Official Blog FOREXimf.com

Posts

Konsep dan Cara Trading Emas yang Perlu Anda Ketahui

Apakah ini kali pertama Anda trading emas?

Sebelum memulai trading emas melalui pasar forex, akan lebih baik bagi Anda untuk mengetahui terlebih dahulu beberapa pengetahuan dasar yang berhubungan dengan aktivitas di pasar forex online.

Dengan Anda memiliki pengetahun dasar berikut ini, maka Anda akan lebih paham mengenai konsep-konsep yang terdapat dalam trading emas online. Sehingga nantinya Anda dapat menentukan strategi yang tepat yang dapat membantu Anda dalam meraih kesuksesan dalam trading emas.

Trading Emas Online

Trading Emas Online, Cara Trading Emas

Pasar forex dapat dikatakan sebagai pasar finansial yang paling likuid di dunia, dan aktivitas trading emas di pasar forex tidak memerlukan transfer emas dalam bentuk fisik.

Dalam trading, Anda hanya perlu melakukan deposit sejumlah uang kepada broker berdasarkan seberapa besar jumlah emas yang akan diperdagangkan.

Broker forex yang Anda pilih hanya bertindak sebagai perantara yang memberikan fasilitas trading emas. Biasanya trading emas ini denominasinya dalam US Dollar atau XAU/USD.

Baca juga: Sejarah Trading Emas dan Forex

Setelah Anda melakukan register live account trading emas, maka Anda akan memiliki akun di broker forex pilihan Anda itu, dan bisa memanfaatkan beberapa fitur yang tersedia untuk mendukung trading emas Anda.

Terdapat tiga kemudahan yang bisa Anda dapatkan hanya dengan memiliki akun tersebut, diantaranya adalah:

  1. Mengakses pasar forex yang buka selama 24 jam mulai dari hari senin sampai dengan hari jumat
  2. Mendapatkan software trading emas
  3. Bisa melakukan trading secara mobile

Konsep Trading Emas Online

Konsep paling mudah dan sederhana dalam trading emas di pasar forex adalah dengan cara mengamati chart forex atau grafik harga emas, yakni XAU/USD.

Contoh kasus, misalnya:
Anda berspekulasi bahwa emas akan mengalami peningkatan nilai terhadap Dolar AS, maka yang Anda lakukan adalah melakukan buy XAU/USD.

Sebaliknya jika Anda menganggap bahwa logam mulia emas akan turun nilainya terhadap mata uang Dolar AS, maka Anda akan melakukan sell XAU/USD.

Kenapa harus sell?
Baca penjelasan selengkapnya disini.

Begitupun dengan jenis investasi lain, dalam trading emas terdapat keuntungan dan risiko. Seorang trader pemula perlu memiliki pengetahuan yang cukup baik dan tekad yang kuat agar bisa sukses berbisnis trading emas di pasar forex.

Masih bingung? atau punya pertanyaan seputar trading emas dan forex?

Silakan tinggalkan komentar dalam postingan ini – atau Anda bisa langsung bertanya dan mendapatkan jawaban dengan cara menghubungi kami melalui fitur Live Chat.

Bagi Anda yang ingin lebih cepat dalam mempelajari dan memulai trading, Anda bisa memanfaatkan fitur QuickPro yang dimiliki FOREXimf.com dimana Anda akan mendapatkan pelatihan, arahan dan bantuan dari ahlinya.

Trading Emas di Pasar Forex Online Lebih Banyak Untungnya

Para investor berpengalaman seringkali memberikan saran kepada investor pemula untuk mengawali investasinya dengan trading emas supaya dapat meraup keuntungan yang lebih banyak di saat jenis investasi lain memberikan hasil yang terkadang kurang maksimal.

Kebanyakan dari mereka lebih memilih investasi emas dikarenakan emas memiliki nilai yang cenderung naik setiap tahunnya. Nilai emas pun dianggap mampu bertahan apabila terjadi inflasi dibandingkan dengan jenis investasi lainnya.

Salah satu cara agar Anda bisa berinvestasi emas dengan mudahnya adalah dengan melakukan transaksi perdagangan emas melalui pasar forex online.

Keuntungan Trading Emas Online

Investasi Emas dengan Trading Emas Online Banyak Untungnya

Dengan adanya pasar forex online ini, Anda tidak lagi direpotkan dengan membeli emas batangan, menyimpan emas di safe deposit box, kemudian menjualnya disaat harga emas sedang naik sebagaimana yang biasa terjadi pada investasi emas konvensional.

Sebagai seorang online trader, Anda justru tidak perlu memiliki emas secara fisik namun tetap bisa meraup keuntungan dari nilai yang dimiliki oleh emas tersebut.

Selain itu, Anda pun memiliki kebebasan dan fleksibilitas dalam setiap transaksi yang dilakukan. Sehingga dengan mudahnya Anda dapat melakukan transaksi jual dan beli kapan pun dan dimana pun sesuai dengan yang Anda mau.

Dari berbagai keuntungan dan keutamaan yang bisa Anda dapatkan dari investasi emas online dengan cara trading, Anda juga bisa menikmati berbagai kelebihan lainnya. Diantaranya adalah;

1. Investasi Emas Aman Tanpa Perlu Takut Bangkrut

Emas memiliki tingkat likuiditas tertinggi di dunia dengan jumlah transaksi triliunan per hari, pasar forex online menjadi tempat yang aman untuk berinvestasi, sehingga tidak perlu khawatir akan terjadinya bangkrut.

Sebagai seorang trader, Anda dimungkinkan untuk dapat melakukan transaksi trading dengan jumlah yang besar agar bisa meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.

2. Tanpa Resiko Takut Kehilangan Saat Pengiriman

Berbeda dari investasi emas konvensional, dimana Anda diharuskan untuk membeli emas secara fisik terlebih dahulu, lalu menyimpannya di tempat yang aman.

Dalam trading emas di pasar forex,  Anda justru tidak perlu mengeluarkan biaya penyimpanan, asuransi, dan transportasi yang melibatkan perpindahan emas secara fisik.

Dengan begitu, Anda memiliki potensi dalam mendaptkan keuntungan yang lebih banyak jika dibandingkan dengan investasi emas konvensional.

3. Alokasi Dana yang Mudah

Dalam trading emas online di pasar forex terdapat fasilitas yang disebut dengan leverage.

Dengan adanya fasilitas tersebut, Anda dimungkinkan untuk mendapatkan kontrak trading dengan jumlah tertentu. Bahkan Anda tidak perlu membayar penuh.

Misalnya, seorang broker menawarkan leverage 1:100
Artinya, untuk dapat melakukan trading emas senilai $100
Anda hanya memerlukan dana sebesar $1 saja.

Baca juga: Belajar Leverage

Jadi meskipun modalnya terbatas, namun dengan adanya fasilitas leverage tersebut; Anda tetap bisa melakukan trading emas.

Risiko Trading Emas Online

Terlepas dari banyaknya kelebihan dan besarnya keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari trading emas di pasar forex. Sebagai seorang trader, Anda tetap harus menyadari akan adanya resiko loss dalam jumlah yang besar.

1. Untung Besar dengan Resiko yang Juga Besar

Fasilitas leverage yang dimiliki trading emas forex bisa sangat menguntungkan dan bisa juga menjadi sebab dari kerugian.

High Risk – High Return. Mendapatkan profit dalam jumlah yang besar sangat memungkinan, akan tetapi resiko yang dimilikinya pun besar.

Namun dengan cara mengatur margin, melakukan manajemen keuangan yang tepat, dan memilih leverage yang sesuai dengan kemampuan untuk dikendalikan, Anda bisa meminimalisir resiko tersebut.

