Posts

Sejarah Trading Forex yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Trading forex memiliki jejak sejarah yang cukup lama. Mulai dari era trading emas hingga trading forex online. Tapi, tahukah Anda bagaimana sejarah terciptanya perdagangan tersebut dunia ini? berikut ulasannya.

Memang topik ini tidak berkaitan dengan kemampuan Anda meraih keuntungan dalam  trading, namun tidak ada salahnya mempelajari fakta-fakta penting terkait bisnis yang kita jalani ini. Setidaknya kita bisa bercerita kepada orang yang ingin tahu apa itu forex trading.

Sejarah Forex: Sistem Standar Emas

Gold Standard System atau sistem keuangan standar emas tercipta pada tahun 1875, yang merupakan suatu peristiwa paling penting dana sejarah pasar uang.

Sebelum standar emas diciptakan, negara-negara di dunia pada umumnya mempergunakan emas dan perak sebagai alat pembayaran internasional.

Masalah utama penggunaan emas dan perak untuk alat pembayaran adalah bahwa nilai kedua logam mulia ini sangat dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran global.

Sebagai contoh, penemuan sebuah tambang emas baru biasanya (waktu itu) akan menekan harga emas.

Ide yang mendasari terciptanya sistem standar emas ini adalah bahwa pemerintah menjamin nilai tukar suatu mata uang terhadap sejumlah emas, demikian juga sebaliknya. Dengan kata lain, suatu mata uang di-back up oleh sejumlah emas.

Dengan demikian jelaslah bahwa pemerintah membutuhkan sejumlah cadangan emas yang cukup untuk memenuhi permintaan akan pertukaran mata uang.

Selama akhir abad ke-19, semua negara ekonomi maju telah mematok sejumlah mata uang senilai dengan satu ons emas.

Seiring dengan berjalannya waktu, perbedaan harga antara satu ons emas di antara dua mata uang yang berbeda menjadi kurs valuta asing antara dua mata uang tersebut. Ini menjadi definisi awal valuta asing dalam sejarah.

Standar emas ternyata runtuh selama permulaan Perang Dunia I. Karena meningkatnya ketegangan dengan Jerman, negara-negara di Eropa merasa bahwa mereka harus menyelesaikan proyek-proyek militer yang besar. Maka mulailah mereka mencetak uang untuk membiayai proyek-proyek tersebut.

Beban finansial dari proyek-proyek tersebut sangat besar sehingga tidak tersedia cukup emas untuk mem-back up uang yang telah dicetak dalam jumlah besar tersebut dan mengakibatkan terjadinya inflasi.

Although the gold standard would make a small comeback during the years between the wars, most countries had dropped it again by the onset of World War II. However, gold never stopped being the ultimate form of monetary value.

Meskipun standar emas sempat kembali dipergunakan setelah Perang Dunia I usai, namun kebanyakan negara kembali “merusak” sistem tersebut pada saat permulaan Perang Dunia II. Meskipun demikian, emas tidak pernah berhenti menjadi cadangan devisa yang terbaik.

Baca juga: Alasan Kenapa Anda Harus Trading Emas

Sejarah Forex: Bretton Woods System

Menjelang berakhirnya Perang Dunia II, negara-negara yang tergabung dalam aliansi Sekutu merasa bahwa mereka perlu membangun sebuah sistem moneter untuk mengisi kekosongan akibat ditinggalkannya sistem standar emas.

Pada bulan Juli tahun 1944, lebih dari 700 perwakilan Sekutu mengadakan pertemuan di Bretton Woods, New Hampshire, Amerika Serikat.

Tujuannya adalah untuk menghasilkan kesepakatan yang kita kenal dengan nama Bretton Woods System sebagai bentuk pengelolaan moneter internasional.

Singkatnya, Bretton Woods menetapkan sebagai berikut:

  • Merupakan metode dengan kurs valas tetap
  • US dollar menggantikan peran standar emas menjadi mata uang cadangan utama
  • Pembentukan tiga badan internasional untuk memantau aktivitas ekonomi dunia: International Monetary Fund (IMF), International Bank for Reconstruction and Development, serta General Agreement on Tariffs and Trade (GATT).

Fitur utama dari sistem Bretton Woods adalah USD menggantikan emas sebagai standar utama nilai tukar untuk mata uang dunia.

Lebih jauh lagi, USD menjadi satu-satunya mata uang di dunia yang akan dilindungi oleh cadangan emas. Inilah yang di kemudian hari menjadi alasan utama gagalnya sistem Bretton Woods.

Dalam sekitar 25 tahun kemudian, sistem tersebut mengalami beberapa masalah.

Di awal tahun 1970-an, cadangan emas Amerika Serikat (AS) sangat sedikit sehingga Departemen Keuangan AS tidak mempunyai cukup emas untuk membiayai semua USD yang dimiliki oleh bank-bank sentral negara-negara di dunia.

Akhirnya, pada tanggal 15 Agustus 1971, Presiden AS kala itu, Richard Nixon mengambil langkah untuk menolak semua permintaan penukaran USD ke emas. Inilah akhir era Bretton Woods.

Meskipun sistem Bretton Woods tidak bertahan lama, namun sistem tersebut meninggalkan jejak yang masih memiliki dampak yang signifikan hingga hari ini.

Jejaknya tertinggal dalam bentuk tiga badan yang dibentuk waktu diresmikannya sistem tersebut, yaitu:

  1. IMF
  2. Bank for Reconstruction and Development (sekarang merupakan bagian dari World Bank)
  3. GATT, yang kemudian bertransformasi menjadi World Trade Organization (WTO).

Demikianlah sekelumit sejarah tentang forex trading.

Terima kasih.
Semoga bermanfaat.

Menang Banyak, Trading Emas Online Banyak Untungnya!

Para investor berpengalaman seringkali memberikan saran kepada investor pemula untuk mengawali investasinya dengan emas supaya dapat meraup keuntungan yang lebih banyak di saat jenis investasi lain memberikan hasil yang terkadang kurang maksimal.

Emas, siapa yang tak mengenalnya?

Selain biasa dipergunakan sebagai bahan untuk membuat perhiasan, logam mulia ini juga dipergunakan sebagai standar keuangan di seluruh dunia.

Emas Fisik, Emas Antam, Harga Emas Saat Ini, Grafik Harga Emas

Dalam dunia investasi, emas kerap dianggap sebagai aset yang aman (safe-haven) karena terbukti mampu mengantisipasi inflasi.

Investasi emas memang sangat menggiurkan. Namun yang jadi pertanyaannya adalah kapan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual emas?

Sebelum berbicara mengenai timing yang tepat dalam trading emas, Anda perlu mengetahui beberapa cara yang bisa dilakukan agar dapat melakukan investasi dalam emas, diantaranya adalah:

  1. Jual-beli emas fisik, berupa emas batangan atau koin
  2. Trading emas online, jual beli kontrak emas melalui broker

Anda bebas memilih cara yang Anda sukai diantara kedua pilihan diatas.

Namun ada baiknya Anda mengetahui bahwa trading emas secara online memberikan banyak kemudahan dan berbagai macam keuntungan bagi Anda.

Di antara kemudahan-kemudahan yang dimiliki dari trading emas online adalah sebagai berikut:

1. Trading Emas dengan Mudah, Effisien dan Fleksibel

Anda bisa melakukan transaksi dimana pun dan kapanpun yang Anda mau, karena trading emas online selalu ada setiap 24 jam sehari dan 5 hari seminggu.

Anda hanya perlu terhubung ke internet, memiliki akun trading dan platform trading yang bisa di unduh dan dipasang pada laptop/pc Anda.

Bahkan sekarang ini, Anda bisa menikmati mudahnya trading hanya dengan menggunakan smartphone Android atau iOS yang saat ini sedang digunakan.

