Official Blog FOREXimf.com

Posts

Amankah Strategi Forex Anda?

Judul artikel ini sebenarnya sudah terjawab jika ternyata Anda sudah memiliki pengalaman dalam dunia trading forex, entah itu pengalaman baik maupun buruk. Sederhananya begini untuk menjawab pertanyaan Amankah Strategi Forex Anda? : jika Anda menderita banyak kerugian hingga modal Anda terkuras habis, berarti strategi trading Anda selama ini tidak aman. Tetapi jika ternyata modal Anda mengalami pertumbuhan yang konsisten, berarti strategi Anda (setidaknya sampai saat ini) bisa dikatakan relatif aman.

Tetapi jangan senang dulu. Meskipun modal Anda mengalami pertumbuhan, tetap saja harus dilihat sudah berapa lama Anda menjalankan strategi tersebut. Jika baru beberapa bulan saja maka belum bisa dinilai apakah memang strategi tersebut benar-benar aman atau tidak. Percaya atau tidak, ada semacam “kepercayaan” di kalangan trader bahwa ada yang namanya beginners luck, yaitu ketika seorang trader pemula bisa mengumpulkan profit-demi-profit dalam beberapa bulan pertama trading. Setelah itu? Tamat.

Begini saja, terlepas dari apakah Anda senantiasa loss atau masih berhasil mendulang profit, coba cek saja apakah dua poin kunci ini sudah ada dalam strategi trading Anda.

 

Poin Kunci #1: Strategi Sudah Teruji Oleh Waktu

Pastikan strategi yang Anda pergunakan adalah strategi trading yang memang sudah teruji oleh waktu. Maksudnya bagaimana?

Kita tidak bisa memberi penilaian atas sebuah strategi trading (atau sering juga disebut sistem trading) hanya dari beberapa kali transaksi atau dua-tiga bulan uji coba saja. Itu karena pasar sangatlah dinamis dan perilakunya bisa berubah-ubah ddengan cepat.

Ujilah terlebih dahulu strategi yang akan Anda pergunakan. Untuk keperluan itu, setidaknya ada dua tahap yang harus dilewati.

Tahap pertama adalah backtesting, yaitu melakukan simulasi trading dengan mempergunakan pergerakan harga di masa lampau (historical price). Dengan cara ini, Anda akan bisa menguji akurasi strategi trading tertentu seolah sedang berada di masa itu, karena Anda akan melihat grafik harga bergerak naik dan turun sesuai dengan kejadian saat itu.

Dalam melakukan backtesting, sebaiknya pergunakan data historical price sebanyak mungkin. Saya biasa mempergunakan data selama tiga tahun. Anda bisa mempelajari cara melakukan backtesting di sini.

Tahap ke-2 adalah forward testing, di mana Anda akan melakukan uji coba strategi tersebut di secara real time, alias di pasar sesungguhnya. Sebagai langkah awal forward testing, Anda bisa mempergunakan demo account, tetapi pastikan Anda melakukan simulasi trading ini sesuai dengan rule. Intinya lakukan simulasi ini seperti halnya Anda trading dengan real account. Tahap forward testing ini sebaiknya dilakukan jika hasil backtesting sudah memperlihatkan hasil yang bagus. Lakukan forward testing ini setidaknya selama tiga bulan berturut-turut.

Tahap ke-3 adalah melakukan forward testing dengan real account. Lakukan setidaknya selama dua bulan.

Jika Anda berhasil melalui seluruh rangkaian testing itu dengan hasil yang positif, maka strategi Anda memang sudah layak dijalankan.

 

Poin Kunci #2: Strategi Memiliki Trading Plan Yang Jelas dan Rinci

Trading plan mengatur dos & donts dalam trading Anda. Artinya mengatur apa yang harus Anda lakukan dan mengatur apa yang tidak boleh Anda lakukan.

Yang harus ada dalam trading plan di antaranya adalah money management, sementara money management erat kaitannya dengan risk management. Tentu harus ada pula strategi yang akan Anda terapkan. Contohnya seperti berikut ini:

Modal : $10,000
Resiko Maksimum : 50% dari modal ($5,000)
Resiko per transaksi : 5% dari resiko maksimum
Risk-to-reward ratio (RRR) : 1:1
Strategi : Swing trading
Sistem trading : Fibonacci Retracement + Stochastic + CCI, time-frame H1
Entry : Tunggu koreksi ke area 38.2-61.8, cari sinyal di stochastic + CCI
Exit : Stop Loss (SL) di area 61.8-76.4 Fibonacci Retracement (cut loss)Take Profit (TP) di area 23.6-0.0 Fibonacci Retracement(sesuaikan dengan resiko per transaksi 5% dan RRR)

 

Dengan trading plan yang rinci seperti contoh di atas, maka setiap keputusan yang Anda ambil akan memiliki dasar dan arah yang jelas. Anda akan tahu persis seberapa besar resiko yang akan Anda hadapi, juga tahu apa yang harus dilakukan jika ternyata resiko datang menghampiri.

Nah, itulah dua poin kunci yang harus ada dalam strategi trading Anda. Jika satu saja tidak Anda miliki, besar kemungkinan strategi yang Anda jalankan selama ini tidaklah seaman yang Anda kira.

Semoga sukses.

 

0 Comments

Indikator “Andrews’ Pitchfork” Untuk Forex Trading (Bagian-1)

Analisa teknikal merupakan salah satu metode analisa yang lazim dipergunakan dalam forex trading. Manfaat yang diberikan di antaranya adalah memungkinkan seorang trader untuk “melacak” pergerakan pasar dan mengambil keputusan berdasarkan trend yang tengah berlangsung. Bukan hanya trend yang bisa menjadi patokan, namun juga banyak “alat” lain seperti pengenalan pola pergerakan harga, juga indikator-indikator teknikal. Salah satu di antara banyak “alat” dalam analisa teknikal adalah “Andrews’ Pitchfork”, yang akan kita bahas dalam artikel kali ini.

Dari namanya, mungkin Anda sudah bisa menduga bahwa Andrews’ Pitchfork dinamai sesuai dengan nama kreatornya. Anda benar, karena penciptanya adalah Dr. Alan H. Andrews. Ia adalah seorang fisikawan yang lahir dari keluarga yang dekat dengan dunia finansial. Ayahnya adalah seorang konsultan investasi sehingga hampir tiap hari ia akrab dengan perbincangan seputar pasar finansial. Dengan kecerdasannya – dan kesadarannya akan pentingnya pendidikan – ia berhasil lulus dari Harvard dan MIT, dua universitas yang sangat bergengsi di Amerika Serikat karena kualitasnya.

Namun Andrews tidak sendirian, ia mendapat bantuan dari Roger W. Babson dan George Marechal.

Perkenalan pertama dengan Andrews’ Pitchfork

Andrew’s Pitchfork sebenarnya bukan indikator melainkan termasuk dalam keluarga “Line Studies”. Termasuk dalam keluarga Line Studies ini adalah trendline, channel, Fibonacci Retracement dan lain-lain. Namun demikian, untuk mempermudah penyebutan, baiklah kita anggap saja Andrew’s Pitchfork adalah indikator teknikal.

OK, jadi apa dan bagaimana sebenarnya indikator ini?

Pada dasarnya, ia adalah indikator yang bisa dipergunakan untuk mengidentifikasi support dan resistance dengan bantuan tiga trendline sejajar. Tiga trendline itu terbentuk dari penempatan tiga titik acuan setelah menentukan trend yang jelas.

Bisa dikatakan indikator ini mirip dengan channel, hanya saja ia memiliki tiga garis, sementara channel pada umumnya hanya memiliki dua garis (atas dan bawah). Ketiga garis pada Andrews’ Pitchfork diperoleh dengan menggunakan tiga titik acuan yang merupakan titik-titik puncak dan lembah yang signifikan.

Berikut ini adalah penampakan Andrews Pitchfork dengan tiga titik acuan yang merupakan puncak dan lembah yang signifikan.

forex trading, strategi trading, belajar forex

Gambar 1: Andrews’ Pitchfork dengan 3 titik acuannya, digambar pada chart XAU/USD.

Garis yang berada di tengah channel yang terbentuk yang disebut “median line”. Itulah sebabnya metode analisa seperti ini juga kerap disebut sebagai “median line studies”. Pada Andrews’ Pitchfork, median line itu disebut “helve” (tangkai), sementara dua garis channel yang berada di atas dan bawah disebut “teeth” (gigi). Pitchfork sendiri berarti garpu rumput dalam bahasa Indonesia, sehingga penamaan “tangkai” dan “gigi” itu mengacu pada bentuk garpu rumput yang memiliki tangkai dan gigi. Kedua “gigi” itu sebenarnya adalah channel, di mana garis yag berada di atas menjadi resistance sedangkan yang di bawah menjadi support.

