Posts

Trik Optimalkan Peluang: Efektifkan Modal Trading Forex Anda

Salah satu pertanyaan yang cukup sering berulang saya terima selama menjadi trainer di dunia forex trading adalah, “Pak, kalau saya punya $10,000, berapa lot saya bisa buka posisi?”

Kalau tak salah ingat, ada setidaknya lima kali saya menulis tentang position sizing di website ini – mulai dari gambaran umum hingga detil perhitungannya.

Position sizing adalah tentang cara mengatur berapa besar lot yang bisa Anda pergunakan dalam membuka posisi trading. Tujuan utamanya adalah untuk mencegah seorang trader agar tidak terjebak dalam kondisi overtrade, yaitu kondisi ketika ia membuka posisi terlalu banyak melebihi yang seharusnya. Dengan demikian, trader tersebut akan terhindar dari resiko yang terlalu besar karena posisi yang diambil dengan sendirinya sudah memperhitungkan besaran resiko tersebut.

Tetapi ternyata yang tidak banyak disadari adalah bahwa selain untuk membatasi resiko, position sizing juga berguna untuk mengefektifkan strategi dan modal Anda.

Strategi harus cocok dengan modal

Masih ingatkah Anda dengan konsep Mind-Method-Money dalam trading? Kalau lupa, izinkan saya ingatkan lagi.

Mind berkaitan dengan sikap mental Anda sebagai trader. Bagaimana Anda mampu menjalankan trading plan Anda dengan baik, disiplin dan tanpa keraguan sedikit pun.

Method merupakan metode atau strategi trading yang Anda jalankan.

Money adalah modal Anda. Bagaimana Anda menggunakan dan mengaturnya.

Fokus kita kali ini adalah di money.

Anda mungkin cukup sering mendapatkan strategi trading tertentu baik dari internet atau kenalan dan menurut pengakuan mereka strategi tersebut cukup ampuh dalam mendulang profit. Pertanyaan yang seharusnya segera muncul dari Anda adalah: berapa besar modal yang diperlukan agar strategi tersebut berhasil dengan baik?

Sangat banyak strategi trading yang diklaim profitable namun ternyata tidak bekerja dengan baik ketika Anda pergunakan. Ada beberapa penyebab, di antaranya adalah Anda tidak memiliki modal yang tepat untuk strategi tersebut. Sangat mungkin trader yang sebelumnya sukses menjalankan strategi tersebut memiliki modal yang jauh lebih besar daripada modal Anda. Jadi, jangan memaksakan diri mempergunakan strategi yang sama jika modal yang Anda miliki jauh lebih kecil.

Jangan sia-siakan kekuatan Anda

Bagaimana jika seandainya Anda memiliki modal yang cukup besar? Berapa lot yang sebaiknya dibuka untuk bertransaksi?

Sebelum kita lanjutkan, perlu dipahami bahwa “kekuatan” di sini maksudnya adalah modal. Ini erat kaitannya dengan position sizing yang disinggung di atas.

Katakanlah Anda memiliki modal sebesar $10,000 atau setara dengan seratus juta rupiah. Lalu Anda akan melakukan transaksi, lantas muncullah pertanyaan seperti yang disebutkan di paragraf awal di atas.

Memang Anda boleh saja membuka posisi hanya 0.1 lot, misalnya. Tetapi apakah langkah itu akan efektif untuk mengoptimalkan peluang yang ada? Belum tentu, karena itu bisa berarti Anda menyia-nyiakan kekuatan modal Anda sesungguhnya.

Artinya, trading forex Anda menjadi kurang efektif.

Bagaimana agar trading jadi lebih efektif?

Di situlah peran position sizing.

Ingat bahwa dalam trading Anda juga perlu menetapkan batasan kerugian maksimal untuk setiap transaksi. Kalau modal Anda $10,000 dan batasan resiko untuk tiap trade adalah (misalnya) 10%, itu berarti kerugian (resiko) tiap transaksi tidak lebih dari $1,000.

Nah, anggaplah Anda akan melakukan transaksi di EUR/USD. Setelah sudah melakukan analisa teknikal, Anda melihat bahwa stop-loss semestinya ditempatkan sejauh 500 pips dari level posisi terbuka Anda. Dengan asumsi quote 5 desimal, di mana 1 pip(ette) = $1, maka besarnya stop-loss per lot adalah $500.