2. Tanpa Risiko Kehilangan Fisik Emas

Berbeda dari investasi emas fisik – dimana Anda diharuskan untuk membeli emas secara fisik terlebih dahulu, lalu menyimpannya di tempat yang aman.

Dalam trading emas di pasar forex, Anda justru tidak perlu mengeluarkan biaya penyimpanan, asuransi, dan transportasi yang melibatkan perpindahan emas secara fisik.

Dengan begitu, Anda memiliki potensi dalam mendaptkan keuntungan yang lebih banyak jika dibandingkan dengan investasi emas konvensional (fisik).

3. Modal Investasi Emas Online Lebih Murah

Harga emas pada umumnya mengikuti harga emas global dari bursa New York Merchantile Exchange (pasar komoditas emas terbesar di dunia) di Amerika atau LOCO London.

Harga emas dicantumkan dalam mata uang dollar Amerika dalam satuan “Troy Ounce”.

1 Troy Ounce emas setara dengan 31,1 gram emas.

Jika Anda ingin melakukan jual-beli (trading) emas secara fisik, Anda perlu memikirkan seberapa besar dana yang diperlukan untuk melakukan transaksi tersebut.

Grafik Harga Emas, Support dan Resistance, Analisa Trading Emas

Berdasarkan contoh di atas, bisa dilihat bahwa area $1,200 per troy ounce merupakan area yang baik untuk membeli emas.

1 troy ounce = 31,1 gram, itu artinya harga emas per gram adalah 1200 dibagi 31,1, yaitu sekitar $38.58. Dengan asumsi 1 USD = Rp 11.000,- maka harga per gram emas saat itu adalah sekitar Rp 424.380,-

Dalam trading online, satuan transaksinya adalah “LOT”, di mana 1 lot sama dengan 100 troy ounce (3,11 kilogram).

Jika Anda membeli 1 lot emas di harga $1,200, berarti transaksi Anda senilai $120 ribu. Dengan asumsi 1 dollar sama dengan 11.000 rupiah, artinya seharusnya Anda menyediakan modal sebesar 1,32 milyar rupiah untuk bisa melakukan transaksi tersebut di atas!

Tetapi tenanglah, karena dalam online trading Anda tidak perlu menyediakan modal sebesar itu karena adanya leverage.

Pelajari selengkapnya: Leverage Trading

Anda cukup menyediakan modal sebesar $1,000 saja untuk melakukan transaksi tersebut.

Tidak, Anda tidak salah baca.
Memang hanya seribu dollar saja!

Dengan modal yang jauh lebih kecil, Anda bisa memperoleh keuntungan dengan persentase yang jauh lebih besar daripada modal awal.

4. Perbedaan Trading Emas Fisik dengan Emas Online

Perhatikan tabel berikut sebagai ilustrasi pembanding transaksi emas fisik dengan online trading.

  Trading Emas Fisik Trading Emas Online
Harga beli $1,200/troy ounce $1,200/troy ounce
Besaran transaksi 100 troy ounce 100 troy ounce
Modal $120,000 $1,000
Harga jual (jika naik) $1,400/troy ounce $1,400/troy ounce
Keuntungan (Harga jual-harga beli) x besaran transaksi
= ($1,400 – $1,200) x 100 = $20,000
(Harga jual – harga beli) x besaran transaksi
= ($1,400 – $1,200) x 100 = $20,000
Persentase keuntungan (Keuntungan : modal) x 100% = 16,67% (Keuntungan : modal) x 100% = 2000%

 

Nah, bagi Anda yang tertarik dan berminat untuk berinvestasi emas secara online ini, ada beberapa tips bermanfaat yang perlu Anda ketahui.

1. Menggunakan Platform Trading MetaTrader

MetaTrader adalah platform trading berupa program komputer yang memudahkan Anda dalam memantau pergerakan harga emas (naik – turunnya harga emas) sekaligus melakukan transaksi emas secara online.

MetaTrader sangat mudah untuk digunakan. Program ini bisa dipasang (di-install) di PC/laptop dan juga smartphone android atau ios Anda, sehingga akan lebih memudahkan Anda untuk memantau pergerakan harga serta melakukan transaksi online di mana pun.

Anda dapat mengunduh program MetaTrader melalui registrasi demo account trading FOREXimf.

Setelah Anda berhasil mengunduh dan memasang platform MetaTrader, berikut ini langkah-langkah yang mungkin Anda perlu ketahui mengenai cara menggunakannya:

  1. Jalankan MetaTrader di komputer atau laptop Anda.
  2. Jika Anda ingin melakukan transaksi jangka panjang, Anda bisa meng-klik time frame W1 (Weekly) yang bisa Anda lihat di MetaTrader Anda. Contohnya adalah seperti yang terlihat di gambar berikut:

Cara Setting Time Frame Meta Trader 4

  1. Klik pilihan Line Chart (Anda juga bisa menggunakan candlesticks)

Cara Setting Chart Meta Trader 4

  1. Lalu tarik garis di titik-titik yang dapat berlaku sebagai support dan resistance.

Sebagai contoh, perhatikan gambar berikut ini:

Cara Setting Membuat Area Support Resistance Emas Meta Trader 4

Apakah Anda bisa melihat garis-gari berwarna merah dan hijau pada gambar di atas?

Nah, garis-garis merah tersebut adalah area support, sementara garis-garis hijau adalah area resistance.

Anda bisa membeli emas di area support atau menjual emas ketika harga sudah berada di area resistance (perhatikan area kuning pada gambar).

Begitulah caranya.
Mudah, bukan?

Tentu saja Anda harus menyesuaikan besaran transaksi yang Anda lakukan dengan modal yang Anda miliki karena  hal ini erat kaitannya dengan manajemen resiko dan manajemen modal yang perlu Anda perhatikan.

Pelajari selengkapnya: Manajemen Risiko dan Manajemen Modal

2. Menentukan Level Support dan Resistance

Level Support dan Resistance merupakan kunci yang dapat mempermudah Anda dalam menentukan waktu dan level harga yang tepat untuk membeli atau menjual emas.

“Support” merupakan suatu area di mana harga diperkirakan akan berhenti bergerak turun. Di area support, harga cenderung akan kembali naik. Di area inilah Anda sebaiknya membeli emas.

Sedangkan “Resistance” merupakan suatu area di mana harga diperkirakan akan berhenti bergerak naik. Di area tersebut, harga cenderung akan kembali bergerak turun lagi. Nah, di area inilah Anda sebaiknya menjual emas.

Pelajari selengkapnya: Support and Resistance

Bagi Anda yang ingin mempelajari lebih dalam lagi mengenai Online Trading, Anda bisa membuka halaman edukasi yang terdapat dalam website FOREXimf.

Di halaman edukasi tersebut, Anda juga bisa mempelajari beberapa tips dalam trading sampai dengan metode, teknik, analisa dan strategi yang bisa digunakan dalam trading emas yang dibagi ke dalam beberapa kelas tertentu sesuai dengan tingkatan dan klasifikasinya.

Pelajari trading selengkapnya:

3. Mulai Trading Emas Anda Sekarang Juga

Setelah Anda mengetahui alasan mengapa harus investasi emas dan kapan waktu yang tepat untuk melakukan trading emas, sekarang waktunya bagi Anda untuk mulai berinvestasi dalam emas dan menjadi bagian dari ribuan orang lainnya yang berhasil dan sukses dalam trading emas.


Uji strategi dan kemampuan trading Anda dengan menggunakan demo account, atau langsung raih profit dari trading emas dengan menggunakan real account.

3 Strategi Forex Yang Dipakai Trader Profesional

Berbicara forex trading berarti berbicara juga tentang berbagai informasi mengenai strategi trading yang bisa Anda dapatkan di internet.

Meskipun demikian, pada kenyataannya tidak semua strategi yang diklaim “hebat” bisa benar-benar berfungsi.