2. Perubahan Tingkat Suku Bunga yang Relatif Cepat

Nilai tukar mata uang sebuah Negara dipengaruhi oleh tingkat suku bunga. Ketika tingkat suku bunga di suatu negara cenderung meningkat, maka mata uang negara tersebut akan menguat dikarenakan adanya aliran dana investasi yang masuk ke Negara tersebut.

Namun apabila tingkat suku bunga cenderung menurun, maka mata uang negara tersebut akan melemah.

Oleh sebab itu, fluktuasi harga yang terjadi di pasar forex dapat dipicu oleh naik dan turunnya suku bunga tersebut.

Baca juga: Kapan Sebaiknya Membeli Emas?

Pahami Risikonya dan Kelola dengan Tepat

Kesempatan untuk dapat meraup keuntungan dari investasi emas kini semakin mudah dengan adanya trading emas di pasar forex online.

Dengan adanya trading emas online, Anda tidak perlu lagi melakukan investasi emas secara konvensional yang membutuhkan perhatian dan biaya tambahan.

Banyaknya keuntungan dan kelebihan yang bisa Anda dapatkan dari transaksi trading emas online pun tentunya memiliki resiko tersendiri.

Oleh sebab itu, diperlukan pengetahuan yang baik agar bisa sukses meraup keuntungan dari berbisnis trading emas di pasar forex online.

Menang Banyak, Trading Emas Online Banyak Untungnya!

Para investor berpengalaman seringkali memberikan saran kepada investor pemula untuk mengawali investasinya dengan emas supaya dapat meraup keuntungan yang lebih banyak di saat jenis investasi lain memberikan hasil yang terkadang kurang maksimal.

Emas, siapa yang tak mengenalnya?

Selain biasa dipergunakan sebagai bahan untuk membuat perhiasan, logam mulia ini juga dipergunakan sebagai standar keuangan di seluruh dunia.

Emas Fisik, Emas Antam, Harga Emas Saat Ini, Grafik Harga Emas

Dalam dunia investasi, emas kerap dianggap sebagai aset yang aman (safe-haven) karena terbukti mampu mengantisipasi inflasi.

Investasi emas memang sangat menggiurkan. Namun yang jadi pertanyaannya adalah kapan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual emas?

Sebelum berbicara mengenai timing yang tepat dalam trading emas, Anda perlu mengetahui beberapa cara yang bisa dilakukan agar dapat melakukan investasi dalam emas, diantaranya adalah:

  1. Jual-beli emas fisik, berupa emas batangan atau koin
  2. Trading emas online, jual beli kontrak emas melalui broker

Anda bebas memilih cara yang Anda sukai diantara kedua pilihan diatas.

Namun ada baiknya Anda mengetahui bahwa trading emas secara online memberikan banyak kemudahan dan berbagai macam keuntungan bagi Anda.

Di antara kemudahan-kemudahan yang dimiliki dari trading emas online adalah sebagai berikut:

1. Trading Emas dengan Mudah, Effisien dan Fleksibel

Anda bisa melakukan transaksi dimana pun dan kapanpun yang Anda mau, karena trading emas online selalu ada setiap 24 jam sehari dan 5 hari seminggu.

Anda hanya perlu terhubung ke internet, memiliki akun trading dan platform trading yang bisa di unduh dan dipasang pada laptop/pc Anda.

Bahkan sekarang ini, Anda bisa menikmati mudahnya trading hanya dengan menggunakan smartphone Android atau iOS yang saat ini sedang digunakan.

2. Tanpa Risiko Kehilangan Fisik Emas

Berbeda dari investasi emas fisik – dimana Anda diharuskan untuk membeli emas secara fisik terlebih dahulu, lalu menyimpannya di tempat yang aman.

Dalam trading emas di pasar forex, Anda justru tidak perlu mengeluarkan biaya penyimpanan, asuransi, dan transportasi yang melibatkan perpindahan emas secara fisik.

Dengan begitu, Anda memiliki potensi dalam mendaptkan keuntungan yang lebih banyak jika dibandingkan dengan investasi emas konvensional (fisik).

3. Modal Investasi Emas Online Lebih Murah

Harga emas pada umumnya mengikuti harga emas global dari bursa New York Merchantile Exchange (pasar komoditas emas terbesar di dunia) di Amerika atau LOCO London.

Harga emas dicantumkan dalam mata uang dollar Amerika dalam satuan “Troy Ounce”.

1 Troy Ounce emas setara dengan 31,1 gram emas.

Jika Anda ingin melakukan jual-beli (trading) emas secara fisik, Anda perlu memikirkan seberapa besar dana yang diperlukan untuk melakukan transaksi tersebut.

Grafik Harga Emas, Support dan Resistance, Analisa Trading Emas

Berdasarkan contoh di atas, bisa dilihat bahwa area $1,200 per troy ounce merupakan area yang baik untuk membeli emas.

1 troy ounce = 31,1 gram, itu artinya harga emas per gram adalah 1200 dibagi 31,1, yaitu sekitar $38.58. Dengan asumsi 1 USD = Rp 11.000,- maka harga per gram emas saat itu adalah sekitar Rp 424.380,-

Dalam trading online, satuan transaksinya adalah “LOT”, di mana 1 lot sama dengan 100 troy ounce (3,11 kilogram).

Jika Anda membeli 1 lot emas di harga $1,200, berarti transaksi Anda senilai $120 ribu. Dengan asumsi 1 dollar sama dengan 11.000 rupiah, artinya seharusnya Anda menyediakan modal sebesar 1,32 milyar rupiah untuk bisa melakukan transaksi tersebut di atas!

Tetapi tenanglah, karena dalam online trading Anda tidak perlu menyediakan modal sebesar itu karena adanya leverage.

Pelajari selengkapnya: Leverage Trading

Anda cukup menyediakan modal sebesar $1,000 saja untuk melakukan transaksi tersebut.

Tidak, Anda tidak salah baca.
Memang hanya seribu dollar saja!

Dengan modal yang jauh lebih kecil, Anda bisa memperoleh keuntungan dengan persentase yang jauh lebih besar daripada modal awal.

4. Perbedaan Trading Emas Fisik dengan Emas Online

Perhatikan tabel berikut sebagai ilustrasi pembanding transaksi emas fisik dengan online trading.

  Trading Emas Fisik Trading Emas Online
Harga beli $1,200/troy ounce $1,200/troy ounce
Besaran transaksi 100 troy ounce 100 troy ounce
Modal $120,000 $1,000
Harga jual (jika naik) $1,400/troy ounce $1,400/troy ounce
Keuntungan (Harga jual-harga beli) x besaran transaksi
= ($1,400 – $1,200) x 100 = $20,000
(Harga jual – harga beli) x besaran transaksi
= ($1,400 – $1,200) x 100 = $20,000
Persentase keuntungan (Keuntungan : modal) x 100% = 16,67% (Keuntungan : modal) x 100% = 2000%

 

Nah, bagi Anda yang tertarik dan berminat untuk berinvestasi emas secara online ini, ada beberapa tips bermanfaat yang perlu Anda ketahui.

1. Menggunakan Platform Trading MetaTrader

MetaTrader adalah platform trading berupa program komputer yang memudahkan Anda dalam memantau pergerakan harga emas (naik – turunnya harga emas) sekaligus melakukan transaksi emas secara online.

MetaTrader sangat mudah untuk digunakan. Program ini bisa dipasang (di-install) di PC/laptop dan juga smartphone android atau ios Anda, sehingga akan lebih memudahkan Anda untuk memantau pergerakan harga serta melakukan transaksi online di mana pun.

