Analisa Forex Mingguan : 22 – 26 Mei 2017

Dolar AS tertekan cukup tajam karena masalah politik yang terjadi di Gedung Putih. Memo, mantan Direktur FBI James Comey yang menyatakan bahwa presiden Trump mencoba menghalangi penyelidikan FBI menjadi perhatian pasar dan membuat dolar AS melemah terhadap seluruh mata uang sehingga membuat EUR/USD mencapai harga tertinggi 6 bulan.

Meeting minute the Fed juga akan ditunggu pelaku pasar karena investor sedang mencari petunjuk waktu kenaikan suku bunga AS. Beberapa data ekonomi seperti GDP AS, pidato Mario Draghi dan kesaksian James Comey akan menjadi perhatian pasar.

Berikut adalah data penting pada minggu ini :

  1. Keputusan suku bunga Kanada : Rabu, 21:00 WIB. Bank of Canada masih mempertahankan tingkat suku bunga dengan tidak berubah sebesar 0,5% sejak pertengahan 2015 dan diperkirakan tidak ada perubahan yang mungkin terjadi. Perekonomian Kanada sedikit tertekan karena kekhawatiran di sektor perumahan, harga minyak yang tidak mahal dan yang terakhir, laporan pekerjaan yang mengecewakan cukup menggangu pengambil keputusan.
  2. Kesaksian James Comey : Rabu, 20:30 WIB (tentatif). Mantan direktur FBI akan kembali ke Capitol Hill untuk pertama kalinya setelah dipecat oleh Presiden Trump. Memo Comey yang menunjukkan bahwa Trump mencoba untuk campur tangan dalam penyelidikan Michael Flynn, yang menjadi penasihat Keamanan Nasional pada musim kampanye Trump. Skandal tersebut sudah mempengaruhi dolar AS. Jika Comey dengan jelas mengatakan bahwa Trump mencoba menghalangi penyelidikan maka ada kemungkinan dolar akan turun. Jika dia menyangkalnya maka diperkirakan dollar akan naik.
  3. FOMC Meeting Minutes : Kamis, 01:00 WIB. Dalam pertemuan bulan Mei, Federal Reserve telah menahan suku bunga dengan tidak berubah dengan mengabaikan perlambatan ekonomi baru-baru ini. Karena notulen meeting minute dapat direvisi maka investor akan mencari sinyal yang dapat memberitahukan waktu kenaikan suku bunga AS berikutnya.
  4. GDP Inggris (rilis kedua) : Kamis, 15:30 WIB. Pada saat rilis pertama, GDP Inggris menunjukkan penurunan yang signifikan sebanyak 0,3% dalam pertumbuhan. Brexit mulai berpotensi menggigit ketika sektor konsumsi sedikit melunak seiring kenaikan harga. GDP Inggris kemungkinan akan dikonfirmasi kembali.
  5. Klaim pengangguran AS : Kamis, 19:30 WIB. Barometer pasar pekerjaan AS secara mingguan telah sangat stabil akhir-akhir ini dengan bergerak menuju arah yang benar dengan data penurunan terbaru hanya 232K dalam seminggu terakhir.
  6. GDP AS (rilis kedua) : Jumat, 19:30 WIB. Perkiraan GDP AS rilis pertama menunjukkan bahwa terjadi tingkat pertumbuhan yang buruk sebesar 0,7% per tahun. Sementara itu, beberapa tahun sebelumnya pada kuartal pertama pertumbuhan juga berjalan melamban. Diperkirakan ada kenaikan pertumbuhan kecil pada ekonomi AS.
  7. Durable Goods Orders AS : Jumat, 19:30 WIB. Data ini dirilis bersamaan dengan GDP, sehingga para pelaku pasar mendapatkan preview investasi untuk Q2. Menurut data yang direvisi untuk bulan Maret, headline orders naik sebesar 0,9% tetapi masih di bawah ekspektasi untuk rilis awal.

Analisa Teknikal

GBP/USD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal, prediksi forex hari ini, GBP/USD

Bias mingguan, pergerakan GBP/USD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang tertahan di support 1.29212 – 1.29690. Cari sinyal buy yang terkonfirmasi di area tersebut karena ada potensi pound akan menguat terhadap dollar dan bergerak ke atas menuju resistan 1.30465 – 1.31718. Tetapi jika support 1.29212 pecah, maka hal tersebut akan membuka kemungkinan harga bergerak ke support 1.28347 dan mengubah bias mingguan menjadi bearish.

EUR/USD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal, prediksi forex hari ini, EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bullish namun saat ini berada dalam fase koreksi. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bearish. Jika EUR/USD bergerak ke bawah maka perhatikan support di kisaran 1.10648 – 1.11228 dengan mencari sinyal bullish yang valid dimana ada potensi akan bergerak ke kisaran 1.12107 – 1.13530. Waspadai juga, jika ternyata harga menembus support 1.10648 dimana ada kemungkinan euro akan tertekan denagn bergerak bearish menuju support 1.09260.

AUD/USD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal, prediksi forex hari ini, AUD/USD

Secara umum, bias mingguan pergerakan AUD/USD berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang rebound dengan menguji area resistan. Perhatikan, jika harga tertahan di resistan 0.74681 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak turun menuju 0.73814 – 0.73278. Tetapi, jika resistan 0.74681 pecah akan membuka kemungkinan bias mingguan berubah menjadi bullish dan membuat aussie bergerak ke atas hingga kisaran 0.75549.

NZD/USD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal, prediksi forex hari ini, NZD/USD

Bias mingguan, pergerakan NZD/USD terlihat berada dalam kondisi netral walaupun saat ini harga sedang melakukan fase rebound ke atas untuk menguji resistan 0.69564. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke bawah menuju support 0.6861 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada peluang NZD/USD akan bergerak ke atas menuju area 0.69564 – 0.70101. Tetapi, jika support 0.68861 pecah, maka hal tersebut akan membuka kemungkinan harga bergerak ke bawah menuju area 0.68159.

USD/CHF

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal, prediksi forex hari ini, USD/CHF

Bias mingguan, pergerakan USD/CHF berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan di resistan 0.98100 – 0.98651 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi akan bergerak ke kisaran 0.97209 – 0.94875. Waspadai jika ternyata harga bergerak ke atas dan menembus resistan 0.98651 maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju area 1.00094.

USD/JPY

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal, prediksi forex hari ini, USD/JPY

Bias mingguan, pergerakan USD/JPY berada dalam kondisi bearish. Perhatikan indikator stochastic sedang berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Waspadai jika harga terus tertahan di resistan 111.80 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 110.22 – 108.64. Tetapi jika resistan 111.80 ditembus maka ada potensi USD/JPY akan bergerak ke atas menuju resistan 113.38.

XAU/USD

Analisa Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Trading Emas Online, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas, XAU/USD

Secara umum, pergerakan emas pada grafik 4-jam berada dalam kondisi bullish. Waspadai indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bearish, jika harga emas bergerak ke bawah dan tertahan di area 1245.53 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi emas akan kembali berpeluang akan bergerak ke atas ke kisaran 1264.92 – 1284.31. Hati – hati jika support 1245.53 ditembus, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas akan bergerak ke bawah menuju area 1226.14.

Analisa Forex Mingguan : 15 – 19 Mei 2017

Minggu kedua bulan Mei, US dolar cenderung menguat terhadap banyak mata uang meskipun ada kontroversi politik. Campuran data ekonomi menanti kita sekarang : PDB dari Jepang, data pekerjaan dari Australia, dan data perumahan dari AS. Inilah data besar yang harus diwaspadai yang bisa berpengaruh dipasar minggu ini.

Pemecatan Direktur FBI Comey oleh Trump untuk sementara menunda rally dolar karena kekhawatiran tentang agenda politik Presiden. Namun, ini tidak berlangsung lama. Dolar memang sedang berjuang ketika data penjualan ritel dan CPI sedang melemah. Tingkat daya beli, konsumen AS dirilis kurang dari yang diharapkan dan inflasi inti masih di bawah 2%. Pemilihan Macron sebagai presiden Prancis berikutnya sesuai dengan yang diharapkan pasar sehingga mampu memberikan kelegaaan kondisi pasar.

Di Inggris, BOE mengeluarkan sedikit perhatian pada inflasi, upah dan meskipun ada harapan bahwa proses Brexit akan berjalan mulus. Harga minyak berhasil pulih yang dikarenakan persediaan sedang turun ketika OPEC tampaknya mendekati kesepakatan untuk mengurangi produksi.

Berikut data data ekonomi penting yang akan dirilis minggu ini :

  1. Chinese Industrial Production: Senin, 09:00 WIB. Ekonomi terbesar kedua di dunia baru-baru ini menghasilkan beberapa angka suram. PMI manufaktur Caixin dan neraca perdagangan dibawah ekspektasi. Akankah output industri mengikuti? Ini adalah peristiwa penting bagi dolar Australia tapi juga seluruh dunia menyaksikannya. Setelah kenaikan mengejutkan 7,6% terakhir, angka untuk April bisa melemah: 7% seperti yang diperkirakan oleh pengamat.

  2. Euro-zone GDP: Selasa, 16:00 WIB. Rilis pertama untuk PDB zona euro menunjukkan tingkat pertumbuhan 0,5% q / q, lebih tinggi daripada di AS. Revisi ini mencakup lebih banyak data, terutama dari Jerman. Negara terbesar yang membukukan tingkat pertumbuhan 0,6%. Tidak ada perubahan yang diharapkan untuk data kali ini.

  3. US housing data: Selasa, 19:30 WIB. Izin bangunan AS mengalami peningkatan dan mencapai tingkat tahunan 1,26 juta pada bulan Maret. namun pembangunan Perumahan mulai berkebalikan dengan tergelincir menjadi 1,22 juta. Ada korelasi kuat antara sektor perumahan dan ekonomi pada umumnya. Untuk dampak yang berarti pada dolar, kedua angka tersebut harus masuk ke arah yang sama. Izin bangunan diproyeksikan tetap di 1,27 juta dan perumahan mulai meningkat menjadi 1,27 juta.

  4. UK jobs report: Rabu, 15:30 WIB. Tingkat pengangguran Inggris mencapai 4,7%, angka yang mengesankan. Namun, pertumbuhan upah biasa-biasa saja, hanya 2,3% di bulan Februari dan juga terkikis oleh inflasi. Selama bulan Maret, jumlah klaim pengangguran melonjak 25,5K, sebuah tanda yang mengkhawatirkan. Dampaknya melampaui data: ini adalah laporan pekerjaan terakhir sebelum pemilihan. Upah diprakirakan meningkat menjadi 2,4% y / y dan tingkat pengangguran cenderung bertahan di 4,7%.

  5. Oil inventories: Rabu, 21:30. Laporan mingguan oleh EIA telah menjadi penting setelah penurunan harga minyak baru-baru ini dan spekulasi tentang perpanjangan potensi kesepakatan OPEC non-OPEC. Terlepas dari persediaan minyak mentah, waspadai kenaikan produksi di AS.

  6. Japanese GDP: Kamis, 06:50 WIB. Ini adalah laporan awal untuk Q1 2017. Output Jepang cenderung berfluktuasi, dengan persentase kontraksi sesekali. Namun, 2016 adalah tahun pertumbuhan. Perekonomian ekonomi global terbesar ketiga mungkin juga meningkat di awal 2017: + 0,4% seperti perkiraan pengamat.

  7. Australian jobs report: Kamis, 08:30 WIB. Australia memperoleh pekerjaan tidak kurang dari 60.9K pada bulan Maret, jauh lebih baik dari perkiraan. Akankah akan mengalami kemunduran sekarang? Tingkat pengangguran tetap sebesar 5,9% meskipun terjadi peningkatan, namun hal itu disebabkan oleh kenaikan tingkat partisipasi. Diperkirakan hanya 5.2K yang diperkirakan dan tingkat unmeployment kemungkinan akan bertahan di 5,9%.

