Yen Dan Swiss Franc Menguat

Mata uang Yen Jepang dan Swiss franc mendapatkan keuntungan pada hari Jumat karena kekhawatiran saham Deutsche Bank sehingga merusak rasa risk appetite investor.

Yen diperdagangkan pada 101,20 ¥ terhadap dolar, setelah memantul dari level rendah pada hari Kamis di kisaran 101,845 tidak jauh dari level tertinggi satu bulan 100,085 yang di sentuh pada hari Selasa.

Yen, sering dianggap sebagai mata uang safe-haven, mengalami rebound karena harga saham global merosot di tengah kekhawatiran kondisi sahan Deutsche Bank sedang berada di bawah tekanan karena tuntutan denda besar Amerika Serikat pada penjualan surat berharga berbasis mortgage.

Yen menguat 2,0 persen pada kuartal ini, dan berada di jalur keuntungan selama tiga hari berturut-turut karena investor menduga Bank of Japan telah mencapai batas stimulus dan telah kehilangan pengaruh pada mata uang yen yang sedang murah.

Untuk saat ini, dolar masih berada di atas level 100, yang dianggap sebagai level psikologis penting.

Spekulasi bahwa investor Jepang akan membeli aset asing pada bisnis baru mereka yang akan dimulai dari 1 Oktober berpotensi akan membendung penguatan yen dalam waktu dekat ini.