Anda dapat mengunduh program MetaTrader melalui registrasi demo account trading FOREXimf.

Setelah Anda berhasil mengunduh dan memasang platform MetaTrader, berikut ini langkah-langkah yang mungkin Anda perlu ketahui mengenai cara menggunakannya:

  1. Jalankan MetaTrader di komputer atau laptop Anda.
  2. Jika Anda ingin melakukan transaksi jangka panjang, Anda bisa meng-klik time frame W1 (Weekly) yang bisa Anda lihat di MetaTrader Anda. Contohnya adalah seperti yang terlihat di gambar berikut:

Cara Setting Time Frame Meta Trader 4

  1. Klik pilihan Line Chart (Anda juga bisa menggunakan candlesticks)

Cara Setting Chart Meta Trader 4

  1. Lalu tarik garis di titik-titik yang dapat berlaku sebagai support dan resistance.

Sebagai contoh, perhatikan gambar berikut ini:

Cara Setting Membuat Area Support Resistance Emas Meta Trader 4

Apakah Anda bisa melihat garis-gari berwarna merah dan hijau pada gambar di atas?

Nah, garis-garis merah tersebut adalah area support, sementara garis-garis hijau adalah area resistance.

Anda bisa membeli emas di area support atau menjual emas ketika harga sudah berada di area resistance (perhatikan area kuning pada gambar).

Begitulah caranya.
Mudah, bukan?

Tentu saja Anda harus menyesuaikan besaran transaksi yang Anda lakukan dengan modal yang Anda miliki karena  hal ini erat kaitannya dengan manajemen resiko dan manajemen modal yang perlu Anda perhatikan.

Pelajari selengkapnya: Manajemen Risiko dan Manajemen Modal

2. Menentukan Level Support dan Resistance

Level Support dan Resistance merupakan kunci yang dapat mempermudah Anda dalam menentukan waktu dan level harga yang tepat untuk membeli atau menjual emas.

“Support” merupakan suatu area di mana harga diperkirakan akan berhenti bergerak turun. Di area support, harga cenderung akan kembali naik. Di area inilah Anda sebaiknya membeli emas.

Sedangkan “Resistance” merupakan suatu area di mana harga diperkirakan akan berhenti bergerak naik. Di area tersebut, harga cenderung akan kembali bergerak turun lagi. Nah, di area inilah Anda sebaiknya menjual emas.

Pelajari selengkapnya: Support and Resistance

Bagi Anda yang ingin mempelajari lebih dalam lagi mengenai Online Trading, Anda bisa membuka halaman edukasi yang terdapat dalam website FOREXimf.

Di halaman edukasi tersebut, Anda juga bisa mempelajari beberapa tips dalam trading sampai dengan metode, teknik, analisa dan strategi yang bisa digunakan dalam trading emas yang dibagi ke dalam beberapa kelas tertentu sesuai dengan tingkatan dan klasifikasinya.

Pelajari trading selengkapnya:

3. Mulai Trading Emas Anda Sekarang Juga

Setelah Anda mengetahui alasan mengapa harus investasi emas dan kapan waktu yang tepat untuk melakukan trading emas, sekarang waktunya bagi Anda untuk mulai berinvestasi dalam emas dan menjadi bagian dari ribuan orang lainnya yang berhasil dan sukses dalam trading emas.


Uji strategi dan kemampuan trading Anda dengan menggunakan demo account, atau langsung raih profit dari trading emas dengan menggunakan real account.

Analisa Fundamental Vs Analisa Teknikal

Suatu bagian penting yang harus diketahui dari setiap pemula adalah mengetahui perbedaan antara analisa fundamental dan analisa teknikal.

Banyak investor/trader menggunakan analisa fundamental atau teknikal ketika mereka masuk ke dalam pasar uang.

Seperti namanya, analisa fundamental digunakan untuk mengetahui tentang dasar-dasar ekonomi, neraca, laporan laba rugi, dll.

Di sisi lain analisa teknikal, berkaitan dengan mempelajari kinerja sejarah pergerakan harga dengan mengukurnya kepada pergerakan harga di masa depan.

Analisa Fundamental Vs Analisa Teknikal

Teknikal Vs. Fundamental

Nah dalam penjelasan selanjutnya, kita akan melihat perbedaan antara kedua metode analisa.

Analisa Fundamental

Beberapa investor atau trader legendaris mengatakan bahwa analisa fundamental adalah salah satu cara terbaik untuk mengetahui tentang segala sesuatu mengenai pergerakan harga.

Tujuan dasar dari seorang analis fundamental adalah untuk mendapatkan pemahaman tentang parameter penting dari kinerja uang dari laporan arus kas, neraca, laporan laba rugi, dll.

Seorang analis Fundamental banyak menghabiskan waktu mereka untuk mengetahui tentang keadaan ekonomi suatu negara. Mereka melakukan analisa suku bunga yang berlaku dan indeks harga konsumen.

Hal tersebut tidak biasa bagi seorang analis teknikal; dimana faktor dalam pengaruh iklim ekonomi global terhadap prospek pergerakan harga dapat mempengaruhi harga.

Keuntungan dari analisa fundamental adalah jika ekonomi telah dilakukan secara konsisten dan menghasilkan keuntungan yang cukup besar, dan membuat prospek ekonomi jangka panjang yang cerah.

Di lain pihak, analis fundamental percaya bahwa pasar saham tidak benar-benar mewakili nilai sebenarnya dari valuasi perusahaan karena sifat spekulatif dari pedagang.

Analis fundamental percaya pada konsep investasi dengan berpegangan pada saham yang bagus untuk jangka waktu yang panjang, dan dapat memperoleh dividen dengan melihat investasi yang dilakukan pada perusahaan tersebut.

Analisis fundamental mungkin telah ada sejak zaman pasar saham pertama kali dibuka. Analisis fundamental terlihat lebih luas, dan mayoritas investor di seluruh dunia mendukung bentuk analisis model ini.

Analisa Teknikal

Analis teknikal cukup dengan melihat historis harga dalam rangka untuk memprediksi tren pergerakan harga masa depan.

Analis teknikal percaya bahwa tidak ada kebutuhan untuk melakukan analisa fundamental.

Bertentangan dengan pemikiran analis fundamental, analis teknikal percaya bahwa harga masa lalu memiliki kemampuan untuk ” memperbaiki ” pergerakan harga saat ini, dan saat ini harga yang bergerak merupakan sikap investor ke arah itu.

Analis teknikal jarang melihat atau memperhatkian pada kinerja ekonomi, mereka lebih tertarik untuk mengetahui tentang kinerja pergerakan harga.

Semua perhatian seorang analis teknikal difokuskan pada grafik harga historis. Mereka juga memprediksi dalam volume harga yang diperdagangkan.

Jadi pada dasarnya,seorang analis teknikal lebih tertarik untuk mengetahui bagaimana harga di jam berikutnya, hari, atau minggu.

Mereka tidak memiliki rencana jangka panjang untuk tetap berinvestasi, dan banyak kali transaksi dilakukan dalam sepersekian detik. Walaupun investasi memiliki waktu yang dapat dipelajari oleh analisa teknikal, yang telah mendapatkan beberapa momen di masa lalu.

Tetapi saat ini, banyak perusahaan pialang atau trader professional sekarang menggunakan kombinasi analisa fundamental dan teknikal untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik pada prospek investasi mereka.

Jika Anda pelajari, sebelum membuka posisi atau masuk ke pasar dengan maksud ingin mencapai keuntungan dalam jangka waktu panjang, Anda harus melihat dan melakukan analisa secara fundamental.