  8. US jobless claims: Kamis, 19:30 WIB. Ukuran mingguan pasar kerja AS telah stabil akhir-akhir ini. Kenaikan kecil dari 236K menjadi 240K seperti yang diharapkan. Perhatikan bahwa laporan minggu ini disertai oleh Philly Fed Manufacturing Index untuk bulan Mei dengan penurunan dari 22 menjadi 18,9 yang diperkirakan.

Analisa Teknikal

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bullish namun saat ini berpeluang akan terkoreksi karena kondisi indikator stochastic sedang jenuh beli. Jika EUR/USD bergerak ke bawah maka perhatikan area support 1.08507 dengan mencari sinyal bullish yang terkonfirmasi dimana euro berpotensi akan bergerak ke kisaran 1.09402 – 1.10202. Waspadai jika harga turun ke bawah dengan menembus support 1.08507, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan euro kembali bergerak bearish menuju support di kisaran 1.07612.

GBP/USD

Bias mingguan, pergerakan GBP/USD terlihat sedang menguji area resistance 1.29329. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan pound bergerak ke kisaran 1.29878 – 1.30767. Tetapi jika GBP/USD bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 1.28439 – 1.28714 maka cari sinyal bullish yang valid dimana ada potensi resistan 1.29329 – 1.29878 kembali di sentuh oleh pergerakan harga. Waspadai jika support 1.28439 ditembus karena hal tersebut akan membuka kemungkinan pound bergerak ke bawah menuju kisaran 1.27550.

USD/JPY

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bullish. Perhatikan kondisi indikator stochastic berpotensi sedang bullish. Waspadai jika harga terus tertahan di support 113.02 maka cari sinyal bullish yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 114.36 – 115.69. Tetapi jika support 113.02 ditembus maka ada potensi USD/JPY akan bergerak ke bawah menuju support 111.68.

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4-jam terlihat berada dalam fase koreksi tetapi secara umum bias mingguan berada dalam kondisi bullish. Jika harga tertahan di area 0.99780 maka cari konfirmasi sinyal beli, karena USD/CHF berpotensi akan bergerak ke kisaran 1.00416 – 1.00985. Waspadai jika ternyata harga menembus support 0.99780, karena hal tersebut bisa berpotensi kembali menekan harga ke bawah dan bergerak ke kisaran 0.99145.

NZD/USD

Bias mingguan, pergerakan NZD/USD terlihat berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang melakukan fase rebound ke atas menuju resistan pada kisaran 0.69058 – 0.69614. Jika muncul sinyal bearish yang terkonfirmasi di area tersebut maka ada peluang harga akan bergerak ke bawah menuju support 0.68159 – 0.67260. Tetapi, jika resistan 0.69614 pecah, maka hal tersebut akan membuka kemungkinan NZD/USD bergerak ke kisaran 0.70513.

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD terlihat dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang mencoba rebound dengan menguji area resistan. Jika harga tertahan di resistan 0.74146 maka cari sinyal jual yang valid dimana ada peluang harga akan bergerak turun menuju 0.73278. Tetapi, jika resistan 0.74146 tembus akan berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mendorong aussie hingga kisaran 0.75013.

XAU/USD

Secara umum, pergerakan emas pada grafik 4-jam berada dalam kondisi bearish. Perhatikan area 1235.89 dengan mencari konfirmasi sinyal bearish dimana ada potensi emas akan kembali berpeluang turun ke kisaran 1214.16. Hati – hati jika resistance 1235.89 pecah, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak bullish ke kisaran 1257.62.

Analisa Forex Mingguan : 8 – 12 Mei 2017

Informasi terbaru dari pemilu presiden Perancis 2017, Emmanuel Macron unggul dari Marine Le Pen dan kemenangan ini menjadi penghapus kemungkinan Frexit atau keluarnya Prancis dari Uni Eropa. Hasil laporan pekerjaan AS terlihat optimis, dengan kenaikan yang kuat sebesar 211K dan angka pengangguran yang turun ke level 4.4%. Minggu ini pasar masih memantau perkembangan terbaru dari kemenangan Macron dilanjutkan dengan keputusan tingkat suku bunga di Inggris dan Selandia Baru dan kemudian data inflasi dan penjualan eceran AS. BoE akan menggelar laporan inflasi kuartalan, pengumuman suku bunga, statement kebijakan moneter dan notulen meeting, sementara RBNZ selain suku bunga, akan ada konferensi pers dan testimoni gubernur Graeme Wheeler. Kedua bank sentral tersebut diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuannya. Berikut adalah prospek untuk berita utama dalam seminggu ini :

Persediaan Minyak Mentah: Rabu, 21:30 WIB. Harga emas hitam, mengalami penurunan sebesar 0.9 juta barel pekan lalu. Saat ini pasar mewaspadai total produksi AS yang terus meningkat.

Keputusan Suku Bunga Selandia Baru: Kamis, 04:00 WIB. Reserve Bank of New Zealand diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah sebesar 1.75% sekali lagi. Sementara sektor pekerjaan sedang meningkat, inflasi tetap terjaga. Pertanyaan yang lebih besar akan seputar nilai tukar. Akankah Gubernur Wheeler membicarakannya atau menunjukkan kepuasan dengan penurunan baru-baru ini? Perhatikan bahwa RBNZ akan mengadakan konferensi pers pada pukul 05:00 WIB dan pidato kemudian pada pukul 08:10 WIB.

Keputusan Tingkat Suku Bunga Inggris : Kamis: 18:00 WIB. Acara tersebut dijuluki “Super” karena Bank of England juga menerbitkan laporan inflasi kuartalannya. Pertemuan ini merupakan kesempatan untuk mengeluarkan pengumuman kebijakan moneter baru. Dengan pertumbuhan yang lebih lemah dan perlambatan upah, BOE mungkin lebih berhati-hati. Kenaikan baru-baru ini dalam sterling mengurangi beberapa tekanan inflasi. Mark Carney dan rekan-rekannya mungkin juga lebih berhati-hati dalam komunikasi karena acara tersebut diadakan persis empat minggu menjelang pemilihan umum di Inggris.

PPI AS: Kamis, 19:30 WIB. Harga produsen mencatatkan turun sebesar 0.1% di bulan Maret dan diperkirakan akan meningkat kembali dengan 0.2% di bulan April. Core PPI datar bulan lalu dan diproyeksikan bergerak 0.2% ke atas.

Klaim Pengangguran AS: Kamis, 19:30 WIB. Pengajuan klaim pengangguran minggu lalu berada pada 238.000. Kenaikan kecil hingga 245K diperkirakan untuk pembacaan minggu ini.

Penjualan Ritel AS: Jumat, 19:30 WIB. Perekonomian AS sangat condong ke konsumsi. Maret agak mengecewakan dengan penurunan 0,2%. Pada pembacaan pekan ini diperkirakan meningkat 0.6%. Penjualan ritel inti bulan lalu datar dan sekarang diperkirakan dengan kenaikan 0.5%.

CPI AS: Jumat, 19:30 WIB. Inflasi di AS terkejut dengan penurunan sebesar 0.3% di bulan Maret. Kenaikan sebesar 0.2% di perkirakan untuk pembacaan bulan ini. Core CPI turun sebesar 0.1%. Kenaikan 0.2% diperkirakan sekarang.

Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBP/USD pada grafik 4-jam terlihat tengah berada di sekitar area resistance 1.29878. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan pound bergerak ke kisaran 1.30427 – 1.30767. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 1.29878, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan pound bergerak ke kisaran 1.28989 – 1.28439.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bullish namun saat ini berpeluang untuk terkoreksi dahulu. Perhatikan area support 1.08966 – 1.09440 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bullish, maka euro berpotensi bergerak ke kisaran 1.09734 – 1.10208. Waspadai jika harga turun ke bawah support 1.08966, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan euro kembali bergerak bearish membidik support dikisaran 1.08672 – 1.08198

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD terlihat dalam kondisi bearish pada grafk 4-jam. Jika harga kembali menembus support 0.73664 maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan aussie bergerak bearish ke kisaran 0.73219 – 0.72994. Jika terjadi pull-back dahulu ke kisaran 0.74606 dan ditemukan sinyal jual maka berpeluang harga bergerak turun dengan target mingguan di kisaran 0.74109 – 0.73664. Hati-hati jika resistance 0.74606 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mendorong aussie hingga kisaran 0.75104 – 0.75549.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/JPY

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bullish. Jika resistance 113.038 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY bergerak ke kisaran 113.853 – 114.357. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 113.038 dan menembus base line 112.079, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY membentuk pola double top dan bergerak ke kisaran 111.311 – 110.904.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

NZD/USD

Pergerakan NZD/USD pada grafik 4-jam terlihat tengah berupaya untuk bergerak naik ke kisaran 0.69688. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZD/USD bergerak ke kisaran 0.69973 – 0.70467. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 0.69688, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZD/USD bergerak ke kisaran 0.69174 – 0.68869.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4-jam terlihat berada dalam fase koreksi. Jika di area kisaran 0.98997 – 0.99257 ditemukan konfirmasi sinyal jual, maka USD/CHF berpotensi bergerak ke kisaran 0.98836 – 0.98576. Waspadai jika ternyata harga menembus ke atas resistance 0.99257, karena hal tersebut bisa berpotensi kembali mendorong harga naik ke kisaran 0.99418 – 0.99678

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

XAU/USD

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terpantau dalam kondisi bearish. Jika support 1220.85 berhasil di tembus oleh emas, maka emas berpotensi bergerak bearish menuju area support dikisaran 1209.00 – 1201.67. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 1240.03 – 1251.87 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dimana jika sinyal tersebut ada, emas berpeluang turun ke kisaran 1232.70 – 1220.85. Hati – hati jika resistance 1251.87 pecah, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak bullish ke kisaran 1259.20 – 1271.05

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia


Analisa Forex Mingguan : 1 – 5 Mei 2017

Dollar AS menutup bulan April dengan pelemahan terhadap euro dan pound tapi lebih kuat terhadap mata uang lainnya. Data AS yang buruk menghasilkan pertumbuhan tahunan yang lamban sebesar 0.7% selama tiga bulan pertama tahun ini. Ini adalah pembacaan PDB terlemah dalam hampir tiga tahun. Belanja konsumen yang rendah adalah alasan utama di balik penurunan ini. Presiden Trump telah berjanji untuk mengakhiri sejarah pertumbuhan lambat yang dijanjikan untuk menciptakan pertumbuhan 4%. Sejak menjabat sebagai presiden, Donald Trump bertujuan mendongkrak pertumbuhan ekonomi AS dengan reformasi pajak dan peraturan perdagangan yang lebih baik. Analis mengklaim peluang pertumbuhan hingga 4% sangat tipis. Selanjutnya, pesanan barang tahan lama meningkat kurang dari yang diperkirakan meningkat 0.7% sementara pesanan inti tergelincir 0.2%. Klaim pengangguran mencatat pembacaan lebih tinggi dari perkiraan 257.000, meningkat 14.000 dari minggu sebelumnya. Akankah tren ini berlanjut di minggu ini ?

Membuka bulan Mei, pasar akan memantau data manufaktur AS, kebijakan terbaru dari Australia dan AS lalu data tenaga kerja dari Selandia Baru, Kanada serta laporan terbaru dari NFP AS. Disamping itu antisipasi pasar terhadap hasil pemilu Perancis putaran akhir 7 Mei mendatang dan hasil jajak pendapat terakhir akan sangat mempengaruhi pergerakan di pasar. Selain itu, pasarpun terus memantau kondisi terbaru mengenai ketegangan di semenanjung Korea.

Berikut adalah ringkasan data ekonomi penting yang akan dirilis pekan ini:

Data ISM Manufacturing PMI AS: Senin, 21:00 WIB. Aktivitas manufaktur di AS terpantau mengalami pelemahan dari level tertinggi 2-1/2 tahun di bulan Maret di tengah penurunan pesanan dan produksi baru-baru ini, sementara indeks ketenagakerjaan meningkat. Indeks ISM turun menjadi 57.2 dari 57.7 di bulan Februari. Tren pertumbuhan manufaktur terjadi terutama karena kenaikan yang stabil di sektor energi karena harga minyak mentah mendorong aktivitas pengeboran. Indeks produksi turun menjadi 57.6, pesanan baru turun menjadi 64.5 dari 65.1 di bulan Februari, sementara lapangan kerja naik tipis menjadi 58.9. Indeks manufaktur diperkirakan akan mencatat 56.6 di bulan April.