OK, jadi dengan skenario tersebut, berapa lot Anda bisa membuka posisi?

Ini jawabannya:

Trading forex indonesia, strategi trading forex

Dengan perhitungan seperti di atas, maka seandainya Anda loss pun tidak akan melebihi batas toleransi resiko Anda. Dengan demikian Anda tetap bisa tenang.

Sebaliknya jika Anda mendapatkan keuntungan maka Anda telah membuat transaksi tersebut menjadi jauh lebih efektif daripada hanya membuka posisi sebesar 0.1 lot, misalnya.

Jadi jelas bahwa selain untuk membatasi resiko, position sizing juga bisa membuat trading Anda jauh lebih efektif tanpa perlu takut mengalami kerugian yang terlalu besar, karena memang sudah Anda batasi sejak awal sesuai dengan “tingkat kenyamanan” Anda sendiri.

Anda siap membuat strategi trading forex Anda jauh lebih efektif namun tetap dalam batas toleransi resiko? Pergunakanlah trik position sizing ini di akun trading Anda.

0 Comments

Poundsterling Jatuh! Ini Teori-Teori Yang Berkembang

Jumat lalu (7/10/2016), poundsterling merosot dengan sangat tajam, melemah terhadap USD dari kisaran 1.2 ke kisaran 1.18 hanya dalam dua menit saja – sebuah pergerakan tajam yang sangat tidak biasa. Pasar biasa menyebut peristiwa ini sebagai “flash crash”.

Peristiwa tersebut terjadi pada sekitar pukul enam pagi waktu Indonesia Barat, tepatnya sekitar pukul 06.07 WIB. Dalam sekitar 60 detik, GBPUSD bergerak dari kisaran 1.26 ke kisaran 1.203-an. Berdasarkan data dari Reuters, pada puku 06.09 WIB GBPUSD berhasil menyentuh level 1.1819. Tiga puluh menit setelah itu barulah GBPUSD berhasil melakukan recovery ke kisaran 1.24-an dan bertahan di kisaran tersebut hingga tulisan ini dibuat.

Apa sebenarnya yang terjadi?

Banyak teori yang berkembang namun hingga saat artikel ini ditulis belum ada kesimpulan yang bisa dibuat mengenai apa yang menyebabkan poundsterling terkapar seperti itu. Ada beberapa teori yang bisa jadi adalah kemungkinan penyebab kejadian tersebut, di antaranya adalah seperti yang dipaparkan di bawah ini.

Teori #1: Akibat sindrom “fat-finger”

“Fat-finger” adalah istilah yang dipergunakan ketika kesalahan terjadi akibat salah mengetik/meng-input angka atau besaran transaksi. Mungkin ini mirip dengan istilah anak muda sekarang: “typo”. Hampir mirip ketika Anda salah mengetikkan huruf ketika chat melalui WhatsApp atau sejenisnya. Hanya saja, typo semacam ini efeknya bisa sangat luar biasa. Sindrom fat-finger bisa juga terjadi karena error pada algoritma yang dipergunakan untuk transaksi otomatis di bursa saham.

Pada kesalahan fat-finger, yang terjadi adalah kesalahan dalam memasukkan order transaksi, entah itu buy atau sell namun ukuran transaksi terlalu besar, pada saham atau kontrak yang salah, pada harga yang salah, atau kesalahan input lainnya.

Fenomena fat-finger pernah terjadi sebelumnya, di antaranya:

  • Tahun 2006, seorang trader di Mizuho Securities di Jepang melakukan kesalahan fat-finger yang menyebabkan perusahaan itu melakukan short-sell sebuah saham hingga perusahaan tersebut merugi 40 milyar yen.
  • Tahun 2014, seorang broker saham di Jepang keliru menempatkan order senilai lebih dari 600 milyar USD pada saham-saham unggulan Jepang, termasuk Nomura, Toyota Motors dan Honda namun kemudian transaksi-transaksi tersebut dibatalkan. Seandainya tidak dibatalkan, maka nilai transaksi tersebut pada saat itu akan melebihi nilai ekonomi Swedia.
  • Tahun 2015, seorang pegawai junior di Deutsche Bank kebingungan ketika menghitung jumlah kotor dan bersih ketika memproses sebuah transaksi, yang menyebabkan bank tersebut harus membayar kepada sebuah hedge fund di Amerika Serikat sebesar 6 milyar USD, sangat jauh lebih besar daripada jumlah sesunguhnya.

