Namun berhati-hatilah jika support 0.9343 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Aussie hingga kisaran 0.9330-0.9318.

0 Comments

Sterling Masih Berpeluang Lanjutkan Rebound

09.10 WIB

GBP/USD

GBPUSD FOREXIMF PAGI 10-06-2014 8-58-35

Analisa Forex - Rebound terjadi pada GBP/USD setelah koreksi ke area support yang berada di 1.6783. Rebound berpotensi akan berlanjut hingga kisaran 1.6815-1.6845. Namun berhati-hatilah karena pada saat ini terlihat indikasi jenuh beli pada stochastic dan CCI 1 jam.

Maka dari itu waspadalah jika kondisi ini diikuti oleh tembus support 1.6783. Jika itu terjadi, bias intraday akan berubah menjadi bearish dan berpotensi akan menekan GBP/USD ke kisaran 1.6750-1.6721.

USD/CHF

USDCHF FOREXIMF PAGI 10-06-2014 8-58-22

USD/CHF terlihat menguji resistance di 0.8971. Stochastic dan CCI bergerak mixed, namun selama harga tidak bisa tembus ke atas 0.8971 dengan sempurna maka bias intraday masih akan tetap bearish dengan sasaran hingga kisaran 08975-0.8910.

Namun berhati-hatilah jika harga berhasil tembus ke atas 0.8971 dengan sempurna sebab hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat USD/CHF ke kisaran 0.9005-0.9035.

0 Comments

Aussie Perkasa; Sterling Masih Merayap

AUD/USD

AUDUSD IMF PAGI 30-05-2014 7-59-20

Analisa Forex - Aussie menunjukkan keperkasaannya terhadap USD. Saat analisis ini dibuat, AUD/USD tengah menguji area resistance yang berada di 0.9318. Bias bullish akan menjadi semakin kuat jika resistance tersebut tembus sehingga berpotensi akan memperpanjang penguatan Aussie ke kisaran 0.9345-0.9370.

Meskipun demikian kita bisa melihat bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi overbought. Maka dari itu Anda perlu mewaspadai kemungkinan koreksi mendekati area support yang berada di kisaran 09276-0.9251. Perhatikan area support tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound ke kisaran 0.9292-0.9318.

Berhati-hatilah sebab bias intraday akan berubah menjadi bearish jika support 0.9251 tembus. Jika itu terjadi, AUD/USD kemungkinan akan tertekan menuju kisaran 0.9235-0.9210.

GBP/USD

GBPUSD IMF PAGI 30-05-2014 7-59-32

Poundsterling masih tertekan oleh USD. Saat analisis ini dibuat, GBP/USD bergerak di area support yang berada di 1.6697. Bias bearish akan menjadi semakin kuat jika support tersebut tembus sehingga berpotensi akan semakin menekan sterling ke kisaran 1.6665-1.6635.

Meskipun stochastic dan CCI telah berada di area overbought, Anda tetap perlu mewaspadai kemungkinan pullback (koreksi) ke area resistance yang berada di kisaran 1.6740-1.6770. Perhatikan area tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 1.6725-1.6697.

Bias intraday akan berubah menjadi bullish jika resistance 1.6770 tembus. Jika itu terjadi, GBP/USD kemungkinan akan terangkat menuju kisaran 1.6785-1.6815.

0 Comments

Euro dan Poundsterling Masih Tertekan, Waspadai Pullback

29 Mei 2014; 09.30 WIB

EUR/USD

EURUSD IMF PAGI 29-05-2014 9-02-21

Analisa Forex - Euro masih tertekan oleh USD. Saat analisis ini dibuat, EUR/USD bergerak di area support yang berada di 1.3587. Bias bearish akan menjadi semakin kuat jika support tersebut tembus sehingga berpotensi akan semakin menekan euro ke kisaran 1.3575-1.3565.

Meskipun demikian kita bisa melihat bahwa stochastic dan CCI secara umum masih bergerak naik kendati semakin mendekati area overbought. Maka dari itu Anda perlu mewaspadai kemungkinan pullback (koreksi) mendekati area resistance yang berada di 1.3613 (Fibonacci 50%). Perhatikan area resistance tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 1.3600-1.3590.

Bias intraday akan berubah menjadi bullish jika resistance 1.3613 tembus. Jika itu terjadi, EUR/USD kemungkinan akan terangkat menuju kisaran 1.3625-1.3635.

GBP/USD

GBPUSD IMF PAGI 29-05-2014 9-02-21

Poundsterling juga masih tertekan oleh USD. Saat analisis ini dibuat, GBP/USD bergerak di area support yang berada di 1.6697. Bias bearish akan menjadi semakin kuat jika support tersebut tembus sehingga berpotensi akan semakin menekan sterling ke kisaran 1.6665-1.6635.

Meskipun stochastic dan CCI telah berada di area overbought, Anda tetap perlu mewaspadai kemungkinan pullback (koreksi) ke area resistance yang berada di kisaran 1.6740-1.6770. Perhatikan area tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 1.6725-1.6697.

Bias intraday akan berubah menjadi bullish jika resistance 1.6770 tembus. Jika itu terjadi, GBP/USD kemungkinan akan terangkat menuju kisaran 1.6785-1.6815.