Keputusan Tingkat Suku Australia: Selasa, 11:30 WIB. Reserve Bank of Australia mempertahankan suku bunga meski harga rumah meningkat. Suku bunga dipertahankan di 1.50% sejalan dengan perkiraan pasar. Harga rumah tahunan melonjak pada bulan Maret ke tingkat tertinggi sejak Mei 2010 namun menurut RBA ini saja tidak membenarkan perlunya kenaikan suku bunga. Pembuat kebijakan percaya bahwa suku bunga tetap tidak berubah untuk sisa tahun ini.

Data Ketenagakerjaan Selandia Baru: Rabu, 05:45 WIB. Tingkat pengangguran Selandia Baru meningkat lebih dari yang diperkirakan pada kuartal keempat tahun 2016 naik 0.3% menjadi 5.2%. Tingkat pengangguran yang lebih tinggi terutama disebabkan oleh kenaikan tingkat partisipasi angkatan kerja, yang mencapai 70.5% dari perkiraan 70.2%. Selandia Baru menambahkan 19.000 pekerjaan pada kuartal keempat naik 0.8% dari kuartal sebelumnya. Upah sektor swasta naik 0.4% pada triwulan, naik 1.6% dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan pekerjaan NZ diperkirakan akan mencapai 0.8% dan tingkat pengangguran diperkirakan akan turun menjadi 5.1%.

Data ADP Non-Farm Employment Change AS: Rabu, 19:15 WIB. Menurut ADP, pasar tenaga kerja A.S. menambah 263.000 pekerja pada bulan Maret, angka tertinggi sejak Desember 2014. Perkiraan positif mendukung niat Fed untuk menaikkan suku bunga setidaknya dua kali pada akhir tahun ini. Angka ADP untuk bulan Maret berbeda dengan rilis gaji non-farm payroll yang lebih komprehensif pada hari Jumat, yang menunjukkan 98.000 pekerjaan yang mengecewakan bulan ini. Pembacaan ADP diperkirakan menunjukkan kenaikan pekerjaan sebesar 178.000 pada bulan April.

Data ISM Non-Manufacturing PMI AS: Rabu, 21:00 WIB. Sektor jasa AS meningkat kurang dari yang diperkirakan pada bulan Maret turun menjadi 55.2 dari 57.6 di bulan Februari. Ini adalah pertumbuhan paling lambat sejak Oktober. Indeks aktivitas bisnis turun menjadi 58.9 dari 63.6 di bulan sebelumnya, merosot 61.5. Indeks ketenagakerjaan turun menjadi 51.6 dari 55.2 sebulan sebelumnya. Pesanan baru turun menjadi 58.9 dari 61.2. Indeks harga turun menjadi 53.5 dari 57.7. Sektor jasa AS diperkirakan akan meningkat menjadi 56.1 kali ini.

Federal Funds Rate AS: Kamis, 01:00 WIB. Federal Reserve menaikkan suku bunga di bulan Maret, untuk kedua kalinya dalam tiga bulan, meningkatkan suku bunga acuan menjadi 1%. Kenaikan tersebut seiring dengan perkiraan pasar. Investor memperkirakan Fed akan menaikkan suku bunga setidaknya dua kali di tahun ini. Dalam pernyataan proyeksi ekonomi Fed memperkirakan akan melakukan tiga langkah karena investasi bisnis sedikit menguat dari pertemuan bulan Februari. Perkiraan pertumbuhan PDB untuk 2017 tetap di 2.1% sementara 2018 naik tipis menjadi 2.1%. Inflasi diperkirakan akan mencapai 1.9% dari 1.8% pada pertemuan sebelumnya. Namun, ekspektasi kenaikan suku bunga tetap bergantung pada data dan tidak tertarik melakukan pengetatan agresif. The Fed diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga saat ini.

Klaim Pengangguran AS: Kamis, 20:30 WIB. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk bantuan pengangguran meningkat lebih dari yang diperkirakan dalam minggu hingga 22 April, mencapai 257.000, mengikuti pembacaan 243.000 di minggu sebelumnya. Klaim terus berada di bawah 300.000 selama 112 minggu berturut-turut. Jumlah klaim pengangguran baru diperkirakan akan mencatat 246.000 minggu ini.

Pidato Mario Draghi : Kamis, 23:30 WIB. Presiden ECB Mario Draghi akan berbicara di Swiss.

Pidato Stephen Poloz: Jumat, 03:25 WIB. Pemimpin bank sentral Kanada Stephen Poloz akan berbicara di Mexico City di mana pasar mengharapkan adanya petunjuk tentang perubahan tingkat suku bunga.

Data Ketenagakerjaan Kanada: Jumat, 20:30 WIB. Pasar kerja Kanada meningkat sebesar 19.400 pekerjaan pada bulan Maret dan tingkat pengangguran naik tipis menjadi 6.7% karena lebih banyak orang memasuki dunia kerja. Gubernur Stephen Poloz masih khawatir dengan risiko penurunan di ekonomi Kanada. Pasar kerja Kanada diperkirakan akan menunjukkan penciptaan lapangan kerja 20.000 dengan tingkat pengangguran 6.7%.

US Non-Farm Payrolls and Unemployment Rate: Jumat, 20:30 WIB. Data nonfarm payrolls sedikit mengecewakan pada bulan Maret dengan penciptaan lapangan kerja 98.000. Namun, tingkat pengangguran turun ke level terendah 10 tahun di 4.5%. Analis memperkirakan penambahan 180.000 posisi untuk bulan ini. Angka tak terduga tersebut bisa dijelaskan oleh isu cuaca yang menurunkan aktivitas. Pertumbuhan upah tetap kuat dengan kenaikan tahunan sebesar 2.7% dalam rata-rata pendapatan per jam. NFP untuk bulan April diperkirakan akan mendaftarkan 194.000 pekerjaan baru pada bulan April.

Pidato Janet Yellen : Sabtu 00:30 WIB. Ketua Federal Reserve Janet Yellen akan berbicara di Providence tentang Partisipasi Perempuan dalam Perekonomian.

Analisa Teknikal

GBP/USD

GBP/USD terpantau masih berada dalam kondisi bullish pada grafik 4-jam. Sebagai strategi trading mingguan pekan ini tunggu penembusan resistance 1.29641 dengan potensi target di kisaran 1.30440 – 1.30687. Di sisi lain perhatikan bahwa stochastics dan CCI bearish di chart H4. Sebagai alternatif, jika terjadi pull-back ke area support di kisaran 1.28349 – 1.28842 dan ada sinyal beli maka harga berpeluang naik dengan target mingguan di kisaran 1.29148 – 1.29641. Hati-hati jika support 1.28349 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dan mendorong pound hingga kisaran 1.28043 – 1.27550

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat tertahan dua kali di area resistance yang bisa membuka kemungkinan terbentuknya pola double top. Jika area baseline yang berada di support 1.08471 pecah, maka harga berpotensi bergerak ke kisaran 1.07838 – 1.07446. Waspadai jika harga terus tertahan di atas support 1.08471, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan euro kembali bergerak bullish membidik resistance dikisaran 1.09497

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD terlihat berpeluang untuk terkoreksi ke area sekitar trendline setelah tampak pola inverse head & shoulders pada grafk 4-jam. Jika terjadi pull-back ke area trendline di kisaran 0.74951 – 0.75297 dan ditemukan sinyal jual maka berpeluang harga bergerak turun dengan target mingguan di kisaran 0.74736 – 0.74389. Hati-hati jika trendline pecah atau resistance 0.75297 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mendorong aussie hingga kisaran 0.75512 – 0.75859.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

USD/JPY

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4-jam terlihat tengah berada di sekitar area resistance 111.767. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY bergerak ke kisaran 112.627 – 113.159. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 111.767, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY bergerak ke kisaran 110.375 – 109.514.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

NZD/USD

Pergerakan NZD/USD pada grafik 4-jam terlihat tengah berada di sekitar area support 0.68463. Jika support tersebut pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZD/USD bergerak ke kisaran 0.67979 – 0.67438. Waspadai jika harga terus tertahan di atas support 0.68463, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZD/USD bergerak ke kisaran 0.69246 – 0.69730.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4-jam terlihat tertahan dua kali di area support 0.98924 dan berpotensi membentuk pola double bottom. Jika area resistance 0.99741 pecah, maka pola double bottom terkonfirmasi dan USD/CHF berpotensi bergerak ke kisaran 1.00247 – 1.00559. Waspadai jika ternyata harga terus tertahan di bawah resistance 0.99741, karena hal tersebut bs berpotensi kembali mendorong harga turun ke kisaran 0.98924

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

XAU/USD

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terlihat tengah berada di sekitar area support 1259.95. Jika support tersebut pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak ke kisaran 1253.30 – 1249.18. Waspadai jika harga terus tertahan di atas support 1259.95, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak ke kisaran 1270.72 – 1277.37 yang merupakan area trendline.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Analisa Forex Mingguan : 24 – 28 April 2017

Dolar AS bergerak cukup lincah setelah mendapat support di saat Trump berada di dekat pemerintahan seratus hari pertamanya di Gedung Putih. Pemilu Presiden Perancis, keputusan suku bunga Jepang, suku bunga Eropa, GDP Inggris, AS akan membuat pergerakan mingguan cukup sibuk.

Dugaan serangan teroris di Paris sebelum putaran pertama Pemilu Presiden Prancis telah menempatkan masalah keamanan yang berpotensi akan mengubah peluang bagi dua kandidat presiden yang dapat membuat pemilih Marine Le Pen kehilangan tekanan.

Berikut data data penting pada minggu ini yang harus diperhatikan dan diperkirakan dapat menggerakkan harga di pasar :

