Euro Jatuh Ke Posisi Terendah

Euro jatuh ke posisi terendah pada hari ini terhadap dolar AS pada hari Senin setelah seorang pejabat senior Bank Sentral Eropa mengatakan mungkin akan meninjau nada kebijakan moneter pada bulan Juni. EUR/USD turun 0,69% ke 1,0624 dari kisaran sebelumnya di 1,0698.

Ewald Nowotny mengatakan ECB mungkin akan menunggu perkiraan ekonomi pada bulan Juni sebelum menilai kembali sikap kebijakan, tetapi keputusan tidak akan dibuat untuk meruncingkan program stimulus ekonomi.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, naik 0,39% ke 100,95, didorong oleh melemahnya euro, setelah jatuh ke posisi terendah semalam 100,14.

Keuntungan dalam dolar juga terlihat ketika pembatasan imigrasi kontroversial yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump menggarisbawahi kekhawatiran atas dampak destabilisasi kebijakan proteksionis pemerintahan baru.

Dolar tetap defensif setelah pada hari Jumat data pertumbuhan kuartal keempat AS mendorong spekulasi bahwa Federal Reserve akan menghindari dinaikkannya suku bunga dengan cepat.

The Fed, yang mengadakan pertemuan kebijakan berikutnya pada hari Rabu, diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga, tetapi dapat memberikan kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Maret.

Dolar tetap melemah terhadap yen. USD/JPY turun sebanyak 0,42% di kisaran 114,61.