pound, pound sterling, GBP/USD

Sterling Merosot Di Sesi Asia

Sterling jatuh di awal perdagangan Asia pada hari Jumat, terjun ke posisi terendah dalam tiga dekade terakhirnya

Pound tiba-tiba turun serendah $ 1.1883. Tapi pelaku pasar bergegas untuk membeli kembali. Terakhir diperdagangkan turun 1.3 persen di $ 1,2454.

Sterling berada pada level terendah sejak pertengahan 1980-an minggu ini, di jalur untuk kerugian mingguan sebesar 4.2 persen, karena investor khawatir dampak keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

“Langkah ini bertepatan dengan cerita tentang Presiden Prancis Hollande mengenai sulitnya negosiasi Brexit. Pelemahan ini terjadi menjelang data payrolls AS,” kata Su-Lin Ong, ekonom senior di RBC Capital Markets.

Pound berada di bawah tekanan baru sejak hari Kamis, dengan latar belakang kecemasan tentang keluarnya Inggris dari Uni Eropa dan tentang komentar Perdana Menteri Theresa May tentang dampak kebijakan moneter yang longgar.