Ada 80% kemungkinan harga akan kembali bergerak menuju helve jika telah berada di garis atas atau bawah, namun jangan lupa bahwa ada juga kemungkinan harga akan menembus garis atas atau bawah tersebut jika tekanan bullish atau bearish sangat kuat, bahkan bisa mengubah arah trend.

Penerapan

Untuk menggambar Andrews’ Pitchfork, sebelumnya Anda harus melihat ada trend. Ingat, trend memiliki aturan: uptrend adalah sederetan puncak dan lembah yang semakin tinggi, sedangkan downtrend adalah sederetan puncah dan lembah yang semakin rendah. Lihat di sini untuk menyegarkan memori Anda tentang trend.

Pada gambar di atas terlihat bahwa XAU/USD mulai bergerak turun dari puncak Titik 1. Sebelum Titik 2, Anda juga bisa melihat ada lembah yang lebih tinggi, ini artinya Titik 2 merupakan lembah yang lebih rendah daripada lembah sebelumnya. Kemudian dari Titik 1 hingga Titik 3 Anda juga bisa melihat puncak yang terbentuk juga semakin rendah. Dengan demikian, pergerakan dari Titik 1 hingga Titik 3 merupakan downtrend untuk jangka pendek.

Setelah pitchfork tergambar dengan baik, langkah selanjutnya adalah mencoba mencari peluang jual atau beli. Untuk melakukan trading, Anda bisa memanfaatkan area di antara sepanjang channel, atau Anda bisa menunggu hingga salah satu garis channel (teeth/gigi) tembus untuk menerapkan breakout trading.

Metode yang juga sering dipergunakan adalah bounce trading dengan memanfaatkan channel sebagai support dan resistane serta helve (median line) sebagai pivot.

Ada beberapa aturan dasar yang diterapkan untuk trading berdasarkan Andrews’ Pitchfork ini:

  1. Sell ketika harga berada di area channel atas, target pertama adalah helve, sementara target terjauh adalah channel bawah.
  2. Buy ketika harga berada di area channel bawah, target pertama adalah helve, sementara target terjauh adalah channel atas.
  3. Pada saat downtrend, buy jika channel atas tembus.
  4. Pada saat uptrend, sell jika channel bawah tembus.

Di artikel selanjutnya akan dibahas contoh penerapan trading dengan mempergunakan Andrews’ Pitchfork.

Sampai jumpa.

0 Comments

Strategi Trading Forex: “Stop-Loss” Jadi “Stop-Profit”

Pasar forex merupakan lingkungan yang sangat dinamis dengan berbagai macam aspek yang perlu diperhatikan oleh seorang trader dalam menjalankan strategi forex-nya. Banyaknya hal penting yang harus diperhatikan terkadang membuat seorang trader melupakan hal-hal yang (dianggap) kecil, namun ternyata berdampak besar. Salah satu hal sering dianggap “kecil” itu adalah stop-loss, yang padahal ternyata bisa mengubah dunia Anda. Dalam belajar forex kali ini, kita akan belajar untuk lebih memahami “si kecil” yang ternyata besar ini.

Stop-loss – nama lengkapnya adalah stop-loss order – bisa menjadi alat yang sangat berguna, jika Anda tahu bagaimana menggunakannya. Yuk, kita kupas bersama.

Apakah stop-loss itu?

Stop-loss sebenarnya adalah order yang ditempatkan untuk menutup transaksi terbuka dengan tujuan untuk membatasi resiko kerugian. Misalnya, Anda membuka transaksi forex: Buy 1 lot AUD/USD di harga 0.81400. Sebagai strategi forex untuk membatasi resiko dalam trading Anda menempatkan stop-loss di harga 0.81000. Ini berarti jika harga kemudian turun ke 0.81000, maka transaksi Anda tersebut akan ditutup di harga 0.81000 dengan kerugian sebesar $400.

strategi forex, forex trading

Sisi positif dan negatif

Tidak ada orang yang mau mengalami kerugian, namun dalam trading mau tidak mau Anda harus belajar menghadapi resiko tersebut. Telah disebutkan sebelumnya bahwa Anda bisa membatasi resiko kerugian yang mungkin bisa Anda derita dengan menempatkan stop-loss.

Sisi positif dari menempatkan stop-loss adalah Anda tidak perlu terus menerus melihat grafik pergerakan harga. Cukup tempatkan level stop-loss dan resiko Anda sudah terbatasi dengan sendirinya, tanpa Anda perlu terpaku di depan monitor Anda. Bahkan – ekstrimnya – Anda boleh mematikan komputer Anda dan pergi berbelanja, bermain bilyar, atau menonton film kesukaan Anda. Resiko Anda sudah dibatasi oleh stop-loss.

Namun setiap hal memiliki sisi positif sekaligus negatif, demikian juga dengan stop-loss.

Bisa saja terjadi skenario seperti ini: stop-loss yang Anda tempatkan hanya “dicolek” oleh pergerakan harga, lalu kemudian harga berbalik arah dan justru menemui target profit Anda. Misalnya dalam contoh transaksi yang disebutkan di atas (Buy 1 lot AUD/USD di harga 0.81400; stop-loss di harga 0.81000): setelah harga menyentuh level 0.81000 (stop-loss) ternyata kemudian harga langsung rebound dan bahkan mencapai angka 0.81800. Cukup menyesakkan dada, ya?

Tetapi cobalah berpikir seperti ini: Anda TIDAK PERNAH tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Dengan kata lain, Anda – bahkan siapa pun – tidak pernah tahu pasti pergerakan pasar selanjutnya. Dalam forex trading semua kemungkinan bisa terjadi: harga bisa saja rebound, namun JUGA BISA MELANJUTKAN PERGERAKAN TURUN sehingga kerugian Anda akan semakin besar dan strategi forex yang telah Anda susun dengan susah payah tak lagi berguna. Semua peluang terbuka.

Pertanyaannya kemudian adalah: apakah Anda sanggup menghadapi kerugian yang lebih besar daripada sekedar minus $400? Mana yang lebih menyakitkan: kehilangan $400 (sesuai dengan toleransi resiko Anda), atau mengalami kerugian yang jauh lebih besar lantaran Anda tak membatasi resiko Anda?

Yang paling penting adalah bahwa stop-loss memungkinkan seorang trader untuk segera membuat keputusan tanpa ada keterlibatan emosi. Orang cenderung “jatuh cinta” pada transaksinya; ia tak mau membuang transaksi itu meskipun kerugian semakin menggunung. Trader seperti itu selalu berharap dan berharap pasar akan berbalik arah. Padahal, dalam penantian itu, resiko yang dihadapinya semakin membesar.

Aturan menempatkan stop-loss

Dalam forex trading, Anda harus – bahkan WAJIB – belajar menerapkan strategi forex yang perlu untuk membatasi resiko. Semua trader sukses setuju dengan hal ini.

Kunci untuk memperkecil kemungkinan stop-loss “terjilat” oleh pergerakan harga adalah teknik penempatan stop-loss itu sendiri. Sebaiknya Anda mengikuti sinyal di time-frame yang tidak terlalu pendek untuk menghindari pergerakan harga yang tiba-tiba. Tempatkanlah stop-loss Anda beberapa pips di atas resistance kunci (jika posisi Anda adalah sell) atau di bawah support kunci (jika posisi Anda adalah buy). Secara teknikal, ada metode yang mengajarkan menempatkan sekitar 100-200 pips (untuk quote 5 desimal). Ada banyak metode menentukan resistance dan support kunci, Anda tinggal mempelajarinya saja.

Lebih penting lagi adalah menempatkan stop-loss sesuai dengan toleransi resiko yang sudah Anda tetapkan dalam trading plan. Misalnya, Anda memiliki modal sebesar $ 10,000 dan mengalokasikan resiko sebsar 5% per transaksi, maka stop-loss Anda tidak boleh lebih dari sebesar $500.

Tak sekedar membatasi kerugian

Asal muasal stop-loss memang bertujuan untuk membatasi kerugian, sesuai dengan namanya. Namun dalam perkembangannya, stop-loss ternyata bisa juga untuk membiarkan keuntungan yang telah Anda peroleh berpotensi menjadi semakin besar. Bagaimana caranya?

Teknik itu bernama “trailing stop”. Dalam kasus ini, “stop-loss” tak lagi berperan untuk membatasi kerugian, melainkan “mengunci” keuntungan di level tertentu. Seperti apa ceritanya?

Mari kita kembali ke contoh transaksi yang disebutkan sebelumnya. Asumsikan Anda melakukan forex trading dan membuka posisi Buy AUD/USD di harga 0.81400. Anda telah belajar bahwa Anda harus membatasi resiko, dan sebagai strategi forex-nya Anda menempatkan stop-loss di 0.81000.

