Euro Melonjak Ke Level Tertinggi

Euro melonjak ke level tertinggi tiga minggu pada perdagangan Asia pada hari Jumat menjelang liburan akhir tahun. Euro masih berada di jalur kerugian tahunan karena ekspektasi bahwa kebijakan Presiden AS terpilih Donald Trump akan meningkatkan inflasi dan mendorong Federal Reserve AS untuk menaikkan suku bunga lebih cepat.

Euro terakhir naik 0,8 persen pada kisaran $ 1,0570 setelah sempat naik ke $ 1,0700, yang merupakan level tertinggi sejak 8 Desember Pada hari perdagangan terakhir tahun 2016, euro turun sebanyak 2,6 persen terhadap dolar pada tahun ini.

Euro juga melonjak terhadap mata uang Jepang dengan naik 0,6 persen pada kisaran 122,98 ¥ setelah menyentuh level 123,87, tertinggi sejak 15 Desember, tetapi masih tetap di jalur tekanan sebanyak 5,8 persen pada tahun ini.

Mata uang China yuan tampak tertekan pada akhir tahun dengan turun hampir 7 persen terhadap dolar dan menjadi mata uang yang berkinerja terburuk pada mata uang Asia di tahun ini.

China akan mengubah cara menghitung indeks yuan di tahun baru, menurut operator pasar valuta asing pada hari Kamis.