analisa tenikal emas

Harga Emas Naik Tajam

Harga emas terpantau mengalami penguatan pada perdagangan Asia di hari Kamis di tengah masih kuatnya ketegangan situasi geopolitik dan pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai dollar AS dan suku bunga.

Emas di Comex New York Mercantile Exchange tercatat naik 1.11% menjadi $ 1,288.35 per troy ounce. Perak juga terpantau naik 1.35% pada $ 18.501 per troy ounce.

Permintaan untuk aset safe haven termasuk emas masih tinggi, karena investor mencari perlindungan dari volatilitas pasar terakhir di tengah meningkatnya kekhawatiran geopolitik.

Hubungan AS – Rusia tetap dalam sorotan politik, seiring akan adanya pertemuan mendiskusikan sejumlah topik sensitif termasuk semenanjung Korea, Suriah dan hubungan bilateral.

Ketegangan geopolitik di Semenanjung Korea juga turut memberi andil penguatan emas seiring adanya program nuklir dan rudal Korea Utara.

Lalu Trump mengatakan kepada Wall Street Journal, Rabu, bahwa ia berpikir mata uang dollar AS semakin terlalu kuat dan mengisyaratkan bahwa ia mungkin mengangkat kembali Janet Yellen ke kursi Dewan Federal Reserve ketika masa jabatannya berakhir pada 2018.

Itu bukan pertama kalinya Trump menyatakan keprihatinan atas kekuatan dolar, ia sebelumnya memperingatkan pada bulan Januari, bahwa greenback melonjak memiliki kelemahan untuk AS dimana perusahaan yang melakukan banyak bisnis di luar negeri.

Sementara itu sektor tenaga kerja Australia melonjak lebih dari yang diperkirakan pada bulan Maret. Tenaga kerja naik 60.900 melebihi perkiraan ekonom 20.000. Tingkat pengangguran tetap di 5.9%, sejalan dengan perkiraan ekonom