Dalam artikel ini saya mencoba untuk merangkum setidaknya 3 strategi trading yang biasa digunakan oleh para trader profesional.

1. Trading Ketika Ada Faktor Penggerak Fundamental yang Kuat

Cara ini memanfaatkan respon pasar ketika ada rilis data ekonomi. Pasar biasanya akan bergerak lebih volatile jika angka dari sebuah data ekonomi tertentu diumumkan lebih baik atau lebih buruk daripada perkiraan.

Contohnya, jika data US non-farm payrolls (NFP) dirilis lebih baik daripada perkiraan, USD biasanya akan menguat signifikan setidaknya dalam 20 menit pertama. Sebaliknya jika data tersebut ternyata lebih buruk daripada perkiraan maka USD biasanya akan melemah tajam.

Dengan demikian, counterpart atau “pasangan mata uang”-nya biasanya akan bergerak naik atau turun dengan tajam pula.

Jika misalnya akibat data tersebut USD menguat, maka pair seperti EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD dan NZD/USD akan bergerak turun.

Dengan demikian, untuk memperoleh keuntungan dari pergerakan harga pasca rilis data NFP maka para trader membuka posisi sell pada pair-pair tersebut.

Data ekonomi yang paling sering dimanfaatkan untuk menerapkan strategi ini biasanya adalah US NFP dan keputusan suku bunga Fed.

2. Gunakan “Angka Bulat” sebagai Acuan Support & Resistance

Yang dimaksud dengan “angka bulat” di sini adalah level-level harga seperti;

  • 1.50000
  • 1.0000
  • 0.50000
  • 100.000, dsb.

Sedangkan yang dianggap “tidak bulat” adalah harga seperti yang biasa kita lihat, seperti;

  • 1.38775
  • 1.58837
  • 139.387, dsb.

Angka bulat” ini juga sering disebut sebagai “level psikologis” yang biasanya merupakan area support atau resistance kunci.

Contohnya, ketika Anda melihat harga bergerak di atas area level psikologis itu, maka level tersebut menjadi support kunci.

Anda bisa membuka posisi buy dengan acuan stop loss di area level psikologis tersebut.

Sebaliknya jika harga tembus ke bawah level tersebut, Anda justru bisa mendapatkan peluang untuk membuka posisi sell.

3. Menggunakan Kombinasi Indikator Teknikal

Ini yang sering disebut sebagai sistem trading. Para trader profesional biasanya mempergunakan beberapa indikator teknikal sekaligus.

Dengan maksud agar indikator yang satu bisa menutupi kelemahan indikator yang lain sehingga sinyal yang dihasilkan diharapkan lebih confirmed.

Sebagai contoh, Anda bisa melihat analisa teknikal yang diterapkan oleh tim Market Analyst FOREXimf.com dengan menggunakan:

  1. Stochastic Oscillator
  2. Commodity Channel Index (CCI)
  3. Moving Average
  4. Fibonacci Retracement

Moving Average (MA) dipergunakan untuk membantu memperkuat bias. Jika trend terlihat jelas (misalnya uptrend atau downtrend), maka MA lebih berfungsi sebagai area support atau resistance dinamis.

Namun jika trend cenderung sulit untuk ditentukan, maka MA bisa memberikan petunjuk, kira-kira apakah bias intraday bullish, bearish, atau netral.

Selain itu MA juga bisa berkolaborasi dengan Fibonacci Retracement untuk memberi informasi area entry yang baik.

Sebenarnya area acuan untuk entry market bisa ditentukan dari Fibonacci Retracement saja.

Namun jika diperkuat oleh MA; yaitu ketika area acuan Fibonacci Retracement beririsan dengan area MA, maka area tersebut akan semakin valid untuk melakukan entry market.

Sementara itu stochastic dan CCI berfungsi sebagai “trigger” atau “pemicu”, yang memberikan sinyal untuk membuka posisi (buy atau sell).

Ketika harga sudah berada di area acuan, maka Anda tinggal menunggu konfirmasi sinyal buy atau sell dari stochastic dan CCI, sesuai dengan bias intraday-nya.

Fibonacci Retracement juga berfungsi sebagai acuan untuk mempersiapkan antisipasi jika ternyata analisa kita salah.

Penembusan support atau resistance kunci berdasarkan Fibonacci Retracement akan mengubah bias intraday dari bullish menjadi bearish atau sebaliknya. Hal tersebut seharusnya dijadikan “warning” jika Anda sudah telanjur membuka posisi buy atau sell.

Agar bisa mengoptimalkan trading forex Anda, sebaiknya carilah strategi yang benar-benar sesuai untuk Anda. Sesuai dengan karakter Anda, sesuai pula dengan kekuatan modal Anda.

Jangan mencoba untuk memaksakan diri mempergunakan strategi trading orang lain yang tidak sesuai dengan Anda.

Meskipun misalnya strategi tersebut bisa berhasil dengan baik ketika dipergunakan oleh orang lain, belum tentu strategi yang sama tersebut bisa berhasil juga pada Anda, karena memang belum tentu cocok.

 


Masih ada pertanyaan?
Jangan sungkan untuk menghubungi tim Market Analyst FOREXimf.com melalui Live Chat (Senin s/d Jumat, dari pukul 08.00-22.00 WIB.

Hadiri pula WEBINAR GRATIS yang kami adakan setiap hari Senin dan Kamis pukul 15.30 WIB. Informasi lebih lengkap, silakan klik di sini.

Cara Mudah Menggunakan Strategi Trendline

Trendline dalam istilah trading forex merupakan salah satu alat yang paling sederhana dalam analisis teknikal.

Namun jangan tertipu pada penampilannya yang sederhana itu, sebab di balik kesederhanaannya tersimpan potensi yang besar untuk menghasilkan keuntungan bagi transaksi Anda.

Strategi Trendline

“Trendline? Sungguh?”
Mungkin pertanyaan itu yang berkecamuk di pikiran Anda saat ini.

Ya. Trendline.
Sungguh. Percayalah.

Pernah dengar ungkapan “the trend is your friend”?
Trend harga adalah teman Anda.

Jangan bermusuhan dengan trend, karena itu hanya akan membuat Anda kepayahan dalam trading, bahkan berujung kehancuran. Anda tak akan pernah bisa mengalahkan pasar.

Yang bisa Anda lakukan adalah mengikuti ke arah mana pasar bergerak. Itulah satu-satunya cara yang paling aman.

Sesuai dengan namanya, trendline tentu saja adalah alat yang bisa Anda gunakan untuk mengenali arah trend. Selain itu, trendline ini juga berfungsi sebagai support (dalam uptrend) dan resistance (dalam downtrend).

Kali ini, Anda akan mempelajari cara mengombinasikan trendline dengan indikator teknikal yang juga sederhana sebagai sebuah sistem atau strategi trading.

Yang pertama kali perlu Anda lakukan adalah tentu saja mengenali trend itu sendiri.

Secara kasat mata, sebenarnya Anda sudah bisa mengetahui trend apa yang tengah berlangsung di pasar saat itu. Jika Anda telah mengenali trend yang berlangsung saat itu, Anda bisa menarik trendline.

Pada contoh di bawah ini, terlihat chart GBP/USD bergerak dalam uptrend. Anda bisa melihat trendline di chart tersebut.

STRATEGI TRENDLINE

Oke. Biasanya kemudian muncul pertanyaan: apa yang selanjutnya harus dilakukan?

Prinsipnya sederhana saja. Anda tinggal menunggu koreksi terjadi hingga ke area trendline tersebut dan mencari konfirmasi sinyal bullish sebelum trendline tersebut tembus.

Permasalahannya kemudian adalah sinyal seperti apakah yang harus Anda cari?

Solusi untuk permasalahan tersebut adalah: indikator teknikal. Dalam hal ini, Anda bisa memasang indikator teknikal yang bersifat oscillator di chart Anda.