  1. Iklim Bisnis Ifo Jerman : Senin, 15:00 WIB. Bisnis di Jerman melonjak pada bulan Maret ke tingkat tertinggi dalam hampir enam tahun, menunjukkan bahwa bisnis tidak terlalu memperhatikan proteksionisme Trump yang baru. Indeks iklim bisnis Jerman naik menjadi 112,3 menyusul kenaikan 111,1 di bulan Februari. Kenaikan ini didorong oleh sentimen yang membaik di bidang manufaktur, konstruksi dan ritel. Menurut angka tersebut, pertumbuhan tahunan diperkirakan akan mencapai 2% pada tahun ini.
  2. Keyakinan Konsumen AS : Rabu, 21:00 WIB. Keyakinan konsumen di AS naik tipis menjadi 125,6 di bulan Maret, mencapai tingkat tertinggi sejak Desember 2000, di tengah sikap positif terhadap kondisi saat ini. Kondisi bisnis naik menjadi 32,2% dari 28,2%. Selanjutnya, indeks berprospek akan optimis dalam jangka waktu pendek.
  3. Keputusan suku bunga Jepang : Kamis, Tentative. Bank of Japan telah mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah pada bulan Maret setelah Federal Reserve AS menaikkan tingkat suku bunga untuk kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir. Meningkatnya sentimen proteksionis global dan ekspektasi kenaikan suku bunga AS membuat Gubernur Haruhiko Kuroda akan melanjutkan kebijakan ultra-longgar dengan target suku bunga jangka pendek minus 0,1 dengan janji akan memandu yield obligasi pemerintah 10 tahun di sekitar nol persen untuk pembelian aset yang agresif. Kuroda menyatakan bahwa ekonomi akan terus membaik dan mengharapkan pertumbuhan akan berlanjut dalam beberapa bulan mendatang.
  4. Keputusan suku bunga Eropa : Kamis, 18:45 WIB, Konferensi pers akan dimulai pada pukul 19.30 WIB. Bank Sentral Eropa kembali mempertahankan kebijakan stimulus pada bulan Maret dan berniat untuk melakukannya setidaknya sampai akhir 2017. Namun, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa urgensi untuk pelonggaran lebih lanjut telah memudar ketika deflasi tidak lagi menjadi ancaman. Jerman yang merupakan negara ekonomi terbesar Eropa telah mengurangi skema pembelian obligasi 2,3 triliun euro sejak inflasi dan pertumbuhan telah menguat. Namun Draghi masih percaya bahwa risiko pertumbuhan masih tetap bergerak ke sisi negatif.
  5. Core Durable Goods Orders AS : Kamis, 19:30 WIB. Pesanan untuk barang tahan lama meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Februari dengan meningkat 1,7% setelah mengalami kenaikan 2,3% di bulan sebelumnya. Ini merupakan kenaikan keenam berturut-turut yang mengindikasikan meningkatnya permintaan domestik yang dapat memperluas pertumbuhan ekonomi AS dalam beberapa bulan mendatang. Sementara itu, pesanan inti tidak termasuk peralatan transportasi naik tipis 0,4% setelah mengalami kenaikan 0,2% di bulan Januari.
  6. Klaim Pengangguran AS : Kamis, 19:30 WIB. Jumlah pencari kerja baru telah meningkat di bulan April menjadi 244.000, menyusul kenaikan 234.000 di minggu sebelumnya. Analis memperkirakan klaim mencapai 241.000. Namun demikian, pasar tenaga kerja terus mendekati lapangan kerja penuh, dengan tingkat pengangguran pada level terendah 10 tahun di bawah 4,5%. Kenaikan ini dimungkinkan karena perbedaan waktu liburan musim semi dan Paskah. Klaim 4 week’s average turun sebanyak 4.250 menjadi 243.000.
  7. GDP Inggris : Jumat, 15:30 WIB. Perekonomian Inggris bertumbuh 0,6% pada kuartal terakhir 2016. Belanja konsumen yang kuat telah membuat pertumbuhan bertahan meskipun ada tekanan pada Brexit. Meski demikian, banyak analis yakin perlambatan akan terjadi pada tahun ini karena inflasi diperkirakan naik dua kali lipat di tahun ini sehingga akan mengurangi pengeluaran rumah tangga. Sektor jasa bertumbuh 0,8%, sementara produksi industri tetap datar dan konstruksi naik 0,1%.
  8. GDP Kanada : Jumat, 19:30 WIB. Perekonomian Kanada pada tahun ini bernada optimis ketika laporan GDP meningkat pada tingkat tahunan sebesar 2,3% dengan kenaikan 0,6% untuk bulan tersebut. Namun, Gubernur Bank of Canada Stephen Poloz tetap berhati-hati mengatakan bahwa risiko ekonomi masih ada dalam bentuk proteksionisme AS.
  9. GDP AS : Jumat, 19:30 WIB. Pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal terakhir 2016, gagal memenuhi ekspektasi dengan naik 2,1% dimana pertumbuhan tahunan masih berada di bawah 3% selama sebelas tahun berturut-turut. Tingkat ekspansi melambat dari 3,5% pada kuartal ketiga dan lebih rendah dari pertumbuhan 2,1% yang diperkirakan oleh analis. Presiden Donald Trump mengatakan bahwa dia akan meningkatkan ekonomi dengan kombinasi pemotongan pajak yang agresif, mengurangi peraturan dan meningkatkan pengeluaran pemerintah untuk proyek publik.

Tinjauan Teknikal

GBP/USD

Secara umum, bias mingguan GBPUSD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi dengan potensi akan melakukan pergerakan bullish lanjutan. Skenario yang harus diperhatikan jika harga tertahan di support 127767 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas dengan target menyentuh resistan 1.29040 – 1.31100. Namun jika support 1.27767 ditembus maka ada potensi GBP/USD akan bergerak ke bawah menuju support 1.25708.

EUR/USD

Bias mingguan, EUR/USD berada dalam kondisi BULLISH dan saat ini harga sedang terkoreksi. Skenario yang harus diperhatikan adalah jika EUR/USD tertahan atau bergerak ke bawah ke sekitar area 1.07850 – 1.08361 maka cari sinyal BUY yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas menuju resistan 1.09187 – 1.10524. Namun waspadai, jika support 1.07850 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi BEARISH dan membuat harga bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.06613.

AUD/USD

Bias mingguan, AUD/USD pada minggu ini berada dalam kondisi BEARISH. Waspadai karena saat ini harga sedang mendapatkan tekanan. Oleh karena itu perhatikan support di kisaran 0.75206 – 0.74719 karena ada potensi akan disentuh oleh pergerakan harga. Namun, jika resistan 0.75885 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi BULLISH dan membuat AUD/USD bergerak ke atas menuju resistan di kisaran 0.76783.

NZD/USD

Bias mingguan NZD/USD berada dalam kondisi BULLISH. Melihat kondisi stochastic yang berpotensi sedang jenuh beli maka waspadai jika harga bergerak ke bawah menuju support 0.69964 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 0.70513 – 71062. Namun waspadai juga jika support 0.69864 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi BEARISH dan membuat NZD/USD bergerak ke bawah menuju support 0.69415.

USD/CHF

Bias mingguan, USD/CHF berada dalam kondisi BEARISH dan saat ini harga sedang melakukan fase rebound. Waspadai, jika harga begerak ke atas dan tertahan di resistan 1.00008 maka cari sinyal SELL yang valid di sekitar area tersebut dimana ada potensi akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.98951. Namun waspadai jika resistan 1.00008 ditembus maka ada potensi USD/CHF akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.1.1064 dan mengubah bias mingguan menjadi BULLISH.

USD/JPY

Secara umum, bias mingguan USD/JPY berada dalam kondisi BEARISH dan saat ini harga sedang mendapatkan tekanan. Perhatikan jika harga terus bergerak ke bawah maka support 109.43 – 108.12 akan disentuh oleh pergerakan harga. Tetapi, jika resistan 110.75 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi bullish dimana USD/JPY akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 111.57.

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas berada dalam kondisi BULLISH dan saat ini harga emas sedang terkoreksi. Perhatikan jika harga emas bergerak ke bawah dan tertahan di support 1267.49 maka cari sinyal buy yang valid di area terebut dimana ada potensi harga emas akan kembali rebound dengan bergerak ke atas hingga kisaran 1282.22 – 1295.39. Namun waspadai jika support 1267.49 ditembus maka ada potensi harga emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1252.77.

Analisa Forex Mingguan : 17 – 21 April 2017

Dolar melemah hingga perdagangan akhir minggu lalu ketika hari Paskah membuat beberapa pasar ditutup karena libur. Beberapa peristiwa ekonomi AS yang akan dirilis pada minggu ini berpotensi akan penentu pergerakan mata uang.

Pada minggu ini, sebagian besar peristiwa ekonomi AS dan pernyataan pejabat keuangan akan menjadi kunci pasar ketika indeks kondisi ekonomi AS melambung ke dekat level tertinggi di kisaran 115,2 tetapi turunnya harga konsumen AS menjadi 0,3% pada bulan Maret merupakan penurunan pertama sejak Februari 2016 dimana penyebab utama untuk musim gugur ini adalah penurunan tajam harga BBM. Kekecewaan lain juga terlihat ketika penjualan ritel jatuh ke 0,2% setelah mengalami penurunan di 0,3% untuk bulan Februari.

Namun, biar bagaimanapun arah angin telah berubah di tahun 2017 ketika Donal Trump gagal mendapatkan kesepakatan UU kesehatan sehingga membuat dolar terjatuh. Selain itu, the Fed terlihat masih tetap berhati-hati memberikan kebijakan setelah memberikan pernyataan “dovish.”

Apakah dollar akan melanjutkan pelemahannya ?

Berikut data data penting minggu ini yang harus diperhatikan dan diperkirakan bisa menggerakkan pasar :

  1. Pidato Haruhiko Kuroda : Senin, 13:15 WIB. Gubernur BOE Haruhiko Kuroda akan berbicara di Tokyo. Dalam pidato pada tanggal 24 Maret, Kuroda mengatakan Bank tidak akan menaikkan target imbal hasil surat utang jangka panjang meskipun meningkatnya tekanan dari suku bunga dari luar negeri. Selain itu, pelonggaran moneter bertujuan untuk mencapai target inflasi BOJ dari 2%. Namun, ekspektasi bahwa suku bunga jangka panjang akan terus meningkat menciptakan beberapa keraguan, apakah BOJ dapat mempertahankan kontrol dari imbal hasil surat hutang secara jangka panjang.
  2. Izin Bangunan AS : Selasa, 19:30 WIB. Data izin bangunan AS menurun lebih dari yang diharapkan pada bulan Februari, turun ke 6,2% ke tingkat tahunan menjadi 1,21 juta unit dari 1,29 juta unit pada bulan Januari. Rinciannya menunjukkan izin rumah keluarga tunggal melonjak ke level tertinggi sembilan tahunan sementara izin multi-keluarga terjun sehingga mengimbangi angka secara keseluruhan. Data perumahan AS terlihat mulai naik 3,0% ke tingkat tahunan menjadi 1.29 K untuk bulan Februari. Ini adalah angka tertinggi dalam empat bulan dengan peningkatan tahunan sebanyak 6,2%. Jumlah izin bangunan diperkirakan akan meningkat sebanyak 1,25 juta.
  3. Persediaan Minyak Mentah AS : Rabu, 21:30 WIB. Biro Administrasi Informasi Energi AS melaporkan persediaan minyak mentah sebanyak 2,2 juta barel untuk minggu 7 April, sehari setelah Arab Saudi mengumumkan pihaknya bersedia bergabung untuk memotong produksi. Para analis telah memperkirakan penurunan moderat sebanyak 100.000 barel. Harga minyak melonjak setelah AS memerintahkan serangan udara terhadap infrastruktur Suriah, diikuti oleh gangguan produksi dari ladang minyak terbesar Libya.
  4. Data inflasi Selandia Baru : Rabu, 05:45 WIB. Indeks harga konsumen dilaporkan naik 0,4% pada kuartal keempat 2016, mengalahkan perkiraan dengan kenaikan 0,3%. Biaya konstruksi yang tinggi, kenaikan harga energi, pengeluaran domestik yang lebih kuat dan permintaan untuk layanan telah mendorong indeks begrerak ke atas. Para ekonom memperkirakan RBNZ tidak akan mengubah kebijakan moneter pada tahun ini dan mengantisipasi kenaikan suku bunga di tahun 2018 setelah inflasi pulih ke 2%. CPI diperkirakan akan meningkat 0,8% pada kuartal pertama 2017.
  5. Indeks Philly Fed Manufacturing AS : Kamis, 19:30 WIB. Aktivitas manufaktur daerah Philadelphia dirilis melemah dari 43,3 pada bulan Februari dan menjadi 32,8 pada bulan Maret. Ekonom mengantisipasi bahwa penurunan akan lebih besar sebanyak 30 poin. Pesanan baru naik tipis menjadi 38,6 pada bulan Maret dibanding 38,0 pada bulan Februari, sementara indeks pengiriman meningkat menjadi 32,9 dari 28,6. Indeks kerja dirilis meluas menjadi 17,5 pada bulan Maret dari 11,1 pada bulan Februari yang mencapai level tertinggi sejak November 2014. Indeks manufaktur diperkirakan akan menurun ke 25,6 untuk bulan April.
  6. Klaim Pengangguran AS : Kamis, 19:30 WIB. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun secara tak terduga dalam minggu yang berakhir 8 April dengan mencapai 234.000 yang menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja masih tetap kuat meskipun pertumbuhan pekerjaan hanya suam-suam kuku pada bulan Maret. Klaim tetap di bawah 300.000 untuk 110 minggu berturut-turut yang merupakan terpanjang sejak 1970 ketika pasar kerja masih jauh lebih kecil. Jumlah klaim baru diperkirakan akan mencapai 241.000 pada minggu ini.