Di tahun 2010 juga pernah terjadi flash-crash pada indeks Dow Jones. Semula hal ini disangka sebagai sindrom fat-finger namun setelah dilakukan investigasi ternyata melibatkan sebuah program trading otomatis yang dipergunakan seorang trader yang tinggal di Inggris bernama Navinder Singh Sarao. Ia dituding memanipulasi transaksi dengan programnya.

Nah, untuk kasus poundsterling tempo hari, sebagian ekonom menilai agak sulit untuk “menuduh” bahwa fat-finger-lah biang keladinya. Jika memang itu yang terjadi, maka konvensi pasar akan sepakat pihak-pihak yang terkait akan menghapus pergerakan harga tersebut dan menghilangkannya dari catatan grafik. Namun faktanya hal itu tida terjadi sehingga kemungkinan fat-finger adalah penyebabnya menjadi kecil.

Teori #2: Ada yang mengambil kesempatan saat likuiditas rendah

Tidak ada bukti yang dimunculkan oleh pengusung teori ini, tetapi jika ada seseorang yang memang ingin menggerakkan pasar dengan tajam, maka waktu yang tepat untuk itu adalah beberapa saat setelah New York tutup sementara para pemain Hong Kong dan Singapura baru akan menyeruput kopi pagi mereka. Memang saat itu Sydney dan Tokyo sudah berjalan, namun Singapura merupakan pusat valuta asing terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Teori #3: Ada kaitannya dengan kedaluarsa kontrak option

Hari Jumat merupakan hari di mana banyak kontrak option forex kedaluarsa dna hal ini bisa menyebabkan pergerakan ekstrim jika para penjual option – dalam hal ini bank – tiba-tiba merasa butuh melakukan hedging untuk berlindung dari penurunan yang besar atas nilai sebuah mata uang. Berdasarkan data dari DTCC (sebuah lembaga kliring dan settlement), kelompok terbesar yang memiliki option GBPUSD yang kedaluarsa berada di level 1.25-an, dengan nilai nosional sebesar 1,23 milyar USD.

Dengan kata lain, penurunan harga yang tiba-tiba ke bawah level 1.25 bisa memicu para penjual option untuk berebut menjual poundsterling demi melindungi diri dari kerugian yang besar.

Teori #4: Ini gara-gara François Hollande

François Hollande yang dimaksud adalah Presiden Perancis saat ini, yang mendesak Uni Eropa untuk melakukan “tough negotiation” dengan Inggris yang bersiap secara formal untuk meninggalkan Uni Eropa. Hal ini dilaporkan oleh Financial Times pada pukul 07.07 waktu Hong Kong (06.07 WIB).

Akan tetapi, para trader yang dihubungi oleh Financial Times melakukan transaksi persis pada pukul tujuh lebih tujuh menit dan TIGA DETIK waktu Hong Kong, dan artikel tentang pernyataan Hollande itu baru dipublikasikan pada pukul tujuh lebih tujuh menit dan TIGA BELAS DETIK waktu Hong Kong.

Mengapa sulit untuk mengetahui penyebabnya?

Pasar mata uang (forex market) bukanlah sebuah pasar tunggal melainkan kumpulan dari banyak sistem perdagangan di seluruh dunia yang memiliki zona waktu berbeda-beda, tidak seperti bursa saham di mana apa yang terjadi bisa diamati di satu tempat, seperti yang terjadi pada kasus-kasus fat-finger di atas. Penyedia data harga seperti Reuters atau Bloomberg mengambil harga yang berbeda-beda pada waktu yang berbeda-beda pula.

Memang bisa saja order yang disebabkan oleh fat-finger menjadi “viral” dan membesar terutama jika dilakukan oleh bank yang cukup besar, namun tidak ada – misalnya –  hedge fund yang berbasis pada algoritma untuk dimintai pertanggung jawaban seperti Sarao.

Apa yang mungkin akan terjadi?

