Emas Masih Tertekan

Harga emas masih tertekan karena investor menilai bahwa aksi jual dipicu oleh kenaikan suku bunga AS, yang membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Harga emas berada pada kisaran $ 1,254.66 per troy ounce, setelah sebelumnya mencapai $ 1,251.05, terendah sejak 24 Mei.

Emas berada di jalur untuk kerugian mingguan kedua dan telah jatuh lebih dari 3 persen dari level tinggi $ 1.295.97 pada 6 Juni karena investor bersiap karena Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga dan memberi sinyal pada prospek kebijakannya pada hari Rabu.

Harga Emas sangat sensitif terhadap suku bunga yang lebih tinggi karena dapat mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi, meningkatkan peluang mendapatkan keuntungan lebih daripada menahan emas yang tidak menghasilkan keuntungan.

Pasar masih menunggu berita fundamental dari AS dan geopolitik dan emas kemungkinan akan diperdagangkan sideways dengan sedikit bias negatif. “Jika the Fed melakukan pendekatan yang lebih agresif, maka hal ini bisa menghalangi kenaikan harga emas yang signifikan hingga sisa tahun ini.