Tinjauan Teknikal

GBP/USD

Secara umum, bias mingguan pergerakan GBPUSD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi NETRAL dengan potensi akan melakukan fase rebound sebelumnya. Skenario yang harus diperhatikan ketika harga bergerak ke bawah menuju support di area 1.24937 – 1.24691 dengan mencari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas dengan target menyentuh resistan 1.25734 – 1.26531. Sebagai alternatif, perhatikan jika resistan 1.26734 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 1.26531. Namun jika support 1.24691 ditembus maka ada potensi GBP/USD akan bergerak ke bawah menuju support [ada kisaran 1.23648.

EUR/USD

Bias mingguan, pergerakan EUR/USD berada dalam kondisi bearish. Skenario yang harus diperhatikan pada minggu ini adalah dengan memperhatikan resistance di area 1.06975 dengan mencari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju support 1.05692 – 1.04409. Namun waspadai, jika resistance 1.06975 ditembus maka ada potensi mengubah bias mingguan berubah menjadi bullish dan membawa EUR/USD bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1.08258.

AUD/USD

Bias mingguan, pergerakan AUD/USD pada minggu ini berada dalam kondisi bearish walaupun saat ini harga sedang melakukan rebound. Skenario ynag harus diperhatikan adalah dengan memperhatikan resistan di kisaran 0.75995 dengan mencari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju support 0.75208 – 0.74719. Namun, jika resistan 0.75995 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi semakin bullish dan AUD/USD akan terus bergerak ke atas menuju resistan di kisaran 0.76783.

NZD/USD

Secara umum, bias mingguan pergerakan NZD/USD berada dalam kondisi bearish. Waspadai, jika harga bergerak ke bawah menuju support 0.69869 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 0.70287 – 0.70661. Sebagai alternatif, jika resistan 0.70287 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju kisaran 0.70661. Namun waspadai juga jika support 0.69869 ditembus maka ada potensi akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan membawa NZD/USD bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.69450.

USD/CHF

Bias mingguan, pergerakan USD/CHF masih berada dalam kondisi bulllish walaupun saat ini harga sedang tertekana dan tertahan di area resistan. Waspadai, jika harga begerak ke bawah menuju support di area 0.99940 maka cari sinyal buy yang valid di sekitar area tersebut dimana ada potensi akan bergerak ke atas menuju resistan 1.01064 – 1.02188. Namun waspadai jika support 0.99940 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 0.98816 dan mengubah bias mingguan menjadi bearish.

USD/JPY

Bias mingguan pergerakan USDJPY berada dalam kondisi bearish. Pada minggu ini, perhatikan jika harga bergerak ke atas menuju resistance 109.43 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi USD/JPY akan bergerak ke bawah menuju support 108.12 – 106.80. Tetapi, jika resistance 109.43 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi bullish dimana USD/JPY akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 110.75.

EMAS

Pergerakan emas, secara umum masih berada dalam kondisi bulllish walaupun saat ini harga emas sedang terkoreksi tipis. Skenario minggu ini, perhatikan jika harga emas bergerak ke bawah menuju support di kisaran 1276.91 maka cari sinyal buy yang valid di area terebut dimana ada potensi harga emas kembali rebound dengan bergerak ke atas hingga kisaran 1295.39 – 1313.87. Namun waspadai jika support 1276.91 ditembus maka ada potensi harga emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1258.43.

OIL

Bias mingguan pergerakan oil, secara umum masih berada dalam kondisi bulllish walaupun saat ini harga emas sedang tertekan. Waspadai, jika harga emas bergerak ke bawah menuju support di kisaran 52.16 – 51.19 maka cari sinyal buy yang valid di area terebut dimana ada potensi harga oil akan kembali bergerak ke atas hingga resistan pada kisaran 53.73 – 56.27. Namun waspadai jika support 51.19 ditembus maka ada potensi harga oil akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 48.64.

Analisa Forex Mingguan : 10 – 14 April 2017

Dolar AS akhirnya muncul sebagai pemenang dalam seminggu terakhir. Apakah ini awal dari sebuah tren? Pidato Janet Yellen, keputusan suku bunga Kanada, data tenaga kerja Australia, data inflasi AS, dan data konsumen AS merupakan data ekonomi yang dapat membuat harga di pasar bergerak.

Minggu lalu, rilis data tenaga kerja AS tidak berjalan sesuai dengan skenario. NFP AS hanya menunjukkan penciptaan lapangan kerja hanya 98.000 di bulan Maret, sementara para ekonom memperkirakan kenaikan pekerjaan sebanyak 174,000.

Masalah cuaca telah memainkan bagian dalam data yang membingungkan pada bulan ini ketika sebuah badai salju besar pada pertengahan bulan mungkin telah membuat aktivitas ekonomi terhambat. Oleh karena itu, ada kemungkinan kinerja lemah dalam penciptaan lapangan kerja menjadi insiden sementara. Sementara itu, pertumbuhan upah terus meningkat dengan penghasilan per jam rata-rata naik 2,7% pada basis tahunan. Titik terang lain adalah penurunan 0,2% dalam tingkat pengangguran. Perhatikan, rilis data yang bercampur ini tidak semuanya buruk.

Berikut data data penting minggu ini yang harus diperhatikan dan diperkirakan bisa menggerakkan pasar :

  1. Janet Yellen : Selasa, 03:10 WIB. Chair’s the Fed, Janet Yellen akan berbicara di Universitas Michigan. Analis memperkirakan bahwa salah satu isu kunci pembicaraan adalah meeting minutes Fed yang memperingatkan bahwa harga saham yang relatif terlalu tinggi untuk langkah-langkah penilaian standar. Masalah lainnya yang mungkin dibicarakan adalah memangkas neraca AS yang berada di $ 4.5 triliun.

  2. Data Inflasi Inggris : Selasa, 15:30 WIB. Harga konsumen Inggris naik tipis 2,3% pada bulan Februari dibandingkan pada bulan Januari di 1,8%. Kenaikan ini disebabkan kenaikan harga bahan bakar dan makanan. Saat ini, Brexit yang menyebabkan penurunan pound terhadap dolar. Inflasi Inggris diperkirakan akan menyentuh 2.2%.

  3. Suku Bunga Kanada : Rabu, 21:00 WIB. Bank of Canada mempertahankan suku bunga acuan dengan tidak berubah pada bulan Maret. Para pembuat kebijakan khawatir bahwa kebijakan ekonomi dari Donald Trump, seperti pajak perbatasan dan kebijakan proteksionis, akan memiliki efek negatif pada investasi dan ekspor Kanada. Bank sentral memperkirakan pertumbuhan kuat pada kuartal keempat 2016 menurut data GDP yang positif. Namun, ekspor terus menghadapi kesulitan ketika pertumbuhan upah melemah.

  4. Data ketenagakerjaan Australia: Kamis, 08:30 WIB. Pasar tenaga kerja Australia berkontraksi menjadi 6400 pekerjaan pada Februari, sehingga mendorong tingkat pengangguran ke level tertinggi 13-bulan di kisaran 5,9%. Angka tersebut bertentangan dengan perkiraan pekerjaan dengan keuntungan 16.300. Diperkirakan ada keuntungan 20.300 pekerjaan pada bulan Maret dengan tingkat pengangguran tidak berubah di 5,9%.

  5. PPI AS : Kamis, 19:30 WIB. Harga produsen AS naik lebih dari yang diharapkan pada bulan Februari, naik 0,3% dibandingkan dengan kenaikan 0,6% pada bulan sebelumnya. Para ekonom memperkirakan ada kenaikan sebanyak 0,1%. Dalam 12 bulan terakhir, PPI melonjak 2,2% yang merupakan kemajuan terbesar sejak Maret 2012 karena melebihi perkiraan keuntungan 2,0%. Tingkat inflasi saat ini berada di 1,7% mendekati target Federal Reserve di 2%. Para ekonom memperkirakan harga produsen akan dirilis datar.

  6. Klaim Pengangguran AS : Kamis, 19:30 WIB. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun sebanyak 25.000 menjadi 234.000 untuk pekan yang berakhir 1 April. Para ekonom mengharapkan tunjangan pengangguran jatuh ke 251.000.

  7. CPI AS : Jumat, 19:30 WIB. Harga konsumen AS hanya naik pada bulan Februari sebesar 0,1% setelah naik tajam pada bulan Januari di 0,6%. Pada basis tahunan, CPI naik 2,7%. Sementara itu, CPI inti yang tidak termasuk biaya makanan dan bahan bakar, naik 0,2% setelah mengalami kenaikan 0,3% pada bulan sebelumnya. Para ekonom memperkirakan CPI tetap tidak berubah sedangkan CPI inti naik 0,2%. Kenaikan biaya hidup selama setahun terakhir tak banyak berpengaruh karena pertumbuhan upah yang juga meningkat. CPI diperkirakan akan tetap tidak berubah, sementara inflasi inti diperkirakan naik sebesar 0,2% di bulan Maret.

  8. Penjualan Retail AS : Jumat, 19:30 WIB. Penjualan ritel AS naik tipis menjadi 0,1% pada bulan Februari setelah naik 0,6% pada bulan sebelumnya. Pertumbuhan pekerjaan yang sehat dan pendapatan yang stabil dapat kembali meningkatkan sektor belanja dalam beberapa bulan mendatang.

Tinjauan Teknikal

GBP/USD

Bias mingguan, GBPUSD pada grafik 4 jam-an menunjukkan berada dalam kondisi bearish. Skenario minggu ini, perhatikan resistan di area 1.24236 – 1.24894 dengan mencari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga kembali bergerak ke bawah dengan target menyentuh support 1.23648 – 1.22696. Sebagai alternatif, jika support 1.23648 pecah maka ada potensi GBPUSD akan bergerak ke bawah menuju 1.24894. Namun jika resistan 1.24894 ditembus maka ada potensi bias minggu ini akan berubah menjadi bullish dan membawah harga bergerak ke atas menuju area 1.26141.

EUR/USD

Bias mingguan, harga EUR/USD berada dalam kondisi bearish. Skenario minggu ini, perhatikan resistance di area 1.06484 – 1.06975 dengan mencari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju support 1.05692 – 1.04409. Sebagai alternatif, perhatikan juga jika support 1.05692 ditembus karena berpotensi menekan harga bergerak ke bawah lebih lanjut menuju support 1.04409. Namun waspadai, jika resistance 1.06975 ditembus maka ada potensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan membuat EUR/USD bergerak ke atas hingga kisaran 1.08258.

AUD/USD

Bias pergerakan AUD/USD pada minggu ini berada dalam kondisi bearish. Jika diperhatikan saat ini indikator stochastic dan CCI berada dalam kondisi jenuh jual dimana ada kemungkinan akan bergerak ke atas. Perhatikan resistan di kisaran 0.75539 – 0.75777 dengan mencari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga kembali bergerak ke bawah menuju support 0.74770 – 0.73526. Namun waspadai, jika resistan 0.75777 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi bullish dan membawa harga bergerak ke atas menuju resistan di kisaran 0.76783.

NZD/USD

Bias mingguan, NZD/USD berada dalam kondisi bearish. Skenario minggu ini, jika harga bergerak ke atas maka perhatikan resistan 0.69837 dengan mencari sinyal sell yang valid dimana ada potensi support 0.69191 di sentuh oleh pergerakan harga. Sebagai alternatif, perhatikan juga jika support 0.69191 ditembus karena ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 0.68545. Namun waspadai jika resistan 0.69837 ditembus karena berpotensi akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan membawa NZD/USD bergerak ke atas menuju kisaran 0.70482.

USD/CHF

Bias mingguan, USDCHF berada dalam kondisi bulllish. Skenario minggu ini, jika harga begerak ke bawah perhatikan support di area 0.99921 – 1.00347 dengan mencari sinyal buy yang valid dimana ada potensi akan bergerak ke atas menuju resistan 1.01034 – 1.02147. Sebagai alternatif perhatikan jika resistance 1.01034 ditembus dimana ada potensi USD/CHF bergerak ke atas menuju area 1.00347 – 1.02834. Namun waspadai jika support 0.99921 ditembus karena berpotensi akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan membuat harga bergerak ke bawah menuju kisaran 0.98808.

