pound, pound sterling, GBP/USD

Pelemahan Sterling Pengaruhi Eksportir Inggris

Pelemahan tajam sterling terhadap USD dan euro sejak referendum Brexit sejauh ini telah membebani sebagian eksportir, demikian menurut Kamar Dagang Inggris.

Pelemahan mata uang semestinya menguntungkan para eksportir untuk jangka menenga, namun menurut BBC pelemahan mata uang ibarat pedang bermata dua bagi bisnis, terutama bisnis kecil dan menengah.

Dalam survey yang dilakukan, sekitar 25 persen pebisnis mengatakan bahwa pelemahan sterling telah meningkatkan jumlah ekspor mereka, namun 22 persen lainnya mengatakan bahwa hal tersebut telah mengurangi keuntungan penjualan ekspor mereka.

Hampir setengah dari jumlah perusahaan yang disurvey tidak memiliki mekanisme manajemen resiko mata uang dan tidak berencana untuk melakukan hal tersebut.

Menurut BBC, banyak bisnis yang lebih kecil menagih para pelanggannya untuk membayar dalam mata uang poundsterling namun membayar sebagian bahan mentah mereka dalam mata uang asing, hingga mereka terekspos resiko pelemahan sterling kecuali jika mereka menaikkan harga.

Sterling telah mengalami pelemahan lebih dari 15 persen terhadap USD sejak 23 Juni, dan survey bisnis lain melaporkan kenaikan permintaan ekspor yang besar, namun keuntungan yang diperoleh belum terlihat dalam laporan perdagangan resmi pemerintah Inggris.