Harga Minyak Dunia Jatuh Tajam

Harga minyak turun lebih dari 5 persen pada Rabu, dengan bergerak ke bawah di kisaran terendah tiga bulan, setelah Departemen Energi AS melaporkan ada peningkatan besar pada persediaan minyak mentah dalam negeri dari yang diperkirakan. Kekhawatiran timbul karena banjirnya pasokan walaupun OPEC berusaha untuk menopang harga dengan meredam output.

Persediaan minyak mentah AS naik 8,2 juta barel dalam pekan lalu, jauh dari ekspektasi analis dengan peningkatan 2 juta barel ketika kilang minyak memangkas produksi dan harga impor naik, menurut data dari Energy Information Administration.

Harga minyak telah melemah pada sesi sebelumnya setelah data dari kelompok industri American Petroleum Institute (API) merilis persediaan minyak dunia naik lebih dari perkiraan 11,6 juta barel di minggu lalu.

Menteri Perminyakan Kuwait Essam Al-Marzouq mengatakan pada hari Rabu bahwa OPEC patuh dengan pemotongan produksi minyak sebanyak 140 persen di bulan Februari, sementara anggota non-OPEC memotong 50-60 persen. Total penurunan produksi telah melampaui 1,5 juta barel per hari (bph) dari hampir 1,8 juta barel per hari, ujar Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih, pada hari Selasa.