yen, USD/JPY

Yen Masih Dalam Kondisi Tertekan

Perdagangan yen pada hari senin ini terpantau masih dalam kondisi tertekan terhadap dollar AS dan euro ditengah para pelaku pasar yang memantau serangkaian pidato oleh pejabat Federal Reserve AS minggu ini.

Keputusan pemimpin The Fed Janet Yellen saat timnya menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya dalam enam bulan pekan lalu cukup mengejutkan investor.

Namun ada tanda-tanda bahwa pasar tidak percaya perkiraan Fed yang menunjukkan bahwa akan dapat terus menaikkan suku bunga hingga akhir tahun ini. Jika ada tanda keraguan dari pejabat Fed yang berpidato minggu ini dapat melukai dollar AS.

“Saya berpikir bahwa beban pembuktian untuk dollar cukup tinggi,” kata Jeremy Stretch, kepala strategi mata uang di CIBC London.

Suku bunga pasar AS menunjukkan kurang dari 40 persen kemungkinan tingkat kenaikan Fed pada bulan Desember.

Pada pertemuan Bank of Japan di hari Jumat, menunjukkan kemungkinan mengecil untuk mulai mengurangi stimulus darurat ekonomi dan yen kembali melemah pada hari Senin, turun 0.2-0.3 persen terhadap dolar dan euro.

Terhadap dolar, euro turun 0.1 persen pada $ 1,1185 setelah memperoleh sekitar 0.5 persen pada hari Jumat.

Sterling stabil menjelang awal negosiasi formal mengenai rencana keluar yang direncanakan Inggris dari Uni Eropa, yang diharapkan oleh banyak analis akan menghasilkan berita utama negatif untuk mata uang tersebut dalam minggu-minggu mendatang.

Pound saat ini berada pada $ 1.2796