Di sisi lain, jika Anda mencari manfaat dari volatilitas harga di pasar dengan jangka waktu pendek, maka analisa teknikal akan mudah untuk dilakukan.

 


Kami berharap bahwa penjelasan terkait analisa teknikal dan analisa fundamental ini dapat membantu Anda dalam mengetahui perbedaan antara kedua bentuk analisa.

5 Langkah Mudah Menguji “Robot Trading” Bagi Pemula

Anda mungkin pernah mendengar istilah “robot trading”, yang sebenarnya adalah sebuah program komputer yang dirancang untuk melakukan transaksi secara otomatis sesuai dengan algoritma (logika) yang telah dimasukkan ke program tersebut.

Istilah lain untuk “robot trading” ini adalah “automated trading” atau “expert advisor (EA)”. Semua broker di Indonesia yang menggunakan platform trading MetaTrader (MT4) biasanya mengaktifkan fitur ini.

Tim Analis dan Edukasi FOREXimf.com sering mendapatkan pertanyaan seputar cara menguji robot trading di platform MT4.

Sebenarnya ada dua cara pengujian; backtest dan forward test.

Backtest artinya menguji sebuah robot dengan cara menjalankannya di fitur simulasi MetaTrader yang disebut “Strategy Tester”.

Metode pengujian ini menggunakan data-data pergerakan harga yang telah terjadi di masa lampau.

Sedangkan forward test adalah menguji sebuah robot secara “live”.

Karena metode forward test cukup memakan waktu, maka biasanya para trader menggunakan metode backtest yang lebih cepat.

Kali ini, kita akan membahas 5 langkah mudah untuk menguji robot trading bagi pemula dengan metode backtest.

Cara Menguji Robot Trading

Sebelum kita mulai, pastikan Anda sudah mengetahui cara menggunakan MT4 dan cara menginstal EA atau robot trading tersebut.

Cara menginstal robot trading ke MT4 sangat mudah. Anda tinggal men-download robot yang Anda inginkan. Anda bisa mendapatkannya di internet atau mungkin diberikan oleh teman Anda.

File program robot tersebut akan memiliki ekstensi file (.mq4) atau (.ex4). Misalnya jika nama robot trading tersebut adalah “RobotTrading”, maka file programnya akan memiliki nama lengkap RobotTrading.mq4 atau RobotTrading.ex4.

Kemudian Anda tinggal mencari folder di mana Anda menginstal program MT4 Anda (misalnya di drive C: nama foldernya IM Futures Trader).

Masih di folder yang sama, carilah folder “MQL4”. Di dalam folder “MQL4” tersebut, Anda akan menemui folder “Experts”. Nah, simpanlah file robot Anda tersebut dalam folder “Experts” itu.

Jika sudah, barulah lakukan langkah pertama, yaitu membuka Strategy Tester. Caranya bisa dengan men-klik tombol “View”, kemudian pilih “Strategy Tester”.

robot 1

Anda akan melihat sebuah panel yang muncul di bagian bawah platform MT4 Anda.

Langkah selanjutnya adalah memilih robot yang ingin Anda uji. Ini adalah langkah ke dua.

Robot 2

Langkah ke tiga adalah memilih currency pair yang ingin Anda transaksikan menggunakan robot tersebut. Anda juga harus memilih “time frame” atau “periode” waktu yang Anda inginkan.

Anda juga bisa memilih rentang waktu yang ingin Anda gunakan untuk menguji robot tersebut.

Untuk melakukan hal ini, Anda harus mencentang terlebih dahulu kotak pilihan “Use Date”, baru kemudian Anda bisa memilih tanggal, bulan dan tahun berapa di pilihan yang ada di sebelah kotak “Use Date” tersebut.

Misalnya jika Anda memilih “From: 2013.02.01 To: 2014.02.01”, itu artinya Anda akan menggunakan data yang terekam di rentang waktu tersebut (mulai 1 Februari 2013 hingga 1 Februari 2014).

Robot 3

Anda juga harus memastikan bahwa data pergerakan harga yang Anda miliki cukup lengkap agar kualitas kelengkapan data Anda tidak kurang dari 90%.

Ini untuk menghindari adanya beberapa chart yang “menghilang”, seolah-olah ada gap namun sebenarnya tidak. Untuk melakukan hal ini, Anda bisa menekan tombol “F2” yang ada di keyboard Anda. Ini adalah langkah yang ke empat.

Kemudian di window yang muncul, klik dua kali pada currency pair yang akan Anda pergunakan untuk menjalankan backtest.

Anda juga harus memeriksa apakah time frame yang Anda pilih ada di database. Jika tidak ada, klik-lah time frame tersebut lalu klik tombol “Download” yang ada di bagian bawah.

Robot 4

Sangat disarankan untuk mengikutsertakan data tick 1 menit (1 Minute/M1) agar hasil backtest Anda menjadi lebih akurat.

Hanya saja, langkah ini akan memakan banyak tempat di hard disk Anda.

Berdasarkan pengalaman, beberapa robot kemungkinan akan menyebabkan MT4 mengalami crash alias tidak bisa berjalan.

Jika data pergerakan harga yang Anda miliki sudah cukup lengkap, barulah Anda bisa menjalankan backtest.

Selanjutnya, langkah ke lima adalah meng-klik tombol “Start”, lalu biarkan program berjalan dengan sendirinya.

Setelah beberapa detik, atau menit, atau bahkan jam (tergantung pada berapa panjang rentang waktu yang Anda pilih serta kemampuan komputer Anda), Anda akan bisa melihat hasil backtest Anda tersebut di tab “Graph” atau “Result” yang ada di panel Strategy Tester.

Namun perlu Anda ingat bahwa hasil tersebut berdasarkan performa robot tersebut “di masa lalu” dan tidak menjamin bahwa robot tersebut akan memberikan hasil yang sama di masa mendatang.

Oleh karena itu, disarankan Anda menggunakan rentang waktu yang panjang (misalnya tiga tahun) sebagai data pergerakan harga dalam melakukan backtest.

Di kesempatan lain, kita akan membahas bagaimana cara membaca hasil backtest untuk mengetahui kualitas robot yang Anda uji.

Selamat mencoba.

 


Note:

Saat Anda membaca, sudah lebih dari 12.000 orang sedang Belajar dan mempersiapkan diri untuk terjun di Trading Forex.  Kapan Anda ?

Cara Mudah Menggunakan Strategi Trendline

Trendline dalam istilah trading forex merupakan salah satu alat yang paling sederhana dalam analisis teknikal.

Namun jangan tertipu pada penampilannya yang sederhana itu, sebab di balik kesederhanaannya tersimpan potensi yang besar untuk menghasilkan keuntungan bagi transaksi Anda.

Strategi Trendline

“Trendline? Sungguh?”
Mungkin pertanyaan itu yang berkecamuk di pikiran Anda saat ini.

Ya. Trendline.
Sungguh. Percayalah.

Pernah dengar ungkapan “the trend is your friend”?
Trend harga adalah teman Anda.

Jangan bermusuhan dengan trend, karena itu hanya akan membuat Anda kepayahan dalam trading, bahkan berujung kehancuran. Anda tak akan pernah bisa mengalahkan pasar.

Yang bisa Anda lakukan adalah mengikuti ke arah mana pasar bergerak. Itulah satu-satunya cara yang paling aman.

Sesuai dengan namanya, trendline tentu saja adalah alat yang bisa Anda gunakan untuk mengenali arah trend. Selain itu, trendline ini juga berfungsi sebagai support (dalam uptrend) dan resistance (dalam downtrend).