0 Comments

Poundsterling Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

28 Mei 2014; 09.46 WIB

GBP/USD

GBPUSD IMF PAGI 28-05-2014 9-20-29

Analisa Forex - Poundsterling kembali berada di bawah tekanan. Pada saat artikel ini ditulis, pair GBP/USD terkoreksi (pull-back) mendekati area resistance yang berada di kisaran 1.6819-1.6843. Stochastic terlihat menunjukkan sinyal bearish di chart 1 jam, sementara CCI masih bergerak naik namun semakin dekat dengan area jenuh beli (overbought).

Hari ini poundsterling masih berpotensi kembali melemah terhadap USD. Perhatikan area resistance tersebut di atas untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 1.6805-1.6781. Namun berhati-hatilah jika resistance 1.6843 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat GBP/USD menuju kisaran 1.6855-1.6881.

USD/CHF

USDCHF IMF PAGI 28-05-2014 9-21-10

USD/CHF kembali berada dalam bias bullish untuk outlook intraday. Koreksi terjadi mendekati area support yang berada di kisaran 0.8964-0.8953. Stochastic telah memperlihatkan sinyal bullish di chart 1 jam namun CCI masih bergerak turun.

Meskipun demikian, USD/CHF masih berpotensi bergerak bullish hari ini. Sebagai skenario bullish perhatikan area support tersebut di atas untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 0.8970-0.8980. Namun berhati-hatilah jika support di 0.8953 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan berpotensi akan menekan USD/CHF ke kisaran 0.8945-0.8936.

0 Comments

Sterling dan Euro Uji Area Resistance, Masih Berpotensi Bearish

GBP/USD

GBPUSD IMF PAGI 27-05-2014 7-44-02

Analisa Forex – Pull-back terjadi pada GBP/USD. Harga telah memasuki area resistance Fibonacci yang berada di kisaran 1.6853-1.6879. Stochastic dan CCI secara umum memperlihatkan indikasi jenuh beli di chart 1 jam. Perhatikan area resistance Fibonacci tersebut di atas untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 1.6837-1.6812.

Berhati-hatilah jika resistance 1.6879 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat sterling hingga kisaran 1.6895-1.6920.

EUR/USD

EURUSD IMF PAGI 27-05-2014 7-46-06

Pull-back juga terjadi pada EUR/USD. Harga telah berada di kisaran 1.3655-1.3681 sementara indikasi jenuh beli terlihat pada stochastic dan CCI 1 jam. Tunggu konfirmasi sinyal bearish sebelum resistance 1.3681 tembus jika Anda ingin mengambil posisi short (sell) dengan target di kisaran 1.3640-1.3615.

Berhati-hatilah jika resistance 1.3681 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat euro hingga ke kisaran 1.3697-1.3722.

0 Comments

Nikkei Sentuh Level Tertinggi Bulanan Menyusul Wall Street

Nikkei ThumbnailIndeks saham Nikkei berhasil menyentuh level tertinggi bulanan pada pembukaan perdagangan hari Senin, dipicu oleh optimisme investor menyusul menguatnya saham-saham Amerika Serikat di Wall Street setelah menguatnya data perumahan AS.

Dalam 15 menit pertama setelah pembukaan sesi perdagangan, 225 saham yang tergabung dalam Indeks Saham Nikkei menguat 97.95 poin atau sekitar 0,68 persen dibandingkan penutupan hari Jumat ke level 14560.12, setelah sempat menyentuh level 14592.60 yang merupakan level intraday tertinggi sejak 22 April lalu. Sementara itu indeks Topix di Tokyo Stock Exchange menguat 9.48 poin atau sekitar 0,8 persen ke level 1189.92.

Saham-saham Tokyo tersebut menguat didukung oleh terdepresiasinya yen terhadap US Dollar, dipimpin oleh saham-saham ekspor dan high-tech. Saham-saham lain yang menguat juga adalah saham-saham pialang, jasa pengapalan dan produsen baja.

0 Comments

Euro Masih Lemah

EURO THUMBNAILAnalisa Forex – Euro masih berada dalam pelemahan yang mencatat kejatuhan terbesar tiga-mingguan sejak November 2013. Kemenangan pihak yang terkenal skeptis di Parlemen Eropa dikhawatirkan akan menghalangi upaya bank sentral untuk mempercepat pemulihan ekonomi kawasan tersebut.

Euro menyentuh level terendah tiga bulan menjelang pidato Presiden European Central Bank Mario Draghi di sebuah forum di Sintra, Portugal hari ini, di tengah sepekulasi bahwa ECB kemungkinan akan menambah stimulus bulan depan. Sementara itu yen juga melemah menjelang pidato Deputi Gubernur Bank of Japan Kikuo Iwata hari ini.

“Dengan tidak adanya informasi lain, paling tidak hari ini, pemilihan tersebut kemungkinan akan tetap menekan euro,” ujar Emma Lawson, ahli strategi mata uang National Australia Bank Ltd. di Sydney. “Semua mata akan benar-benar mengarah pada pertemuan ECB mendatang dan apa sebenarnya langkah yang akan mereka ambil.”

Euro melemah 0,1 persen ke kisaran 1.3620 terhadap USD pada pukul 10.22 waktu Tokyo, setelah sempat menyentuh level 1.3615, yang merupakan level terlemah sejak 13 Februari. Mata uang tersebut ditutup di 1.3629 pekan lalu untuk melengkapi penurunan sebesar 1,7 persen sejak 2 Mei.

Sumber: Bloomberg

0 Comments