Ternyata kemudian harga terus bergerak naik; katakanlah hingga ke 0.82000. Di level tersebut, Anda sudah memperoleh floating profit (unrealized profit) sebesar $600 (kondisi floating profit adalah ketika posisi Anda sudah untung namun posisi tersebut belum ditutup). Dalam kondisi tersebut, alih-alih menutup transaksi, Anda justru memindahkan (istilahnya amend) stop-loss yang tadinya berada di 0.81000 ke 0.81600. Dengan demikian, jika nanti harga turun dari 0.82000 ke 0.81600, posisi Anda akan ditutup di kisaran 0.81600, dengan hasil keuntungan sebesar $200.

strategi forex, forex trading

Kesimpulan

Dalam forex trading, stop-loss merupakan strategi forex yang paling mudah namun berdampak sangat signifikan dalam upaya Anda membatasi resiko. Memang benar bahwa ada cara lain seperti switching atau averaging, namun semua itu memiliki efek samping berupa beban psikologis yang jauh lebih besar.

Meskipun mudah sayangnya banyak trader yang “gagal” menggunakannya, entah itu untuk membatasi resiko maupun mengunci keuntungan. Anda harus memperlakukan stop-loss seperti premi asuransi, di mana Anda tidak pernah berharap akan menggunakannya namun ketika resiko terjadi, Anda tetap tenang karena Anda tahu bahwa Anda sudah memiliki pengaman.

Merugi memang tidak enak, namun lebih tidak enak lagi jika kerugian yang diderita semakin menggunung lantaran tidak dibatasi. Sakitnya tuh di dompet….

Jadi, pergunakanlah stop-loss.

7 Comments

Investasi Bodong Bukan Trading Forex Asli

Belum lama ini Anda mungkin pernah membaca di internet, bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis semacam daftar yang berisi penyelenggara investasi yang tidak berizin atau tidak berada di bawah pengawasan OJK. Daftar tersebut cukup memancing keresahan mengingat ada beberapa pialang berjangka (yang memfasilitasi trading forex) turut menjadi “sasaran tembak” daftar ala OJK tersebut. Keresahan meningkat oleh judul berita media yang terkesan menyamaratakan bahwa semua nama yang ada di daftar tersebut adalah “investasi bodong” alias penipuan berkedok investasi.

Padahal, OJK sendiri telah dengan gamblang menyatakan: “Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis daftar daftar perusahaan atau kegiatan yang tidak mendapatkan izin dan produk atau layanannya tak diawasi OJK.” Bagian yang dicetak tebal sebenarnya mempertegas bahwa tidak semua nama yang ada dalam daftar tersebut ilegal, melainkan bisa jadi memang tidak berada di bawah pengawasan OJK. Perdagangan berjangka, dalam hal ini diatur dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Badan tersebut hingga saat ini masih berdiri dan memiliki otoritas sendiri, tidak dilebur ke dalam OJK seperti halnya BAPEPAM-LK (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan).

Maka jelaslah, pialang berjangka tidak ada urusannya dengan OJK sama sekali, kecuali jika suatu saat nanti BAPPEBTI pun dilebur ke OJK. Hingga saat ini pialang berjangka tak harus meminta izin apa pun dari OJK untuk beroperasi, melainkan cukup berbekal izin dari BAPPEBTI.

Trading forex

“Investasi Bodong” Kembali Marak?

Sialnya, memang cukup banyak investasi bodong yang bermodus investasi forex (valas) dan emas, produk yang hingga saat ini masih menjadi primadona perdagangan berjangka di Indonesia. Dalam daftar yang dirilis OJK tersebut, memang ada beberapa nama yang bermasalah di masyarakat.

Masyarakat sering terjebak penipuan bermodus investasi ini lantaran tingginya imbal hasil yang dijanjikan. Tak jarang para penipu itu menghembuskan janji-janji semanis madu berupa keuntungan puluhan bahkan ratusan kali lipat dari modal yang disetorkan. Tak ayal, impian untuk cepat kaya pun membuat para korban rela menyerahkan uang simpanan mereka dengan harapan keuntungan yang berlipat ganda.

Jangan Lupakan Resiko

Ada satu hal yang dilupakan kebanyakan masyarakat kita: RESIKO. Dunia bisnis – termasuk investasi – selalu berjalan bersama resiko. Kerugian bisa terjadi kapan saja. Sayangnya para penipu lebih lihai merangkai kata dan mengumbar pesona demi mengeruk setiap rupiah dari calon-calon korbannya. Tak sekalipun mereka menyinggung resiko yang mungkin bisa terjadi. Semua yang disampaikan hanyalah untung, untung dan untung.

Padahal tidak ada satu pun bentuk bisnis yang bebas dari resiko kerugian. Dalam bisnis, berlaku konsep “high risk-high return”. Peluang selalu berbandung lurus dengan resiko. Dengan kata lain, semakin tinggi peluang keuntungan yang ditawarkan, maka semakin tinggi jugalah resiko yang menyertainya. Sadarilah hal ini, agar Anda tidak menjadi sasaran empuk para penipu.

Investasi Bukan Trading, Vise Versa

Ini topik klasik yang sepertinya sudah menjadi salah kaprah di masyarakat. Kebanyakan orang menganggap setiap kegiatan yang melibatkan perputaran uang/modal adalah investasi, padahal tidak selalu demikian.

Investasi adalah ketika Anda mengalokasikan uang Anda ke suatu aset tertentu, misalnya rumah. Kemudian rumah tersebut Anda sewakan. Setiap tahun (atau bulan) Anda akan mendapatkan uang dari hasil menyewakan rumah tersebut. Rumah yang Anda beli (atau bangun) memberikan penghasilan untuk Anda dan status rumah tersebut tetap menjadi milik Anda.

Berbeda ceritanya jika Anda membeli satu unit rumah untuk Anda jual kembali. Selama rumah tersebut belum terjual kembali, Anda tidak akan memperoleh keuntungan apa pun secara finansial. Anda baru akan memperoleh keuntungan jika rumah tersebut Anda jual kembali dengan harga yang lebih tinggi daripada ketika Anda membelinya. Keuntungan yang Anda peroleh adalah dari selisih harga jual dan harga belinya. Dalam kasus ini, rumah tersebut Anda perdagangkan alias Anda perjualbelikan. Dengan kata lain, Anda melakukan aktivitas trading, bukannya investasi.

Banyak orang yang tidak menyadari perbedaan kedua hal tersebut. Maka ketika Anda berbicara “investasi forex”, sebenarnya yang dimaksud adalah “trading forex”. Forex (valas) diperdagangkan dan keuntungan bisa diperoleh dari selisih pergerakan harga mata uang tersebut terhadap mata uang yang lain.

Trading Forex Bukan Skema Cepat Kaya

Trading forex adalah bisnis. Layaknya bisnis, tentu membutuhkan tahapan-tahapan dan waktu untuk bisa mencapai puncak kesuksesan.

Nilai mata uang (kurs) tidak pernah tetap. Penguatan atau pelemahan bisa terjadi setiap saat dan seringkali ekstrim. Resiko yang menyertai sangatlah tinggi. Oleh karena itu waspadalah Anda jika dijanjikan keuntungan tetap (fix income) dari trading forex hingga puluhan atau bahkan ratusan kali lipat dari modal awal seperti yang dilakukan pelaku investasi abal-abal itu. Saran saya, buang saja penawaran seperti itu ke tempat sampah, kecuali orang yang menawarkan hal itu berani berkata jujur, “Peluang keuntungan bisa ratusan persen, tapi resikonya adalah Anda bisa kehilangan seluruh modal Anda.”  Jika itu yang dikatakannya, bolehlah Anda berpikir untuk menitipkan modal Anda padanya.

Lebih daripada itu, dibutuhkan pengetahuan yang memadai untuk bisa memanfaatkan pergerakan pasar uang yang luar biasa dinamis. Tanpa pengetahuan itu, mustahil bagi siapa pun untuk bisa sukses di dunia trading forex.

Kekuatan modal pun turut menentukan. Potensi keuntungan yang Anda peroleh berbanding lurus dengan kekuatan modal Anda. Maka, berhati-hatilah jika misalnya ada seseorang yang datang kepada Anda dan berkata, “Berikan saya dua setengah juta, akan saya jadikan seratus dua puluh lima juta dalam sebulan.” Itu mimpi di siang bolong. Segeralah bangun. :)

6 Comments

Strategi Lepas Dari “Kegalauan” Trading Forex

Syahdan, tersebutlah seorang trader forex pendatang baru yang bernama Rudy. Ia mulai mencoba menginjakkan kakinya di dunia trading setelah mendengar gegap gempita yang tampaknya menarik baginya. Ia pun ingin merasakan manisnya keuntungan spektakuler menggunakan strategi forex yang canggih, seperti yang sering menjadi topik obrolan di antara teman-temannya.

