pound, pound sterling, GBP/USD

Sterling Capai Level Tertinggi Pasca Penjualan Ritel Inggris

Pound terpantau mengalami kenaikan ke level tertinggi di hari ini pada perdagangan hari Kamis setelah data yang menunjukkan bahwa penjualan ritel Inggris melampaui perkiraan di bulan Mei karena cuaca yang baik dan Royal Wedding yang meningkatkan belanja konsumen.

GBP / USD naik 0.49% ke 1,3442, dari sekitar 1,3396 menjelang laporan.

Penjualan ritel Inggris melonjak jauh lebih tinggi dari perkiraan yakni 1.3% pada bulan Mei, menurut Kantor Statistik Nasional mengatakan, sementara angka untuk bulan sebelumnya direvisi naik menunjukkan peningkatan 1.8%.

Pembeli membelanjakan lebih banyak untuk makanan dan barang-barang rumah tangga menjelang pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle selama cuaca bagus di pertengahan bulan, kata ONS.

Laporan menunjukkan bahwa ekonomi pulih dari penurunan tajam yang terlihat di tengah kondisi cuaca buruk di awal tahun.

Selain itu, kenaikan pound terjadi karena dolar AS melemah terhadap seluruh mata uang utama, meskipun Federal Reserve lebih hawkish dengan menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya tahun ini dan mengindikasikan bahwa akan adanya dua kenaikan suku bunga lagi sebelum tahun akhir.

The Fed menggambarkan pasar pekerjaan AS “kuat” dan mengatakan aktivitas ekonomi telah meningkat pada “tingkat yang solid”.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0.29% menjadi 93.29.

Sterling juga lebih tinggi terhadap euro, dengan EUR / GBP meluncur 0.25% menjadi 0,8794 karena investor juga menunggu kesimpulan dari pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa di hari ini.

Pelaku pasar sedang menunggu rincian tentang rencana ECB untuk penutupan program stimulus pembelian obligasi yang sangat besar. Bank sentral juga akan merilis proyeksi pertumbuhan dan inflasi terbaru.