dollar, USD

Indeks Dolar Bertengger di Level Tertinggi Enam Pekan

Dolar AS (USD) menguat terhadap hampir semua mata uang utama, bertengger di dekat level tertinggi enam pekan karena kembali munculnya kekhawatiran perang dagang antara AS dan China.

Tim perunding dari AS pekan ini akan menekan China untuk mengubah cara mereka memperlakukan properti intelektual perusahaan-perusahaan AS yang ada di negara tersebut sebagai syarat untuk mencapai kesepakatan dagang guna menghindari kenaikan tarif impor barang dari China.

USD menguat sebesar 0,1 persen terhadap yen Jepang ke kisaran 109.82. Meskipun demikian, para pelaku pasar memperkirakan pergerakan USDJPY akan relatif sempit hari ini (11/02/2019) mengingat pasar Jepang masih tutup karena hari libur nasional.

Indeks dolar secara bertahap bergerak naik menuju 96.64. Penguatan memasuki hari ke delapan.

Ketegangan dagang antara AS dan China telah menjadi penggerak utama sentimen pelaku pasar sepanjang tahun 2018 lalu. Tingkat keyakinan pelaku pasar terhantam ketika Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa ia tidak berencana untuk bertemu dengan Presiden China, Xi Jinping sebelum 1 Maret, yang merupakan tenggat waktu yang ditetapkan kedua negara untuk mencapai kesepakatan.

Trump telah bertekad untuk menaikkan tarif impor untuk barang dari China senilai $200 milyar menjadi 25% dari angka 10% jika tidak tercapai kesepakatan di tanggal 2 Maret mendatang.

 


Jika Anda menginginkan berita fundamental real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui Quickpro Trading Assistant dan aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang update berita fundamental kami di kolom komentar.