Ternyata kenyataan tak semanis impiannya. Transaksi demi transaksi berakhir dengan kerugian dan Rudy merasa kecewa. Ia tak habis pikir mengapa orang lain bisa berkali-kali memperoleh keuntungan besar sementara dirinya tak bisa mendapatkan hal yang serupa. Kalaupun dapat, keuntungan yang diperoleh jauh lebih kecil daripada kerugian yang diderita.

strategi forex

Petualangan Bermula

Kekecewaan Rudy mengantarkannya ke Google. Ia mengetikkan kata kunci “strategi forex”. Ia mengunduh dan mempelajari berpuluh-puluh artikel dan e-book tentang strategi forex. Namun, bukannya menjadi semakin paham, ia justru menjadi semakin bingung.

Suatu ketika ia melihat iklan training dan pelatihan trading. Rudy penasaran lagi dan ia memutuskan untuk mengikuti pelatihan yang berbiaya cukup mahal itu. Asal tahu saja, ada orang yang bersedia memberikan pelatihan dengan biaya berkisar hingga 10 juta rupiah untuk beberapa kali pertemuan. Tak masalah bagi Rudy, yang penting nanti ia bisa untung besar.

Namun apa yang didapatkannya? Nihil. Tragedi berulang. Ia kembali kehilangan uangnya. Kali ini rasa sakitnya dua kali lipat, karena ia merasa telah membuang-buang uang untuk pelatihan yang mahal namun menurutnya tak ada gunanya.

Jangan Serakah!

Hingga suatu ketika Rudy bertemu dengan seorang trader, sebut saja namanya Bobby. Kepada Bobby ia ceritakan semuanya. Bagi Bobby, ini bukan pertama kalinya ia dijadikan tempat “curhat” pada desperate traders. Bahkan sebelum Rudy menyelesaikan cerita pun, Bobby sudah memiliki jawaban yang sudah sangat sering ia ucapkan.

“Anda terlalu banyak penasaran,” kata Bobby. “Rasa penasaran memang perlu, namun Anda harus bisa mengendalikannya dan menyalurkannya dengan benar. Di luar sana, ada sangat banyak teori tentang trading. Trik-trik trading pun tak kalah melimpah. Tahukah Anda, bahwa Anda sebenarnya tak wajib mempelajari semuanya?”

“Tapi bukankah kita harus selalu menyempurnakan teknik trading kita?” tanya Rudy.

“Lalu apa definisi ‘teknik yang sempurna’ itu bagi Anda?” tanya Bobby.

“Yaitu teknik yang bisa menciptakan keuntungan ratusan bahkan ribuan kali lipat daripada modal kita. Itu kan prinsip ekonomi yang sangat dasar? Anda tentu tahu itu,” jawab Rudy ketus.

Bobby tersenyum dan berkata, “Tidakkah itu terdengar terlalu serakah? Dalam trading, yang perlu Anda lakukan adalah mengelola modal sebaik-baiknya agar mampu menghasilkan keuntungan yang optimal. Silakan pasang target, namun target haruslah realistis. Anda pun harus mengukur kekuatan sendiri. Bisakah Anda mengeruk sebuah gunung kapur hanya berbekal sebuah sekop, lalu mengantar hasil kerukan Anda ke kota dengan sebuah gerobak dorong?”

Rudy terdiam. Egonya ingin menjawab “bisa” untuk pertanyaan terakhir Bobby yang sesungguhnya retoris itu, namun ia sadar bahwa jawaban itu akan menjadi jawaban yang tidak realistis.

“Bung Rudy, cobalah untuk sedikit menurunkan standar ‘kesempurnaan’ Anda itu. Jangan memasang target hanya berdasarkan nominal rupiah semata namun coba lihat perkembangan modal Anda. Tak perlu muluk-muluk. 10 persen saja per bulan, misalnya. Bukankah itu artinya sama dengan 120% setahun?” lanjut Bobby.

Speed Is NOT The Key

“Lalu apakah saya harus puas dan pasrah dengan kemampuan saya yang payah ini?” tanya Rudy kesal.

“Tentu tidak. Anda tetap harus meningkatkan kemampuan Anda, namun tentu tidak instan. Tetaplah belajar, namun belajarlah dengan cara yang benar. Tak perlu terburu-buru. Pelajari satu per satu.”

Bobby melanjutkan perkataannya, “Trading forex itu ibarat bisnis, Bung. Untuk bisa sukses, yang pertama kali harus Anda miliki adalah dasar yang kuat, baru melangkah ke trik-trik yang lebih canggih. Semua harus dijalani tahap demi tahap dan butuh waktu, tidak instan. Kuncinya bukan di kecepatan, melainkan di konsistensi.Tujuan seorang trader semestinya bukan mencari keuntungan besar dalam waktu singkat, melainkan mempertahankan konsistensi dalam meraih keuntungan.”

Rudy kembali terdiam. Selama ini ia berpikir untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya melalui trading forex. Pemikiran itulah yang membuatnya “kalap” dalam mencoba berbagai macam strategi forex, namun ia tak pernah mencoba memperkuat pengetahuan dasar mengenai analisa. Ia bahkan tak pernah mengerti konsep trend yang benar, atau cara membaca support atau resistance. Tak heran ia selalu bingung dan menjalankan semua trik yang pernah ia baca secara acak. Terlalu banyak informasi yang ada di kepalanya, sehingga ia justru menjadi bingung mana yang harus ia pilih dan jalankan.

Tak Ada Yang Sempurna

“Tak akan pernah ada sistem trading yang sempurna,” kata Bobby, seolah bisa membaca pikiran Rudy. “Semakin keras Anda mencoba mencari sistem yang ‘loss-free’, Anda justru akan semakin stress. Semakin jauh pula jalan Anda menuju sukses dalam trading. Yang perlu Anda lakukan adalah memilih sistem trading yang paling Anda pahami dan paling sesuai dengan gaya trading Anda. Ingat, tak perlu mencoba ‘menggapai matahari’ dengan mengharapkan keuntungan ratusan persen. Tangan Anda akan ‘terbakar’ nanti. Perlahan saja, namun konsisten. Itu sudah cukup,” lanjut Bobby.

“Anda pun tak perlu merasa iri seandainya orang lain memperoleh keuntungan yang lebih besar daripada Anda. Rezeki sudah diatur. Bersyukur sajalah. Mungkin saat ini giliran dia, namun jika Anda melakukan semuanya dengan benar, giliran Anda akan segera tiba,” kata Bobby lagi.

“Lalu di mana saya bisa belajar dengan benar?” tanya Rudy setengah putus asa.

FOREXimf.com menyediakan webinar bagi Anda yang sungguh-sungguh ingin belajar. Manfaatkanlah. Gali ilmu sebanyak mungkin dari mereka yang murah hati itu. Selamat belajar,” ujar Bobby menutup pembicaraan.

Entah mengapa Rudy merasa dadanya lega setelah obrolan bersama Bobby. Saat ini, ia menjadi salah satu peserta aktif dalam setiap webinar yang diadakan FOREXimf.com. Ia kini tak lagi galau.

*Terinspirasi kisah nyata, nama pelaku disamarkan demi alasan privasi

1 Comment

Solusi Mengatasi 6 Penyebab Kegagalan Trading

Fail trader 1Dunia trading Indonesia sedang berada dalam “masa suram”!

Mengapa? Karena mayoritas “karir” trader Indonesia (terutama pemula) berhenti secara prematur sebelum mereka mampu menghasilkan apa pun. Padahal banyak sekali yang telah menghabiskan begitu banyak waktu untuk meraih peluang yang ada di pasar, namun tak mampu memperoleh hasil yang berarti.

Ada banyak hal yang menyebabkan perjalanan trading para trader forex di Indonesia berhenti  dengan cepat ibarat bunga yang layu sebelum berkembang. Kali ini, kita akan mencoba untuk membahas setidaknya 6 penyebab kegagalan dalam trading berikut cara mengatasinya.

Penyebab #1: Belum menjadikan trading sebagai kebiasaan

Pernahkah Anda melihat pekerja di pabrik rokok kretek yang bisa melinting 350 batang rokok per jam dengan sangat rapi? Atau juru ketik yang bisa mengetik 80 kata per menit tanpa kesalahan, bahkan tanpa perlu melihat papan ketik?

