analisa tenikal emas

KEMANA HARGA EMAS BERIKUTNYA ?

Di awal tahun 2018, emas sempat mencatatkan level tertingginya di $1366 per troy ounce, merespon situasi yang terus memanas antara Korea Utara dan Amerika Serikat, meningkatnya kekhawatiran perang dagang yang dapat terjadi antara AS dan China, dan kurang agresifnya The Fed terhadap kenaikan suku bunga. Hal tersebut cukup membebani dollar AS dan pasar ekuitas yang berakibat para pelaku pasar pun melarikan aset mereka ke emas sebagai safe haven yang dikenal dengan istilah risk aversion.

Namun seiring berjalannya waktu, situasi pun sedikit mereda setelah diadakannya pertemuan antara Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump di Pulau Sentosa, Singapura. Hasil penting dalam pertemuan bersejarah itu Trump berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan bagi Korut. Sementara Kim berkomitmen untuk menuntaskan denuklirisasi Semenanjung Korea. Selain itu, pada pertemuan The Fed bulan Juni, bank sentral cenderung hawkish dengan kembali menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 2 persen, sekaligus menunjukkan prospek bahwa akan ada dua kenaikan suku bunga lagi untuk dieksekusi sepanjang tahun ini, yang jika ditotalkan ada empat kenaikan suku bunga sejak bulan Maret 2018. Hal tersebut melampaui ekspektasi pasar yang hanya memperhitungkan 3 kali kenaikan suku bunga. Inilah yang menjadi pendorong emas terjun bebas, menyentuh level terendah di tahun 2018, yang saat artikel ini dibuat emas berada dikisaran $1261 per troy ounce.

google-review-foreximf

Meskipun demikian, untuk pandangan jangka panjang harga emas secara umum masih bisa bergerak dalam tren naik seiring secara fundamental pun situasi perang dagang antara AS dan China yang masih terus berlanjut, ditambah dengan AS yang belum menemukan kesepakatan mengenai permasalahan perdagangan North American Free Trade Agreement (NAFTA) dan Uni Eropa. Area yang perlu diperhatikan untuk mencari peluang beli di sekitar trendline naik yang berada di area kisaran $1244/troy ounce. Hanya saja masih diperlukan konfirmasi peluang tersebut berdasarkan analisa teknikal. Jika peluang beli sudah benar-benar terkonfirmasi, maka harga emas akan kembali berpeluang untuk mengalami rebound dengan sasaran hingga kisaran $1308-1366/troy ounce.

Analisa Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Cara Investasi Emas, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas, XAU/USD

Potensi rebound harga emas ini kemungkinan besar akan terhambat jika harga emas justru jatuh ke bawah $1244/troy ounce atau dengan kata lain trendline naik pecah. Dengan demikian justru akan terbuka peluang pelemahan lebih jauh ke kisaran $1215-1122.72/troy ounce jika hal tersebut terjadi.

Jika Anda membutuhkan analisa untuk pergerakan harga emas ini bisa berkonsultasi dengan tim Market Analyst FOREXimf.com yang berkantor di Jalan Sunda no. 57 Bandung, atau melalui Live Chat dari website www.FOREXimf.com.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 4 =