Harga Konsumen Inti Jepang Jatuh

Harga konsumen inti tahunan Jepang untuk bulan kesembilan mengalami penurunan di bulan November, menurut sebuah data pada hari Selasa sehingga menunjukkan bahwa perekonomian masih kekurangan momentum yang cukup untuk membawa inflasi ke arah sasaran bank sentral sebanyak 2 persen.

Pada sebuah data terpisah menunjukkan bahwa belanja rumah tangga turun bahkan ketersediaan lapangan kerja mencapai 25 tahun tertinggi, dan menggarisbawahi bahwa pemulihan ekonomi nasih rapuh.

Indeks inti harga konsumen (CPI), yang mencakup produk minyak tapi tidak termasuk harga makanan segar yang mudah menguap, tergelincir 0,4 persen pada November dari tahun sebelumnya, menurut data pemerintah.

Harga konsumen inti di Tokyo turun 0,6 persen pada bulan Desember dari tahun sebelumnya, lebih dari 0,4 persen penurunan tahunan.

Pengeluaran rumah tangga Jepang juga ikut turun sebanyak 1,5 persen pada bulan November dibanding tahun sebelumnya untuk bulan kesembilan, yang menunjukkan bahwa pertumbuhan upah yang lambat akan membuat konsumen mengurangi pengeluaran.

Ekonomi Jepang pada kuartal ketiga berturut mengalami ekspansi tahunan pada bulan Juli-September, meskipun pada kecepatan moderat, pertumbuhan upah yang lambat membebani belanja rumah tangga.