Apakah swap itu?

Interest Rate atau Swap adalah bunga yang akan dikenakan atau diberikan jika memiliki posisi terbuka yang melebihi dari satu hari perdagangan. Tidak semua posisi open dikenakan swap, hanya posisi open kontrak gulir yang dikenakan swap.

Bagaimana caranya menghitung swap?

Rumus perhitungan swap adalah sebagai berikut :

swap

Di mana: i = konstanta rate, dan H = bobot hari

Angka konstanta rate ( ) atau bisa disebut interest rate di up date setiap hari Senin, angka tsb bisa dicek oleh nasabah di platform trading.

Caranya:

Di kotak market watch klik kanan, klik symbol, pilih symbol yang ingin di cek interest ratenya, klik properties akan muncul kotak contract specification salah satu item spesifikasi tsb swap long / swap short.
swap-2
Bobot Hari ( ) : ada beberapa catatan kecil yang perlu kita perhatikan, diantaranya: bahwa khusus dari hari Rabu ke hari Kamis dianggap overnight 3 hari, sedangkan dari hari Jumat ke hari Senin hanya dianggap 1 hari saja.

Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut ini:

swap-3

Apakah yang dimaksud Leverage?

Para broker forex online menerapkan leverage dalam melaksanakan trading forex. Dengan adanya leverage ini, dana yang relatif kecil bisa melakukan transaksi dengan nilai kontrak yang jauh lebih besar. Ini karena jasa leverage, yang kalau kita artikan adalah “daya ungkit”. Mungkin akan lebih mudah kalau kita analogikan dengan dongkrak mobil. Dengan dongkrak, Anda hanya membutuhkan sedikit tenaga untuk bisa mengangkat bodi mobil kita yang beratnya mungkin ratusan kilogram. Nah, “cara kerja” leverage ini kira-kira ya seperti dongkrak mobil itu tadi.

Contoh penerapannya seperti ini:

Pada broker yang menerapkan leverage 1:100, maka Anda cukup membutuhkan dana sebesar $1,000 saja untuk melakukan transaksi senilai $100,000. Uang sejumlah $1,000 itu disebut sebagai margin, sedangkan nilai transaksi sebesar $100,000 itu disebut Contract Size. Artinya, modal yang Anda butuhkan hanya 1% saja.

Sedangkan kalau Anda melakukan transaksi valas konvensional, untuk bertransaksi sebesar $100,000 maka Anda harus menyediakan modal senilai dengan $100,000. Dengan kata lain, modal yang Anda butuhkan sebesar 100%.

Apakah maksud dan tujuan Rollover?

Rollover atau bulan referensi adalah penyesuaian harga antara bulan kontrak lama dengan bulan kontrak baru tanpa mengurangi atau menambah keuntungan atau kerugian yang sudah dialami sebelumnya.

Jadwal Rollover

CLS10C Lima hari kerja sebelum tanggal 25 setiap bulannya
JPK Dua hari kerja sebelum Kamis minggu kedua di bulan kontrak
HKK Tiga hari kerja sebelum akhir bulan kontrak
US Index Tujuh hari kerja sebelum Jumat minggu ketiga di bulan kontrak
Europe Index Tujuh hari kerja sebelum Jumat minggu ketiga di bulan kontrak

Contoh :

Nasabah mempunyai posisi open buy CLS10C di harga 40.15. Asumsikan balance awal yang dimiliki $20. Harga penutupan oil kontrak lama adalah 40.45 sementara harga penutupan oil kontral baru adalah 40.05. Sebelum dilakukan rollover posisi open buy tersebut menghasilkan floating profit sebesar $30 [(40.45 – 40.15)*100]. Sehingga equity menjadi sebesar $50.

Setelah rollover posisi open buy CLS10C diharga40.15 menghasilkan floating loss sebesar -$10 [(40.05 – 40.15)*100]. Ada selisih minus $40 yang disebabkan oleh perubahan harga kontrak lama dan baru. Selisih inilah yang harus disesuaikan dengan transaksi rollover. Dengan cara membuat transaksi open sell (lawan dari posisi open) di 40.15 (harga penutupan kontrak lama) dilikuid dengan buy di 40.05 (harga penutupan kontrak baru) menghasilkan profit $40.

