PPI AS Naik Menjadi 0.4%

Harga produsen AS naik lebih dari yang diperkirakan pada bulan Oktober, karena didorong oleh lonjakan biaya di sektor jasa ditambah tanda-tanda kenaikan mantap inflasi yang mendasarinya.

Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Selasa mengatakan indeks harga produsen meningkat 0,4 persen pada bulan lalu setelah mengalami kenaikan serupa di bulan September. Sampai bulan Oktober, PPI melonjak 2,8 persen, yang merupakan kenaikan terbesar sejak Februari 2012. PPI naik 2,6 persen di bulan September.

Para ekonom memperkirakan PPI merayap naik 0,1 persen bulan lalu dan meningkat 2,4 persen dari tahun lalu.

Harga untuk sektor jasa naik 0,5 persen pada bulan lalu setelah meningkat 0,4 persen pada bulan September. Lonjakan 24,9 persen pada margin untuk ritel bahan bakar dan pelumas menyumbang hampir setengah dari kenaikan biaya jasa pada bulan lalu.

Sehingga membantu mengimbangi penurunan 4,6 persen pada harga bensin. Harga bensin grosir melonjak 10,9 persen pada bulan September setelah Badai Harvey, melanda Texas pada akhir Agustus dan mengurangi kapasitas penyulingan di daerah Gulf Coast.

Harga bensin cenderung turun di tengah meningkatnya pasokan minyak mentah. Kenaikan harga bulan lalu yang diterima oleh peternakan, pabrik dan kilang bangsa juga didorong oleh kenaikan biaya barang.