USD/JPY

Bias mingguan, USDJPY berada dalam kondisi bearish dan saat ini sedang melakukan fase rebound. Skenario minggu ini, perhatikan resistance 111.47 dengan mencari sinyal sell yang valid dimana ada potensi USD/JPY bergerak ke bawah menuju support 110.09 – 109.04. Namun waspadai juga jika resistance 111.47 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi bullish dan membawa USD/JPY bergerak ke atas menuju kisaran 112.85.

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas berada dalam kondisi bulllish walaupun saat ini harga emas sedang terkoreksi. Skenario minggu ini, perhatikan support di kisaran 1243.59 – 1248.79 dengan mencari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga kembali rebound dengan bergerak ke atas hingga kisaran 1270.81 – 1287.63. Namun waspadai jika support 1243.59 ditembus karena ada potensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dan emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1226.77.

Analisa Forex Mingguan : 3 – 7 April 2017

 

Pergerakan mata uang minggu kemarin bergerak relatif mixed untuk kuartal pertama tahun ini, keputusan suku bunga di Australia, meeting the Fed sampai dengan data non farm payroll yang akan dirilis minggu ini merupakan data yang bisa menggerakkan sentimen pelaku pasar.

GDP AS untuk kuartal akhir 2016 direvisi naik ke 2,1% dari 1,9% perkiraan sebelumnya, karena belanja konsumen naik tipis menjadi 3,5%. Data ini menunjukkan kontribusi penting dari belanja konsumen untuk pertumbuhan AS sebagai gambaran pasar tenaga kerja terus menggembirakan. Para ekonom memperkirakan pertumbuhan kuartal pertama 1,9%.

Berikut data data penting minggu ini yang harus diperhatikan dan diperkirakan bisa menggerakkan pasar :

1. US ISM Manufacturing PMI: Senin, 21:00 WIB. ISM manufaktur PMI melebihi harapan pada bulan Februari yaitu sebesar 57,7. Ini adalah angka tertinggi sejak Desember 2014, menunjukkan pertumbuhan yang solid di sektor manufaktur. Analis memperkirakan kenaikkan sebesar 56,2. Terlepas dari kenyataan bahwa ISM dan angka PMI manufaktur tidak bertepatan, kecenderungan umum menunjukkan sektor manufaktur adalah kuat. PMI manufaktur diperkirakan menurun ke 57,2 untuk bulan Maret.

2. Australian rate decision: Selasa, 10:30 WIB. Reserve Bank mempertahankan suku bunga resmi di 1,5% pada bulan Maret, menjaga tingkat tidak berubah untuk pertemuan keenam berturut-turut. Gubernur Bank Philip Lowe sering berbicara tentang menjaga tingkat suku bunga untuk menyeimbangkan kebutuhan untuk meningkatkan inflasi tetap dan menjaga stabilitas keuangan di tengah rekor utang rumah tangga. Pembuat kebijakan akan menunggu pergerakan suku bunga internasional sebelum membuat keputusan.

3. US ADP Non-Farm Employment Change: Rabu, 19:15 WIB. Menurut laporan ADP menambahkan kenaikkan pekerjaan sebesar 298.000 pada bulan Februari, diluar dari layanan-sektor untuk produsen barang. Para ekonom memperkirakan kenaikan 184.000. Hasil ini didahului laporan Non-Farm Payrolls, dengan kenaikkan 235.000, membuka jalan bagi kenaikan suku bunga baru-baru ini oleh The Fed. Laporan ADP diperkirakan menunjukkan kenaikan 191.000 pekerjaan pada bulan Maret.

4. US ISM Non-Manufacturing PMI: Rabu, 21:00 WIB. Sektor jasa AS menguat pada bulan Februari, naik menjadi 57,6 dari 56,5 pada bulan Januari. Para ekonom memperkirakan indeks untuk tetap tidak berubah. Mayoritas responden yang positif tentang kondisi bisnis dan perekonomian secara keseluruhan. Indeks aktivitas bisnis meningkat menjadi 63,6 pada Februari dari 60,3 pada Januari, mencapai tertinggi mencapai sejak Februari 2011. Indeks pesanan baru naik 61,2 pada Februari dari 58,6 pada bulan Januari dan indeks tenaga kerja naik ke 55,2 pada Februari dari 54,7 di Januari.

5. US Crude Oil Inventories: Rabu, 21:30 WIB. Stok minyak mentah AS meningkat sebesar 867.000 barel dalam pekan yang berakhir 24 Maret seiring peningkatan output kilang, menyebabkan stok bensin dan persediaan distilat menurun. Analis mengharapkan pembacaan lebih tinggi dari 1,4 juta barel. stok bensin turun 3,7 juta barel, impor minyak mentah AS turun 543.000 barel per hari.

6. US FOMC Meeting Minutes: Kamis, 01:00 WIB. Pertemuan kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Maret akan dirilis pada bulan April, menyediakan informasi lengkap mengenai alasan di balik kenaikan suku bunga 0,25 persen. Yellen mengatakan, dalam konferensi pers setelah pertemuan bahwa perekonomian berjalan dengan baik dan bahwa pembuat kebijakan percaya diri dalam kekokohan ekonomi. Meeting the Fed juga akan mencakup outlook The Fed mengenai kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini.

7. US Unemployment Claims: Kamis, 19:30 WIB. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun 3.000 untuk pekan yang berakhir 25 Maret menyarankan beberapa kehilangan momentum di pasar tenaga kerja yang kuat. kenaikkan 258.000 klaim baru yang terdaftar lebih tinggi dari yang diharapkan sebesar 240.000 tetapi jumlah klaim tetap di bawah 300.000 yang menggambarkan pasar tenaga kerja yang sehat. Empat minggu rata-rata klaim meningkat 7.750 ke 254.250. klaim pengangguran diperkirakan akan mencapai 251.000 pekan ini.

8. Canadian employment data: Jumat, 19.30 WIB. Ekonomi Kanada menciptakan 15.000 pekerjaan pada bulan Februari, mendorong tingkat pengangguran ke level terendah sepuluh tahun sebesar 6,6%. Sebuah kenaikkan yang sehat dari 105.000 posisi penuh waktu mengimbangi 90.000 penurunan pekerjaan paruh waktu. Angka itu jauh lebih baik daripada kenaikkan 600 pekerjaan yang diperkirakan oleh analis. Data positif ini bergabung tren optimis dalam perekonomian Kanada menunjukkan perekonomian Kanada telah berbelok. Para ekonom memperkirakan penciptaan lapangan kerja Kanada 5700 dan kenaikan menjadi 6,7% pada tingkat pengangguran.

9. US Non-Farm Employment Payrolls: Jumat, 19:30 WIB. AS Nonfarm payrolls yang rilis menunjukkan penciptaan lapangan kerja sebesar 235.000 pada bulan Februari, mengalahkan ekspektasi. Upah juga meningkat memberikan jaminan bahwa ekonomi AS siap untuk kenaikan suku bunga kembali. Sektor konstruksi mencatat gain terbesar dalam hampir 10 tahun. Analis memperkirakan penciptaan lapangan kerja dari 196.000 pada bulan Februari. Upah terus meningkat naik 0,2% seperti pada bulan Januari. Tingkat pengangguran turun sepersepuluh dari persentase poin menjadi 4,7% meskipun tingkat partisipasi yang lebih tinggi di pasar kerja. laporan pekerjaan AS untuk Maret diperkirakan menunjukkan kenaikkan pekerjaan 176.000 sementara tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap tidak berubah pada 4,7%.

Tinjauan Teknikal

GBPUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia
Bias pergerakan mingguan GBPUSD menunjukkan tekanan bulllish meskipun dari stochastic dan cci membuka ruang harga terkoreksi, skenario minggu ini perhatikan Support di area 1.24343 – 1.25030 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi GBPUSD kembali rebound ke atas dengan target pertama menguji resistance dikisaran 1.26142. Sebagai alternatif perhatikan jika resistance dikisaran 1.26142 pecah karena berpotensi mengangkat GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.27254 – 1.27597. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1.24343 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bearish dan menekan GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.23230.

EURUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan mingguan EURUSD menunjukkan tekanan bearish meskipun dari stochastic dan cci membuka ruang harga terkoreksi, skenario minggu ini perhatikan Resistance di area 1.07477 – 1.08078 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi EURUSD kembali rebound ke bawah dengan target pertama menguji Support dikisaran 1.06505. Sebagai alternatif perhatikan jika Support dikisaran 1.06505 pecah karena berpotensi menekan EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.05233 – 1.05533. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 1.08078 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.09050.

USDCHF

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan mingguan USDCHF menunjukkan tekanan bulllish meskipun dari stochastic dan cci harga berpotensi terkoreksi, skenario minggu ini perhatikan Support di area 0.98948 – 0.99458 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan target pertama menguji resistance dikisaran 1.00285. Sebagai alternatif perhatikan jika resistance dikisaran 1.00285 pecah karena berpotensi mengangkat USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 1.01112 – 1.01367. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.98948 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bearish dan menekan USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 0.98121.

USDJPY

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Pergerakan USDJPY minggu ini menunjukkan tekanan bearish meskipun dari stochastic dan cci membuka ruang harga terkoreksi, skenario minggu ini perhatikan Resistance di area 111.422 – 112.227 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi USDJPY kembali rebound ke bawah dengan target pertama menguji Support dikisaran 110.121. Sebagai alternatif perhatikan jika Support dikisaran 110.121 pecah karena berpotensi menekan USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 108.417 – 108.820. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 112.227 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 113.528.

NZDUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan mingguan NZDUSD menunjukkan tekanan bulllish meskipun dari stochastic dan cci harga berpotensi terkoreksi, skenario minggu ini perhatikan Support di area 0.69667 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan target pertama menguji resistance dikisaran 0.70131. Sebagai alternatif perhatikan jika resistance dikisaran 0.70131 pecah karena berpotensi mengangkat NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.70881. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.69667 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bearish dan menekan NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.68917.

AUDUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Pergerakan AUDUSD minggu ini menunjukkan tekanan bearish meskipun dari stochastic dan cci berada di area over sold membuka ruang harga terkoreksi, Saat ini harga berusaha menguji Support dikisaran 0.75860, jika pecah berpotensi menekan AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.75050 – 0.75241. Sebagai alternatif perhatikan resistance dikisaran 0.76481 – 0.76864 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi harga kembali rebound ke bawah dengan target menguji Suport dikisaran 0.75860. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 0.76864 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.77484.

XAUUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan XAUUSD minggu ini masih menunjukkan tekanan bulllish meskipun dari stochastic dan cci harga berpotensi terkoreksi, skenario minggu ini perhatikan Support di kisaran 1239.79 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi harga kembali rebound ke atas hingga kisaran 1252.84 – 1260.90. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1239.79 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bearish dan menekan XAUUSD lebih lanjut hingga kisaran 1226.75.

Crude Oil

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan Oil minggu ini masih menunjukkan tekanan bulllish, saat ini harga tertahan dikisaran 50.80 yang menjadi resistance terdekat, perhatikan jika resistance tersebut pecah karena berpotensi mengangkat oil lebih lanjut hingga kisaran 52.23 – 52.67, sebagai alternatif perhatikan Support di area 48.50 – 49.38 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi Oil kembali rebound ke atas dengan target pertama menguji resistance dikisaran 50.80. Namun waspadai apabila Support dikisaran 48.50 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bearish dan menekan Oil lebih lanjut hingga kisaran 47.07.

 

Analisa Forex Mingguan, Tgl 20 – 24 Maret 2017

 

Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25 persentase poin menjadi 1,0%. Ini adalah ketiga kalinya bahwa Fed telah meningkatkan suku bunga sejak krisis keuangan. Perubahan ini secara luas diharapkan menyusul laporan pekerjaan yang kuat dalam komentar Yellen. Namun, The Fed tidak mengubah pandangan dan menyebabkan dolar runtuh. Selain itu pelemahan Dollar juga didorong oleh berita Di Belanda dimana ekstrim kanan gagal berada di posisi mayoritas sehingga mensupport penguatan Euro, sedangkan nada hawkish oleh BOE juga mendorong pound Inggris

US Dolar cenderung berada dalam tekanan karena “kenaikan dovish” oleh the Fed. Akankah kejatuhan dollar ini terus berlanjut ? Data inflasi Inggris, pidato Yellen dan data durable goods order adalah peristiwa besar pada kalender forex minggu ini.