Mari kita lihat apa efek dari transaksi rollover tersebut :

Balance Awal + Profit/Loss = Balance

Balance ± Floating = Equity

Sebelum Rollover :

Balance          =    $20

Equity             =    $20 + $30 = $50

Setelah Rollover :

Balance          =    $20 + $40 = $60

Equity             =    $60 – $10 = $50

Kesimpulan : Transaksi Rollover tidak merubah Equity nasabah tetapi merubah Balance.

Bagaimana cara bertransaksi menggunakan FOREXimf Trader?

Ada dua cara untuk mengeksekusi transaksi kita.

Yang pertama disebut dengan “instant execution”, artinya kita melakukan transaksi pada harga pasar saat itu juga. Misalnya, harga GBP/USD sekarang adalah 1.63000/1.63020. Jika kita melakukan BUY pada saat ini juga, maka kita dikatakan melakukan instant execution.

instant-execution

Cara yang kedua disebut dengan “pending order”. Cara ini memungkinkan kita untuk tetap bisa melakukan transaksi di harga yang kita perkirakan nanti akan tercapai.

Ada dua kategori pending order:

  1. Stop order

Stop order pun dibagi menjadi dua:

  • Buy Stop, yaitu melakukan “order” untuk BUY di ATAS harga sekarang.

Contoh: harga sekarang adalah 1.63000. Kita memprediksi harga akan naik, tapi kita tidak mau BUY di harga sekarang. Misalnya kita baru yakin harga akan naik terus jika nanti ia sudah berada di atas 1.63200. untuk itu kita bisa melakukan order Buy Stop yang kita tempatkan di level 1.63200.

Jika nanti ternyata harga menyentuh 1.63200 (harga ASK), maka order kita akan “done” (tereksekusi), dan otomatis kita akan memiliki posisi terbuka BUY di harga 1.63200.

buy-stop-order

  • Sell Stop, yaitu melakukan “order” untuk SELL di BAWAH harga sekarang.

Contoh: harga sekarang adalah 1.63000. Kita memprediksi harga akan turun, tapi kita tidak mau SELL di harga sekarang. Misalnya kita baru yakin harga akan turun terus jika nanti ia sudah berada di bawah 1.62800. Untuk itu kita bisa melakukan order Sell Stop yang kita tempatkan di level 1.62800.

Jika nanti ternyata harga menyentuh 1.6280 (harga BID), maka order kita akan “done” (tereksekusi), dan otomatis kita akan memiliki posisi terbuka SELL di harga 1.6280.

sell-stop-order

  1. Limit Order

Limit order juga dibagi menjadi dua:

  • Buy Limit, yaitu melakukan “order” untuk BUY di BAWAH harga sekarang.

Contoh: harga sekarang adalah 1.63000. Kita memprediksi harga akan naik, tapi kita tidak mau BUY di harga sekarang. Misalnya kita yakin harga akan naik terus jika nanti ia turun dulu ke 1.62800. Untuk itu kita bisa melakukan order Buy Limit yang kita tempatkan di level 1.62800.

Jika nanti ternyata harga menyentuh 1.62800 (harga ASK), maka order kita akan “done” (tereksekusi), dan otomatis kita akan memiliki posisi terbuka BUY di harga 1.62800.

buy-limit

  • Sell Limit, yaitu melakukan “order” untuk SELL di ATAS harga sekarang.

Contoh: harga sekarang adalah 1.6300. Kita memprediksi harga akan turun, tapi kita tidak mau SELL di harga sekarang. Misalnya kita yakin harga akan naik dulu ke 1.6320. Untuk itu kita bisa melakukan order Sell Limit yang kita tempatkan di level 1.6320.

Jika nanti ternyata harga menyentuh 1.6320 (harga BID), maka order kita akan “done” (tereksekusi), dan otomatis kita akan memiliki posisi terbuka SELL di harga 1.6320.

sell-limit

Jika Anda tidak menemukan pertanyaan yang Anda cari, Anda bisa mengajukan pertanyaan langsung pada layanan kami berupa :