gold, emas, XAU/USD

Harga Emas Sedikit Tertekan

Harga emas sedikit tertekan di pasar Asia pada Selasa karena investor mempertimbangkan prospek baru dari permintaan China menyusul data yang menunjukkan impor bersih-emas China melalui Hong Kong melonjak 50,8% pada bulan Februari.

China dan India menjadi importir emas top di dunia, meskipun pembatasan impor di India telah memukul permintaan. Di Cina, pembatasan mata uang yang dipertukarkan ditujukan untuk memperlambat laju pelemahan yuan tetapi juga mendorong permintaan emas.

Emas menurun sebanyak 0,19% menjadi $ 1,253.35 per troy ounce.

Semalam, harga emas diperdagangkan lebih tinggi pada hari Senin, karena investor mengangkat kekhawatiran atas kemampuan Presiden Trump untuk memenuhi kebijakan pro-pertumbuhan, setelah pemerintahan Trump gagal mendapatkan suara di kongres AS pada hari Jumat terkait UU kesehatan.

Harga emas tetap berada di area tertinggi setelah anjloknya dolar yang terus memberikan dukungan terhadap perdagangan emas dalam mata uang dolar.

Dolar telah rally pasca pemilu, karena investor masuk ke dalam apa yang disebut ‘perdagangan Trumpflation’ berdasarkan pada gagasan bahwa janji Presiden Trump akan meningkatkan pengeluaran, mempercepat deregulasi dan memperkenalkan pajak-reformasi, yang dipandang sebagai inflasi dan membuat dolar menguat.