Berikut data penting yang akan dirilis minggu ini yang diperkirakan bisa menjadi penggerak pasar :

1. UK inflation data: Selasa, 16:30 WIB. Harga konsumen Inggris naik pada bulan Januari di laju tercepat sejak Juni 2014, karena harga minyak dunia yang lebih tinggi dan sterling melemah, harga konsumen naik tipis 1,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sedikit di bawah perkiraan untuk peningkatan tahunan 1,9%. Bank sentral Inggris mengharapkan bahwa inflasi akan naik di atas 2,7% dalam waktu satu tahun di tengah harga impor lebih tinggi yang disebabkan oleh keputusan Brexit untuk meninggalkan Uni Eropa. UK CPI diperkirakan akan meningkat lebih lanjut sebesar 2,1% saat ini.

2. US Crude Oil Inventories: Rabu, 21:30 WIB. Stok minyak mentah turun tipis pekan lalu setelah sembilan minggu mengalami kenaikkan, menunjukkan hasil sebesar 237.000 barel. Harga minyak sedikit berubah karena dolar melemah diimbangi oleh tingkat tinggi persediaan AS. Meskipun fokus pasar tetap tetap pada pertumbuhan produksi AS dan tingkat persediaan domestik yang tinggi, itu tidak berlaku untuk bagian lain dunia. Misalnya, Asia tetap defisit, sementara daerah seperti Atlantik Basin dan AS tetap surplus.

3. New Zealand rate decision: Kamis, 03:00 WIB. Bank Sentral New Zealand mempertahankan Tingkat suku bunga tidak berubah sebesar 1,75% pada bulan Februari. Meskipun perbaikan yang berkesinambungan dalam harga komoditas serta kegiatan usaha dan pandangan global cerah, tantangan utama seperti surplus kapasitas dalam ekonomi global dan meningkatnya ketidakpastian geo-politik, terus menjadi perhatian pemangku kebijakan.

4. US Unemployment Claims: Kamis, 19:30 WIB. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun sebesar 241.000 dalam pekan yang berakhir 11 Maret Penurunan ini lebih besar dari 245.000 diantisipasi oleh analis. Klaim pengangguran tetap di bawah 300.000 untuk 106 minggu berturut-turut. Sementara itu, empat minggu rata-rata klaim bergerak naik 750 pekan lalu menjadi 237.250. Pasar tenaga kerja AS menunjukkan ketahanan yang terus-menerus sejak awal 2017 dengan pengangguran turun 4,7% dan keuntungan pekerjaan sehat 235.000 pada bulan Februari. Upah naik 2,8% pada bulan Februari menunjukkan lebih berkembangnya sektor pasar tenaga kerja. Jumlah klaim baru diharapkan akan sebesar 240.000 minggu ini.

5. Janet Yellen speaks: Kamis, 20:45 WIB. Ketua Federal Reserve Janet Yellen akan berbicara dalam di Washington DC. Dalam pidato terakhir yang dibuat oleh Yellen setelah kenaikan suku bunga Fed pada 15 Maret, katanya Ini akhirnya terasa lebih baik tentang ekonomi AS. Pembuat kebijakan yakin bahwa ekonomi adalah tahan terhadap guncangan dan kenaikan tarif merupakan refleksi kepercayaan mereka karena keduanya hadir serta kondisi masa depan yang terlihat optimis.

6. US Durable Goods Orders: Jumat, 19:30 WIB. Pesanan untuk barang tahan lama AS rebound pada bulan Januari, naik 1,8% setelah dua bulan menurun, menunjukkan perusahaan tetap optimis pada awal tahun ini. Namun faktor kunci yang melacak rencana investasi bisnis tergelincir 0,4%. Tidak termasuk transportasi, pesanan turun 0,2%, pembacaan terlemah sejak Juni. Namun, analis memperkirakan investasi bisnis akan kuat tahun ini di tengah pemulihan cerah di sektor manufaktur. Pesanan untuk produk tahan lama diharapkan naik 0,1%, sementara pesanan inti diperkirakan akan meningkat sebesar 0,5% pada bulan Februari.

Tinjauan Teknikal

GBPUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan GBPUSD minggu ini masih dalam tekanan Bullish, saat ini harga tertahan dikisaran 1.24037 yang menjadi resistance terdekat, perhatikan jika resistance tersebut pecah berpotensi mengangkat GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.24735 – 1.25515. Sebagai alternatif perhatikan Support di area 1.22210 – 1.22908 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi GBPUSD kembali rebound ke atas dengan target pertama menguji resistance dikisaran 1.24037. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1.22210 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.21080.

EURUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan EURUSD minggu ini masih dalam tekanan Bullish, saat ini harga berusaha menguji resistance dikisaran 1.07812, peluang Beli bisa diambil jika resistance tersebut pecah dengan potensi EURUSD melanjutkan Bullishnya hingga kisaran 1.08242 – 1.08724. Sebagai alternatif perhatikan Support di area 1.06685 – 1.07115 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi EURUSD kembali rebound ke atas dengan target pertama menguji resistance dikisaran 1.07812. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1.06685 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.05988

—-

USDCHF

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan USDCHF minggu ini masih dalam tekanan Bearish, saat ini harga berusaha menguji Support dikisaran 0.99412, peluang Sell bisa diambil jika Support tersebut pecah dengan potensi USDCHF melanjutkan Bearishnya hingga kisaran 0.98272 – 0.98874. Sebagai alternatif perhatikan resistance di area 1.00283 – 1.00821 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi USDCHF kembali pullback ke bawah dengan target pertama menguji Support dikisaran 0.99412. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 1.00821 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 1.01692.

USDJPY

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Pergerakan USDJPY minggu ini dalam tekanan Bearish, terlihat harga telah berhasil menembus 61.8% dari fibo dan saat ini harga berusaha menguji Support dikisaran 111.681, jika Support tersebut pecah berpotensi menekan USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 110.225 – 110.781. Sebagai alternatif perhatikan resistance dikisaran 113.137 – 113.578 untuk mencari konfirmasi sinyal Bearish dengan potensi USDJPY kembali pullback ke bawah hingga kisaran 111.681 – 112.581. Namun waspadai apabila resistance dikisaran 113.587 pecah karena hal tersebut berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 114.593 – 115.493.

AUDUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan AUDUSD berpotensi Bullish, terlihat harga sudah menembus resistance dikisaran 0.77179, jika harga mampu bertahan di atas resistance tersebut maka AUDUSD berpotensi naik lebih lanjut hingga kisaran 0.77716 – 0.78317. Sebagai alternatif perhatikan Support di area 0.76309 – 0.76642 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi AUDUSD kembali rebound ke atas hingga kisaran 0.77179 – 0.77716. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.76309 pecah karena berpotensi menekan AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.75439.

NZDUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan NZDUSD masih dalam tekanan Bullish terlihat saat ini harga sedang menguji resistance dikisaran 0.70467, peluang Beli bisa diambil jika Resistance tersebut pecah karena berpotensi mengangkat NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.70841 – 0.71260. Sebagai alternatif perhatikan Support di area 0.69487 – 0.69862 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi NZDUSD kembali rebound ke atas hingga kisaran 0.70467. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.69487 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.68882.

XAUUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan XAUDUSD berpotensi Bullish, terlihat harga menembus resistance dikisaran 1233.58, jika harga mampu bertahan di atas resistance tersebut maka XAUUSD berpeluang naik lebih lanjut hingga kisaran 1242.71 – 1248.36. Sebagai alternatif perhatikan Support di area 1218.80 – 1224.45 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi XAUUSD kembali rebound ke atas hingga kisaran 1233.58. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1218.80 pecah karena berpotensi menekan XAUUSD lebih lanjut hingga kisaran 1209.66.

Crude Oil

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan Crude Oil minggu ini masih dalam tekanan Bullish, saat ini harga tertahan dikisaran 49.59 yang menjadi resistance terdekat, perhatikan jika resistance tersebut pecah karena berpotensi mengangkat Crude Oil lebih lanjut hingga kisaran 50.18 – 50.85. Sebagai alternatif perhatikan Support di area 48.00 – 48.63 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi Crude Oil kembali rebound ke atas dengan target pertama menguji resistance dikisaran 49.59. Namun waspadai apabila Support dikisaran 48.00 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan Crude Oil lebih lanjut hingga kisaran 47.07.

 

Analisa Forex Mingguan : 13 – 17 Maret 2017

 

US Dolar cenderung melemah pada akhir minggu lalu meskipun ada sentimen kenaikan suku bunga mendatang. Terlepas dari keputusan Fed, juga ada keputusan suku bunga juga di Inggris dan Jepang, kepercayaan konsumen AS dan data perumahan, dan banyak lagi. Ini adalah peristiwa utama di kalender forex untuk minggu ini. Bergabung dengan kami untuk outlook mingguan kami untuk mengeksplorasi penggerak pasar ini.

Jumat kemarin dari data US nonfarm payrolls menunjukkan pasar tenaga kerja AS menciptakan 235.000 pekerjaan baru pada bulan Februari, mengalahkan perkiraan 196.000. Selain itu, tingkat pengangguran menurun menjadi 4,7% di bulan penuh pertama pemerintahan Presiden Donald Trump. penghasilan per jam rata-rata naik tajam sebesar 2,8% pada basis tahunan. Ini harus cukup baik untuk Fed untuk menaikkan suku bunga. Di zona euro, ECB telah menyatakan sedikit lebih optimis mengenai outlook perekonomiannya.

Berikut data ekonomi penting minggu ini yang harus diperhatikan yang diperkirakan bisa menjadi penggerak pasar :

  1. US Producer Prices: Selasa, 19:30 WIB. Harga produsen AS naik tipis 0,6%, mencatat kenaikkan terbesar mereka dalam empat tahun karena kenaikan biaya produk energi, Namun, kekuatan dolar masih terkendali karena inflasi. Para ekonom memperkirakan kenaikan 0,3%. Meskipun kenaikkan yang tajam ini, PPI pertumbuhan tahunan tetap tidak berubah pada 1,6% seperti pada 12 bulan sampai Desember. PPI inti, ukuran yang lebih handal dari tekanan harga produsen yang mendasari termasuk layanan makanan, energi dan perdagangan meningkat 0,2% setelah naik 0,1% pada bulan Desember. harga produsen diperkirakan akan naik 0,1% saat ini.

  2. UK jobs report: Rabu, 16:30 WIB. Jumlah warga Inggris yang mengklaim tunjangan pengangguran turun pada bulan Januari sebesar 42.400, menyusul penurunan yang direvisi 20.500 pada bulan Desember. Ini merupakan penurunan paling tajam sejak kuartal keempat 2013. Dalam tiga bulan terakhir, pengangguran turun 7000-1600000. Tingkat pengangguran adalah yang terendah sejak tahun 2005 dengan pembacaan 4,8%. Jumlah baru pengangguran di Inggris diperkirakan akan meningkat sebesar 3.200 pada bulan Februari.

  3. US Inflation data: Rabu, 19:30. Inflasi AS melonjak pada bulan Januari sebesar 0,6%, tertinggi sejak Februari 2013, karena biaya yang lebih tinggi untuk bensin dan jasa menunjukkan inflasi mendapatkan momentum. Kenaikan ini melanjutkan kenaikkan 0,3% pada bulan Desember. Naiknya harga pakaian energi dan mobil baru menunjukkan tekanan inflasi yang meningkat di tengah permintaan yang sehat. Ketua Fed Janet Yellen mengatakan bahwa kenaikan suku bunga akan dieksekusi jika inflasi terus naik dan pasar tenaga kerja tetap ketat. harga US Consumer diperkirakan tetap tidak berubah sementara inflasi inti diperkirakan akan sebesar 0,2% pada bulan Februari.