Analis teknikal di FOREXimf.com menyarankan untuk menggunakan stochastic dan CCI sebagai “filter” untuk mencari sinyal buy atau sell (baca di sini: stochastic dan CCI).

Sebagai penguat, Anda juga bisa menggunakan konfirmasi pola candlestick, atau nama kerennya: candlestick pattern (baca: mengenal pola-pola candlestick).

Tentu saja Anda bebas bereksperimen menggunakan berbagai macam indikator yang sesuai dengan karakter Anda sebagai trader, namun sebaiknya Anda tetap menjaga prinsip “simplicity” atau kesederhanaan.

Jangan sampai – saking kompleksnya – justru Anda dibingungkan oleh sistem yang Anda buat sendiri. Jika Anda mau, silakan kunjungi halaman edukasi kami yang khusus membahas indikator teknikal dan cara menggunakannya di sini.

STRATEGI TRENDLINE 1

Nah, setelah Anda selesai memasang “setup” tersebut di chart Anda, maka Anda tinggal mengikuti aturan-aturan yang dipaparkan berikut ini.

Aturan Skenario Buy

  • Pastikan trend yang sedang berlangsung adalah Uptrend (trend naik).
  • Tunggu koreksi terjadi ke area trendline.

STRATEGI TRENDLINE 2

  • Jika koreksi sudah terjadi, tunggu konfirmasi sinyal bullish dari stochastic dan CCI. Jika konfirmasi sinyal stochastic dan CCI diikuti oleh kemunculan candlestick pattern, maka sinyal bullish akan semakin kuat.

STRATEGI TRENDLINE BUY 1

  • Tempatkan target (TP) di resistance yang terdekat, serta stoploss (SL) di bawah trendline (10-20 pips di bawah trendline).

STRATEGI TRENDLINE BUY 2

“Ending” dari skenario di atas:

STRATEGI TRENDLINE BUY 3

Aturan Skenario Sell

  • Pastikan trend yang berlangsung adalah Downtrend (trend turun).
  • Tunggu koreksi terjadi ke area trendline.

STRATEGI TRENDLINE SELL 1

  • Jika koreksi sudah terjadi, tunggu konfirmasi sinyal bearish dari stochastic dan CCI. Jika konfirmasi sinyal stochastic dan CCI diikuti oleh kemunculan candlestick pattern, maka sinyal bearish akan semakin kuat.

STRATEGI TRENDLINE SELL 2

  • Tempatkan target (TP) di support yang terdekat, serta stoploss (SL) di atas trendline (10-20 pips di atas trendline).

STRATEGI TRENDLINE SELL 3

Nah, “ending” skenario sell di atas ternyata seperti ini:

STRATEGI TRENDLINE SELL 4

Contoh-contoh chart di atas kebetulan menggunakan time frame Daily (harian) dan H4 (4 jam), namun tentu saja Anda tidak perlu terpaku pada time frame yang dicontohkan. Silakan bereksperiman mencoba time frame lain yang sesuai dengan style atau tipe trading Anda.

Anda juga bebas melakukan uji coba dengan indikator teknikal yang lain dengan konsep trendline yang sama.

Terakhir, ingatlah bahwa tidak ada sistem trading yang sempurna. Maka dari itu pergunakanlah modal Anda dengan bijak. Terapkan manajemen resiko dan manajemen modal yang baik. Agar lebih mantap, cobalah dahulu di demo account.

Selamat mencoba.

Rahasia Trading Forex Menggunakan Berita Fundamental

Analisa fundamental merupakan suatu proses analisa terkait dengan hal-hal yang mewakili ekonomi suatu negara secara umum.

Analisa ini biasanya diwakili oleh berita (news) yang berulang secara periodik, dan mampu mengerakan pasar pada saat itu.

Berita fundamental ini cukup berpengaruh meskipun pada umumnya bersifat sementara. Namun adanya berita fundamental ini terkadang bisa mempengaruhi trend secara makro di waktu mendatang.

Berbeda dengan analisa teknikal yang memanfaatkan “history” pergerakan harga, dalam analisa fundamental; Anda justru akan mencoba untuk “menangkap” peluang yang mungkin akan muncul mengiringi berita atau data ekonomi terkait negara tertentu yang tentu akan mempengaruhi mata uang negara tersebut.

Dengan mengamati dan mempelajari data-data ekonomi tersebut, seakan-akan Anda mencoba untuk “mengintip” kemungkinan pergerakan harga selanjutnya.

Cara Melakukan Analisa Berita

Ada banyak cara.

Salah satunya adalah dengan memanfaatkan informasi yang terdapat dalam website Forex Factory.

Website tersebut menyajikan sejumlah data-data ekonomi dari beberapa negara penting yang dianggap dapat menggerakkan pasar.

Namun Anda harus ingat bahwa hal tersebut bukan berarti tanpa resiko.

Anda harus tetap ingat bahwa tingkat pergerakan volatilitas harga meningkat saat berita di rilis, dan cukup sulit untuk menduga kemana harga akan bergerak. Perlu adanya strategi untuk menghadapi situasi seperti ini.

Forex Factory & Analisa Fundamental

Dengan memanfaatkan informasi yang ada pada forexfactory.com, kita bisa mencoba melakukan analisa untuk menghadapi situasi tersebut. Langkah-langkah yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Menyamakan Zona Waktu

6-2-2014 2-41-16 PM

Pertama-tama, klik link untuk angka jam di sebelah tombol “Login”.

*Anda bisa melihat link tersebut dalam bentuk jam yang terletak dekat dengan date & today calendar.

6-2-2014 2-45-41 PM

 

  • Pada bagian Time Zone, Pilih “(GMT+7:00 ) Bangkok, Hanoi, Jakarta”
  • Kemudian pada bagian DST, pilih “DST Off”
  • Lalu klik “Save Settings”

2. Filter (Menyaring) Berita

Secara default, forexfactory.com akan menampilkan semua berita yang terkait dengan sejumlah mata uang utama yang cukup panjang dan rumit.

Jika Anda hanya menginginkan berita-berita yang terkait dengan mata uang yang sedang Anda trading-kan, Anda bisa melakukan filter berita seperti contoh dibawah ini:

  • Klik menu “Filter” yang terdapat pada bagian kanan website

6-2-2014 2-47-20 PM

  • Pilih mata uang yang ingin Anda amati

6-2-2014 2-49-08 PM

  • Pilih tingkat pengaruh dari berita

Tingkatan pengaruh berita:
– Merah (High Impact)
– Orange (Medium Impact)
– Kuning (Low Impact)
– Putih (Non Economic)

  • Pilih Tipe Berita
  • Kemudian klik tombol “Apply Filter”

3. Melakukan Analisa Berita

Setelah menerapkan filter berita diatas, daftar berita selama satu minggu yang ditampilkan pun akan jauh lebih mudah dan cepat untuk diamati.

Sebelum melangkah ke cara melakukan analisa berita fundamental, sebaiknya Anda pahami dulu menu-menu yang terdapat didalamnya. Berikut penjelasan:

  1. Date & Time: Tanggal dan waktu dari berita
  2. Currency: Mata uang yang dipengaruhi berita
  3. Impact: Tingkat pengaruh berita
  4. Detail: Menampilkan detail berita. Pengaruh dari berita ini dapat dipelajari dari informasi “usual  impact”
  5. Actual: angka yang akan dirilis
  6. Forecast: Prediksi berdasarkan analisis para ahli
  7. Previous: Angka periode sebelumnya untuk data yang sama

 

6-2-2014 2-52-06 PM

 

4. Mengartikan Berita dan Dampaknya

Untuk dapat mengerti arti dari berita yang ada dan dampaknya, Anda dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

 

5-29-2014 7-22-36 PM 1

 

  • Klik gambar folder (kolom “Detail”)

new 5-29-2014 7-23-31 PM

 

  • Kolom “Specs” untuk mengetahui detail berita
  • Kolom history untuk melihat hasil rilis data sebelumnya
  • “Usual Effect” merupakan dampak berita terhadap pergerakan mata uang negara yang bersangkutan.

