Posts

Tiga Metode Pada Indikator Moving Average

Salah satu indikator forex yang paling populer adalah Moving Average dan para newbie pun sering menggunakan strategi Crossover MA dan merasakan keuntungan menggunakan strategi tersebut. Nah, ketika harga bergerak volatile atau tajam sering penggunaan indikator ini menjadi tidak menguntungkan dikarenakan indikator tertinggal oleh harga yang sudah bergerak. Berarti sebagian besar sinyal yang terbentuk akan terlambat untuk di antisipasi. Namun, ada beberapa metode trading yang lebih ekstrim dan tidak menggunakan Moving Average untuk sinyal perdagangan yang lebih akurat, dan memiliki tingkat akurasi hingga 80%. Pada artikel ini kita akan membahas beberapa metode tersebut.

Moving Average

Metode 1 : Moving Average digunakan untuk bouncing

Metode pertama adalah untuk penggunaan tren, dan memasukkannya ketika harga menunggu kembali ke level moving average (dengan melakukan konfirmasi moving average dalam keadaan trending dan tidak datar) dan harga memantul pada area tersebut. Setelah bounce dikonfirmasi dan harga masuk ke dalam area moving average maka harga akan melanjutkan tren sebelumnya. Dengan menggabungkan tren pada titik atau level penting, strategi ini adalah strategi yang sangat cukup baik yang dapat membuat Anda mengenal tren dengan tingkat resiko yang rendah namun akurasi yang tinggi.

Metode 2 : Moving Average Untuk Mendeteksi Trend

Dengan menggunakan moving average, maka para trader dapat menentukan apakah pasar berada dalam kondisi trending atau sideway. Untuk melakukan hal tersebut, yang kita lakukan hanyalah melihat sudut kemiringan movin average. Jika datar, artinya harga berada pada kisaran tersebut dalam keadaan sideways dan disarankan untuk tidak mencoba atau membuka posisi untuk bertransaksi. Jika sudut berada dalam kemiringan tertentu artinya harga berada dalam tren dan kita bisa mencari tempat untuk mengambil posisi dengan membuka posisi sesuai dengan tren.

Metode 3 : Bunny Girls

Metode Bunny Girls, atau lebih di kenal dengan BGX, adalah metode bounce dengan filter khusus yang dapat melakukan dan menyebabkan trading menjadi sangat akurat. Filter ini sangat cukup sederhana namun kuat : posisi yang akan kita buka, tidak langsung di eksekusi ketika masuk pada harga pasar, tetapi kita meletakkannya dengan memesan pada saat harga melampaui level yang telah kita tentukan, yaitu 20 pips dari harga saat ini dengan arah tren yang sedang terbentuk. Ini berfungsi sebagai konfirmasi tambahan ketika harga bergerak pada tren yang kuat dan membuka potensi kita dapat masuk ke dalam transaksi perdagangan. Hal ini dapat meningkatkan dan memperbesar tingkat akurasi hingga 90%, sehingga strategi ini cukup banyak digunakan.

Kesimpulannya, indikator moving average meskipun sedikit kurang diminati, merupakan indikator yang dapat memberikan sinyal yang sangat baik pada banyak pair forex, saham dan komoditas. Hanya dengan menggunakan tiga set-up di atas yang dijelaskan dalam artikel ini Anda dapat menemukan strategi yang dapat mulai memberikan keuntungan ketika masuk ke dalam pasar dengan cukup mudah dan konsisten.

Salam,

0 Comments