Para trader beranggapan bahwa ini isyarat bahwa pondsterling masih akan terus melemah. Sterling sendiri telah berada di bawah tekanan sejak Theresa May – Perdana Menteri Inggris – memimpin Partai Konservatif. Bahkan sebelum terjadinya flash crash di poundsterling, Goldman Sachs telah memperkirakan bahwa poundsterling akan melemah lebih lanjut hingga 5 persen dalam tiga bulan ke depan. Dengan kata lain, Goldman Sachs telah memperkirakan bahwa GBPUSD akan bergerak turun menuju 1.20.

Memang GBPUSD telah mengalami recovery ke kisaran 1.24, tetapi masih di bawah 1.26 yang merupakan level sebelum flash crash.

Poundsterling, GBPUSD, Trading forex, forex indonesia

Secara teknikal, grafik harian (Daily) GBPUSD masih memperlihatkan bahwa poundsterling berada di bawah tekanan bearish yang kuat. MA 20 telah memotong ke bawah MA 50 di grafik tersebut, yang dalam analisa teknikal disebut sebagai “death cross” yang merupakan indikasi bearish. Ini memperkuat dugaan bahwa pelemahan poundsterling kemungkinan belum akan berakhir.

Meskipun demikian, kondisi jenuh jual (oversold) telah terlihat pada indicator teknikal stochastics oscillator dan CCI yang diplot di grafik yang sama – bahkan indikasi bullish terlihat pada stochastics. Walaupun belum bisa menjadi sinyal reversal (pembalikan trend) namun hal ini membuka peluang bagi pergerakan pull-back.

Untuk itu, skenario jangka panjang untuk GBPUSD masih bearish apalagi jika muncul sinyal bearish di area resistance Fibonacci 1.24769-1.28423, dengan potensi target di kisaran 1.22508-1.18853. GBPUSD baru akan membuka peluang bullish jika berhasil naik ke atas 1.28423 dengan sasaran masih terbatas di kisaran 1.30684-1.34339.

2 Comments

Trading Plan Forex: Setiakah Anda Padanya?

Ketika trading forex, apakah Anda punya trading plan? Apakah Anda PERNAH punya trading plan namun telah Anda “khianati”?

Kalau Anda ternyata pernah berkhianat pada trading plan Anda, seharusnya Anda merasa bersalah, kendati memang “pengkhianatan” itu bisa disebabkan oleh beberapa hal. Mungkin Anda memang pribadi yang mudah bosan, atau pengalaman Anda yang masih minim membuat Anda berpaling dari trading plan Anda.

Memang ada orang yang sulit untuk mempertahankan fokus sehingga kebosanan melanda lantas Anda memutuskan untuk tidak lagi mematuhi trading plan yang (menurut Anda) membuang waktu. Atau, di suatu ketika Anda menjadi sangat emosional sehingga respon yang Anda munculkan adalah melabrak semua aturan dalam trading plan.

Ya, benar bahwa kehilangan fokus dan menjadi emosional itu biasa dalam trading, tetapi tidak berarti lantas “kebiasaan” tersebut menjadi hal yang boleh dimaafkan apabila berlanjut. Apalagi kalau berujung pada pengambilan keputusan yang gegabah dan terburu-buru. Contohnya, membuka posisi terlalu cepat, mengambil keuntungan terlalu dini, atau yang paling parah adalah membiarkan kerugian berlarut-larut. Ini berbahaya.

Memang kita tidak perlu berharap menjadi “super trader” yang serba sempurna. Ada saat-saat kita merasa lelah secara fisik maupun psikis sehingga sulit untuk kita memusatkan perhatian pada trading. Terlebih jika masih ada floating loss menghiasi terminal trading kita. Kondisi seperti itu sering memancing kita untuk berpikir, “Ah, persetan dengan trading plan. Begitu profit sedikit, saya akan close posisi ini. Yang penting cepat selesai.”

Ya, saya sendiri terkadang pun tidak kuat menunggu terlalu lama. Akan tetapi bukan berarti kita boleh menjadikan hal itu sebagai apologi dan menjadikannya kebiasaan yang buruk. Untuk mengantisipasinya, Anda perlu tetap bugar ketika trading. Bugar secara fisik maupun emosional.

Sialnya, kebanyakan trader yang melanggar trading plan adalah memang mereka yang kurang memiliki pengetahuan dan pengalaman. Ia tidak sepenuhnya mengerti apa yang sedang ia lakukan, hingga ia menganggap biasa melanggar beberapa aturan dalam trading plan-nya. Biasanya ini terjadi pada mereka yang tidak memahami trading plan yang mereka pergunakan dan – biasanya – bukan mereka yang membuat perencanaan trading tersebut.

