Produsen Sinyalkan Kenaikan Suplai, Minyak Terkoreksi

Harga minyak mentah dunia terkoreksi karena tiga produsen minyak top dunia, Rusia, Amerika Serikat dan Arab Saudi memberikan sinyalemen bahwa mereka akan menaikkan produksi untuk mengimbangi tingginya permintaan.

Harga minyak mentah Brent diperdagangan di kisaran $76.02 per barrel pada pukul 07.16 WIB, turun 42 sen atau 0,55 persen dibandingkan harga penutupan terakhir. Sementara itu U.S. West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran $67.36 per barrel, terkoreksi 52 sen atau 0,8 persen.

google-review-foreximf

Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), begitu juga produsen top non-OPEC yaitu Rusia, telah membatasi pasokan minyak di tahun 2017 untuk membantu menaikkan harga minyak dunia yang sempat anjlok di tahun 2016, di mana harga minyak mentah sempat berada di bawah $30 per barrel yang merupakan harga terendah dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Tetapi sejak pembatasan produksi, harga minyak mulai merangkak naik dan Brent sempat mencapai $80 per barrel di awal Mei.

Untuk mengantisipasi kemungkinan berkurang drastisnya pasokan minyak, Arab Saudi yang merupakan eksportir terbesar dan juga pemimpin OPEC, beserta Rusia pada Jumat lalu mengatakan bahwa mereka tengah melakukan diskusi tentang kemungkinan menaikkan produksi minyak mereka sekitar 1 juta barel per hari.

Sementara itu, melonjaknya produksi minyak AS tidak memperlihatkan tanda-tanda akan berkurang karena aktivitas pengeboran terus memperlihatkan pertambahan dalam mencari sumber-sumber baru untuk dieksploitasi.