Jika data rilis berwarna hijau berarti bagus untuk mata uang tersebut, jika data rilis berwarna merah berarti buruk untuk mata uang tersebut.

Strategi Trading Berdasarkan Berita Fundamental

Setelah Anda mengerti bagaimana cara menggunakan fitur-fitur yang dimiliki forexfactory, sekarang kita akan membahas bagaimana caranya memanfaatkan berita dalam strategi trading.

Perlu diingat bahwa sebaiknya Anda hanya memanfaatkan data-data ekonomi yang mempunyai dampak besar terhadap pergerakan harga, yaitu data yang memiliki icon yang berwarna merah.

123 5-29-2014 9-13-01 PM

6-2-2014 3-04-51 PM (icon berwarna merah) merupakan data-data ekonomi yang tergolong kedalam “data penting”, atau istilah lainnya adalah “big figure”.

Contoh yang paling populer adalah data non-farm payrolls Amerika Serikat (di Forexfactory.com namanya adalah Non-Farm Employment Change).

Dibawah ini adalah contoh strategi yang bisa Anda manfaatkan saat data non-farm payrolls akan dirilis.

Perhatikan grafik USD/JPY di bawah ini sebelum data di rilis:

5-30-2014 4-25-40 PM

  • Tentukan harga tertinggi dan harga terendah dari candle – candle pada hari bersangkutan. (sangat baik jika kondisi harga dalam keadaan sideways sebelum data di rilis)

12345 5-30-2014 4-25-40 PM

  • Pasang Pending Order Buy Stop di harga 103.157 dengan take profit dan stop loss masing – masing 30 point (risk and reward 1 : 1)
  • Pasang Pending Order Sell Stop di harga 102.828 dengan take profit dan stop loss masing – masing 30 point (risk and reward 1 : 1)
  • Jika salah satu pending order kena, maka tutuplah pending order lawannya.
  • Ternyata hasil data rilis bagus untuk USD (berwarna hijau) dan USD menguat dratis sekitar 50 point. Dalam contoh di bawah terlihat datanya naik dari 129K menjadi 175K, padahal “forecast”-nya hanya 151K.

new123 5-29-2014 9-13-01 PM

1asd 5-30-2014 4-25-40 PM

Efek data Non-farm Payrolls AS yang dirilis pada tanggal 9 Maret 2014 pukul 20.30 WIB terhadap pergerakan USD/JPY

Selain dari strategi ini, ada beberapa strategi lain yang mungkin cocok dengan gaya trading Anda nantinya, misalnya seperti:

  1. Strategi Trading Double Bollinger Bands
  2. Strategi Trading Scalping 1-Minute
  3. Strategi Short-Term Reversal Bollinger
  4. Strategi London Breakout
  5. Strategi Camarilla Pivot

Menurut Anda, bagaimana strategi trading berdasarkan analisa dari berita fundamental yang sudah dijelaskan dalam artikel ini?

Jika Anda ingin mencoba strategi ini, Anda bisa langsung mempraktikannya dengan menggunakan demo account yang ada di website FOREXimf.

Bagi Anda yang ingin bertanya langsung, Anda dapat menghubungi tim FOREXimf di nomor 0821-1505-1612.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan berguna bagi Anda.

Selamat menganalisa.

 

 

Article by Garry Adrian

 

Editing & proofreading by Eko Trijuni

Lowest Spread + Trading Service = Excellent!

Apa yang menjadi pertimbangan Anda ketika memilih broker forex? Lowest spread? Komisi per lot? Layanan?

Biasanya salah satu hal di atas adalah menjadi pertimbangan orang dalam memilih broker. Tetapi biasanya yang paling diperhatikan adalah spread dan komisi.

Spread Rendah

Kebanyakan trader menginginkan trading dengan spread yang serendah mungkin.

Spread yang ketat lebih diminati karena untuk “mengejar” BEP (break event point) untuk transaksi yang Anda buat relatif akan menjadi lebih kecil. Misalnya spread untuk EURUSD adalah 0.3 pip (0.00003 point).

Contohnya, Anda melakukan transaksi buy EUR/USD di harga 1.16100 (Bid)/1.16103 (Ask), maka transaksi tersebut akan dieksekusi di harga 1.16103 (harga Ask). Pada saat itu juga Anda akan mengalami floating loss sebesar spread yang berlaku saat itu, yaitu minus 0.3 pip (0.00003 point). Dalam pengalaman saya, 0.3 pip tidak butuh waktu yang lama. Di market Asia mungkin hanya secepat Anda berhitung 1 sampai 3 saja, apalagi jika market Eropa dan Amerika, akan lebih cepat lagi.

Akan berbeda ceritanya jika spread yang berlaku selebar – misalnya – 3.0 pips. Ketika Anda buy di harga 1.16100 (Bid)/1.16130 (Ask), maka Anda harus menunggu harga naik minimal sejauh 30 pips untuk bisa BEP.

Apakah Anda berpikiran seperti itu? Mari kita pikir lagi.

Tidak Sekedar Spread

Oke, Anda mungkin sudah menemukan broker dengan spread yang ketat. Tapi apakah itu satu-satunya hal yang perlu dilihat?

Anda tentu paham bahwa market forex itu bekerja dalam format “24 x 5”; 24 jam dalam sehari, 5 hari dalam seminggu. Maka dari itu pastikan Anda juga memilih broker yang memliki layanan “24×5” juga bagi para nasabahnya, supaya Anda tidak perlu sampai kebingungan seandainya menghadapi kendala teknis dalam trading.

Seiring makin canggihnya teknologi, chatting sudah bukan menjadi barang asing lagi. Fasilitas “Live Chat” juga seharusnya dimiliki oleh broker. Pastikan Anda memilih broker yang memiliki layanan seperti itu.

Chat room “Customer Service” FOREXimf.com menyediakan chat room “Customer Service” yang online 24 jam sehari, 5 hari kerja dalam seminggu. Ada juga chat room “Market Analyst” yang online mulai pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB setiap hari kerja. Kedua chat room itu dipastikan TETAP ONLINE meskipun Anda sedang menikmati hari libur nasional. Pokoknya, selama masih ada pasar internasional yang aktif, kedua chat room itu tetap aktif. Itulah salah satu bentuk pelayanan prima yang disediakan untuk nasabah FOREXimf.com.

Tidak hanya itu, untuk nasabah FOREXimf.com bahkan ada nomor WhatsApp khusus yang disediakan jika Anda ingin berkomunikasi langsung dengan tim Market Analyst. Bahkan Anda bisa mendapatkan signal trading terkini yang di-broadcast melalui nomor tersebut langsung ke HP Anda.

Anda tertarik untuk melakukan forex trading dengan lowest spread plus layanan prima? Segera klik Open Real Account sekarang juga. Kami tidak sabar untuk segera bisa melayani Anda.


Jika Anda menginginkan analisa dan berita fundamental real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang artikel kami di kolom komentar.

 

Waspada Broker Forex Bodong

Kemajuan teknologi informasi membuat bisnis forex trading semakin populer. Dimanapun Anda berada,  akses untuk mendapatkan informasi tentang forex melalui Google, sangatlah mudah. Dengan mencari kata kunci “forex”, Anda pasti akan mendapatkan berbagai macam informasi seperti broker forex/pialang, strategi trading, hingga penawaran jasa dari orang – orang tertentu untuk mengelola dana Anda.

