Minyak Tertekan Prospek Peningkatan Pasokan

Harga minyak mentah tertekan karena meningkatnya pasokan di Amerika Serikat dan kemungkinan bahwa kebijakan pemangkasan produksi oleh OPEC akan diperlonggar.

Brent terpantau di kisaran $75.49 pada pukul 07.05 WIB tadi, turun 39 sen atau 0,5 persen dibandingkan harga penutupan terakhir. Sementara itu US West Texas Intermediate (WTI) terpantau di kisaran $65.92 per barrel, turun 44 sen atau 0,7 persen dari harga penutupan terakhir.

google-review-foreximf

Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) beserta beberapa produsen non anggota OPEC termasuk Rusia, telah memulai memangkas produksi di tahun 2017 untuk mengurangi kelebihan pasokan global dan sebagai upaya mendongkrak harga.

OPEC akan mengadakan pertemuan pada tanggal 22 Juni mendatang di Wina, Austria, untuk mendiskusikan kebijakan produksi.

Dari Amerika Serikat, laporan American Petroleum Institute (API) memperlihatkan bahwa persediaan minyak mentah mengalami kenaikan sebesar 830.000 barel di pekan lalu menjadi 433,7 juta barrel. Kenaikan persediaan ini sebagai hasil dari meningkatnya produksi minyak AS yang telah melonjak sebesar 28 persen dalam dua tahun terakhir ini, menjadi 10,8 juta barel per hari yang merupakan rekor baru. Ditambah dengan bertambahhnya produksi Rusia ke atas 11 juta barel per hari di bulan Juni, dan Arab Saudi di atas 10 juta barel per hari, pasokan dari tiga produsen top ini mengalami peningkatan.