Kali ini, Anda akan mempelajari cara mengombinasikan trendline dengan indikator teknikal yang juga sederhana sebagai sebuah sistem atau strategi trading.

Yang pertama kali perlu Anda lakukan adalah tentu saja mengenali trend itu sendiri.

Secara kasat mata, sebenarnya Anda sudah bisa mengetahui trend apa yang tengah berlangsung di pasar saat itu. Jika Anda telah mengenali trend yang berlangsung saat itu, Anda bisa menarik trendline.

Pada contoh di bawah ini, terlihat chart GBP/USD bergerak dalam uptrend. Anda bisa melihat trendline di chart tersebut.

STRATEGI TRENDLINE

Oke. Biasanya kemudian muncul pertanyaan: apa yang selanjutnya harus dilakukan?

Prinsipnya sederhana saja. Anda tinggal menunggu koreksi terjadi hingga ke area trendline tersebut dan mencari konfirmasi sinyal bullish sebelum trendline tersebut tembus.

Permasalahannya kemudian adalah sinyal seperti apakah yang harus Anda cari?

Solusi untuk permasalahan tersebut adalah: indikator teknikal. Dalam hal ini, Anda bisa memasang indikator teknikal yang bersifat oscillator di chart Anda.

Analis teknikal di FOREXimf.com menyarankan untuk menggunakan stochastic dan CCI sebagai “filter” untuk mencari sinyal buy atau sell (baca di sini: stochastic dan CCI).

Sebagai penguat, Anda juga bisa menggunakan konfirmasi pola candlestick, atau nama kerennya: candlestick pattern (baca: mengenal pola-pola candlestick).

Tentu saja Anda bebas bereksperimen menggunakan berbagai macam indikator yang sesuai dengan karakter Anda sebagai trader, namun sebaiknya Anda tetap menjaga prinsip “simplicity” atau kesederhanaan.

Jangan sampai – saking kompleksnya – justru Anda dibingungkan oleh sistem yang Anda buat sendiri. Jika Anda mau, silakan kunjungi halaman edukasi kami yang khusus membahas indikator teknikal dan cara menggunakannya di sini.

STRATEGI TRENDLINE 1

Nah, setelah Anda selesai memasang “setup” tersebut di chart Anda, maka Anda tinggal mengikuti aturan-aturan yang dipaparkan berikut ini.

Aturan Skenario Buy

  • Pastikan trend yang sedang berlangsung adalah Uptrend (trend naik).
  • Tunggu koreksi terjadi ke area trendline.

STRATEGI TRENDLINE 2

  • Jika koreksi sudah terjadi, tunggu konfirmasi sinyal bullish dari stochastic dan CCI. Jika konfirmasi sinyal stochastic dan CCI diikuti oleh kemunculan candlestick pattern, maka sinyal bullish akan semakin kuat.

STRATEGI TRENDLINE BUY 1

  • Tempatkan target (TP) di resistance yang terdekat, serta stoploss (SL) di bawah trendline (10-20 pips di bawah trendline).

STRATEGI TRENDLINE BUY 2

“Ending” dari skenario di atas:

STRATEGI TRENDLINE BUY 3

Aturan Skenario Sell

  • Pastikan trend yang berlangsung adalah Downtrend (trend turun).
  • Tunggu koreksi terjadi ke area trendline.

STRATEGI TRENDLINE SELL 1

  • Jika koreksi sudah terjadi, tunggu konfirmasi sinyal bearish dari stochastic dan CCI. Jika konfirmasi sinyal stochastic dan CCI diikuti oleh kemunculan candlestick pattern, maka sinyal bearish akan semakin kuat.

STRATEGI TRENDLINE SELL 2

  • Tempatkan target (TP) di support yang terdekat, serta stoploss (SL) di atas trendline (10-20 pips di atas trendline).

STRATEGI TRENDLINE SELL 3

Nah, “ending” skenario sell di atas ternyata seperti ini:

STRATEGI TRENDLINE SELL 4

Contoh-contoh chart di atas kebetulan menggunakan time frame Daily (harian) dan H4 (4 jam), namun tentu saja Anda tidak perlu terpaku pada time frame yang dicontohkan. Silakan bereksperiman mencoba time frame lain yang sesuai dengan style atau tipe trading Anda.

Anda juga bebas melakukan uji coba dengan indikator teknikal yang lain dengan konsep trendline yang sama.

Terakhir, ingatlah bahwa tidak ada sistem trading yang sempurna. Maka dari itu pergunakanlah modal Anda dengan bijak. Terapkan manajemen resiko dan manajemen modal yang baik. Agar lebih mantap, cobalah dahulu di demo account.

Selamat mencoba.

Rahasia Trading Forex Menggunakan Berita Fundamental

Analisa fundamental merupakan suatu proses analisa terkait dengan hal-hal yang mewakili ekonomi suatu negara secara umum.

Analisa ini biasanya diwakili oleh berita (news) yang berulang secara periodik, dan mampu mengerakan pasar pada saat itu.

Berita fundamental ini cukup berpengaruh meskipun pada umumnya bersifat sementara. Namun adanya berita fundamental ini terkadang bisa mempengaruhi trend secara makro di waktu mendatang.

Berbeda dengan analisa teknikal yang memanfaatkan “history” pergerakan harga, dalam analisa fundamental; Anda justru akan mencoba untuk “menangkap” peluang yang mungkin akan muncul mengiringi berita atau data ekonomi terkait negara tertentu yang tentu akan mempengaruhi mata uang negara tersebut.

Dengan mengamati dan mempelajari data-data ekonomi tersebut, seakan-akan Anda mencoba untuk “mengintip” kemungkinan pergerakan harga selanjutnya.

Cara Melakukan Analisa Berita

Ada banyak cara.

Salah satunya adalah dengan memanfaatkan informasi yang terdapat dalam website Forex Factory.

Website tersebut menyajikan sejumlah data-data ekonomi dari beberapa negara penting yang dianggap dapat menggerakkan pasar.

Namun Anda harus ingat bahwa hal tersebut bukan berarti tanpa resiko.

Anda harus tetap ingat bahwa tingkat pergerakan volatilitas harga meningkat saat berita di rilis, dan cukup sulit untuk menduga kemana harga akan bergerak. Perlu adanya strategi untuk menghadapi situasi seperti ini.

Forex Factory & Analisa Fundamental

Dengan memanfaatkan informasi yang ada pada forexfactory.com, kita bisa mencoba melakukan analisa untuk menghadapi situasi tersebut. Langkah-langkah yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Menyamakan Zona Waktu

6-2-2014 2-41-16 PM

Pertama-tama, klik link untuk angka jam di sebelah tombol “Login”.

*Anda bisa melihat link tersebut dalam bentuk jam yang terletak dekat dengan date & today calendar.

6-2-2014 2-45-41 PM

 

  • Pada bagian Time Zone, Pilih “(GMT+7:00 ) Bangkok, Hanoi, Jakarta”
  • Kemudian pada bagian DST, pilih “DST Off”
  • Lalu klik “Save Settings”

2. Filter (Menyaring) Berita

Secara default, forexfactory.com akan menampilkan semua berita yang terkait dengan sejumlah mata uang utama yang cukup panjang dan rumit.