Informasi mengenai broker/pialang, biasanya selalu muncul di  pencarian Google. Apa itu pialang atau broker? Pialang atau broker adalah pihak yang bisa memfasilitasi masyarakat untuk melakukan transaksi forex secara online. Di Indonesia lebih di kenal dengan istilah Pialang Berjangka. Di Indonesia perdagangan forex secara derivatif dan komoditi berjangka difasilitasi oleh bursa berjangka. Hingga saat ini, hanya ada dua bursa berjangka di Indonesia. Kesatu adalah Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan kedua adalah Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX). Kedua bursa tersebut beroperasi di bawah pemantauan dan dengan izin pemerintah Republik Indonesia.

Hati – Hati Penipuan

Ketertarikan terhadap bisnis trading forex belum di imbangi dengan pemahaman bisnis ini dengan baik.  Di Indonesia masih banyak masyarakat yang belum memahami mengenai bagaimana sebenarnya trading forex ini. Celakanya, hal ini menjadi celah bagi orang – orang yang tidak bertanggung jawab.  Ketidatahuan masyarakat ini dimanfaatkan dengan berpura-pura menyediakan jasa untuk mengelola dana investasi forex dengan janji keuntungan yang mengiurkan.

Nah, apa sebenarnya yang harus Anda waspadai sebelum memutuskan untuk bergelut dalam trading forex? Mari kita ulas satu per satu.

Cek Legalitas Broker

Mengapa harus yang jelas legalitasnya? Pastinya adalah untuk melindungi Anda dari penipuan – penipuan yang marak di bisnis ini. Bayangkan saja Anda melakukan trading melalui pialang yang tidak jelas legalitasnya, atau bisa dikatakan tidak memiliki legalitas lalu broker tersebut kabur atau bangkrut. Siapa yang akan bertanggung jawab jika hal tersebut terjadi? Kemana Anda akan mengadu? Bisa dipastikan pemerintah pun tidak akan mau bertanggung jawab, karena pemerintah tidak menjamin perusahaan atau perorangan yang tidak terdaftar secara resmi di badan regulasi Indonesia.

Di Indonesia, bisnis trading forex diatur oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 Tentang Perdagangan Berjangka Komoditi.

Salah satu hal yang dijelaskan dalam Undang-Undang tersebut adalah bahwa setiap broker (Pialang Berjangka) yang beroperasi di Indonesia harus memiliki izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Jadi, jika Anda sudah berniat untuk terjun di bisnis ini ini, pastikan Anda melakukannya bersama Pialang Berjangka yang sudah terdaftar dan mengantongi izin dari Bappebti. Salah satunya adalah FOREXimf.com yang sudah memperoleh izin dengan nomor 736/BAPPEBTI/SI/6/2005 atas nama PT International Mitra Futures.

Cek Rekening Perusahaan

Ketika Anda telah memilih Pialang Berjangka untuk anda bertransaksi, Anda pasti akan diminta untuk menyetorkan sejumlah dana yang digunakan sebagai modal melakukan transaksi. Anda harus waspada ketika melihat rekening yang menggunakan nama pribadi atau peseorangan. Seharusnya Anda melakukan penyetoran dana ke rekening khusus yang disebut segregated account atau “rekening terpisah” dengan rekening perusahaan. Rekening terpisah ini diawasi secara ketat oleh Lembaga Kliring Berjangka Indonesia.

Dana yang tertampung dalam rekening terpisah hanya bisa digunakan untuk menyelesaikan kewajiban yang timbul dari transaksi yang dilakukan oleh nasabah. Apa maksudnya? Salah satu contohnya adalah ketika nasabah mengalami kerugian, maka kerugian itu akan dibebankan ke dana nasabah yang tersimpan di rekening terpisah. Dan begitupun sebaliknya jika nasabah mengalami keuntungan, maka dana nasabah yang ada di rekening terpisah itu akan bertambah.

Rekening terpisah ini juga merupakan salah satu “pengaman” bagi dana nasabah, karena pialang berjangka tidak bisa mempergunakan dana tersebut untuk kepentingan lain selain yang telah disebutkan diatas. Kesimpulannya, hanya nasabah saja yang bisa mengakses dana yang tersimpan di rekening terpisah itu.

Tetap waspada, jika ada pialang yang sudah mendapatkan izin dari Bappebti, namun mereka tetap  menggiring nasabah untuk menyetorkan dana ke rekening yang bukan rekening terpisah dan tidak terdaftar di Bappebti. Jangan harap dana Anda akan selamat.

Jadi, jika Anda yakin ingin membuka akun trading, sebaiknya cek terlebih dahulu nomor rekening tujuan penyetoran dana Anda. Anda bisa mengeceknya di link website resmi Bappebti: http://www.bappebti.go.id/. Jika rekeningnya tidak terdaftar, sebaiknya urungkan niat Anda untuk menyetorkan dana Anda.

Cek Pelayanannya

Pelayanan adalah hak harus di dapatkan oleh nasabah. Waspadai jika pilang tersebut tidak memberikan pelayanan yang seharusnya diberikan. Lebih penting lagi: apakah pialang tersebut menyediakan pelayanan khusus untuk edukasi?

Edukasi sangatlah penting bagi nasabah yang ingin terjun dalam bisnis ini. Perlu dipahami bahwa bisnis ini menawarkan potensi keuntungan yang besar dan cepat, namun juga memiliki tingkat resiko yang tinggi. Oleh karena itu, pendampingan untuk bisnis ini sangatlah di perlukan.

Bayangkan jika Anda melakukan bertransaksi tanpa mengetahui seluk beluk bisnisnya. Lebih parah lagi, jika Anda tidak tahu bagaimana cara melakukan analisa yang benar, mengatur modal dan meminimalkan resiko. Pelajarilah terlebih dahulu bisnis ini dengan seksama.

Kami, FOREXimf.com siap membantu Anda. Silakan coba dan buktikan manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan membuka akun di tempat kami dengan simulasi di sini

Selamat bergabung trader !!

Jika Anda menginginkan analisa real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang tips terhindar broker forex bodong di kolom komentar.

Stress Bisa Berguna Dalam Forex Trading?

Forex trading pada gilirannya akan “memaksa” Anda untuk berhadap-hadapan dengan potensi resiko setiap hari. Karena ketidakpastian yang ada, Anda sering kali harus mengantisipasi kejadian yang sangat bisa jadi akan membuat Anda merasa stress. Secara psikologis, terserang stress merupakan reaksi normal yang terjadi selama trading. Sama normalnya seperti seekor elang yang memangsa seekor kelinci.

Lho, tunggu dulu… bukankah stress itu selalu buruk? Hal baik apa yang bisa dimanfaatkan dari stress?

Stress, dalam kadar tertentu, bisa bermanfaat jika bisa memberikan jalan untuk mengambil keputusan apakah akan “bertahan” atau “menghindar” jika Anda telah menjadi semakin waspada dan siap secara mental untuk menghadapi setiap kemungkinan. Jika diibaratkan, kondisi seperti itu seperti ketika seorang pendekar yang mendapatkan lecutan adrenalin ke otaknya dan kemudian pikirannya akan memberi perintah kepada tubuhnya untuk bereaksi secara spontan atas serangan lawannya. Dalam hal ini, stress justru berfungsi untuk melindungi diri.

Namun jika seorang trader yang tidak memiliki kemampuan untuk bereaksi secara positif terhadap stress, justru hal tersebut akan memperburuk performanya. Alih-alih meningkatkan kewaspadaan dan bereaksi pada sebuah situasi, ia justru akan tenggelam dalam ketakutan dan menjadi gugup atau bahkan diam terpaku. Pada situasi seperti itu ia tidak akan mampu membuat keputusan yang baik karena ia kehilangan kemampuannya untuk tetap tenang dan fokus.

Bayangkan jika ketika Anda sedang menyeberang jalan kemudian tiba-tiba ada sebuah mobil – atau lebih besar lagi: truk – melaju ke arah Anda dengan kecepatan tinggi. Bagaimana kira-kira Anda akan bereaksi?