Faktor psikologis juga mempengaruhi tingkat kedisiplinan trader, terutama pemula. Para pemula biasanya memiliki tingkat kepercayaan diri yang relatif rendah, terutama mereka yang bertubi-tubi mengalami kerugian. Mereka akan mudah ragu mengambil keputusan berdasarkan trading plan yang dipergunakan. Ragu dalam mengeksekusi transaksi karena takut loss, atau – yang lebih berbahaya – ragu dalam menutup posisi yang merugi karena khawatir bisa berbalik menjadi keuntungan dan ia akan menyesal.

Sering pula keputusan mengkhianati trading plan disebabkan oleh rumitnya trading plan yang dipergunakan. Lagi-lagi ini biasa melanda trader pemula yang tidak membangun sendiri trading plan-nya. Maka untuk menghindari hal seperti ini sebaiknya Anda mulai memikirkan untuk membangun sendiri trading plan Anda dengan cara yang sesederhana mungkin, hingga mudah Anda mengerti dan terapkan. Ingat, patokannya adalah diri Anda sendiri. Jika Anda masih merasa kesulitan dalam memahami dan menjalankannya, berarti trading plan tersebut belum cocok untuk Anda.

Salah satu kunci untuk bisa memenangkan pertarungan di dunia trading forex adalah disiplin. Sekali Anda bisa menguasai “ilmu” kedisiplinan ini, maka langkah Anda akan membawa Anda semakin dekat dengan keuntungan.

4 Comments

Brexit: Apa Dan Bagaimana

Mungkin tidak banyak di antara Anda yang tahu apa itu “Brexit”. Tapi kalau Anda ingat gonjang-ganjing yang melanda Yunani beberapa waktu lalu, mungkin ingat juga dengan istilah “Grexit”. Grexit waktu itu adalah istilah yang dipergunakan untuk meyebut potensi keluarnya Yunani (Greece dalam bahasa Inggris) dari Uni Eropa. Maka muncullah akronim Grexit yang berakar dari “Greece Exit”.

Nah, kali ini ternyata muncul wacana yang serupa di Inggris dan diberi istilah “Brexit” alias “British Exit”. Tanggal 23 Juni 2016 nanti akan diadakan referendum di Inggris untuk menentukan apakah Inggris akan keluar dari keanggotaan Uni Eropa atau tidak. Berdasarkan hukum yang berlaku di Inggris, Perdana Menteri Inggris, David Cameron, harus mengumumkan hal itu 16 pekan sebelum referendum dilakukan. Yang berhak memberikan suara dalam referendum itu adalah warga negara Inggris, Irlandia, atau warga negara persemakmuran yang telah berusia 18 tahun. Juga warga negara yang tinggal di luar negeri namun tidak lebih dari 15 tahun.

Apa Yang Bisa Terjadi?

Kira-kira apa sih yang akan terjadi jika Inggris benar-benar keluar dari keanggotaan Uni Eropa?

Secara hipotetis, definisi Brexit masih sangat dangkal. Beberapa kritikus di Uni Eropa mengatakan, Inggris berpotensi akan meninggalkan blok yang selama ini menjadi pasar tunggal di kawasan tersebut.

Ada beberapa kalangan yang menganggap wacana hengkangnya Inggris dari Uni Eropa merupakan gagasan yang tidak aneh. Meskipun, Inggris bisa mengikuti jejak Norwegia yang membayar semacam “fee” ke Uni Eropa agar tetap bisa terhubung ke pasar tersebut. Menurut mereka berbahaya bagi ekonomi Inggris jika keluar dari Uni Eropa, setidaknya selama tiga kuartal pasca keluar dari Uni Eropa.

Saat ini Inggris masih anggota Uni Eropa. Menurut PM David Cameron, Inggris berada dalam proses negosiasi untuk keluar dari Uni Eropa selama tujuh tahun. Di akhir proses pun tidak bisa dipastikan bahwa bisnis Inggris akan mendapat akses penuh ke pasar dan pasti akan mengorbankan lapangan kerja.

Mengapa Harus Keluar?