Jika Anda hanya menginginkan berita-berita yang terkait dengan mata uang yang sedang Anda trading-kan, Anda bisa melakukan filter berita seperti contoh dibawah ini:

  • Klik menu “Filter” yang terdapat pada bagian kanan website

6-2-2014 2-47-20 PM

  • Pilih mata uang yang ingin Anda amati

6-2-2014 2-49-08 PM

  • Pilih tingkat pengaruh dari berita

Tingkatan pengaruh berita:
– Merah (High Impact)
– Orange (Medium Impact)
– Kuning (Low Impact)
– Putih (Non Economic)

  • Pilih Tipe Berita
  • Kemudian klik tombol “Apply Filter”

3. Melakukan Analisa Berita

Setelah menerapkan filter berita diatas, daftar berita selama satu minggu yang ditampilkan pun akan jauh lebih mudah dan cepat untuk diamati.

Sebelum melangkah ke cara melakukan analisa berita fundamental, sebaiknya Anda pahami dulu menu-menu yang terdapat didalamnya. Berikut penjelasan:

  1. Date & Time: Tanggal dan waktu dari berita
  2. Currency: Mata uang yang dipengaruhi berita
  3. Impact: Tingkat pengaruh berita
  4. Detail: Menampilkan detail berita. Pengaruh dari berita ini dapat dipelajari dari informasi “usual  impact”
  5. Actual: angka yang akan dirilis
  6. Forecast: Prediksi berdasarkan analisis para ahli
  7. Previous: Angka periode sebelumnya untuk data yang sama

 

6-2-2014 2-52-06 PM

 

4. Mengartikan Berita dan Dampaknya

Untuk dapat mengerti arti dari berita yang ada dan dampaknya, Anda dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

 

5-29-2014 7-22-36 PM 1

 

  • Klik gambar folder (kolom “Detail”)

new 5-29-2014 7-23-31 PM

 

  • Kolom “Specs” untuk mengetahui detail berita
  • Kolom history untuk melihat hasil rilis data sebelumnya
  • “Usual Effect” merupakan dampak berita terhadap pergerakan mata uang negara yang bersangkutan.

Jika data rilis berwarna hijau berarti bagus untuk mata uang tersebut, jika data rilis berwarna merah berarti buruk untuk mata uang tersebut.

Strategi Trading Berdasarkan Berita Fundamental

Setelah Anda mengerti bagaimana cara menggunakan fitur-fitur yang dimiliki forexfactory, sekarang kita akan membahas bagaimana caranya memanfaatkan berita dalam strategi trading.

Perlu diingat bahwa sebaiknya Anda hanya memanfaatkan data-data ekonomi yang mempunyai dampak besar terhadap pergerakan harga, yaitu data yang memiliki icon yang berwarna merah.

123 5-29-2014 9-13-01 PM

6-2-2014 3-04-51 PM (icon berwarna merah) merupakan data-data ekonomi yang tergolong kedalam “data penting”, atau istilah lainnya adalah “big figure”.

Contoh yang paling populer adalah data non-farm payrolls Amerika Serikat (di Forexfactory.com namanya adalah Non-Farm Employment Change).

Dibawah ini adalah contoh strategi yang bisa Anda manfaatkan saat data non-farm payrolls akan dirilis.

Perhatikan grafik USD/JPY di bawah ini sebelum data di rilis:

5-30-2014 4-25-40 PM

  • Tentukan harga tertinggi dan harga terendah dari candle – candle pada hari bersangkutan. (sangat baik jika kondisi harga dalam keadaan sideways sebelum data di rilis)

12345 5-30-2014 4-25-40 PM

  • Pasang Pending Order Buy Stop di harga 103.157 dengan take profit dan stop loss masing – masing 30 point (risk and reward 1 : 1)
  • Pasang Pending Order Sell Stop di harga 102.828 dengan take profit dan stop loss masing – masing 30 point (risk and reward 1 : 1)
  • Jika salah satu pending order kena, maka tutuplah pending order lawannya.
  • Ternyata hasil data rilis bagus untuk USD (berwarna hijau) dan USD menguat dratis sekitar 50 point. Dalam contoh di bawah terlihat datanya naik dari 129K menjadi 175K, padahal “forecast”-nya hanya 151K.

new123 5-29-2014 9-13-01 PM

1asd 5-30-2014 4-25-40 PM

Efek data Non-farm Payrolls AS yang dirilis pada tanggal 9 Maret 2014 pukul 20.30 WIB terhadap pergerakan USD/JPY

Selain dari strategi ini, ada beberapa strategi lain yang mungkin cocok dengan gaya trading Anda nantinya, misalnya seperti:

  1. Strategi Trading Double Bollinger Bands
  2. Strategi Trading Scalping 1-Minute
  3. Strategi Short-Term Reversal Bollinger
  4. Strategi London Breakout
  5. Strategi Camarilla Pivot

Menurut Anda, bagaimana strategi trading berdasarkan analisa dari berita fundamental yang sudah dijelaskan dalam artikel ini?

Jika Anda ingin mencoba strategi ini, Anda bisa langsung mempraktikannya dengan menggunakan demo account yang ada di website FOREXimf.

Bagi Anda yang ingin bertanya langsung, Anda dapat menghubungi tim FOREXimf di nomor 0821-1505-1612.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan berguna bagi Anda.

Selamat menganalisa.

 

 

Article by Garry Adrian

 

Editing & proofreading by Eko Trijuni

Berpikir Ala Militer Dalam Forex Trading

Saya sering – dan suka – mempergunakan analogi komandan tempur ketika menjelaskan strategi forex trading. Terutama ketika “mendongeng” tentang trading plan, money management dan psikologi trading.

Pelajari ketiga hal penting diatas melalui panduan belajar berikut ini:

Nggak tahu kenapa. Mungkin karena saya suka menonton film-film perang. Mungkin juga karena menjadi tentara adalah cita-cita masa kecil yang seiring perjalanan waktu terkubur entah di mana….

Yang jelas, analogi komandan tempur atau panglima perang sampai saat ini masih menjadi selingan favorit saya dalam workshop atau seminar yang saya bawakan. Yang juga jelas adalah bahwa forex trading memiliki resiko dan ketidakpastian. Mirip-miriplah seperti medan perang.

Karena itu, sama seperti pertempuran, yang tampil sebagai pemenang pastilah mereka yang bisa berpikir dan bertindak berani, sistematis, strategis dan disiplin. Mirip kan?

Jadi, sepertinya masuk akal kalau pendekatan strategi ala militer bisa diaplikasikan dalam trading.

Siklus OODA

Ada seorang pilot tempur di Angkatan Udara Amerika Serikat. Namanya adalah Kolonel John R. Boyd (23 Januari 1927 – 9 Maret 1997). Saat berkecamuk perang Korea pada tahun 1953, ia bertugas menerbangkan pesawat F-86 Sabre dan sering harus bermanuver menghadapi pesawat-pesawat MiG-15 milik Korea Utara. Ia selalu berhasil mengalahkan musuh-musuhnya di udara dalam waktu kurang dari 40 detik. Karena itu ia mendapatkan julukan “Forty Second Boyd”.

Boyd kemudian memperkenalkan pola pengambilan keputusan yang disebut siklus OODA, singkatan dari Observe, Orient, Decide and Act. Tadinya konsep ini diterapkan oleh Boyd dalam dogfight alias pertempuran pesawat di udara, namun kemudian diterapkan dalam operasi tempur darat dan laut. Dalam perkembangannya, konsep ini juga diperkenalkan di dunia bisnis.

Singkatnya, siklus OODA menjelaskan bagaimana manusia bereaksi dalam situasi tertentu. Menurut Boyd,  respon manusia itu bisa dibagi menjadi beberapa tahapan.

Tahap pertama adalah observasi (observe), di mana informasi dikumpulkan dengan mengandalkan panca indera.

Tahapan ke dua adalah orientasi (orient). Di tahap ini, orang akan menganalisis informasi yang diperoleh di tahap observasi lalu diinterpretasikan. Hasil interpretasi ini nanti akan mengarah langsung ke tahap ke tiga: decide.