  4. US Retail sales: Rabu, 19:30 WIB. Penjualan ritel untuk bulan Januari selaras dengan kenaikan kepercayaan konsumen dengan kenaikkan sebesar 0,4%, melebihi perkiraan sebesar 0,1%. Selanjutnya, penjualan ritel bulan Desember direvisi lebih tinggi naik 1,0%. Termasuk mobil, penjualan ritel melonjak tajam 0,8% pada bulan Januari yang juga melampaui estimasi. Ini mejadi poin penting dalam momentum yang kuat untuk belanja konsumen, menjadi sektor yang paling penting dalam ekonomi AS. penjualan ritel diperkirakan meningkat sebesar 0,2% dan penjualan inti diperkirakan akan naik 0,1%.

  5. US Crude Oil Inventories: Rabu, 21:30 WIB. Persediaan minyak mentah AS melonjak ke rekor tinggi baru, naik 8,2 juta barel dalam pekan hingga 3 Maret Sementara itu, stok bensin telah mencapai 6,6 juta barel, posting penurunan satu minggu terbesar dalam hampir enam tahun. Analis memperkirakan stok minyak mentah naik 1,1 MLB. stok minyak mentah impor naik 385.000 barel per hari, sementara stok bensin turun seiring meningkatnya permintaan.

  6. US FOMC Economic Projections and rate decision: Kamis, 01:00 WIB. Kenaikan suku bunga The Federal Reserve pada 14 Desember lalu menjadi kepastian tapi tidak begitu untuk proyeksi ekonomi ditengah ketidakpastian kebijakan fiskal pemerintahan Trump. Ketua Fed Janet Yellen mengatakan bahwa bank sentral AS yang “beroperasi di bawah awan ketidakpastian pada saat ini” mengenai dampak dari kebijakan fiskal yang potensial dari pemerintah baru pada perekonomian. FOMC melihat tiga kenaikan suku bunga pada 2017, bukannya dua dari proyeksi bulan September. Tapi di luar 2017, penilaian adalah sama seperti pada bulan September. Mengenai proyeksi pertumbuhan, the Fed melihat kenaikan 2%, jatuh ke 1,8% dalam jangka panjang. Tingkat pengangguran diperkirakan mencapai 4,5% antara tahun 2017 dan 2019 sebelum naik ke 4,8 persen dalam jangka panjang. Pada pertemuan FOMC besok diperkirakan akan menaikkan suku bunga lagi.

  7. New Zealand GDP data: Kamis, 04.45 WIB. Ekonomi Selandia Baru berkembang lebih dari yang diharapkan pada kuartal ketiga, melompat 1,1% di tengah belanja konsumen yang kuat dan kegiatan konstruksi. Hasil ini mengalahkan perkiraan analis sebesar 0,8%. Ini adalah kuartal kelima berturut-turut pertumbuhan 0,7 persen atau lebih. Laju tahunan mencapai 3,5%, didorong oleh pertumbuhan penduduk yang kuat dari 2,1%. Manufaktur tumbuh 1,2% di kuartal dan pariwisata dan jasa perdagangan dan akomodasi ritel didorong oleh lonjakan wisatawan. Sektor jasa, yang membentuk 70% dari ekonomi, tumbuh 1,1% di kuartal ini. Namun, tingkat partisipasi sedikit menurun dari 64,7% menjadi 64,6%. Para ekonom memperkirakan tingkat pertumbuhan 0,7% pada kuartal keempat 2016.

  8. Japan rate decision: Kamis, Tentative. Bank of Japan mempertahankan suku bunganya di minus 0,1% dan 10 tahun yield obligasi pemerintah menjadi sekitar nol%. Bank Central menaikkan proyeksi pertumbuhan untuk tahun fiskal yang dimulai pada bulan April menjadi 1,5% dari 1,3% pada bulan sebelumnya karena ekspektasi positif dari ekspor. Proyeksi pertumbuhan pada 2018 juga meningkat. Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda meyakinkan wartawan mengatakan kebijakan proteksionis Presiden AS Donald Trump akan mendorong pertumbuhan di AS dan seluruh dunia. Kuroda juga mengatakan target inflasi 2% bisa lebih lama untuk tercapai.

  9. UK rate decision: Kamis, 19:00 WIB. Bank of England mempertahankan suku bunga acuan pada 0,25% dan sebagai untuk melanjutkan langkah-langkah pelonggaran kuantitatif. Bank Central menaikkan perkiraan untuk ekonomi Inggris, meningkatkan kemungkinan untuk kenaikan suku bunga daripada penurunan suku bunga. bank memprediksi ekonomi akan tumbuh 2% tahun ini dan pengangguran akan jauh lebih rendah dari proyeksi sebelumnya. Pertumbuhan tetap tangguh karena suara Brexit dan pembuat kebijakan berharap pertumbuhan untuk melanjutkan dalam beberapa bulan mendatang.

  10. US Building Permits: Kamis, 19:30 WIB. Jumlah izin bangunan melonjak 4,6% pada bulan Januari menjadi 1,29 juta unit, level tertinggi sejak November 2015 menunjukkan pasar perumahan akan meningkat aktivitasnya dalam beberapa bulan mendatang. Para ekonom telah memperkirakan izin akan tetap di 1,23 juta unit. Data ini positif bersama-sama dengan pasar tenaga kerja yang ketat menunjukkan perekonomian terus membaik. Jumlah izin bangunan diperkirakan mencapai 1.26 juta saat ini.

  11. US Philly Fed Manufacturing Index: Kamis, 19:30 WIB. Survei aktivitas manufaktur Philly Fed melebihi harapan sebesar 43,3 untuk Februari. Ini adalah angka tertinggi untuk indeks sejak tahun 1984 dan kesenjangan terbesar antara hasil dan perkiraan sejak tahun 1998. Indeks pesanan baru saat ini meningkat 12 poin bulan ini. Indeks ekspor meningkat 8 poin. Indikator luas lainnya juga menguatkan pertumbuhan. aktivitas manufaktur di wilayah Philly diperkirakan akan mencapai 30,2 pada bulan Maret.

  12. US Unemployment Claims: Kamis, 19:30 WIB. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran meningkat Sebesar 243.000 dalam pekan yang berakhir Maret. Namun meskipun ada kenaikkan 20.000, masih tetap pada kondisi pasar tenaga kerja yang sehat. Para ekonom memperkirakan klaim mencapai 239.000 selama seminggu. Empat minggu rata-rata bergerak klaim turun 2.250 ke 236.500. Pembacaan positif menunjukkan pasar tenaga kerja mendekati kesempatan kerja penuh waktu dan siap untuk kenaikan suku bunga. Jumlah klaim pengangguran diperkirakan akan naik mencapai 245.000.

  13. US Prelim UoM Consumer Sentiment: Jumat, 22:00 WIB. Kepercayaan konsumen menurun pada bulan Februari ke level terendah tiga bulan dari 95,7 dari 98,5 pada Januari, turun dari level tinggi 13 tahun, di tengah harapan lebih ringan pada keuangan dan ekonomi. Hasil tercermin perbedaan yang jelas antara Partai Republik dan Demokrat menyusul terpilihnya Donald Trump sebagai presiden. Partai Republik terdaftar sentimen sekitar 40 poin lebih tinggi dari Demokrat, menurut survei tersebut. Indeks kondisi saat ini beringsut ke 111,2 dari pembacaan 111,3 pada bulan sebelumnya. harapan masa depan enam bulan dari sekarang menurun ke level terendah tiga bulan dari 85,7 dari 90,3. Sentimen konsumen diharapkan meningkat menjadi 97,1 saat ini

Tinjauan Teknikal

GBPUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan GBPUSD masih dalam tekanan Bearish, meskipun dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Perhatikan resistance di area 1.22995 – 1.24024 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi GBPUSD kembali turun hingga kisaran 1.21330 – 1.22359. Sebagai alternatif peluang Sell juga bisa diambil jika Support dikisaran 1.21330 pecah dengan potensi GBPUSD turun lebih lanjut hingga kisaran 1.19665 – 1.20300. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 1.24024 pecah karena hal ini berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.25689.

—-

USDCHF

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan USDHCF untuk minggu ini masih dalam tekanan Bullish, saat ini harga mengalami koreksi, skenario minggu ini perhatikan Support diarea 0.99781 – 1.00510 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi USDCHF kembali rebound ke atas dengan target pertama menguji resistance dikisaran 1.01692, perhatikan jika resistance dikisaran 1.01692 tersebut pecah karena berpotensi mengangkat USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 1.02422 – 1.03299. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.99781 pecah karena hal ini berpotensi mengubah bias USDCHF minggu ini menjadi bearish dan menekan USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 0.98599.

EURUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan EURUSD minggu ini menunjukkan potensi Bullish, terlihat harga berhasil menembus resistance dikisaran 1.06783, peluang beli bisa diambil saat ini dengan target EURUSD berpotensi naik hingga kisaran 1.07492 – 1.07931. Sebagai alternatif tunggu harga terkoreksi di area 1.06345 – 1.06783 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi EURUSD kembali rebound hingga kisaran 1.07492 . Namun waspadai apabila Support dikisaran 1.06345 pecah karena hal tersebut berpotensi menekan EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.04926 – 1.05635.

USDJPY

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan USDJPY minggu ini dalam tekanan Bullish, terlihat stochastic dan cci berada di area over sold. Saat ini harga mengalami koreksi, perhatikan Support di area 113.587 – 114.593 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi USDJPY kembali rebound ke atas dengan target pertama menguji Resistance dikisaran 115.493, perhatikan jika Resistance tersebut pecah karena USDJPY berpotensi melanjutkan bias Bullishnya hingga kisaran 116.393 – 116.949. Namun waspadai apabila Support dikisaran 113.587 pecah karena hal tersebut berpotensi mengubah bias USDJPY minggu ini menjadi Bearish dan menekan USDJPY hingga kisaran 112.581.

AUDUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan AUDUSD minggu ini masih dalam tekanan Bearish, meski saat ini harga mengalami koreksi. Skenario minggu ini tunggu harga terkoreksi dikisaran 0.75855 – 0.76443 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi AUDUSD kembali turun dengan target pertama menguji Support dikisaran 0.74902. Sebagai alternatif perhatikan jika Support dikisaran 0.74902 pecah karena berpotensi menekan AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.73655 – 0.74313. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 0.76433 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.76807 – 0.77396.

NZDUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan NZDUSD minggu ini dalam tekanan Bearish, meski saat ini harga berpotensi mengalami koreksi. Skenario minggu ini perhatikan resistance dikisaran 0.70244 – 0.71086 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi NZDUSD kembali turun dengan target pertama menguji Support dikisaran 0.68882. Sebagai alternatif perhatikan jika Support dikisaran 0.68882 pecah karena berpotensi menekan NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.67099 – 0.68040. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 0.71086 pecah karena berpotensi mengubah bias NZDUSD minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.72448.

XAUUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan Emas minggu ini masih menunjukkan Bearish, dan saat ini emas sedang mengalami koreksi. Perhatikan Resistance di area 1210.86 – 1220.73 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi emas kembali tertekan dengan target pertama menguji Support dikisaran 1194.88. Sebagai alternatif perhatikan jika Support dikisaran 1194.88 pecah karena berpotensi menekan emas lebih lanjut hingga kisaran 1173.97 – 1185.00. Namun hati hati apabila Resistance dikisaran 1220.73 pecah karena hal tersebut berpotensi mengubah bias emas minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat emas lebih lanjut hingga kisaran 1236.71.

Crude Oil

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan minyak minggu ini menunjukkan tekanan bearish, saat ini harga tertahan support dikisaran 47.89, peluang Sell bisa diambil jika Support tersebut pecah dengan potensi minyak melanjutkan tekanan bearishnya hingga kisaran 45.64 – 46.50. Sebagai alternatif perhatikan Resistance di area 49.28 – 50.83 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi minyak kembali rebound ke bawah hingga kisaran 47.89. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 50.83 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat minyak lebih lanjut hingga kisaran 52.38.