Saudi Tidak Harapkan Kesepakatan, Minyak Mentah Kembali Tertekan

Harga minyak mentah melemah 4 persen di Jumat lalu, memangkas penguatan mingguan setelah muncul laporan bahwa Arab Saudi tidak mengharapkan ada pembicaraan mengenai kesepakatan akan pembatasan produksi dalam pertemuan di antara para eksportir minyak dunia.

Harga minyak mentah melemah setelah Bloomberg mengutip pernyataan salah seorang “delegasi” bahwa Arab Saudi tidak mengharapkan tercapainya kesepakatan pada pertemuan para eksportir minyak di Aljazair.

Sementara itu menurut Baker Hughes jumlah titik pengeboran minyak di Amerika Serikat naik di hari Jumat sebanyak dua buah menjadi 418.

Harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) melemah sekitar 3,8 persen ke kisaran $44.56 per barrel. Di pekan lalu, WTI memperlihatkan penguatan sebesar kurang dari 5 persen.

Padahal sebelumnya baik Brent maupun WTI memperlihatkan penguatan mingguan terbesar dalam lebih dari sebulan, setelah Reuters melaporkan bahwa Arab Saudi menawarkan pengurangan produksi jika Iran yang merupakan saingan terbesarnya mau mengurangi produksinya tahun ini. Laporan Reuters tersebut berdasar pada sumber yang terbiasa dengan diskusi di antara kedua kubu tersebut.