Euro terlempar Karena ECB

Pada hari Jumat, Euro bergerak menuju kerugian mingguan terburuk dalam 19 bulan setelah Bank Sentral Eropa yang berhati-hati dan mengisyaratkan akan mempertahankan suku bunga pada rekor terendah hingga tahun depan.

Setelah pertemuan yang dipantau cermat pada hari Kamis, ECB mengatakan akan mengakhiri skema pembelian obligasi besar-besaran pada akhir tahun ini, mengambil langkah terbesarnya menuju merubah stimulus sejak era krisis.

Euro sempat melonjak ke tertinggi satu bulan di kisaran $ 1,1853 setelah pengumuman.

Tetapi euro segera terkoreksi karena ECB juga mengindikasikan bahwa suku bunga akan tetap stabil setidaknya sampai musim panas 2019, yang mencerminkan ketidakpastian yang menggantung di atas ekonomi zona euro.

Mata uang tunggal merosot hampir 1,9 persen pada hari Kamis yang merupakan penurunan satu hari terbesar sejak kejatuhan suara Brexit Inggris Juni 2016.

Euro mendapatkan kerugian hingga $ 1,1560 yang merupakan terendah sejak 30 Mei. Mata uang euro turun 1,7 persen pada minggu ini dan bergerak dalam kerugian mingguan terburuk sejak November 2016.