Normalnya, ketika itu terjadi Anda akan berada dalam tingkat stress yang cukup tinggi. Jika Anda memiliki kemampuan untuk “bereaksi positif” terhadap stress yang muncul saat itu, Anda akan berlari untuk menyelamatkan diri. Jika tidak, Anda hanya akan terpaku di tengah jalan dan entah apa yang akan terjadi selanjutnya.

Pada akhirnya, kemampuan dan kualitas reaksi Andalah yang akan membedakan hasil yang akan Anda terima. Dalam situasi kritis, kemampuan Anda mengatasi stress adalah hal yang menentukan apakah Anda akan selamat atau sekarat.

OK, lalu bagaimana agar hal tersebut bisa diaplikasikan dalam trading?

Langkah pertama adalah menyadari benar bahwa resiko adalah bagian yang tak terpisahkan dengan trading forex. Kerugian yang diderita dari sebuah transaksi, atau bahkan beberapa kali transaksi, bukanlah merupakan akhir dunia. Tentu saja jika Anda melakukan trading dengan manajemen resiko yang benar dan tepat. Sekali Anda menyadari fakta ini, Anda akan bisa fokus pada hal-hal yang mampu Anda lakukan.

Langkah ke dua adalah menyadari bahwa memang ada potensi Anda akan berada dalam tekanan. Anda harus bisa belajar bagaimana caranya bertindak dengan tenang, fokus dan rasional dalam situasi seperti itu. Anda harus berlatih untuk mengenali “potensi bahaya” kemudian menghindari situasi tersebut seperti halnya Anda menyelamatkan diri dari truk yang hampir menabrak Anda.

Menerima kekalahan juga adalah merupakan salah satu cara membangun respon positif. Anda akan bisa bersikap positif jika dan hanya jika anda berlatih sungguh-sungguh untuk itu. Dengan berlatih (Anda bisa mempergunakan akun demo lalu mengevaluasi respon Anda terhadap stress), reaksi negatif dengan sendirinya akan berkurang dan Anda bahkan bisa mempertajam intuisi Anda untuk menghindari “lubang-lubang jebakan” dalam trading, yang bisa muncul karena ketidakpastian pasar.

Cara termudah untuk bisa mencapai tahap “rileks” dalam trading forex tentu saja adalah dengan memiliki modal yang kuat, yang didukung oleh trading plan yang matang.

Jika Anda bisa berlatih dengan benar di akun demo, maka ketika dihadapkan pada situasi real Anda tidak lagi akan gugup, lalu terpaku, yang bisa menyebabkan kehancuran modal Anda.

Selamat berlatih mengendalikan stress. 

Rahasia Membuat Sistem Trading Forex Sendiri (3)

Pada artikel sebelumnya Anda telah mengetahui langkah-langkah yang harus dilalui dalam membangun sebuah sistem trading forex, dalam hal ini adalah mechanical trading system. Ada setidaknya tujuh langkah yang harus dilakukan mulai dari perencanaan hingga pengujian sistem trading tersebut.

Di artikel penutup ini saya akan mencoba untuk memberikan contoh mudah sebuah sistem trading yang sederhana berdasarkan pemaparan yang telah dijabarkan di artikel sebelumnya.

Setup:

  • Time frame: Daily (D1)
  • Indikator trend:
  1. Simple Moving Average (SMA), periode: 20
  2. Simple Moving Average (SMA), periode: 50
  • Indikator konfirmator:
  1. Stochastic (5,3,3)
  2. RSI (14)

Aturan Trading:

Entry Rule:

  • Aturan BUY:
  1. SMA 20 telah memotong ke atas SMA 50 (golden cross)
  2. Pastikan kedua SMA mengarah ke atas
  3. Tunggu hingga koreksi terjadi ke area di antara SMA 20 dan SMA 50, lalu cari sinyal bullish dari stochastic
  4. Konfirmasi sinyal bullish stochastic tersebut dengan RSI, pastikan nilai RSI berada di atas 50 tetapi belum overbought
  5. Jika semua kondisi di atas terpenuhi, buka posisi buy
  6. Tempatkan Stop Loss sejauh 2000 pips (5 desimal) dari OP
  • Aturan SELL:
  1. SMA 20 telah memotong ke bawah SMA 50 (death cross)
  2. Pastikan kedua SMA mengarah ke bawah
  3. Tunggu hingga pull-back terjadi ke area di antara SMA 20 dan SMA 50, lalu cari sinyal bearish dari stochastic
  4. Konfirmasi sinyal bearish stochastic tersebut dengan RSI, pastikan nilai RSI berada di bawah 50 tetapi belum oversold
  5. Jika semua kondisi di atas terpenuhi, buka posisi sell
  6. Tempatkan Stop Loss sejauh 2000 pips (5 desimal) dari OP

Exit Rule:

  • Tutup posisi buy jika SMA 20 dan SMA 50 membentuk death cross, atau jika nilai RSI jatuh ke bawah 50, atau jika Stop Loss tersentuh.
  • Tutup posisi sell jika SMA 20 dan SMA 50 membentuk golden cross, atau jika nilai RSI naik ke atas 50, atau jika Stop Loss tersentuh.

Nah, sekarang mari kita lihat bagaimana ilustrasi penerapannya.

Gambar-gambar di bawah ini akan menjelaskan contoh penerapan strategi buy berdasarkan sistem trading forex yang baru kita bangun ini.

Pada gambar berikut ini, Anda bisa melihat telah terjadi golden cross di chart daily pair USD/CAD.

trading forex, strategi forex, belajar forex

Saat itu harga telah berada di atas SMA 20 dan SMA 50 namun stochastic telah memperlihatkan indikasi bearish sedangkan CCI berada dalam kondisi overbought. Nah, selanjutnya kita tinggal menunggu akan terjadi pull-back/koreksi ke area di antara kedua SMA tersebut.

trading forex, strategi forex, belajar forex

Setelah pull-back/koreksi terjadi ke area di antara SMA 20 dan SMA 50, Anda tinggal menunggu konfirmasi sinyal bullish dari stochastic. Ketika sinyal bullish terkonfirmasi di stochastic, pastikan nilai RSI telah berada di atas 50. Perlu diingat bahwa sinyal tersebut sebaiknya harus terkonfirmasi setelah candlestick closed.

Gambar berikut ini memperlihatkan pergerakan harga selanjutnya setelah sinyal buy terkonfirmasi berdasarkan sistem trading tersebut. Terlihat bahwa harga telah bergerak sejauh 2278 pips setelah buka posisi.

trading forex, strategi forex, belajar forex

Pada saat itu Anda mungkin akan menutup posisi jika merasa sudah puas, namun sebenarnya berdasarkan sistem trading forex yang telah disusun di atas, sebaiknya posisi tersebut baru ditutup jika terjadi death cross atau nilai RSI jatuh ke bawah 50.

trading forex, strategi forex, belajar forex

Perlu diingat bahwa sistem trading ini mempergunakan time-frame daily, sehingga sebenarnya lebih condong kepada gaya trading long-term. Oleh karena itu, wajar jika dalam contoh di atas transaksi yang dilakukan bisa mencapai keuntungan hingga lebih dari 13.000 pips!

Kesabaran adalah kunci. Kembali kepada konsep mechanical trading system, memang faktor emosi sebaiknya tidak terlalu terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Buy, sell dan close posisi Anda hanya jika ada sinyal valid yang telah terkofirmasi.

Nah, sistem trading yang saya paparkan ini hanya contoh saja. Anda bebas memodifikasi atau bahkan menciptakan sendiri sistem trading yang kira-kira sesuai dengan karakter dan gaya trading Anda dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dipaparkan mulai dari tulisan bagian pertama, bagian ke-2 hingga ke-3 ini.

Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Rahasia Membuat Sistem Trading Forex Sendiri (2)

Pada artikel sebelumnya, Anda telah mempelajari mengenai apa itu mechanical trading system. Nah, fokus utama artikel ini adalah untuk memandu Anda dalam step-by-step proses pembuatan sistem trading forex Anda sendiri. Meskipun tidak membutuhkan banyak waktu untuk membuat sebuah sistem, namun untuk menguji sistem trading tersebut mutlak membutuhkan waktu. Maka dalam hal ini kesabaran Anda diperlukan.

Ada tujuh langkah yang harus Anda jalankan dalam membangun sebuah mechanical trading system.

Langkah 1: Tentukan time-frame

Hal pertama yang harus Anda tetapkan ketika membangun sistem trading Anda adalah menentukan tipe trader seperti apa Anda ini. Apakah Anda seorang day trader? Swing trader? Apakah Anda suka memantau chart setiap hari, sekali seminggu, atau mungkin sebulan sekali? Ketika Anda melakukan trading, berapa lama biasanya Anda menahan posisi terbuka?

Unsur-unsur tersebut di atas akan membantu Anda untuk menentukan time frame berapa yang akan Anda pergunakan. Meskipun misalnya Anda ingin bertransaksi menggunakan metode multiple time-frame analysis, tentukan time-frame utama mana yang biasanya Anda pergunakan untuk mencari entry signal.

Langkah 2: Tentukan indikator trend

Karena tujuan utama sistem trading adalah mengidentifikasi trend sedini mungkin, Anda selayaknya memanfaatkan indikator yang bisa memenuhi tujuan tersebut. Misalnya moving average (MA), yang  merupakan salah satu indikator trend yang cukup populer.

Para trader biasanya mempergunakan dua buah MA dengan periode yang berbeda dan menunggu hingga terjadi perpotongan antara kedua MA tersebut. Metode ini merupakan metode dasar yang dikenal dengan metode “MA crossover”. Teknik yang paling sederhana dari metode ini merupakan cara tercepat dan termudah dalam mengidentifikasi potensi perubahan trend.

Memang ada banyak metode lain dalam forex trading untuk mengenali trend, namun MA merupakan salah satu yang paling mudah untuk dipergunakan.

Langkah 3: Pergunakan indikator yang bisa mengonfirmasi trend

Target ke dua dari sebuah sistem trading adalah mampu menghindari whipsaw. Anda tentu tidak mau terjebak oleh sinyal palsu. Salah satu cara menghindarinya adalah dengan memastikan sinyal yang muncul telah terkonfirmasi dengan arah trend yang berlangsung. Konfirmasi sinyal biasanya menggunakan indikator yang termasuk golongan momentum atau oscillator.

Ada banyak indikator teknikal yang bisa dipergunakan sebagai sinyal yang mengonfirmasi trend. Tim Market Analyst FOREXimf.com biasa mempergunakan stochastic dan CCI. Selain itu Anda juga bisa mempergunakan MACD atau RSI. Silakan Anda mencoba beberapa jenis indikator. Jika Anda sudah terbiasa maka Anda akan menemukan indikator mana yang sekiranya cocok dengan gaya trading Anda lalu masukkan ke dalam sistem trading yang Anda bangun.

Langkah 4: Tetapkan batasan resiko

Dalam membangun sistem trading, sangat penting menentukan tingkat toleransi atau batasan resiko. Memang tidak banyak orang yang suka membicarakan kerugian, namun pada kenyataannya trader forex yang baik adalah trader yang mampu berpikir untuk membatasi berapa besar kerugian yang mungkin bisa ia derita. Mereka selalu memikirkan resiko terlebih dahulu sebelum membayangkan berapa besar keuntungan yang bisa mereka dapatkan.

Tingkat toleransi resiko pada masing-masing orang tentu berbeda-beda. Anda memang harus menentukan batasan resiko namun tetap harus dalam batas “kenyamanan” Anda sendiri. Jadi jangan bulat-bulat meniru trader lain yang toleransi resikonya lebih tinggi daripada Anda.

Ini erat kaitannya dengan money management,yang memegang peranan sangat penting dalam trading forex. Anda bisa membaca banyak topik tentang money management di website ini.

Langkah 5: Tentukan aturan entry dan exit

Setelah Anda menetapkan batasan resiko, langkah selanjutnya adalah menetapkan aturan entry (membuka posisi) dan exit (menutup transaksi).

Ada trader yang membuka posisi setelah semua indikator yang dipergunakan terlihat memberikan sinyal meskipun candlestick belum close.  Ada pula yang lebih suka menunggu hingga candlestick close.

Kami sendiri mengikuti pendapat yang ke-2, yaitu menunggu hingga candlestick close, karena seringkali ternyata indikator teknikal berubah setelah candlestick close dan sinyal yang tadinya tampak telah terkonfirmasi ternyata “menghilang”.

Namun sebenarnya itu hanya masalah gaya trading saja. Trader yang tidak merasa perlu menunggu konfirmasi candlestick biasanya adalah tipe trader yang agresif.

Sementara itu ada beberapa opsi untuk aturan exit. Salah satu cara adalah menggunakan trailing stop. Cara lain adalah menetapkan target dan hanya akan menutup transaksi ketika target telah tercapai. Banyak yang menggunakan support dan resistance sebagai acuan target, sementara ada pula yang hanya menetapkan target dalam bentuk sekian pip.

Anda juga bisa menggunakan “sinyal-kontra” sebagai aturan exit. Misalnya jika Anda masuk posisi buy berdasarkan MA golden cross (MA memotong dari bawah ke atas), maka Anda hanya akan menutup posisi tersebut jika terjadi MA death cross (MA memotong dari atas ke bawah) dan sebaliknya.

Oh ya, ingat bahwa aturan exit tidak hanya berlaku saat profit saja. Anda juga harus menerapkan aturan exit saat terjadi loss.

Opsi mana pun yang Anda pilih, pastikan Anda akan selalu menjalankannya. Jangan pernah membuka atau menutup posisi terlalu cepat sebelum kondisi atau aturan yang telah Anda tetapkan terpenuhi. Apa pun yang terjadi – ya, APA PUN YANG TERJADIstick to the plan!

Langkah 6: Tulis aturan sistem trading Anda dan PATUHI!

Inilah langkah paling penting dalam menciptakan sistem trading. Tuliskanlah aturan sistem trading Anda dan selalu patuhi. Sekali lagi: SELALU PATUHI. No matter what!

Disiplin adalah salah satu sikap yang HARUS dimiliki seorang trader. Tidak ada sistem trading yang bisa berhasil dengan baik jika Anda tidak disiplin dalam mematuhi aturan sistem trading tersebut.

Langkah 7: Uji Sistem Trading Anda

Cara termudah untuk menguji sistem trading yang baru Anda buat adalah mempergunakan Strategy Tester yang tersedia di MetaTrader. Cara ini biasa disebut backtesting. Terapkan semua aturan sistem trading Anda dengan jujur dan disiplin. Ini penting. Sangat penting.

Pergunakan data harga yang cukup. Minimal pergunakan data pergerakan harga dua atau tiga tahun ke belakang agar Anda tahu apakah sistem Anda bisa mengikuti dinamika pasar atau tidak. Jika hasil backtesting Anda cukup memuaskan, lanjutkan ke tahap pengujian ke-2, yaitu forward testing dengan menggunakan demo account.

Lakukan forward testing setidaknya dua bulan. Ini akan memberikan kesempatan bagi Anda untuk “merasakan” kinerja sistem trading Anda secara live. Selain itu, kesabaran dan kedisiplinan Anda akan kembali diuji dengan pergerakan market secara real time.

Setelah dua bulan, Anda akan mengetahui apakah sistem tersebut benar-benar bisa Anda pergunakan. Jika hasil demo account masih memuaskan dan Anda sudah cukup percaya diri dengan sistem trading yang Anda ciptakan, maka langkah selanjutnya adalah menerapkannya dalam real account.

Selamat! Anda telah berhasil menciptakan sistem trading forex Anda sendiri.