Nah, tahap ke tiga ini adalah tahap pengambilan keputusan (decide). Di tahap ini orang akan akan memutuskan akan mengambil tindakan apa.

Terakhir, adalah tahap melakukan tindakan (act). Di sini orang akan menerapkan keputusan yang sudah dibuat. Lalu kembali lagi ke siklus observe untuk menilai efek dari tindakan yang dilakukan.

Bagaimana aplikasi OODA dalam forex trading?

Oke, sebelumnya tolong pahami ini: sangat penting bagi trader untuk TIDAK merasa bingung atau tidak yakin. Bahkan ini lebih penting daripada mengendalikan fear and greed, lho!

Orang Jawa mengenal filosofi: ojo kagetan. Jangan gampang terkejut. Juga, ojo gumunan. Jangan gampang heran, atau bingung.

Seringkali trader forex kaget ketika terjadi pergerakan yang lebar dan tiba-tiba, terutama jika arahnya melawan posisinya. Karena kaget, kemudian bingung, “Harus ngapain nih gue?” Panik. Ketika ia sudah bisa menguasai diri, pasar mungkin sudah bergerak ke mana-mana dan ia tinggal menyesali yang sudah terjadi.

Ada pameo di dunia perang yang berbunyi, “Pertahanan adalah inti dari setiap peperangan.” Jadi, harusnya pasukan yang baik bisa melindungi bentengnya dan tahu persis apa yang harus dilakukan untuk itu.

Nah, sebagai trader pun harus demikian. Kita harus bisa melindungi modal kita dan tahu apa yang harus dilakukan jika seandainya pasar sewaktu-waktu membombardir kita dengan fluktuasi liar.

Untuk itu kita memerlukan latihan. Nah, berikut ini ada tiga tips untuk membantu program latihan Anda. Get ready, Cadet!

  1. Biasakan berpikir, “Bagaimana jika saya salah?”

    Kita tidak akan pernah bisa senantiasa 100% akurat memperkirakan arah harga. Makanya kita harus bersiap seandainya perkiraan kita salah. Dengan demikian kita akan selalu terbiasa mempersiapkan “plan B” jika seandainya pasar tidak bergerak sesuai dengan keinginan kita. Contoh “plan B” paling mudah adalah mempersiapkan startegi stop loss, atau strategi lainnya.

  1. Selalu pelajari kondisi dan perilaku pasar 

    Selalu amati pasar (observe) hingga Anda bisa mengenali potensi arah pasar. Ini bisa membantu Anda untuk lebih cepat menginterpretasi pasar (orient), mengambil keputusan (decide) dan tindakan (act) dengan cepat dalam berbagai situasi. Miriplah dengan yang dilakukan John Boyd ketika mengecoh pilot tempur Korea Utara di tahun

  2. Jangan malu minta bantuan

    Need backup!

    Kalimat itu sering saya dengar waktu masih kecanduan main game Counter Strike. Hehe. Biasanya kalimat itu terdengar ketika seseorang membutuhkan bantuan ketika ingin melakukan serangan, atau sedang kewalahan menghadapi musuh.

    (Bagi Anda yang tidak tahu, game itu adalah permainan simulasi pertempuran melawan teroris.)

    Sepintar-pintarnya kita sebagai trader, tetap saja informasi yang kita miliki terbatas. Ada kalanya juga kita merasa tidak bisa melihat gambaran pasar dengan jelas. Jadi, tidak ada salahanya meminta pendapat dari orang lain. Mungkin ada beberapa celah yang tidak terlihat oleh kita tetapi bisa dilihat oleh rekan kita.

Ingatlah selalu: trader yang sukses adalah trader yang siap secara mental untuk mengambil keputusan strategi dalam kondisi seperti apa pun, meskipun sehari-harinya senantiasa menghadapi ketidakpastian.

Trader yang sukses selalu bisa mengamati kondisi pasar, cepat melakukan interpretasi sehingga bisa mengambil keputusan yang cepat tetapi tetap dalam koridor kehati-hatian, dan tidak ragu mengambil keputusan.

Anda siap?

Bagaimana menurut Anda mengenai strategi trading forex menggunakan pola berfikir ala militer?

Apakah Anda juga berfikir ala militer?

Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar.

Voting Draft Brexit : Bencana Atau Berkah?

Minggu ini pelaku pasar akan fokus ke voting anggota parlemen Inggris terhadap draft Brexit yang disusun PM May, Voting dijadwalkan akan berlangsung hari selasa dimana pemerintah diperkirakan akan kehilangan suara dengan selisih yang sangat besar, kekacauan Brexit akan terus berlanjut. Kekalahan PM May akan membuka berbagai pilihan mulai dari mendesak pengunduran diri PM May hingga Pemilu, hal ini membuat Sterling akan cenderung tertekan.

Namun demikian spekulasi penundaan Brexit pecah pada hari Jumat minggu kemarin dengan Perdana Menteri Austria Sebastian Kurz menunjukkan penundaan tanggal Brexit menjadi satu-satunya pilihan jika tidak ada kemajuan kesepakatan Brexit minggu depan di Inggris, selain itu menurut laporan The Guardian, Presiden Dewan Eropa Donald Tusk juga sedang bersiap untuk menawarkan perpanjangan Brexit ke Inggris hingga setidaknya Juli, sambil menunggu permintaan resmi untuk penundaan. Jika hal ini terjadi sedikit banyak bisa membawa angin segar bagi Pound yang mendapatkan tekanan sebelumnya

Berikut Jadwal Brexit jangka pendek:

  • Senin : Hari keempat debat anggota parlemen soal draft brexit

  • Selasa 15 Januari : Hari kelima debat diikuti oleh “pemungutan suara” pada kesepakatan draft yang disusun PM May sebelumnya. Jika draft kesepakatan ditolak Theresa May akan mendapatkan tiga hari kerja untuk datang dengan “rencana B”.

  • Rabu 16 Januari : PM May kemungkinan akan menuju ke Brussels untuk mencoba mendapatkan konsesi lebih lanjut dari UE

  • Senin 21 Januari : Pemungutan Suara yang Diharapkan pada “Rencana B”.

  • Inggris akan meninggalkan UE pada hari Jumat 29 Maret kecuali anggota parlemen memilih untuk menunda atau membatalkan Brexit.

Beberapa kemungkinan yang terjadi terkait voting brexit :

  1. Jika Voting hasilnya mayoritas menyetujui draft brexit maka Inggris akan keluar dari Uni Eropa secara resmi tanggal 29 maret dengan mulus atau istilahnya “Soft Brexit” dan hal ini bisa mensupport poundsterling

  2. Jika Voting hasilnya mayoritas menolak draft brexit maka 3 hal yang bisa terjadi :

  • PM May diberi kesempatan untuk “Plan B” dan akan kembali bertemu dengan Uni Eropa untuk membahas plan B tersebut

  • Gerakan politik yang akan mendesak PM May untuk mengadakan Pemilu atau mengadakan referendum kedua

  • Exit without deal, atau Inggris tetap keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan, hal ini bisa menimbulkan masalah besar bagi Inggris

Secara Teknikal


Pergerakan GBP/USD secara garis besar masih berada dalam kondisi bearish seiring dengan harga masih berada di bawah trendline turun pada grafik harian. Secara teknikal jika harga masih terus berada di bawah area trendline dan di temukan adanya konfirmasi sinyal jual di area sekitar trendline, hal tersebut membuka kemungkinan pound kembali jatuh turun ke kisaran 1.27154 – 1.24323. Waspadai jika ternyata trendline pecah dengan menembus resistance 1.29986, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan harga bergerak naik ke kisaran 1.31735 – 1.33484.