Rahasianya adalah latihan yang kemudian menjadi kebiasaan. Itulah mengapa mereka terlihat sangat lihai melakukan hal-hal tersebut.

typist

Dalam trading pun demikian. Selama Anda masih belum terbiasa melakukan analisa dan mengambil keputusan, maka Anda akan tetap “gagap”. “Langkah” Anda akan tersendat-sendat dan Anda akan bosan karena menganggap trading forex bukanlah pilihan yang tepat. Padahal masalahnya bukan pada forex-nya, melainkan pada ketidakbiasaan Anda.

Solusinya: jadikan aktivitas trading sebagai kebiasaan. Luangkan waktu setiap hari untuk memantau, menganalisa dan melakukan transaksi. Nah, dalam proses “pembiasaan” ini, Anda bisa menggunakan demo account terlebih dahulu.

Penyebab #2: Masalah  kepercayaan diri

Ada dua masalah tentang kepercayaan diri:

-          Kurang percaya diri

-          Terlalu percaya diri (Oh, ya! Ini juga masalah!)

Kurang percaya diri diakibatkan kurangnya pengetahuan. Terlalu banyak hal-hal negatif yang memenuhi pikiran. Takut salah perkiraan, takut rugi, dan sebagainya. Ketakutan-ketakutan itu mencegah Anda untuk melakukan transaksi dan akhirnya justru banyak kesempatan emas terlewatkan.

confident 1

Solusinya: perbanyaklah belajar. Lengkapi  pengetahuan dengan teknik trading serta manajemen modal dan manajemen resiko, sehingga beberapa kali loss tidak akan mempengaruhi hasil trading Anda, karena secara keseluruhan Anda masih tetap bisa menikmati profit yang manis.

Sebaliknya, percaya diri yang terlalu tinggi pun bisa menjadi masalah. Terlalu percaya diri akan menyebabkan Anda tidak disiplin pada trading plan. Alih-alih mendapat keuntungan, justru kerugian yang besar akan senantiasa menghantui Anda hingga suat saat akan “membunuh” akun Anda.

Solusinya:Ingat bahwa Anda tidak mungkin bisa mengendalikan pasar. Pasarlah yang selalu benar. Maka patuhi sistem trading, manajemen modal dan manajemen resiko Anda. Ketika semua parameter itu mengatakan Anda harus keluar dari pasar, maka keluarlah. Dengan kata lain, patuhi trading plan Anda!

Penyebab #3: Terlalu banyak mempelajari teori trading

Banyak sekali trader pemula “kalap” dalam melahap berbagai macam teori, trik dan strategi sehingga mereka lupa bahwa semua itu tak akan membuahkan apa-apa tanpa praktek di pasar yang sesungguhnya. Mereka tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka tidak membutuhkan teori yang terlalu rumit atau canggih untuk bisa menangkap peluang yang ada di pasar. Akhirnya mereka menjadi bingung, teori mana yang harus mereka pakai.

overlearning

Solusinya: Pelajari satu atau paling banyak dua sistem trading saja. Kuncinya adalah: pilih sistem trading yang paling sesuai dengan karakter/style trading Anda. Kenyataannya, para trader profesional hanya menggunakan satu atau dua strategi sederhana dengan konsisten.

Belajar memang perlu, namun terlalu banyak mempelajari teori trading hanya akan membuat Anda bingung.  Semua yang serba “terlalu” memang tak baik. :)

Penyebab #4: Terlalu mudah menyerah

Seringkali para trader pemula menyerah kalah setelah didera beberapa kali kerugian. “Ini bukan dunia saya,” kata mereka. Padahal beberapa kali kerugian adalah hal yang wajar dalam bisnis.

Yang membuat mereka “angkat tangan” biasanya adalah besarnya kerugian yang diderita. Ini karena mereka tidak memiliki pengetahuan yang baik tentang manajemen modal dan manajemen resiko.

give up

Solusinya: sadari bahwa kerugian hanyalah resiko yang memang merupakan bagian dari bisnis mana pun, termasuk trading. Agar bisa meminimalkan resiko, pelajari dan terapkan manajemen resiko yang baik dan benar, sehingga Anda akan memiliki lebih banyak peluang untuk memanfaatkan pergerakan pasar.

Penyebab #5: Tidak memiliki plan

If you failed to plan, you planned to fail.” Apa pun yang dilakukan tanpa perencanaan – terutama bisnis – hampir pasti tidak akan berjalan dengan baik, bahkan berakhir dengan kegagalan.

plan

Trader yang melakukan transaksi hanya secara sporadis, tanpa perencanaan yang matang, tak pernah bisa bertahan lama di kancah per-trading-an. Mungkin pada beberapa kasus ada pemula yang bisa memperoleh keuntungan di awal-awal perjalanan trading mereka, namun tidak pernah ada yang bisa mempertahankan prestasi itu. Justru mereka biasanya “selesai” hanya dalam hitungan minggu.

Solusinya: milikilah trading plan, yang di dalamnya ada aturan-aturan yang harus Anda ikuti termasuk batasan resiko, sistem yang harus diikuti, hingga aturan menggunakan modal. Jangan lupa: disiplanlah menjalankan trading plan tersebut. Dalam trading, ada pemeo yang berbunyi, “Plan your trade, trade your plan.”

Penyebab #6: Tidak fokus

Kebanyakan trader pemula – terutama part-timer – tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan analisa dan transaksi karena kesibukan mereka. Akhirnya mereka hanya melakukan transaksi di waktu-waktu senggang saja. Sayangnya kebanyakan waktu senggang yang mereka miliki justru adalah waktu-waktu yang “sepi”, ketika tidak banyak pergerakan yang signifikan di pasar.

focus

Kalaupun ternyata waktu senggang tersebut bertepatan dengan “jam sibuk” pasar (ketika banyak peluang yang tercipta), namun tidak diimbangi dengan konsentrasi yang cukup baik. Terkadang perhatian mereka teralihkan oleh tayangan di televisi, topik obrolan yang menarik, atau mungkin rengekan sang anak yang mengajak bermain. Akibatnya, banyak sekali peluang yang terlewatkan. Trading pun menjadi tidak maksimal, tidak bisa memberikan hasil yang diharapkan, dan pada gilirannya hanya akan membuat Anda meninggalkan peluang yang sangat luar biasa.

Solusinya: sediakan waktu khusus untuk trading. Pasar biasanya akan ramai pada pukul 14.00-21.00 WIB. Pilihlah waktu di antara jam-jam tersebut. Tidak perlu terlalu lama, cukup satu atau dua jam saja sehari, seandainya aktivitas Anda sudah cukup padat. Jika waktu Anda bisa lebih panjang, tetaplah selingi dengan istirahat sekitar setengah hingga satu jam tiap dua jam sekali. Ini penting untuk menjaga kebugaran Anda.

Seandainya memungkinkan, sediakan juga tempat khusus untuk melakukan aktivitas trading, di mana gangguan bisa Anda minimalkan. Jika tidak memungkinkan, buat kesepakatan dengan teman atau anggota keluarga yang lain bahwa Anda tidak ingin diganggu pada jam-jam trading Anda tersebut.

Mudah-mudahan pemaparan ini bisa mencegah Anda menjadi trader yang “layu sebelum berkembang”, dan dunia trading Indonesia akan segera keluar dari “masa suram” ini.

Apakah Artikel ini bermanfaat? Yuk Sampaikan komentar Anda

 

 

 

26 Comments

Analisa Forex Mingguan: 16-20 Juni 2014

HOT ISSUE: FED PANTAU DATA TENAGA KERJA; POUND PERKASA

Klaim pengangguran AS pekan lalu meningkat menjadi 317.000. Seperti diketahui, data sektor tenaga kerja ini sangat diperhatikan oleh Federal Reserve. Meskipun demikian, data-data lain seperti penjualan eceran – meskipun menurun – tidak terlalu buruk.

Sementara itu poundsterling menikmati efek data tenaga kerja yang membaik, mendukung prospek dipercepatnya kenaikan suku bunga. Mark Carney secara eksplisit mengatakan bahwa kenaikan suku bunga mungkin akan dipercepat. Pernyataan tersebut sontak memperkuat pound. Di Eropa, suku bunga negatif mulai berdampak ke euro.

Untuk pekan ini, disarankan untuk memperhatikan keputusan Fed dan data inflasi Inggris. Sebagai tambahan, Philly Fed Manufacturing Index juga perlu mendapatkan perhatian.

1. Data inflasi Inggris: Selasa (17/6), 15.30 WIB
Inflasi tahunan Inggris naik 1,8% di bulan April, yang merupakan kenaikan pertama sejak hampir setahun terakhir. Penyebab utamanya adalah naiknya harga energi dan biaya perjalanan. Naiknya inflasi memicu ketakutan akan meningkatnya biaya hidup karena gaji justru menurun. Data CPI dan Core CPI diperkirakan akan sedikit turun ke 1,7%, sementara RPI diperkirakan tetap di 2,5%.

