euro, EUR/USD

Krisis di Turki Ikut Benamkan Euro

Turki menjadi pusat perhatian saat ini dimana Lira Turki jatuh ke level terendahnya terhadap dollar AS. Tingkat inflasi di Turki cukup tinggi ditengah bank sentral yang enggan menaikan suku bunganya untuk membendung kenaikan inflasi dan arus keluar mata uang.

Euro terkena imbas dengan turun 0.5 persen terhadap dollar pada perdagangan Jumat pagi, menyusul laporan bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) prihatin atas dampak dari lira Turki yang terus melemah. Lira jatuh lebih dari 12 persen pada perdagangan Jumat pagi.

Delegasi Turki kembali dari Amerika Serikat dengan tidak ada kemajuan dalam masalah penahanan seorang pendeta AS. Andrew Brunson, dituduh mendukung kelompok yang melakukan kudeta pada tahun 2016. Presiden Donald Trump mengatakan pada bulan Juli bahwa AS akan memberikan”sanksi besar” pada Turki perihal penahanan pendeta.

Menurut Financial Times, depresiasi lira dapat merugikan bank-bank Eropa seperti BBVA Spanyol, UniCredit Italia, dan BNP Paribas Prancis pada khususnya.

Ekonomi Turki dipandang sangat rentan karena tingginya tingkat utang yang dihargai dalam dollar AS. Semakin banyak lira melemah, semakin mahal utang itu. Perkiraan terbaru dari Dana Moneter Internasional (IMF) menunjukkan bahwa jumlah total utang Turki yang dibayarkan dalam mata uang lainnya lebih dari 50 persen dari produk domestik bruto negara itu. Inflasi di negara ini telah merajalela dengan harga konsumen naik hampir 16 persen pada bulan Juli saja.

Jika Anda menginginkan berita fundamental real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang update berita fundamental kami di kolom komentar.