Keanggotaan Inggris di Uni Eropa dianggap sebagai penghalang bagi Inggris untuk mengubah regulasi. Euro sendiri dituding sebagai penyebab penderitaan ekonomi bagi orang-orang miskin di Eropa. Intinya, oleh sebagian kalangan kebijakan Uni Eropa telah menjadi sumber ketidakstabilan.

Anggota parlemen Inggris dari kubu Konservatif, John Redwood, mengatakan bahwa referendum tak sekedar menyoal regulasi perdagangan dan bisnis namun lebih kepada demokrasi; tentang kemerdekaan dan independensi.

Menurut Redwood bahkan Inggris akan mendapatkan keuntungan jika cabut dari Uni Eropa. Menurutnya, defisit anggaran dan defisit transaksi berjalan akan berkurang 20 persen. Inggris juga akan bisa membuat undang-undang sendiri untuk mengontrol imigrasi dan kebijakan perbatasan, dan kembali eksis dalam lembaga internasional seperti WTO.

Antisipasi Oleh Penyelenggara Perdagangan

Para trader ternyata bukan satu-satunya yang mempersiapkan diri menghadapi referendum Brexit. Para penyelenggara perdagangan forex trading di dalam dan luar negeri juga mempersiapkan diri dengan membuat beberapa penyesuaian.

Berkaca dari pengalaman ketika Swiss National Bank secara mengejutkan melepas batas kurs Swiss franc terhadap euro, ketika banyak korban karena pergerakan liar yang tiba-tiba, maka para pialang dan pedagang pun mengambil langkah antisipasi.

Di antara langkah antisipasi yang dilakukan adalah menyesuaikan margin requirement untuk currency pair yang berhubungan dengan GBP dan EUR, misalnya EUR/USD, GBP/USD, EUR/GBP, EUR/JPY dan sebagainya. Pokoknya semua pair yang menyertakan EUR atau GBP.

Margin requirement untuk membuka posisi di pair yang melibatkan kedua mata uang tersebut diperbesar. Di Indonesia sendiri, ada wacana melipatgandakan margin requirement untuk pair yang melibatkan kedua mata uang tersebut menjadi tiga kali lipatnya. Jadi jika misalnya 1 lot hanya membutuhkan margin requirement $1,000 maka akan menjadi $3,000. Termasuk juga untuk XAU/USD. Tujuannya adalah untuk menjaga ketahanan dana nasabah agar equity tidak menjadi minus karena posisi yang terbuka kemungkinan berlawanan dengan arah lonjakan harga yang bisa jadi tiba-tiba dan tajam.

Anda tinggal menunggu konfirmasi dari penyelenggara perdagangan mengenai hal tersebut. Sementara itu jika Anda berniat untuk mencari peluang dari event tersebut, pastikan modal Anda cukup. Kalau perlu, tambah untuk memperkuat modal.

1 Comment

Mengulas Sistem Trading Forex “3 LITTLE PIGS“

Berbicara mengenai sistem trading, tidak ada sistem trading forex yang sempurna dalam dunia trading. Saya telah sering berkunjung ke berbagai forum untuk mencari-cari sistem terbaik dan akhirnya saya menemukan “ 3 Little Pigs Trading System “. Sistem ini sangatlah sederhana namun luar biasa efektif. Bagaimana sistemnya ? Berikut ini saya akan memberikan langkah – langkah untuk menggunakan sistem ini. Yuk mari kita bahas satu persatu.

  1. Ringkasan Sistem

    Sistem ini berdasarkan 3 kerangka waktu ( time frame ) yakni mingguan, harian dan 4 jam. Berikut ini ketentuan jika anda ingin menggunakan sistem ini :

    • Menggunakan Simple Moving Average (SMA) periode 55 pada time frame mingguan

    • Menggunakan Moving Average (SMA) periode 21 pada time frame harian

    • Menggunakan Moving Average (SMA) periode 34 pada time frame 4 Jam

  1. Mata Uang

    Anda bisa menggunakan sistem ini untuk pair – pair berikut yakni AUD/USD, EUR/GBP, EUR/JPY, EUR/USD, GBP/USD, USD/CAD, USD/CHF, USD/JPY

  1. Entry Buy / Sell

    Berikut ini ketentuan untuk mengambil posisi :

    • Posisi BUY

      • Harga berada di atas SMA periode 55 pada time frame mingguan

      • Harga berada di atas SMA periode 21 pada time frame harian

      • Pada penutupan candle berikutnya, candle menyentuh dan kemudian menutup di atas SMA periode 34 pada time frame 4 Jam, maka anda bisa mengambil posisi buy.