2. German ZEW Economic Sentiment: Selasa (17/6), 16.00 WIB
Sentimen ekonomi di Jerman jatuh sebesar 10.1 poin di bulan Mei, menyentuh level terendahnya sejak Januari 2013. Krisis Ukraina ditengarai menjadi penyebab utama penurunn ini, mulai memberikan dampak pada aktivitas ekonomi terutama di bagian timur Jerman. Kali ini, data tersebut diperkirakan akan naik menjadi 35.2 poin. Sementara itu, sentiment bisnis untuk Eropa secara keseluruhan diperkirakan akan naik menjadi 59.6 poin.

3. US Building Permits: Selasa (17/6), 19.30 WIB
Izin mendirikan bangunan di AS melambung di bulan April ke level tertinggi sejak hampir enam tahun terakhir, mencapai 1,08 juta unit. Kenaikan harga yang tajam menumbuhkan harapan bahwa kelesuan di pasar perumahan akan berakhir. Data yang akan dirilis selanjutnya diperkirakan akan berada di angka 1,07 juta.

4. Data inflasi AS: Selasa (17/6), 19.30 WIB
Data CPI AS naik 0,3% di bulan April setelah sebelumnya naik 0,2% di bulan Maret, karena harga makanan naik dalam empat bulan berturut-turut. Selain itu, harga bensin juga naik. Dalam 12 bulan terakhir hingga April, CPI naik 2,0% setelah naik 1,5% di bulan Maret, yang merupakan kenaikan tertinggi sejak Juli tahun lalu. Sementara itu, inflasi inti (di luar makanan dan bahan bakar), naik 0,2% (di atas prediksi 0,1%). Inflasi AS masih tetap berada di area Goldilocks. Data CPI dan Core CPI berikutnya diperkirakan akan naik 0,2% untuk tinjauan bulanan.

5. UK MPC Meeting Minutes: Rabu (18/6), 15.30 WIB
Setelah pernyataan Mark Carney mengapresiasi pound, akan sangat menarik untuk mengetahui apakah ada anggota MPC yang memilih untuk kenaikan suku bunga di bulan Juni, ketika tingkat suku bunga diputuskan tak berubah. Hingga saat ini, kebijakan moneter MPC masih diputuskan dengan suara bulat, dan itulah yang sekarang diharapkan. Jika ternyata ada anggota yang memberikan suara untuk kenaikan suku bunga, pound akan semakin melambung.

6. US rate decision: Kamis (19/6), 01.00 WIB; konferensi pers pukul 01.30 WIB
Fed diperkirakan akan kembali melakukan tapering untuk ke-5 kalinya, menjadi tinggal $35 milyar/bulan. Data ekonomi terkini memperlihatkan pertumbuhan positif di sektor tenaga kerja dan sektor lain pasca buruknya data di kuartal pertama. Pasar kemungkinan akan tetap fokus pada prospek ekonomi, terutama kapan tepatnya kenaikan suku bunga.

7. US Unemployment Claims: Kamis (19/6), 19.30 WIB
Angka klaim pengangguran sejauh ini masih bergerak di area positif, dengan perbaikan bertahap menuju kisaran 300.000. Meskipun penurunan klaim pengangguran belum pernah stabil, namun sektor tenaga kerja AS sepertinya berjalan ke arah yang benar. Jika angka klaim pengangguran berada di bawah 300.000, tentunya menjadi hal yang positif bagi dollar. Namun pasca kenaikan menjadi 317.000 di pekan lalu, untuk pekan ini data tersebut diperkirakan akan berada di angka 316.000.

8. US Philly Fed Manufacturing Index: Kamis (19/6), 21.00 WIB
Barometer manufaktur AS di kawasan Philadephia turun lebih rendah daripada perkiraan di bulan April, menyentuh indeks 15.4 setelah sebelumnya naik ke 16.6 di bulan Maret. Indeks kondisi umum Fed Philadelphia menyentuh angka 15.4 di bulan Mei. Data ini, bersama dengan Empire State, merupakan konfirmasi kondisi sektor manufaktur. Data selanjutnya diperkirakan akan sedikit turun ke 14.3.

TECHNICAL OUTLOOK:

EUR/USD

EURUSD FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 16-06-2014 10-49-27

Euro masih berada di bawah tekanan. Pada saat analisis ini dibuat, EUR/USD terlihat bergerak di dekat support kunci mingguan yang berada di 1.3511. Tembusnya support tersebut kemungkinan besar akan menekan euro hingga kisaran 1.3472-1.3429.
Meskipun demikian perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart 4 jam. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area resistance yang berada di kisaran 1.3594 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 1.3550-1.3511.

Skenario bearish di atas kemungkinan besar akan batal jika resistance 1.3594 tembus, sebab hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat euro ke kisaran 1.3637-1.3676.

GBP/USD

GBPUSD FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 16-06-2014 10-49-27

GBP/USD saat ini berada dalam bias bullish yang kuat, menguji resistance kunci di 1.6990 pada saat analisis ini ditulis. Bias bullish akan semakin kuat jika resistance tersebut tembus, dengan potensi sasaran hingga kisaran 1.7050-1.7118.

Meskipun demikian, sinyal bearish telah muncul di stochastic 4 jam, sementara CCI bergerak di area jenuh beli. Maka dari itu waspadai koreksi yang mungkin bisa terjadi di pekan ini. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di 1.6864 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 1.6930-1.6990.

Waspadalah jika support 1.6864 tembus sebab hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan berpotensi akan menekan poundsterling menuju kisaran 1.6795-1.6737.

GOLD

GOLD FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 16-06-2014 10-49-27

Harga emas bergerak naik. Perhatikan level 1282.80 yang jika tembus kemungkinan besar akan diikuti oleh pergerakan bullish menuju kisaran 1292.85-1304.09.

Di sisi lain, perhatikan indikasi jenuh beli yang terlihat di stochastic dan CCI 4 jam. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di 1261.51 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 1272.75-1282.80. Namun berhati-hatilah jika support 1261.51 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan berpotensi akan menekan harga emas ke kisaran 1250.28-1240.23.

NIKKEI

NIKKEI FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 16-06-2014 10-49-27

Nikkei terkoreksi ke area support yang berada di kisaran 14885. Cari konfirmasi sinyal bullish sebelum support tersebut tembus dengan potensi rebound hingga kisaran 15060-15215. Namun berhati-hatilah jika support 14885 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei menuju kisaran 14711-14555.

KOSPI

KOSPI FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 16-06-2014 10-49-27

Kospi kembali terkoreksi ke area support di 258.43. Stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi sinyal bullish sehingga ada potensi rebound hingga kisaran 262.05-265.30. Namun berhati-hatilah jika support 258.43 tembus sebab hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan akan menekan Kospi ke kisaran 254.80-251.55.

0 Comments

Tips-Tips Berguna Seputar MetaTrader Untuk Anda

Berbicara seputar trading forex, biasanya juga berbicara mengenai MetaTrader, yaitu software trading yang dibuat oleh MetaQuotes Corp untuk memudahkan penggunanya dalam melakukan transaksi online. Melalui MetaTrader yang terkoneksi dengan internet, Anda dapat melihat pergerakan harga melalui komputer, laptop bahkan handphone Anda.

Berikut ini adalah beberapa tips yang berguna untuk menambah pengetahuan para trader.

1. Mengubah Password

Untuk mengubah password, trader dapat mengklik menu tools dan mengaktifkan menu options. Untuk cara lain yang lebih mudah, Anda pun bisa menekan tombol Ctrl+O. Pilih tabel server dan kemudian klik tombol “Change”.

Change Password 1

Lalu akan muncul sebuah kotak dialog seperti berikut ini:

Change Password 2

Di sini Anda bisa mengubah password trader dengan cara:

  1. Masukan password trader yang lama di “Current password”
  2. Pilihlah “ Change master password ” jika Anda ingin mengubah password trading Anda. Atau, pilih “Change investor (read only) password” jika Anda hanya ingin mengganti password yang digunakan hanya untuk melihat kondisi account namun tidak dapat melakukan dipergunakan untuk melakukan trading.
  3. Setelah itu masukkan password yang baru di kotak “New password” dan juga di kotak “Confirm”. Password harus terdiri dari angka dan huruf. Jumlah karakter yang dianjurkan adalah minimal 6 karakter. Tips: jangan gunakan nomor login Anda agar tidak mudah ditebak oleh orang lain. Jangan pula gunakan password yang terlalu sederhana seperti “12345”, “abcde” atau sejenisnya.
  4. Klik tombol OK dan password tersebut akan langsung diubah oleh sistem.

