FOREXimf.com Goes to Campus – “MEA, Siapa Takut?”

FOREXimf Goes to CampusPembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) nantinya akan mempermudah penjualan barang dan jasa dari satu negara ke negara lain di kawasan Asia Tenggara yang menandakan semakin ketatnya kompetisi yang akan terjadi. Untuk menghadapi persaingan perdagangan bebas ini, ada banyak hal yang perlu diperbaiki seperti misalnya sistem birokrasi, infrastruktur maupun kualitas sumber daya manusia Indonesia.

 Hal itulah yang melatarbelakangi tema talk show kali ini, MEA ditelaah dari sisi Perdagangan Berjangka dan Komoditi yang mengangkat judul : “MEA, Siapa Takut?” Acara ini berlangsung pada hari Rabu, 21 Januari 2015 di Ruang M2CD Universitas Bina Nusantara, Kampus Syahdan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Hadir sebagai pembicara, Bapak Pahotan R. Sitohang (Business Development FOREXimf.com) yang pada sesi pertama menyampaikan bahwa secara Sumber Daya Alam, Indonesia jauh mengungguli negara – negara Asia Tenggara lainnya, hanya saja kita terbentur pada kenyataan bahwa birokrasi di negara ini sangatlah rumit, infrastruktur yang tidak tertata dan juga kualitas Sumber Daya Manusia yang masih kurang baik terutama dalam hal kepercayaan diri. Jika kita tidak segera berbenah diri, ini akan sangat merugikan, apalagi Indonesia adalah negara dengan populasi yang cukup tinggi di kawasan Asia Tenggara yang tergolong ke dalam target empuk konsumen bagi produsen di negara lain.

Seusai sesi 1, acara dilanjutkan dengan break time selama 15 menit dan 156 peserta talk show yang hadir diberikan waktu untuk menikmati snack yang telah disediakan.

Memasuki sesi 2, materi disampaikan oleh Ibu Stella N. Lukman (Head of Products and Services ICDX). Beliau menyampaikan pengantar mengenai Perdagangan Berjangka dan Komoditi. Beliau membuka dengan review mengenai pengertian bursa, derivatif dan komoditi. Yang menjelaskan bahwa risk management, discovery, operational advantages dan market efficiency adalah beberapa manfaat dari bursa berjangka.

Salah satu tips yang disampaikan oleh Ibu Stella N. Lukman tentang cara memilih perusahaan pialang berjangka adalah dengan memperhatikan faktor legalitas perusahaan tersebut, disamping beliau juga menekankan pentingnya untuk selalu teliti dan memahami setiap isi dari agreement yang telah ditandatangani oleh calon nasabah.

Dalam menghadapi MEA ini beliau menyampaikan yang secara garis besar sama dengan yang disampaikan oleh Bapak Pahotan R. Tohang di sesi 1.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pertanyaan yang disampaikan sangat menarik dan beragam dari para peserta.

Pembagian doorprize kepada peserta dan sesi foto bersama perwakilan Universitas Bina Nusantara dan narasumber merupakan tanda berakhirnya talk show “MEA, Siapa Takut?” kali ini.

TE REVOIR!!!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + five =