    • Posisi SELL

      • Harga berada di bawah SMA periode 55 pada time frame mingguan

      • Harga berada di bawah SMA periode 21 pada time frame harian, saya akan masuk

      • Pada penutupan candle berikutnya, candle menyentuh dan kemudian menutup di bawah SMA periode 34 pada time frame 4 Jam, maka anda bisa mengambil posisi sell

    Berikut ini contoh pengambilan posisi sell pada pair EUR/USD :

    trading forex, forex indonesia, forex

    trading forex, forex indonesia, forex

    trading forex, forex indonesia, forex

Stoploss

Stoploss diperlukan untuk membatasi kerugian. Pertama, periksa indikator Average True Range (ATR) periode 14 dan ditambahkan ke semua grafik 4 jam. Kedua, tambahkan level tertinggi dan level rendah yang ada pada ATR (ditampilkan di sebelah kanan) dan kalikan dengan 25%, lalu saya menempatkan stoplossnya di atas / bawah 34 SMA pada jangka waktu 4 Jam. Untuk memperjelas saya akan lampirkan contoh langsung untuk Anda :

 trading forex, forex indonesia, forex

Gambar diatas adalah gambar EUR/USD untuk time frame 4 Jam dan mengasumsikan bahwa harga berada di bawah SMA 55 pada time frame mingguan dan SMA 21 pada time frame harian. Harga telah menyentuh 34 SMA dan telah ditutup di bawah itu. Tinggi dan Rendah dari ATR (14) adalah 28 dan 12 yang jika ditambah menjadi 40. Lalu saya ambil 25% dari nilai tersebut menjadi 10 point. Untuk mendapatkan Stop lossnya, saya tambahkan ini dari saat closing value SMA 34 menjadi 1.33846 (1.33746 + 100).

TARGET

Di sesuaikan dengan risk dan reward ratio minimal 1: 1 atau menggunakan trailing stop.

Informasi Tambahan

  1. Jangan pernah entry, jika salah satu timeframe tidak sesuai dengan ketentuan
  2. Jangan lupa tempatkan stoploss

Kelemahan

  1. Tidak cocok untuk trader agresif
  2. Diperlukan kesabaran untuk entry ke pasar

Silakan coba sistem trading forex ini di demo akun kami. Jika Anda cocok dengan sistem trading ini, Anda bisa mencoba di akun real FOREXIMF.com. Selamat mencoba, happy trading

0 Comments

5 Tips Memilih Broker Forex (Bagian-2)

Di bagian pertama, saya sudah berbagi sedikit informasi apa saja yang perlu Anda lihat dari sebuah Pialang Berjangka (alias broker forex) sebelum memutuskan untuk trading bersama mereka. Apakah Anda sudah membaca bagian pertama yang dimaksud? Jika belum, ada baiknya Anda meluangkan waktu sejenak untuk membacanya di sini.

Nah, di bagian yang ke-2 ini, saya akan membeberkan tiga hal lagi yang perlu menjadi bahan pertimbangan Anda dalam memilih broker forex. Kita mulai dari nomor 3, karena nomor 1 dan 2 sudah dipaparkan di artikel sebelumnya.

3. Apa Saja Yang Bisa Ditransaksikan?

Untuk forex saja, ada banyak pasangan mata uang (currency pairs) yang bisa Anda transaksikan; mulai dari major hingga cross currency pairs. Yang menjadi favorit biasanya adalah major currency pairs yang berjumlah enam pasang, yaitu:

-          EUR/USD (euro terhadap USD)

-          GBP/USD (poundsterling terhadap USD)

-          AUD/USD (Australian dollar terhadap USD)

-          USD/JPY (USD terhadap yen)

-          USD/CHF (USD terhadap Swiss franc)

-          USD/CAD (USD terhadap Canadian dollar) dan

-          NZD/USD (New Zealand dollar terhadap USD).