2. Maximum Deviation

Apa itu maximum deviation? Maximum deviation adalah batasan toleransi bila harga tiba-tiba melompat. Melalui maximum deviation, Anda bisa mengatur toleransi berapa jarak dari harga yang bisa diterima untuk eksekusi order trader. Caranya cukup mudah, tinggal klik (check) kotak “Enable maximum deviation from quoted price” lalu tentukan seberapa besar toleransi Anda.

max deviation

Sebagai contoh: ketika Anda melakukan ingin order buy pada harga 1.36297 untuk EUR/USD ketika pasar dalam keadaan stabil atau normal, maka Anda dapat dengan mudah mendapatkan harga tersebut. Namun apa jadinya jika harga sedang bergejolak akibat berita dan sentiman pasar yang luar biasa? Ketika order harga Anda sampai ke server broker, ternyata harga sudah mencapai 1.36307. Inilah yang sering disebut oleh para trader sebagai “slippage”. Akibatnya Anda akan gagal melakukan order dan akan terjadi requote. Server akan menanyakan lagi apakah Anda mau mengeksekusi transaksi tersebut di harga 1.36307.

Jika Anda tidak ingin hal itu terjadi, Anda bisa memanfaatkan fasilitas maximum deviation ini. Tentukan maximum deviation yang anda inginkan. Sebagai contoh : Anda memasang 2 pips di maximum deviation, dengan berkaca dari contoh kasus diatas maka order Anda akan langsung dieksekusi di harga 1.36307. Demikian juga jika harga pada saat itu “tergelincir” ke 1.36287.  (untuk anda yang  baru dan ingin belajar forex bisa  kunjungi dan baca : Pengenalan Forex )

Semoga bermanfaat.

2 Comments

Analisa Forex Mingguan: 9-13 Juni 2014

HOT ISSUE: KEJUTAN OLEH ECB!

Ada peristiwa dramatis pekan lalu, yaitu European Central Bank (ECB) yang untuk pertama kalinya dalam sejarah menetapkan bunga simpanan di level negatif. Pada awalnya euro tertekan hebat merespon berita tersebut, namun kemudian pernyataan Draghi menjelaskan bahwa suku bunga telah berada di level terendah, dan euro kembali menguat.

Sementara itu data US Non-farm Payrolls memperlihatkan pertumbuhan pekerjaan sebesar 217 ribu di bulan Mei. Hal tersebut memperkuat perkiraan bahwa pemulihan akan semakin cepat di musim semi ini. Data pekerjaan di bulan April sendiri merupakan data terbaik dalam dua tahun terakhir. Sementara itu, tingkat pengangguran di bulan Mei tetap berada di angka 6,3%, yang merupakan level terendah sejak September 2008.

Berikut ini adalah data-data ekonomi yang perlu Anda pantau di pekan ini:

1. Klaim Pengangguran Inggris: Rabu (11/6), 15.30 WIB

Klaim pengangguran Inggris berkurang di bulan April. Tingkat pengangguran juga turun menjadi 6,8%. Pendapatan rata-rata masyarakat bertambah 1,7%, lebih rendah daripada perkiraan yaitu 2,1%. Pekan ini, jumlah klaim pengangguran Inggris diperkirakan akan berkurang lagi sebesar 25.000 dan tingkat pengangguran diperkirakan turun menjadi 6,7%.

2. US Federal Budget Balance: Kamis (12/6), 01.00 WIB

Pemerintah AS mencatat surplus sebesar 106,9 milyar dollar di bulan April, membaik secara dramatis dari defisit yang sebelumnya berada di angka minus 305,8 milyar dollar. Perbaikan tersebut merupakan indikasi positif akan pengurangan defisit anggaran. Meskipun demikian, data kali ini diperkirakan akan menunjukkan defsit sebesar 142,8 juta dollar.

3. Data tenaga kerja Australia: Kamis (12/6), 08.30 WIB

Tingkat pengangguran Australia bertahan di 5,8% di bulan April, di tengah tanda-tanda pemulihan sektor tenaga kerja. Jumlah pekerja bertambah sebesar 14.200 menjadi 11,57 juta di bulan April. Jumlah kayawan tetap bertambah sebesar 14.200 menjadi 8,05 juta, sementara karyawan paruh-waktu tetap di angka 3,53 juta. Jika perbaikan ini berlanjut, RBA mungkin akan mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga. Data pekan ini kemungkinan akan memperlihatkan pertambahan tenaga kerja sebesar 10.300, sementara tingkat pengangguran mungkin akan naik menjadi 5,9%.

4. US retail sales: Kamis (12/6), 19.30 WIB

Tingkat penjualan eceran di AS melambat di bulan April pasca pertumbuhan yang cepat di dua bulan sebelumnya, namun secara umum tren pertumbuhan untuk kuartal ke dua masih bagus. Pembacaan yang rendah di bulan April mungkin mencerminkan kehati-hatian akan prospek pemulihan ekonomi. Angka penjualan eceran kali ini diperkirakan akan naik sebesar 0,5%, sementara penjualan eceran inti kemungkinan naik 0,4%.

5. US unemployment claims: Kamis (12/6), 19.30 WIB

Pekan lalu, jumlah klaim pengangguran naik menjadi 312.000 dari 304.000 di pekan sebelumnya, namun secara umum tren yang terbentuk mengarah pada penguatan sektor tenaga kerja. Pekan ini, klaim tenaga kerja diperkirakan akan mencapai 306.000. Meskipun jika pertumbuhan lapangan pekerjaan di bulan Mei melambat, para ekonom berkata bahwa itu tidak akan dilihat sebagai pelambatan sektor tenaga kerja secara keseluruhan.

6. Pidato Mark Carney: Jumat (13/6), 05.00 WIB

Gubernur BOE Mark Carney akan berpidato do London. Carney mungkin akan membicarakan keputusan suku bunga terakhir BOE dan alasan untuk mempertahankan kebijakan moneter di bulan Juni. Pasar kemungkinan akan volatile merespon pidato ini.

7. Keputusan suku bunga Jepang: Jumat (13/6)

Bank of Japan mempertahankan suku bunganya di bulan Mei dan memperbarui komiten mereka untuk menambah stimulus sebesar 60-70 trilyun yen per tahun. Dalam pernyataan resmi, BOJ menyebutkan bahwa ekonomi Jepang berjalan sesuai dengan rencana. Diperkirakan tidak ada perubahan suku bunga kali ini.

8. US PPI: Jumat (13/6), 19.30 WIB

Harga-harga barang di AS naik 0,6% di bulan April, menyusul kenaikan 0,5% di bulan Maret. Ini mengindikasikan peningkatan inflasi, yang dipicu oleh naiknya harga bahan pangan. Untuk basis tahunan, indeks harga produsen naik 2,1%, terbesar sejak lebih dari dua tahun terakhir. Kali ini, angka PPI diperkirakan akan bertambah 0,1%.

9. US UoM Consumer Sentiment: Jumat, 20.55 WIB

Indeks kepercayaan konsumen di AS turun 81,8 di bulan Mei dari data 84,1 yang tercatat sebelumnya di bulan April. Para analis memperkirakan indeks ini akan naik ke 84,7. Meskipun demikian, secara umum indeks kepercayaan konsumen terus bergerak ke arah positif meskipun pasar finansial sangat volatile akhir-akhir ini. Data selanjutnya diperkirakan menunjukkan peningkatan menjadi 83,2.

TECHNICAL OUTLOOK: STERLING MASIH TERTAHAN RESISTANCE

GBP/USD

GBPUSD WEEKLY OUTOOK FOREXIMF 09-06-2014 11-20-24

GBP/USD telah terkoreksi ke area resistance Fibonacci ( Baca Cara Menggunakan Fibonacci ) yang berada di kisaran 1.6779-1.6833. Stochastic dan CCI mixed di chart 4 jam; stochastic hampir oversold sementara CCI masih bergerak di sekitar area overbought. Meskipun demikian, GBP/USD masih akan berpotensi turun jika sinyal bearish terkonfirmasi sebelum resistance 1.6833 tembus, dengan sasaran di kisaran 1.6745-1.6692.

Sebaliknya, jika resistance 1.6833 tembus maka bias mingguan diperkirakan akan berubah menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat GBP/USD setidaknya hingga kisaran 1.6866-1.6920.

AUD/USD

AUDUSD WEEKLY OUTLLOK FOREXIMF 09-06-2014 11-23-38

AUD/USD berada dalam bias bullish untuk outlook mingguan sebagaimana yang terlihat di chart 4 jam. Perhatikan area resistance di 0.9357. Bias bullish akan semakin kuat jika resistance tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.9385-0.9420.

Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di kisaran 0.9293 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 0.9365-0.9355. Namun berhati-hatilah jika support 0.9293 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan AUD/USD hingga kisaran 0.9260-0.9228.