Action About Brexit :

1. Jika trader yang tidak menyukai trading berita, dan menghindari berita – berita besar, Anda bisa Wait n See terlebih dahulu hingga kondisi pasar kembali stabil khususnya untuk trader yang trading pair GBP karena di perkirakan dalam beberapa hari ke depan volatilitas pasar akan meninggi.

2. Volatilitas harga menjelang voting Brexit yang dijadwalkan berlangsung pada 15 sd. 17 Januari 2019 diperkirakan meninggi. Untuk para trader yang masih memiliki posisi terbuka, disarankan memiliki ketahanan dana yang cukup seiring dengan adanya penyesuaian margin requirement untuk pair GBPAUD, GBPCHF,GBPJPY & GBPUSD menjadi US $ 1500 / Lot

3. Jika trader adalah seorang risk taking :

– Jika brexit di sepakati, kemungkinan besar mata uang pound ( GBPUSD ) akan menguat dengan target pertamanya adalah area trendline turun di kisaran 1500 pips dan jika trendline pecah harga bs terbang lebih jauh ke kisaran 1.31735 (3000 pips )

– Jika brexit gagal mencapai kesepakatan, kemungkinan besar mata uang pound akan melemah dengan target 1.27154 – 1.24323 (1000 – 4000 pips )

Profit Konsisten Dengan 5 Tips Sederhana

Saya yakin sebagai trader Anda pasti ingin bisa menghasilkan profit secara konsisten. Maka penting bagi Anda untuk mengevaluasi metode dan strategi trading forex secara rutin.

Percayalah, selalu ada metode atau strategi baru yang bisa Anda temukan dan bisa dipadukan dengan strategi trading yang sekarang Anda miliki. Tidak ada yang salah dengan itu. Tetapi sebaiknya jika metode dan strategi yang Anda pergunakan saat ini sudah bisa menghasilkan keuntungan dengan baik, hal-hal baru yang Anda temukan cukup Anda tambahkan sebagai modifikasi tanpa mengubah “struktur asli” strategi Anda.

Misalnya, Anda sudah cukup nyaman mempergunakan metode Fibonacci dan stochastic, lalu suatu saat Anda menemukan metode baru yang bisa memperbesar potensi keuntungan jika dikombinasikan dengan metode Fibo dan stochastic Anda. Silakan padukan, tetapi tetaplah mempergunakan Fibo dan stochastic sebagai metode utama dalam pengambilan keputusan.

Juga penting untuk memiliki aturan/rule yang presisi dan tegas untuk mengantisipasi jika pasar tidak bergerak sesuai dengan perkiraan Anda.

Untuk itu, saya ingin berbagi lima tips sederhana. Sederhana saja, tidak perlu terlalu rumit.

  1. Belajarlah untuk membatasi kerugian

    Sebenarnya rahasia trading sukses itu tidak hanya bergantung pada kemampuan menghasilkan profit, tetapi juga kemampuan menghindari kerugian. Oke, mungkin kita tidak 100% bisa terhindar dari kerugian, tetapi setidaknya bisa kita batasi.

    Kemampuan membatasi kerugian itu dengan sendirinya akan membantu Anda untuk memperbesar keuntungan.

    Untuk membatasi kerugian, para trader pada umumnya akan mempergunakan strategi tertentu. Yang paling mudah di antaranya adalah stop loss.

    Trailing stop juga dapat dipergunakan untuk menjaga agar keuntungan yang sudah diperoleh dari sebuah posisi terbuka dapat dijaga agar tak berubah menjadi kerugian.

  1. Ketahui batasan resiko sebelum membuka posisi

    Untuk bisa menempatkan stop loss dengan pas, Anda juga perlu mengetahui seberapa besar toleransi resiko Anda. Seberapa besar kerugian yang mampu Anda terima, secara finansial maupun secara psikis?

    Masing-masing trader memiliki besaran yang berbeda-beda. Itulah pertanyaan “berapa pips SL-nya?” sebaiknya diikuti dengan perrtanyaan “berapa dolar kerugian yang mampu saya terima?”

    Ini juga akan berpengaruh pada besaran lot yang boleh Anda pakai. Semakin besar SL-nya, seharusnya lot-nya akan semakin kecil, demikian sebaliknya. Hal tentang ini bisa Anda baca lebih detil dalam tulisan saya tentang position sizing.

    Toleransi resiko ini sebaiknya sudah Anda “pegang erat-erat” dalam trading plan yang sudah Anda susun sebelumnya.

    Penting juga menetapkan batasan kerugian maksimal setiap bulannya. Ketika kerugian sudah mencapai batasan itu, sebaiknya berhentilah dahulu. Lakukan evaluasi, perbaiki mana yang perlu diperbaiki, baru lanjutkan.

    Kalau kemudian Anda berhasil mengumpulkan keuntungan, silakan tarik keuntungan itu dan bersenang-senanglah. Tetapi ada baiknya sisihkan sebagian keuntungan itu dan masukkan ke dalam akun trading “cadangan”. Dengan demikian sedikit demi sedikit Anda akan memperbesar modal Anda.

  1. Kuasai metode dan strategi yang Anda pergunakan

    Tidak mungkin Anda bisa mengambil keputusan dengan baik jika bahkan Anda sendiri tak memahami metode dan strategi yang Anda pergunakan. Trader yang baik adalah trader yang sangat memahami metode dan strategi yang ia pergunakan: apa kelebihan dan kelemahannya.

    Hindari menggunakan metode dan strategi yang terlalu kompleks dan rumit. Ingat, Anda ini trader. Anda tak perlu terlihat seperti Albert Einstein, yang bahkan konon pernah berkata, “Everything should be made as simple as it can be.”

    Metode dan strategi yang Anda pergunakan juga sebaiknya cocok dengan gaya trading Anda dan, yang paling penting, cocok dengan kekuatan modal Anda. Jika sebuah strategi menuntut toleransi resiko yang lebih besar daripada toleransi resiko (modal) Anda, sebaiknya jangan dipergunakan.

  1. Bersabarlah

    Membuka dan menutup posisi dalam trading membutuhkan analisa terbaik dari Anda. Jangan terburu-buru membuka posisi hanya karena takut kehilangan peluang, atau terburu-buru menutup posisi hanya karena khawatir profit berubah menjadi loss.

    Timing adalah krusial dalam trading, maka pastikan Anda memilih waktu yang tepat untuk melakukan eksekusi. Untuk bisa menentukan timing yang tepat, tidak bisa tidak, Anda harus melakukan analisa seobyektif mungkin.

  1. Never give up and stick to the plan!

    Banyak trader yang menyerah karena mengalami kerugian beruntun. Banyak trader yang gagal karena kerugian beruntun itu jadi menggunung. Hampir semua trader yang mengalami hal itu tidak menyadari bahwa kerugian yang menggunung adalah buah dari mengabaikan poin 1 sampai 4 di atas.

    Jadi, sangat penting bagi Anda untuk menguasai poin 1 sampai 4 di atas. Jangan hanya poinnya, pahamilah penjelasannya juga. Jangan hanya dipahami, praktekkanlah.

5 tips di atas memang sangat sederhana, tetapi sekali Anda mampu konsekuen menjalankannya, hasilnya tidak sederhana. Pertanyaannya, siapkah Anda menjalankannya? Anda sendiri yang menentukan.


Jika Anda merasa artikel kami berguna, silakan kemukakan pendapat Anda tentang artikel kami di kolom komentar.