Untuk cross currency pairs yang masuk dalam daftar favorit biasanya adalah EUR/GBP (euro terhadap poundsterling), EUR/JPY (euro terhadap yen) dan GBP/JPY (poundsterling terhadap yen), meskipun ada juga trader yang mentransaksikan cross currency pairs yang lain.

Di FOREXimf.com, Anda bisa melakukan transaksi untuk 6 majorcurrency pairs di atas dan 10 cross currency pais yaitu: AUD/NZD, EUR/AUD, EUR/CAD, GBP/AUD, GBP/CHF, EUR/GBP, EUR/JPY, AUD/JPY, CHF/JPY dan GBP/JPY.

Selain forex, FOREXimf.com juga menyediakan kontrak indeks saham, emas, perak, minyak mentah serta CFD saham untuk Anda transaksikan.

Indeks saham yang bisa Anda pilih adalah:

-          Nikkei (Jepang)

-          HangSeng (Hongkong)

-          Kospi (Korea)

-          Nasdaq, Dow Jones, S&P 500 (Amerika Serikat)

-          FTSE (London)

-          DAX (Jerman)

Untuk CFD saham, FOREXimf.com menyediakan harga saham dari bursa saham New York, Tokyo dan Hongkong. Oh, mungkin Anda bertanya-tanya apa itu CFD saham. Itu adalah cara baru bertransaksi saham. Untuk informasi lebih lengkap silakan klik di sini.

Selain itu ada yang namanya “produk multilateral” seperti olein dan Crude Palm Oil (CPO/minyak sawit mentah). Jika Anda penasaran mengenai produk multilateral ini, silakan klik di sini.

Nah, banyak kan? Jadi, sebaiknya pilihlah broker forex yang menyediakan banyak pilihan instrumen yang bisa Anda transaksikan.

4. Platform Trading Yang Digunakan

Platform trading merupakan “pintu masuk” trader ke pasar. Oleh karena itu seorang Anda harus memastikan bahwa platform trading yang disediakan benar-benar berkualitas. Tidak hanya itu, pastikan bahwa platform itu mudah digunakan namun memiliki fitur yang lengkap. Dengan platform tersebut Anda harus bisa melakukan analisa dan transaksi dengan mudah. Istilahnya: user friendly.

Sejauh ini, platform yang populer adalah MetaTrader 4 besutan MetaQuotes. Mayoritas broker forex menggunakannya, termasuk FOREXimf.com. Popularitas platform ini menunjukkan bahwa dengan kelengkapan fiturnya dan kemudahan menggunakannya, sampai saat ini MetaTrader 4 masih menjadi yang terbaik.

5. Pelayanan Prima

Pasar – terutama forex – berjalan selama “24 x 5”; 24 jam dalam sehari, 5 hari dalam seminggu. Oleh karena itu sebaiknya Anda juga memilih broker forex yang menyediakan layanan bagi nasabahnya selama “24 x 5” juga. Jangan sampai Anda kebingungan ketika menghadapi kendala dalam trading, namun tidak ada seorang pun yang bisa membantu Anda. Menyebalkan, bukan?

Saat ini teknologi informasi memungkinkan Anda untuk mendapatkan layanan 24 x 5 melalui internet, yaitu “Live Chat”. Pastikan Anda memiliki broker yang memiliki layanan seperti itu.

Chat room “Customer Service” FOREXimf.com buka 24 jam sehari, tentu juga 5 hari kerja dalam seminggu. Di samping itu untuk layanan analisa terkini eksklusif, disediakan chat room “Market Analyst” yang buka mulai pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB setiap hari kerja.

Kedua chat room itu dipastikan TETAP BUKA di hari libur nasional, kecuali jika hari tersebut bertepatan dengan hari libur pasar. Jadi, selama masih ada pasar internasional yang aktif, kedua chat room itu tetap aktif. Itulah salah satu bentuk pelayanan prima yang disediakan untuk nasabah FOREXimf.com.

The Bottom Line

Semakin lengkap fitur yang ditawarkan, maka Anda akan semakin percaya pada broker tersebut. Anda akan semakin tenang dan fokus dalam mencari peluang dari pasar.

Jadi itulah beberapa hal yang harus bisa Anda dapatkan dari broker pilihan. Anda beruntung, FOREXimf.com menyediakan semua hal yang ada di daftar tersebut.

Jadi, segeralah bergabung.

0 Comments