GOLD

GOLD WEEKLY OUTOOK FOREXIMF 09-06-2014 11-20-24

Harga emas masih berada di bawah tekanan. Perhatikan area support 1242.13. Jika terjadi penembusan yang valid ke bawah support tersebut maka harga emas kemungkinan akan terus tertekan hingga kisaran 1227.65-1211.40.

Meskipun demikian sebagai skenario alternatif perhatikan juga area resistance di kisaran 1265.62-1280.12 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 1256.65-1242.15. Sebaliknya, bias mingguan akan berubah menjadi bullish jika resistance 1280.12 tembus, dan berpotensi akan mengangkat harga emas menuju kisaran 1289.10-1303.60.

NIKKEI

NIKKEI WEEKLY OUTOOK FOREXIMF 09-06-2014 11-20-24

Nikkei masih bergerak dalam uptrend. Nikkei berpotensi akan terus menguat jika resistance 15215 tembus, dengan sasaran hingga kisaran 15371-15545.

Perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh beli di chart 4 jam sehingga kita perlu mewaspadai koreksi pekan ini. Sebagai skenario bullish alternatif, perhatikan area support di kisaran 14885 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 15060-15215. Namun berhati-hatilah jika support 14885 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei menuju kisaran 14711-14555.

KOSPI

KOSPI WEEKLY OUTOOK FOREXIMF 09-06-2014 11-20-24

Kospi masih berada dalam bias bullish meskipun momentumnya berkurang seiring koreksi yang terjadi mendekati area support di 258.43. Perhatikan area support tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 262.05-265.30. Namun berhati-hatilah jika support 258.43 tembus sebab hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan akan menekan Kospi ke kisaran 254.80-251.55.

0 Comments

Kapan Sebaiknya Anda Membeli Emas?

harga+emas

Emas, siapa yang tak mengenalnya? Selain biasa dipergunakan sebagai bahan untuk membuat perhiasan, logam mulia tersebut juga dipergunakan sebagai standar keuangan di seluruh dunia. Di bidang investasi, emas kerap dianggap sebagai aset aman (safe-haven), karena terbukti mampu mengantisipasi inflasi.

Berinvestasi emas memang menggiurkan. Pertanyaannya: kapan sebaiknya Anda membeli atau menjual emas?

Sebelum berbicara mengenai timing dalam bertransaksi emas, Anda perlu mengetahui 2 cara berinvestasi emas, yaitu:

  1. Jual-beli emas fisik, berupa emas batangan atau koin
  2. Trading emas online, jual beli kontrak emas melalui broker

Anda bebas memilih cara yang Anda sukai. Namun ada baiknya Anda mengetahui bahwa cara nomor 2 memberikan beberapa kemudahan bagi Anda. Di antara kemudahan-kemudahan tersebut adalah:

  • Anda bisa melakukan transaksi dari mana pun dan kapan pun (24 jam sehari, 5 hari seminggu) karena Anda hanya membutuhkan seperangkat komputer/smartphone yang terkoneksi ke internet.
  • Anda tidak perlu memusingkan cara dan tempat penyimpanan emas karena semuanya dilakukan secara online
  • Modal yang jauh lebih murah (di bawah akan dijelaskan)

Harga emas pada umumnya mengikuti harga emas global dari bursa New York Merchantile Exchange (pasar komoditas emas terbesar di dunia) di Amerika atau LOCO London. Harga emas dicantumkan dalam mata uang dolar Amerika dalam satuan “troy ounce”. 1 troy ounce emas setara dengan 31,1 gram emas.

Untuk berinvestasi secara online, Anda perlu mengetahui tips-tips berikut:

1. Gunakan MetaTrader

MetaTrader adalah platform trading berupa program komputer yang bisa membantu Anda dalam memantau harga emas sekaligus mentransaksikannya secara online.

MetaTrader sangat mudah untuk dipergunakan. Program ini bisa dipasang (di-install) di komputer, laptop, bahkan smartphone Anda, sehingga akan lebih memudahkan Anda untuk memantau pergerakan harga serta melakukan transaksi online di mana pun.

Anda bisa memperoleh program ini di  melalui registrasi demo account kami.

2. Tentukan Level “Support” dan “Resistance”

Level “support” dan “resistance” merupakan kunci yang bisa membantu Anda untuk menentukan waktu dan level harga yang tepat dalam membeli atau menjual emas.

“Support” merupakan suatu area di mana harga diperkirakan akan berhenti bergerak turun. Di area support, harga cenderung akan kembali naik. Di area inilah Anda sebaiknya membeli emas.

Sedangkan “resistance” merupakan suatu area di mana harga diperkirakan akan berhenti bergerak naik. Di area tersebut, harga cenderung akan kembali bergerak turun lagi. Nah, di area itulah Anda sebaiknya menjual emas.

Anda bisa mempelajari lebih jauh mengenai “support” dan “resistance” ini di halaman edukasi kami. Di halaman edukasi tersebut, Anda juga bisa mempelajari trik-trik analisis lain yang bisa Anda manfaatkan untuk bertransaksi emas. Anda tinggal menelusuri konten yang tersedia mulai dari Kelas Pemula, Dasar, Lanjutan hingga Mahir.

Berikut ini adalah aplikasi salah satu strategi yang bisa Anda pergunakan untuk bertransaksi emas secara online melalui platform MetaTrader:

a. Jalankan MetaTrader di komputer atau laptop Anda.

b. Jika seandainya Anda ingin melakukan transaksi jangka panjang, Anda bisa meng-klik timeframe W1 (Weekly) yang bisa Anda lihat di MetaTrader Anda. Contohnya adalah seperti yang terlihat di gambar berikut:

Time Frame Artikel Emas Weekly

c. Klik pilihan Line Chart (Anda juga bisa menggunakan candlesticks)

Tombol Chart Artikel Emas

d. Lalu tarik garis di titik-titik yang dapat berlaku sebagai support dan resistance.

Perhatikan gambar berikut ini sebagai contoh:

Support Resistance Artikel Emas Line Chart

Apakah Anda bisa melihat garis-garis merah di hijau pada gambar di atas? Nah, garis-garis merah tersebut adalah area support, sementara garis-garis hijau adalah area resistance. Anda bisa membeli emas di area support atau menjual emas ketika harga sudah berada di area resistance (perhatikan area kuning pada gambar).

Begitulah caranya. Mudah, bukan?

Tentu saja Anda harus menyesuaikan besaran transaksi yang Anda lakukan dengan modal yang Anda miliki. Ini erat kaitannya dengan manajemen resiko dan manajemen modal, yang juga bisa Anda pelajari di halaman edukasi kami.

3. Segera Lakukan Transaksi!

Setelah Anda mengetahui saat yang tepat untuk berinvestasi emas, sekarang anda sudah bisa memulai transaksi.

Jika Anda ingin bermain emas fisik, Anda perlu memikirkan seberapa besar dana yang Anda perlukan.

Berdasarkan contoh di atas, bisa Anda lihat bahwa area $1,200 per troy ounce merupakan area yang baik untuk membeli emas. Karena 1 troy ounce = 31,1 gram, itu artinya harga emas per gram adalah 1200 dibagi 31,1, yaitu sekitar $38.58. Dengan asumsi 1 USD = Rp 11.000,- maka harga per gram emas saat itu adalah sekitar Rp 424.380,-

Dalam trading online, satuan transaksinya adalah “LOT”, di mana 1 lot sama dengan 100 troy ounce (3,11 kilogram). Jika Anda membeli 1 lot emas di harga $1,200, berarti transaksi Anda senilai $120 ribu. Dengan asumsi 1 dollar sama dengan 11.000 rupiah, artinya seharusnya Anda menyediakan modal sebesar 1,32 milyar rupiah untuk bisa melakukan transaksi tersebut di atas!

Tetapi tenanglah, karena dalam online trading Anda tidak perlu menyediakan modal sebesar itu karena adanya leverage. Anda cukup menyediakan modal sebesar $1,000 saja untuk melakukan transaksi tersebut. Tidak, Anda tidak salah baca. Memang hanya seribu dollar saja! Dengan modal yang jauh lebih kecil, Anda bisa memperoleh keuntungan dengan persentase yang jauh lebih besar daripada modal awal.

Perhatikan tabel berikut sebagai ilustrasi pembanding transaksi emas fisik dengan online trading.

Tabel Perbandingan Trading Emas Fisik vs Online

Jadi, cara mana yang akan Anda akan pilih? Jual-beli emas secara fisik atau online? [icon color="#94d800" size="18px" target="_blank" name="awesome-smile"]

Untuk mencoba transaksi emas online, Anda bisa segera membuka demo account. Atau, jika Anda memang sudah tertarik untuk langsung bertransaksi, silakan buka real account sekarang juga. Tim edukasi FOREXimf.com selalu siap membantu Anda.

10 Comments